Minggu, 30 September 2012

Seperti dibisiki Nabi Khidir

Tau gak, saat ini aku merasa seperti itu. Blessing in disguise. Seperti halnya aku bertemu scammer dan konfrontasi. Beneran aku melakukan sesuatu yang konyol dengan merasa tertarik ngobrol dengannya. Soalnya diawali ketemu Glenn dari Amerika yang bukan scammer dan kita ngobrol masalah spiritual.

Bayangkan deh, kalo orangnya majang foto bule super ganteng gak taunya dia itu orang Nigeria kulit hitam. Tapi bisikan untuk terus chatting dengannya termasuk dia tarik ulur dan bikin skenario. Punya proyek di Sarawak. Dari Sarawak ke KL. Habis dari KL ke Jogja. Terus kirim pesan minta maaf sudah melibatkan aku dalam masalah money laundry yang aku tidak mau bayar. Abis itu minta uang kecil saja 200USD, soalnya pajak money laundry yang aku gak mau bayar 6200USD.

Terakhir dia kirim posenya tiduran di kamar dengan kaos dalam, sambil komentar, kamu suka kan fotonya. Aku jawab, mau kasih foto telanjang juga gak akan aku transfer uangnya. Lama-lama komentarku juga ngaco.

Tapi gara-gara itu malah kenalan sama orang Malaysia beneran, kirim foto diri, di tempat kerja juga, supaya aku yakin dia bukan scammer. Dia tadinya pake bahasa Inggris trus bicara Melayu untuk menunjukkan dia orang Malaysia beneran. Sebetulnya aku pengen minta bukti lagi kalo dia bukan scammer yaitu slip gaji tapi gak enak ah, hahahaha...

Sejak awal aku chatting dengan "bule" tanda petik udah diwarning kalo dia scammer. Tapi itulah seperti dibisiki Nabi Khidir yang menyuruhku untuk meladeni sampe mana kemampuan menipunya. Aku berondong dengan SMS gratis bilang ASK GOD FOR MERCY berkali-kali. Bertaubatlah kamu karena hal buruk yang kamu lakukan akan menjadikan hidupmu sengsara. Hanya hati yang baik akan membawamu ke surga.

Sekarang, eh, gara-gara aku cerita sama kenalan baru soal scammer mau diundang ke Malaysia. Wiiiih, semudah itukah. Yah tentunya biaya sendiri tapi akan ada pengiritan soalnya ada teman yang untuk dituju, dan aku akan ajak keponakanku. Aku udah searching Google mencari alamat cybercrime di Malaysia ada di Selangor. Minimal website gadungannya ditutup dan emailnya dimasukkan daftar scam udah cukup. Pasti orang Nigeria yang tertantang untuk menaklukkan wanita itu bikin website lagi. Tapi aku akan bikin banner di blogku tulisannya kira-kira begini hati-hati dengan scammer, dia akan merayumu, memberi foto palsu, mengeruk uangmu, lalu menghilang.

Semua kejadian menyakitkan tadinya, ternyata ada lanjutannya yang menyenangkan. Menjadikan petualangan. Bertemu dengan orang yang lebih baik dan ganti lebih banyak.

Ah sudahlah... pokoknya ntar dilanjut aja ya... cerita ngasal ini...

Marah tanpa alasan

Ada seorang teman yang curhat, bahwa dia sering banget ditelepon teman lama, krang kring dan kalimatnya marah-marah terus. Sampai terganggu, merasa gak nyaman. Aku bilang "Pak, dia itu tidak bahagia dan ingin mengajak bapak juga tidak bahagia. Jangan sampai ketenangan hati Bapak terganggu, kasihanilah dia. Gak peduli dia wanita profesional yang karirnya melesat, soalnya hatinya yang sakit dilampiaskan pada Bapak. Seharian dia menahan diri berpura-pura ramah pada klien dan malamnya diledakkan pada Bapak. Terserah Bapak mengatasinya gimana, saya pilih untuk bersikap kasihan".

Dan yang ini ada aneh lagi. Temenku yang masih kuliah seorang penulis buku di daerah Jawa Timur suka ditelepon seorang ibu. Aku suka diskusi, kalo ada waktu dia akan bantu ngedit tulisanku. Tiba-tiba ibu itu ngotot mau bicara sama aku, dan bicara bertiga. Dia mencoba menginterogasi kemampuanku dengan bertanya tentang pendidikan. Nadanya yang tinggi dan hanya bersikap memojokkan membuatku malas meneruskan bicara. Aku sempat terbawa emosi "Ini bicaranya gak akan nyambung soalnya hanya berniat memojokkan".

Terus temenku ini bilang bahwa selama berjam-jam dia diceramahin Ibu itu bilang mau melaporkan aku ke polisi karena tersinggung aku ngatain dia bego. Aku bilang "Polisi mana mau ngurusin urusan ecek-ecek gitu". Malah bilang mau nyuruh temennya ke Jogja ngacak-ngacak sekolahku. Whaaaat? Cuman gara-gara aku gak mau nerusin pembicaraan dengan alasan gak nyambung?

Banyak sekali kejadian aneh-aneh sekarang ini. Dan yang beruntung adalah orang sabar, karena Allah bersama orang sabar. Ibu ini teriak-teriak "Bukannya di sekolah Islam diajari untuk tidak menyakiti hati orang lain. Karena sudah menyakiti hatiku maka sekolahmu akan aku acak-acak". Wah, suatu pembolak-balikan logika. Karena Islam mengajarkan tidak menyakiti hati dan memaafkan.

Sampai kapanpun kebaikan akan melawan kejahatan. Jadi ya... kita berusaha mengamankan diri kita dan keluarga kita. Ternyata tawuran tidak hanya melanda pelajar tapi juga ibu-ibu separuh baya. Mereka ini yang tidak bisa mengontrol emosi, dan sukanya marah-marah tanpa alasan. Sepertinya memang mencari-cari siapapun yang bisa dimarahin.

Rasanya memang kiamat sudah dekat, hawa semakin panas. Ajaran budi pekerti dibolak-balik. Orang berani menyebut nama Allah dan menipu. Saking profesionalnya tidak merasa bersalah bersumpah atas nama Allah dan menipu.

Kalo melihat kejahatan, perang, tawuran, penipuan dimana-mana memang ingin menangis. Tapi semua tindakan ada konsekuensinya jadi berusaha tetap bersikap tenang. Yang sabar dan banyak berbuat kebaikan masuk surga, yang jahat masuk neraka. Aku yakin model Ibu-Ibu yang suka meluapkan marah tanpa alasan mau dikasih tau sampai berbusa-busa juga gak akan ngerti. Jadi didoakan saja biar sadar. Nanti akan kena batunya, dan semakin lama sadarnya batunya semakin besar.

Pengalaman yang aneh, dimarahi tanpa alasan. Bahkan punya alasan saja sebaiknya juga tidak marah. Apalah aku ini, hanya seorang yang kadang terbawa emosi, tapi selalu berusaha memperbaiki untuk bisa meredam dengan lebih baik...

Sabtu, 29 September 2012

Perlukah meditasi

Sebetulnya definisi meditasi itu bisa berbeda-beda pada setiap orang. Tapi intinya adalah merilekskan tubuh, lalu mengosongkan pikiran. Katanya sih ada usaha untuk membaur dengan alam semesta ini.

Bila belajar dari beberapa frekuensi yang dipancarkan manusia, maka manusia berhasil dalam meditasinya bila memasuki frekuensi alpha (7-14 Hz)  atau theta (4-8 Hz). Ingat buku atau film berjudul EAT, PRAY, LOVE yang dibintangi Julia Roberts, segalanya menjadi begitu mudah didapat setelah dia belajar meditasi di India, makan di Italia lalu mendapatkan cinta di Bali Indonesia. Karena dia melatih diri untuk bisa rileks sampai tahapan alpha atau theta.

Banyak buku membahas fenomena ini. Mencoba mengatasi masalah yang terdapat dalam manusia dengan membahas secara ilmiah. Dengan mengukur frekuensi yang dipancarkan manusia yang tenang, bahagia dan manusia yang dalam kondisi tertekan serta sangat tidak bahagia.

Sudah sangat jelas bahwa hanya sedikit manusia mencapai ketenangan dan rileks dalam mengatasi masalahnya. Di e-mailku banyak yang menyatakan kegelisahannya. Ada yang bertanya tentang istrinya bisa melihat gaib membuatnya ketakutan. Ada yang sakit punggung dan bertanya bagaimana aku mengatasi scoliosis ringanku. Atau penyanyi Gambus yang profesinya banyak menyebut nama Allah dalam lagu tapi tetap merasa gelisah. Atau perempuan yang pacarnya menyarankan dia tidak menggunakan kerudung. Atau seseorang yang sering ditelpon wanita yang suka curhat belakangan suka maki-maki di telepon (mengancam membanting anaknya bila tidak mau menerima telponnya).

Buku Quantum Ikhlas yang dikirim oleh adikku mengajarkan tentang relaksasi dengan bantuan sisipan CD yang mengeluarkan gelombang alpha. Dulu saat aku gelisah aku suka sekali mendengarkan CD ini, tapi sekarang sudah tidak. Air mancur di kolam dalam rumahku gemericik airnya saja sudah bisa membantu untuk relaksasi.

Pendapatku tentang buku The Secret, aku rasa tidak ada salahnya membaca tapi tetap Al Qur'an yang terbaik. Karena aku tidak akan menghakimi siapapun yang berusaha menjadi lebih baik, menjadi lebih suka menolong orang lain apapun agamanya. Bila kekuatannya adalah berpikir positif maka tanpa keikhlasan kebaikan hanya didapatnya di dunia tidak sampai di akhirat.

Untuk orang yang mempunyai kemampuan indra ke-6 trans dimensional, meditasi akan membawanya ke alam lain. Banyak penulis buku tasawuf yang menceritakan pengalaman supra natural itu, dan setiap sufi mengalami kejadian yang berbeda. Bila bertanya padaku tentang supra natural, aku akan bilang aku belum pernah memasuki alam gaib. Aku hanya mencoba memahami tentang fenomena yang terjadi pada meditasi dan itu berbeda pada setiap orang. Aku tidak pernah melakukan meditasi. Aku suka mengayuh sepedaku sambil menyebut asmaul husna, seperti saat aku melantunkan dengan lagu untuk pengantar tidur anak asuhku saat bobok siang di sekolah.

Bagaimanapun setiap perubahan manusia untuk mencapai ketenangan mesti dihargai. Step paling tinggi adalah selalu berusaha untuk mendekatkan diri pada Allah. Bila sampai mendapatkan perubahan drastis seperti aku yang tadinya tidak bisa menulis sampai saat kuliah, tidak pernah bergabung dengan kelompok rohis sekarang suka membahas renungan Islam, itu aku gunakan untuk menginspirasi orang lain tanpa bayaran, kalo perlu aku yang mengeluarkan uang. Banyak menolong orang lain secara ikhlas itulah cara mendapatkan keajaiban yang sebenarnya. Bukan selalu dengan uang, bahkan perbuatan, dan bahkan senyuman yang tulus yang juga membuat orang lain tersenyum juga.

Meditasi hanyalah istilah. Ada yang melakukan sambil bersila dengan posisi tertentu. Ada yang melakukan dengan jungkir balik (itu aku tuh, dengan mengangkat kaki di atas dengan panggul disangga tangan yang disebut sikap lilin), atau ada yang tiduran lalu jiwanya jalan-jalan ke tempat lain (merogo sukmo). Yang jelas semua memberikan ketenteraman batin dan setelahnya akan banyak berusaha membantu orang lain dan berbuat kebaikan.

Ajaran Islam cara menenangkan diri adalah menyebut nama-nama Allah dengan penuh perasaan serta melakukan semua perintah dan menjauhi larangan Allah...

Kamis, 27 September 2012

Romantis, masih adakah jaman sekarang

Kata temenku saat reuni SMA, kamu jatuh cinta ya, ada di blogmu pembahasan tentang cinta. Aku bilang iya aku membaca tutorial cinta dalam bahasa Inggris, terus membandingkan cinta versi barat dengan Islam. Kalo orang barat itu menganggap cinta adalah perasaan mendalam tentang individu, setiap memikirkan orang yang dicintai membuat hati bergetar, sedang di Islam harusnya manusia punya kepekaan mencintai sesama terutama yang dalam kesulitan. Lalu teman lain nyeletuk, asal bukan sesama jenis... lalu ketawa deh...

Cinta dan romantisme saling berkaitan, terutama untuk lawan jenis. Ada cinta untuk anak kandung, cinta pada anak yatim, pada hewan peliharaan atau bahkan tanaman yang disirami setiap hari. Tapi romantisme adalah suatu rasa yang membuat hati berdegup kencang. Dan romantismelah yang membuat pertengkaran hebat antara kaum adam dan kaum hawa. Karena kaum hawa mudah terbuai kalo nonton film kisah romantis sedangkan kaum adam sangat menikmati film perang. Coba aja liat, anak kecil perempuan mainannya boneka, anak kecil laki-laki mainannya pistol-pistolan sukanya nembak sana-sini.

Bila membaca kisah cinta antara Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam dan Aisyah radiayallahu anha, mereka sangat romantis sekali. Getaran cinta tidak pernah akan berhenti antara keduanya. Panggilan sayang Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam pada Aisyah radiayallahu anha, adalah Khumaira yang berarti pipi kemerah-merahan. Rasa sayang yang begitu mendalam sampai seperti cuplikan lagu KLA PROJECT "Aku tak bisa pindah... pindah ke lain hati".

Kadang aku mikir di jaman sekarang apa masih ada ya, laki-laki yang sangat romantis dan sanggup menjadikan hati istrinya bergetar hatinya. Karena sudah terkontaminasi dengan begitu banyak masalah, rutinitas, wanita yang lebih muda dan lebih cantik dari istrinya, dan hati yang sudah tidak peka lagi pengen membunuh jiwa orang lain dengan dendam dan kemarahan.

Aku sempet cerita sama seorang temenku, bahwa menggombal itu harusnya tidak hanya kaum muda, bahkan yang sudah tuapun harusnya masih bisa menggombali istrinya, bikin hati bergetar lagi. Kadang rutinitas mencari uang memang bisa membuat hati mati, lebih suka menggombali wanita lebih muda lebih menarik dibanding istrinya sendiri.

Terakhir aku menonton film di TV berjudul "Body of Lies" dibintangi Leonardo Di Caprio dan Russel Crowe. Adegan paling menarik waktu Leo dibawa ke markas kaum jihad lalu Leo bilang "di Al Qur'an tidak ada petunjuk untuk membunuh orang lain dengan bom" lalu dijawab pemimpin jihad "orang bunuh diri karena memberantas kaum kafir tidak mati jiwanya tetap hidup". Digambarkan ada laki-laki muslim di Yordania punya istri dan rajin shalat, bekerja keras sebagai arsitek tapi suka menyambangi pelacuran dan seleranya wanita Rusia berambut pirang. STMJ banget penggambarannya, Shalat Terus Maksiat Jalan. Bagaimanapun juga kalau punya akhlak baik, rajin shalat dan berusaha khusyuk, harusnya shalat itu menghindarkan dari perbuatan munkar dan keji sudah tidak tertarik dengan prostitusi lagi. Ada kisah romantis terselip di film ini saat Leo mengobrol dengan wanita Yordania muslim bernama Aisha, hanya sekedar ngobrol tapi terasa ada getaran di situ bahkan tanpa sentuhan karenaAisha menolak bersalaman. Padahal kerudung Aisha masih kelihatan rambutnya, sebagai perawat juga hanya menggunakan topi bukan kerudung. Aisha berusaha menjalankan Islam secara benar dan Leo juga berusaha menghargai itu. Romantisme yang ditunjukkan dalam ekspresi saat saling berbicara, lalu pengorbanan Leo untuk menukarkan dirinya pada kelompok jihad karena melihat Aisha diculik.

Maklum saja deh, aku sebagai pihak kaum hawa jadi berharap bahwa bila memang kaum Adam menjalankan sunnah Nabi dengan berjenggot, harusnya juga bersikap romantis juga, yeyeyeye...

Minggu, 23 September 2012

Aku percaya pada keajaiban dari Allah, kamu?

Konon katanya kalo naik haji atau umroh kita akan melihat langsung keajaiban di depan kita. Kayak kakakku saat naik haji sedang terkurung kepungan orang-orang mendadak melihat ada laki-laki bertubuh besar membukakan jalan. Atau kakakku yang sedang umroh secara logika dia sedang sakit mendadak merasa sehat selama di sana.

Para biksu yang membersihkan hati tidak pernah berbuat kejahatan, banyak meditasi konon bisa terbang dan berjalan di atas air. Aku sendiri berdebat dengan banyak orang di postinganku hati-hati dengan karomah, linknya di sini. Banyak yang bilang karomah itu ada, aku bilang itu bukan tujuan mendekatkan diri pada Allah. Kalopun punya, apalah itu terbang misalnya, jadilah superman dan banyak menolong orang lain, hahaha... Jangan lupa pake celana dalamnya di luar...

Keajaiban karena bersedekah sering aku alami. Pernah aku gundah lalu aku mengosongkan isi dompetku ke dalam kotak infaq masjid. Biasanya akan ada jalan keluar. Aku lebih suka memberikan uang ke masjid dibandingkan memberi pada pengemis profesional.

Keajaiban lain? Bertemu dengan orang yang tepat pada saat yang tepat. Pas aku di Jakarta terakhir, mau kopdaran sama temen blogger pas janjian sama temen. Iseng aku bilang ditraktir ya, baru nyadar dia lagi ultah. Aku bener-bener dibayarin saat kopdar sama temen-temen blogger di Jakarta.

Atau pas di Bali, kebetulan aku di Jimbaran dan ada blogger tinggal di Jimbaran, waktu itu dia masih kuliah. Sekarang dia sudah bekerja lalu pindah bukan di Jimbaran lagi.

Waktu ke Bandung, aku cuman mau mampir ke temen sebangku SMA. Eh, kebetulan suaminya lagi libur jadi aku dipinjemin mobil plus sopir untuk ke Bogor. Padahal aku mendadak telponnya.

Kalo kita banyak berbuat kebaikan maka saat membutuhkan pertolongan akan ada bantuan tak terduga. Sedangkan bila punya masalah berat, tidak hanya mencoba bersabar dengan menahan diri malahan mensyukuri dan mengambil hikmah, Insya Allah masalah akan segera teratasi. Bahkan kadang ada orang menganggapku punya masalah, aku tidak merasa punya masalah. Apa sih masalahnya kalo aku tidak punya mobil, sepeda motor, dan memutuskan naik sepeda kemana-mana. Aku sendiri menikmati itu. Dan itu membuatku dapat komentar "tambah langsing dan wajah tidak banyak berubah" saat reuni SMA tadi pagi. Oh ya, aku sudah memasuki kepala 4 dan kebanyakan temanku banyak yang berubah drastis.

Bisa menikmati pembahasan tafsir Al Qur'an menurutku juga keajaiban. Soalnya sebelum aku pindah Jogja di 2009 aku tidak peduli dengan mempelajari Al Qur'an. Lebih suka mikir makan apa dan pake baju apa.

Orang yang mempunyai keajaiban bisa dari hasil penempaan membersihkan hati, banyak berbuat baik, ada juga dengan memilih minta bantuan dukun yang tentunya dibantu jin jahat. Pernah ada tulisan menyatakan bahwa sihir bisa untuk membantu orang kesusahan. Misalnya tertipu, punya banyak hutang, diteror lalu dibantu dengan jimat pesugihan. Ah, seharusnya tujuan baik dengan cara yang baik.

Semua masalah Insya Allah ada jalan keluarnya. Bila banyak membantu orang akan banyak mendapat keajaiban Allah. Sudah banyak digembar gemborkan kayak istilah The Miracle of Giving atau Give and Receive.

Semoga saja kita bisa selalu mensyukuri keajaiban-keajaiban di sekitar kita...


Masih ngotot bukan scammer

Aku chatting dengan Mr. B itu yang dari Polandia sebetulnya lebih banyak konfrontasi. Aku bilang ke dia bahwa kamu scammer. Aku gak minta apa-apa ngapain juga kamu kasih aku duit hasil proyekmu. Bahkan aku bilang ekspedisi itu palsu.

Heran, dia masih ngotot juga bahwa dia bukan scammer. Dia nunjukin tiket pesawat yang dipesannya dari Sarawak ke Kuala Lumpur, dan dari Kuala lumpur ke Jogja. Lalu dia juga kasih scan paspor dan id card yang menunjukkan dia warga negara Polandia.

Modus operandinya memang seperti scammer yang lain. Kirim uang, lalu nyangkut karena masalah money laundering butuh uang sekian sekian untuk menyelesaikan. Aku gak mau kirim uang itu, aku ngata-ngatain bahwa kasihan banget kamu itu gak tau penipu akan dihukum Allah di dunia dan akhirat. Bagaimana dengan penipu yang tetap gak sadar sampai mati? Lebih baik ditegur di dunia, dengan catatan sadar bahwa musibah adalah untuk intropeksi diri. Banyak kasus banyak teguran tetep ngotot berbuat maksiat atau cari jalan pintas dengan menyembuhkan diri ke dukun. Memang dukun itu memberi kesembuhan dan kekuatan semu, tapi seperti yang pernah aku dengar dari cerita seorang temanku yang bapaknya mengikuti aliran kebatinan, mengalami sakratul maut yang menyakitkan berhari-hari. Anak-anaknya yang banyak, termasuk temanku disuruh paranormal shalat sebisanya (padahal mereka tidak ada yang bisa shalat karena sekolah di yayasan non muslim) baru akhirnya bapaknya meninggal dengan ekspresi sangat menderita.

Aku akhirnya search google mencari situs resmi kedutaan besar Polandia di Malaysia, aku kirim e-mail dengan sertakan paspor Mr. B. Aku bilang ke Mr. B, yang sering banget nelpon ke aku bahwa aku udah kirim e-mail ke kedutaan Polandia di Malaysia. Langsung dia kaget dan bilang bahwa dia sedang dalam kasus money laundering supaya hati-hati. Setelah itu dia gak kontak aku lagi.

Aku merasa tenang akhirnya tidak diganggu telponnya gak pagi, siang, atau malam. Heran, aku cek di YM dia masih kirim pesan bahwa dia bukan scammer, dan dia akan membuktikan itu suatu ketika dan dia butuh do'aku. Aneh ya. Oh ya, waspada dengan scammer ya, mereka banyak di Nigeria dan Malaysia. Sepertinya mereka menggunakan dukun untuk mempengaruhi korbannya. Banyak berdzikir supaya tidak terpengaruh dengan energi negatif yang dikirim oleh dukun untuk mempengaruhi kita...

Rabu, 12 September 2012

Menghipnotis diri sendiri dengan hypnobeauty

Dari Facebook aku membaca temenku ikutan seminar yang namanya hypnobeauty. Wiiih... sampe-sampe sekarang hipnotis bisa dibisniskan. Aku baca sepintas hypnobeauty bisa membuat diri sendiri merasa nyaman, cantik, dan yang mempunyai berat badan berlebihan bisa diturunkan.

Bisnis kecantikan memang tidak ada matinya. Gak cuman jual serum untuk cantik secara instan, bahkan serum perasaan juga dijual. Bagaimana agar merasa cantik, percaya diri dan tidak canggung.

Boleh menyebutku manusia paling cuek, tapi aku tidak perduli dengan kata orang. Ada yang ngatain aneh soalnya aku suka ke mall pake sepatu keds Reebok, aku juga gak peduli. Baju punyanya cuman celana jins dan kaos. Pendapat pacar... hehehe... gak punya pacar, jadi ngapain juga dipusingin.

Tapi semenjak bekerja, aku belajar untuk sedikit lebih "wanita". Aku terus terang agak bingung dengan suatu tulisan bahwa wanita itu sensitif, lebih suka memendam keinginan gak suka menyampaikan pikirannya. Bayangkan saja, di lapangan softball aku suka tereak-tereak "ayo pukul bolanya, cari yang strike". Atau "duh payah, error lagi error lagi gak bisa nangkep bola yang dipukul". Terbiasa mengungkapkan apa yang dipikirkan apa adanya. Jadi bingung baca tulisan bahwa wanita paling seneng dipuji dia cantik. Misalnya pengen makan bakso soalnya pacarnya lagi pengen makan ayam bakar diam aja nurut tapi tertekan. Kalo ultah maunya dikasih kado yang dia suka, pacarnya ngerti sendiri. Mungkin memang aku tidak terlalu "girly" dan sensitif kayak di tulisan-tulisan membahas wanita yang katanya ingin dimengerti. Aku sudah tidak peduli dengan kalimat wanita ingin dimengerti, aku sekarang cenderung belajar jadi detektif, mencoba mengerti. Dan keinginan untuk ngerti apa yang dipikirkan orang bermanfaat untuk menjawab pertanyaan di blog ini.

Islam mengajarkan bahwa seorang wanita sholehah itu cerdas, taat beribadah, bila perlu juga mempunyai profesi. Seperta halnya Khadijah r.a. dan Aisah r.a. Sebagai guru akhir-akhir ini aku belajar tentang multiple intelligence. Bila memang ada anak berbakat, kembangkan semua bakatnya. Baik dalam hal kecerdasan, ketrampilan, dan juga penting spiritual.

Aku pernah cerita dengan teman chatku seorang Amerika bahwa di Indonesia ada herbal yang disebut jamu. Tapi pendapatku pribadi jamu saja tidak cukup, perlu berolahraga dan mengkonsumsi makanan sehat. Kalo aku ngobrol dengan teman-temanku, rata-rata mereka mengatakan terlalu sibuk untuk berolahraga, dan makan semaunya yang enak untuk menghilangkan bete karena rutinitas sehari-hari. Memulai rajin berolahraga memang tidak mudah, apalagi yang terbiasa naik mobil berAC, masuk ruang berAC, makan siang enak dengan klien di restoran, kadang ngumpul dengan teman pake baju keren untuk hang out. Apakah hidup seperti itu yang menyenangkan, dan kelihatan keren?

Hidup itu pilihan. Mau memilih cantik dari luar saja atau juga dari dalam. Hal yang tidak mudah dilakukan, dan aku juga masih merasa berat melakukan adalah MAU DIKRITIK DAN MAU BERUBAH. Katanya cewek kalo dikritik sensi terus nangis, sudahlah aku begini terima saja. Habis yang dibaca novel cinta yang penuh mimpi sih, laki-lakinya kaya dan perhatian dapat perempuan cantik yang baik hati dan tidak sombong. Baca novel gitu mewek, lalu kembali di dunia nyata cuman sibuk dandan dan beli baju bagus bermimpi dapat pangeran kaya raya dan baik hati. Merubah wajah dengan make up jadi cantik memang mudah, tapi merubah hati memang tidak mudah.

Sudah jelas kok di Islam untuk cantik dari dalam. Mulailah dengan lebih peka atas penderitaan orang lain, banyak sekitar kita yang butuh bantuan atau kekurangan. Lalu belajar menolong orang lain. Bantuan atau sedekah itu tidak akan sia-sia, kerena semua kebaikan akan mendapat balasan kebaikan tapi mesti dijalani dengan kesabaran. Suka membantu dengan tulus ikhlas akan memancarkan hati yang baik.

Yah... aku juga masih belajar untuk lebih baik lagi. Masih merasa punya banyak kesalahan. Mencoba dandan walau masih lebih sering menggunakan celana panjang tapi modelnya lebih perempuan, kaosnya di counter baju wanita bukan counter sports lagi. Awalnya tuntutan pekerjaan tapi belakangan mulai menikmati juga... Sudahlah, tugas manusia itu bersyukur dan membantu orang lain semampu kita. Bukan hanya sibuk kelihatan cantik, masalahnya wajah itu tidak akan dibawa ke akhirat. Allah hanya memandang seseorang dari hati dan amalannya saja...

Jumat, 07 September 2012

Membeli buku yang membahas aura

Sebetulnya aku bukan kolektor buku yang baik. Tiap kali membaca buku, aku bikinin resensi di blog, terus aku kasihin ke orang lain, biasanya sahabatku. Dan termasuk yang jarang membaca buku, beneran, aku orangnya suka kegiatan outdoor, traveling, ngobrol sama teman, sepedaan, dan akhir-akhir ini sering banget ke JNE atau kantor pos kirim paket pesanan kosmetik natural atau susu kambing.

Abis beli sepatu olahraga yang aku pengen beli sejak 3 tahun yang lalu soalnya sepatuku sudah lepas solnya, aku memutuskan mampir toko buku diskon. Siapa tau ada yang bagus, ringan dibaca dan didiskusikan dengan teman. Akhirnya nyantol ke buku SENI MENIKMATI HIDUP. Penulisnya doktor bidang nuklir, seorang muslim keturunan Arab. Inti tulisannya sih orang yang bisa menikmati hidup itu auranya memancar terang, jernih.

Selesai baca aku telpon berjam-jam ke temenku seorang penulis buku yang dia tertarik dengan filsafat walaupun kuliah di jurusan ekonomi, tinggalnya di Surabaya. Sudah menerbitkan dua buah buku, dan sepertinya banyak ide tulisan yang perlu diselesaikan.

Ini buku sekitar 400 halaman, membahas tentang aura yang terpancar seseorang yang bersyukur, qonaah, suka membantu orang lain, jujur, bisa dipercaya, berharap kebaikan pada orang lain dan seterusnya, auranya terang. Orang akan nyaman berada di dekatnya. Sedangkan yang suka menipu, berkhianat, menyakiti hati orang lain, egois, dan seterusnya, auranya akan suram dan gelombangnya kacau.

Aura bisa dilihat oleh orang yang punya bakat indra ke-6 sejak lahir, atau dengan latihan, juga dengan transfer kemampuan. Ada alat juga yang bisa memfoto aura. Aku... aku gak bisa liat aura orang lain, walaupun sering diceritain oleh sahabat-sahabatku tentang warna yang menyelubungi tiap manusia dan itu bisa berbeda sesuai suasana hati. Waktu aku SMS ke temen penulis ini jawabannya langsung "auraku pasti pink". Jawabku "haduh... lagi aku padamu sama siapa nih". Nanti akhir Oktober aku mau ke Surabaya, menemuinya dan mau ngasihin buku ini padanya, setelah aku baca dan kasih resensinya yang komplit dengan foto, latar belakang penulis dan kutipan di bukunya yang menurutku menarik.

Aku tidak terobsesi bisa melihat aura orang lain, biasa-biasa aja. Asal aku bisa ngobrol nyaman dengannya dan nyambung itu sudah cukup membuatku bahagia. Semakin lama aku tambah kenalan teman yang pemikirannya sama denganku dan aku sering chat dengan mereka. Kalo ada kesempatan aku temuin mereka, ngobrol langsung pasti lebih menyenangkan, dan tambah sahabat.

Sedikit curhat... wah blogku tentang Susu Kambing dan Kosmetik Natural lama gak aku sentuh... hahaha... cuman buat seneng-seneng aja. Untuk kasih info tentang pengalamanku dan kirim paket buat yang minat...

Resensi buku yang komplit menyusul deh...

Senin, 03 September 2012

Pencarian cinta sejati

Walau blogku tentang Susu Kambing dan Kosmetik Natural belum selesai, sudah ada yang kontak aku dan memesan produk. Aku banyak sekali ide untuk membereskan blog itu, cuman aku akhir-akhir ini banyak membaca tutorial tentang cinta... wah... bukan tutorial template.

Ilmu di bidangku yaitu PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) memang banyak dari orang barat. Walau sebetulnya di Islam ilmu ini lebih baik, tapi majalah dan tabloid tentang anak banyak didominasi referensi teori orang barat. Menurut orang barat ini begini, begitu. Diklat tentang PAUD orang Indonesia yang disebut hanya satu Ki Hajar Dewantoro. Dengan slogan beliau, "ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani".

Sudah sejak SMP aku tahu keinginanku, aku suka dengan komputer. Bapak membeli komputer edisi awal dikeluarkan, masih jadul belum berwarna. Pemrogaman yang sangat sederhana, bahasa BASIC. Lalu saat aku kuliah di akhir tahun 80an aku masuk ke program studi Ilmu Komputer jurusan Matematika fakultas MIPA UGM (yang jadi gosip mahasiswanya pembuat crop circle, hahaha...). Salah satu pemrogaman yang aku pelajari adalah bahasa biner, ngotak atik angka satu dan nol.

Selain bahasa pemrogaman aku juga berpikir ingin mengabdikan diriku di pernikahan, tidak ingin meraih karir.  Sudah ada gambaran seperti itu. Ternyata aku punya passion kuat dalam hal herbal, makanan sehat, olahraga, dan kosmetik natural. Akhir-akhir ini berkembang klinik yang menawarkan kulit kinclong secara instan. Hidup adalah pilihan, aku pilih yang tidak instan tapi yang alami dan aman untuk jangka panjang karena tidak menumpukkan zat kimia di kulit dan badan.

Pencarian cinta sejati membawaku ke tulisan-tulisan orang barat. Apa itu true love, apa itu unconditional love. Teori bejibun yang dimiliki orang barat juga tidak membuat semua orang barat bisa merasakan true love atau unconditional love. Tersesat di situs dating TWOO karena ada invitasi e-mail, membuatku mengenal dan chatting dengan orang Amerika dan Eropa yang single dan bercerita tentang kegelisahan mereka tentang cinta.

Ada rencana untuk bertemu dengan mereka tapi orang Amerika dan Eropa ini benar-benar berdedikasi dalam pekerjaannya. Entahlah kenapa latar belakang mereka seperti almarhum bapakku, sama-sama insinyur. Sebagai ekspatriat mereka punya jam kerja yang begitu panjang. Dan di sisi lain mereka tetap membutuhkan teman berbagi saat di luar jam kerja.

Berbeda denganku, pekerjaanku sebagai pendidik di PAUD tidak begitu menguras pikiran. Apalagi aku ditugaskan di bagian bayi di bawah umur 2 tahun. Bekerja dengan banyak tertawa dan memberikan kasih sayang. Setelah pulang kerja, aku menghabiskan waktu di depan komputer, entah membaca referensi untuk blogku atau chat. Kadang aku naik sepeda ke mall untuk belanja ini itu, juga ke lapangan softball untuk latihan atau sekedar melihat orang latihan. Faktor U alias umur membuatku tidak sekuat yang masih umur belasan atau dua puluhan tentu saja.

Orang Amerika yang aku temui mempunyai cuti selama 2 minggu setelah bekerja 6 bulan. Jam kerjanya setiap hari 7 hari kerja, dia yang atur begitu. Sedangkan orang Eropa menginginkan pasangan yang bisa saling menghargai. Tapi akhirnya si Amrik ini pulang kampung dan aku tidak mendapatkan kabarnya lagi.

Sekarang aku chat dengan orang Eropa ini, tentunya chat masih belum cukup untuk mengenal. Barangkali ada rencana pertemuan. Hanya saja aku bilang ke dia, kita berteman dulu sajalah, biar waktu berbicara. Soalnya ada perbedaan budaya yang begitu banyak dan belum tentu semua berjalan lancar.

Aku bukannya tidak menghargai orang Indonesia, tapi perjalanan hidupku menemui orang Indonesia yang begitu kaku dan cenderung tidak punya perasaan. Hidupnya cuman ngerokok, ngopi ngobrol dengan teman laki-laki dan istri hanya konco wingking tidak dihargai sama sekali. Dan anak tidak mau ikutan merawat, kalo ada apa-apa dengan anaknya yang salah istrinya. Aku yakin banyak orang Indonesia yang punya hati, tapi yang aku temui kebanyakan seperti itu. Wanita di Jawa itu direndahkan dengan slogan "swarga nunut, neroko katut"... ih, enak aja. Emang kalo suami bermaksiat dan istri beriman trus ikutan suami ke neraka? Atau tugas wanita cuman di sumur, dapur dan kasur... apa gak berhak ikut ke ruang tamu dan berdandan menemui tamu?

Seharusnya belajar Islam membuat laki-laki menghargai wanita. Tapi entahlah, kenapa mesti ada LSM berkaitan dengan menanggulangi korban kekerasan pada wanita yang aku mesti bolak-balik ke sana untuk menyembuhkan jiwa dan hatiku yang terluka.

Pencarian cinta sejati memang tidak mudah, semoga Allah memudahkan jalan ke sana. Dan aku tetap bisa sebagai diriku sendiri, dihargai, dicintai, dan tetap bisa beribadah dan menjalankan firman Allah yang sudah begitu meresap dalam jiwaku...

Baca juga
Beragama dengan cinta
Pengalamanku (mengatasi jerawat dan kerontokan rambut)
Gak setuju dengan swarga nunut neroko katut

Sabtu, 01 September 2012

Membuat blog baru tentang perawatan tubuh, wajah, dan rambut dengan produk yang mengandung VCO

Akhir-akhir ini aku jarang blogwalking. Soalnya mencoba bikin blog baru berkaitan dengan perawatan wajah, tubuh dan rambut dengan Virgin Coconut Oil atau VCO dan produk yang mengandung VCO. Tadinya aku tertarik dengan minyak zaitun yang disebutkan di Al Qur'an, tapi karena kita tinggal di daerah tropis dan VCO itu memberdayakan petani lokal jadi aku sekarang mencoba menyebar luaskan manfaat VCO.

VCO sedikit berbeda dengan minyak zaitun yang cenderung berminyak lebih pekat. VCO memang berwujud minyak tapi bisa menyembuhkan jerawat. Waktu mencari referensi sudah banyak produk yang menggunakan VCO di negara barat. Bahkan VCO bisa untuk mengatasi rambut rontok yang aku sudah mencoba mengatasi bertahun-tahun. Ternyata sederhana saja jawabannya, VCO ditambah setetes propolis dipijatkan di kulit kepala.  Kerasa sekali di kamar mandi setelah keramas, atau kalau sedang menyapu lantai tidak banyak rambut berguguran lagi.

Efek untuk wajah bila menggunakan VCO setiap malam kulit, menjadi bersisik karena pergantian kulit. Karena tidak sabar menunggu kelamaan pergantian kulit akhirnya VCOnya ditambah setetes propolis.

Produk perawatan kulit dan rambut yang mengandung VCO ini, beberapa produknya tanpa bahan kimia, hanya VCO dan minyak atsiri, itu yang aku gunakan secara intensif. Jerawat menghilang, kerontokan rambut berkurang. Rasanya seneng banget, walau juga tidak bisa kita menghindari ketuaan. Agar tetap fit mengkonsumsi susu kambing yang di jaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam beliau tidak mengkonsumsi susu sapi melainkan susu unta atau susu kambing. Susu sapi adalah dari kebiasaan negara barat dan tidak cocok dengan yang alergi laktosa. Susu kambing bukan makanan pelengkap, tapi juga bisa untuk pengobatan dan mudah diserap tubuh.

Kalau ada yang tertarik dengan Thibbun Nabawi aku juga punya blog yang membahas itu. Tapi sebagai orang  Indonesia akhirnya memilih untuk menggunakan dan mempopulerkan produksi lokal yang tidak kalah hebat manfaatnya.

Baca juga Pengalamanku (dalam hal mengatasi rambut rontok, menghilangkan jerawat dan bekasnya)