Salah satu hal yang membuatku senang adalah bila aku jadi paham akan sesuatu hal. Bener... dulu karena kebodohanku, tahun 2008 aku tidak paham arti ridho. Sekarang masih berusaha memahami, masih berusaha sih...
Dalam Islam sendiri penuh dengan keributan. Ormas Islam terbesar di Indonesia adalah NU dan Muhammadiyah, bahkan ada perbedaan saat menentukan hari pertama puasa dan saat hari Idul Fitri. Ditambah lagi kelompok Ahmadiyah yang ribut dengan FPI tapi didukung Islam Liberal. Adalagi Syiah yang memberikan beasiswa untuk sekolah di universitas berbasis Syiah. Ada beberapa lagi yang bahkan salah satunya aku pernah bergabung tapi akhirnya memilih untuk keluar, lebih baik aku tidak sebut namanya.
Sebetulnya mana yang benar coba. Ada putra kenalanku ikut Ahmadiyah, dan bercerita sejak ikut Ahmadiyah hidupnya lebih lurus, lebih teratur, rajin shalat dan tidak suka yang neko-neko. Yang fanatik dengan Syiah, ini itu pasti juga mengatakan begitu. Apa salahnya sih katanya, hidupnya lebih teratur, lebih merasa dekat dengan Allah, tidak suka yang aneh-aneh.
Biasanya yang aneh itu adalah jadi cenderung eksklusif. Jadi kelompok minoritas. Alasan mereka, Islam itu dari yang terasing lalu kembali menjadi yang terasing. Tapi, guruku seorang Muhammadiyah menyatakan jangan mengkafirkan seseorang bila sudah mengucapkan syahadat, malah dia sendiri yang jadi kafir.
Lalu nampak mereka hanya berkumpul dengan kelompoknya sendiri, canggung berkenalan dengan non kelompoknya. Beberapa kali aku terpukul karena kehilangan guruku yang aku sangat dekat, juga ada saudara dan sahabat karena kasus eksklusif ini. Di tempat aku belajar Islam dulu ada kasus seorang yang ingin keluar dari kelompok ini disuruh cerai oleh mertuanya karena dianggap kafir.
Masalah mengharap ridho Allah memang bisa berbeda-beda antar tiap manusia. Biasanya yang eksklusif itu anti Keluarga Berencana, anaknya lahir dengan jeda setahun, yang berarti tidak sampai disusui selama 2 tahun. Alasannya karena anak itu adalah anugerah dan alat KB buatan kafir? Metode KB adalah rancangan konspirasi kejahatan internasional? Jauh amat sih mikirnya. Bila memang iya, pikirkan masalah kesehatan ibu dan anak sajalah.
Bagaimanapun juga aku yakin bahwa kekhusukan beribadah itu akan menunjukkan jalan yang terang. Orang yang diberi cahaya oleh Allah akan sepaham dengan yang cahayanya sama. Kok bisa cahaya yang diterima orang itu lain-lain. Yang kelompok ini ngumpul di cahaya ini, kelompok itu di cahaya itu. Semua akan mendapatkan balasan setimpal dengan pahala dan dosanya. Yang bergabung dengan kelompok eksklusif sampe tega menyakiti hati keluarganya pasti dapat teguran dari Allah. Perbuatan zalim dan pemutusan silaturahmi dipercepat hukuman di dunia dan tersimpan di akhirat.
Akan ada akhir zaman dimana dikatakan bahwa hanya manusia beriman akan selamat. Manusia beriman di cahaya yang mana? Karena semua beranggapan di cahaya yang benar. Manusia yang mencintai sesama manusia, berharap kebaikan bagi semuanya, berbagi secara ikhlas, tersenyum tulus dan selalu berusaha menolong orang lain. Dan menurutku berlaku bagi laki-laki dan perempuan, aku tidak akan pernah mau mengurung diri di rumah hanya sibuk dengan anak, suami dan urusan rumah tangga. Wanita yang jiwanya suka mengurung diri di rumah karena berharap surga, itu adalah pilihannya sendiri, pemahamannya sendiri dan yang jelas itu bukan caraku untuk mengharap ridho Allah.
Alhamdulillah telah dibuka oleh Allah pemahaman ini. Setelah berbulan-bulan aku diberi ujian dengan suatu kasus. Butuh proses untuk memahaminya agar aku lebih mantap dengan cahaya yang aku pilih... semoga selalu ditunjukkan jalan yang lurus oleh Allah...
Senin, 28 Mei 2012
Kopdar di Surabaya
Postingan ini aku tulis pake hape soalnya Ajeng dan mbak Elsa nanya tentang di kopdar.
Kalo nulis di blog ini aku tulis uneg-uneg semuanya. Kayaknya enteng banget deh... Beda kalo nulis di blog Blue Sky berusaha obyektif dan senetral mungkin.
Pertama aku ketemu Pak Dhe Cholik dan keluarganya, istri, putri, menantu dan cucu. Langsung Pak Dhe Cholik mencari tempat untuk makan.
Pak Dhe aku lihat seorang motivator kehidupan mirip Mario Teguh tapi lebih membumi. Hidup beliau tenang, murah hati, pemikiran yang mendalam, optimis dan selalu berusaha membuat orang-orang sekitarnya nyaman. Mesti banyak belajar soalnya aku sendiri masih sering meledak-ledak.
Lalu ada Yenny Hamida. Tidak banyak bicara dan sudah jarang posting dan blogwalking. Lalu mbak Yuni, tapi posisinya jauh jadinya gak nyampe ngobrolnya. Ada Niar Ningrum yang tendang-tendang kaki Gaphe, hahaha... Dan tentunya Gaphe yang mengaku tubuhmya lebih berisi dan berotot, woooooow.
Pembicaraan seputar ngeblog tentunya. Karakter-karakter unik para blogger. Hehehehe... Kalo mau tau tanya ke aku langsung, gak akan aku posting di sini. Kelihatan banget dari tulisan dan gaya mereka karakternya. Apalagi yang rajin nulis.
Yenny cerita mengelola toko online, Niar juga. Eh aku juga cerita bikin toko online. Sebetulnya sih aku jual madu awalnya, hanya saja soalnya sulit ngirimnya aku tawarkan kapsul. Itupun aku baru bisa jual setelah Isya. Jadi lebih banyak blognya untuk memberi informasi dibanding jualan. Sebetulnya aku lebih banyak jual di rumah.
Pak Dhe cerita punya 30 blog, bayangkan saja, masalahnya beliau punya banyak waktu untuk posting. Kalo yang masih kerja dan kuliah mestinya tidak mudah untuk bisa mengelola sedemikian banyak blog. Aku punya 6 blog yang aktif cuman 3. Tanpa iklan sepenuhnya curhat dan tempat pembelajaran.
Yang ini pendapatku pribadi, aku banyaaaaaak sekali belajar dari ngeblog. Penghematan besar-besaran tidak usah beli buku. Walaupun banyak yang mesti disaring. Aku banyak melakukan penghematan hanya beli yang penting-penting saja, biar aku bisa membantu orang di sekitarku yang membutuhkan. Semampuku sajalah. Bahkan sebetulnya aku juga lebih suka memberikan herbal pada yang sakit. Tapi tentunya mesti menahan diri, liat-liat pada orang yang benar-benar membutuhkan.
Begitulah. Aku ada rencana ke Jakarta bulan Juli depan, sudah janjian dengan beberapa blogger yang benar-benar akrab. Yang sering diskusi, SMSan dan punya pandangan sama tentang Islam.
Islam sendiri memang bisa diartikan masing-masing tiap orang. Semua punya perjalanan spiritual masing-masing. Banyak manusia taat beribadah (lebih banyak yang tergiur duniawi sih), tapi hanya sedikit yang berusaha menjadi kekasih Allah. Yang menjalankan Islam sesuai firman Allah. Membaur dengan lingkungan, mengharap kebaikan pada semua orang, berwajah damai dan menyejukkan, berjuang dengan harta dan jiwa di jalan Allah, tentu saja berusaha ikhlas karena sepenuhnya mengharap ridho Allah.
Ntar diposting lagi dengan foto acara kopdarnya di Blue Sky, life is too short to worry...
Kalo nulis di blog ini aku tulis uneg-uneg semuanya. Kayaknya enteng banget deh... Beda kalo nulis di blog Blue Sky berusaha obyektif dan senetral mungkin.
Pertama aku ketemu Pak Dhe Cholik dan keluarganya, istri, putri, menantu dan cucu. Langsung Pak Dhe Cholik mencari tempat untuk makan.
Pak Dhe aku lihat seorang motivator kehidupan mirip Mario Teguh tapi lebih membumi. Hidup beliau tenang, murah hati, pemikiran yang mendalam, optimis dan selalu berusaha membuat orang-orang sekitarnya nyaman. Mesti banyak belajar soalnya aku sendiri masih sering meledak-ledak.
Lalu ada Yenny Hamida. Tidak banyak bicara dan sudah jarang posting dan blogwalking. Lalu mbak Yuni, tapi posisinya jauh jadinya gak nyampe ngobrolnya. Ada Niar Ningrum yang tendang-tendang kaki Gaphe, hahaha... Dan tentunya Gaphe yang mengaku tubuhmya lebih berisi dan berotot, woooooow.
Pembicaraan seputar ngeblog tentunya. Karakter-karakter unik para blogger. Hehehehe... Kalo mau tau tanya ke aku langsung, gak akan aku posting di sini. Kelihatan banget dari tulisan dan gaya mereka karakternya. Apalagi yang rajin nulis.
Yenny cerita mengelola toko online, Niar juga. Eh aku juga cerita bikin toko online. Sebetulnya sih aku jual madu awalnya, hanya saja soalnya sulit ngirimnya aku tawarkan kapsul. Itupun aku baru bisa jual setelah Isya. Jadi lebih banyak blognya untuk memberi informasi dibanding jualan. Sebetulnya aku lebih banyak jual di rumah.
Pak Dhe cerita punya 30 blog, bayangkan saja, masalahnya beliau punya banyak waktu untuk posting. Kalo yang masih kerja dan kuliah mestinya tidak mudah untuk bisa mengelola sedemikian banyak blog. Aku punya 6 blog yang aktif cuman 3. Tanpa iklan sepenuhnya curhat dan tempat pembelajaran.
Yang ini pendapatku pribadi, aku banyaaaaaak sekali belajar dari ngeblog. Penghematan besar-besaran tidak usah beli buku. Walaupun banyak yang mesti disaring. Aku banyak melakukan penghematan hanya beli yang penting-penting saja, biar aku bisa membantu orang di sekitarku yang membutuhkan. Semampuku sajalah. Bahkan sebetulnya aku juga lebih suka memberikan herbal pada yang sakit. Tapi tentunya mesti menahan diri, liat-liat pada orang yang benar-benar membutuhkan.
Begitulah. Aku ada rencana ke Jakarta bulan Juli depan, sudah janjian dengan beberapa blogger yang benar-benar akrab. Yang sering diskusi, SMSan dan punya pandangan sama tentang Islam.
Islam sendiri memang bisa diartikan masing-masing tiap orang. Semua punya perjalanan spiritual masing-masing. Banyak manusia taat beribadah (lebih banyak yang tergiur duniawi sih), tapi hanya sedikit yang berusaha menjadi kekasih Allah. Yang menjalankan Islam sesuai firman Allah. Membaur dengan lingkungan, mengharap kebaikan pada semua orang, berwajah damai dan menyejukkan, berjuang dengan harta dan jiwa di jalan Allah, tentu saja berusaha ikhlas karena sepenuhnya mengharap ridho Allah.
Ntar diposting lagi dengan foto acara kopdarnya di Blue Sky, life is too short to worry...
Minggu, 27 Mei 2012
Ngapain di Surabaya
Aku seneng banget waktu di Surabaya. Bisa ketemuan sama PakDhe, blogger-blogger lain juga nambah kenalan baru.
Momen yang aku sukai waktu aku tercenung di saat resepsi keponakanku lalu cerewet di twitter, biasanya aku gak suka ngetweet, cuman isengku kumat.
Aku nulis dengan hashtag #sufi. Tau-tau pasa resepsi nangis sendiri. Intinya sufi adalah orang yang menjalankan ajaran tasawuf, tapi tasawuf yang gimana dulu. Soalnya ternyata banyak versi tentang tasawuf.
Allah tidak suka hal berlebih-lebihan, kadang tipis sekali beda antara riya' dan ikhlas. Ada kitab menggambarkan sufi yang menggunakan jubah kumal, wajah pucat, bibir komat-kamit itu termasuk riya' dalam beribadah. Manusia itu tugasnya tidak hanya beribadah saja tapi malah justru manusia terbaik adalah yang bermanfaat bagi orang lain.
Salah satu yang membuat Allah ridho adalah bila manusia mau berjihad, yaitu berjuang di jalan Allah dengan mengorbankan harta dan jiwanya. Banyak pemahaman ini bisa berbeda-beda lah kok bisa, karena memang manusia diciptakan berbangsa-bangsa supaya saling mengenal. Menjunjung tradisi seperti yang dicontohkan para Wali yang menyebarkan Islam di pulau Jawa.
Tapi ajaran Wali diplesetkan jadi Kejawen, seperti kisah Sunan Kalijogo yang digambarkan mendapat kesaktian dengan berendam di sungai.
Pemahaman tentang Islam mesti bergaya mirip orang Arab menurutku juga salah kaprah. Sampai diartikan bahwa wanita sholeha mesti pake baju longgar kerudung lebar dan cadar. Tidak berani keluar tanpa seijin suami, sampai-sampai lebih suka mengurung diri di rumah.
Bukan berarti emansipasi wanita, bukan berarti melanggar sunnah, Islam itu memudahkan dan sangat menjunjung tradisi dari tiap-tiap bangsa. Kalo orang Jawa ya nikahnya boleh pake adat Jawa untuk seremonial saja, selama tidak meninggalkan shalat, tidak sampe ngutang dan tetap mengundang tetangga dan menyumbang ke fakir miskin.
Aneh banget yang merasa orang Jawa tapi mempopulerkan gaya Arab di Indonesia tuh. Sama sekali tidak menghargai cara dakwah Wali Songo di Indonesia. Kalo memang orang keturunan Arab ya wajar-wajar saja. Tapi apa ada jaminan dengan penampilan keArab-Araban akan masuk surga? Surga itu bagi orang yang bisa berbaur dan membahagiakan orang lain. Karena hidup itu untuk berbagi dengan ikhlas tidak hanya ibadah tok.
Salah satu momen paling membahagiakan adalah aku nyanyi di resepsi lagu Nuansa Bening dan Greatest Love of All dan dipuji suaranya bagus oleh sepupuku yang punya hajat. Belum tau tahun kemarin suaraku hilang, ini barusan belajar vokal lagi.
Ditanya kenapa gak jadi penyanyi, aku bilang lebih suka lagu Islami, lagu pop hanya untuk selingan menyesuaikan lingkungan saja.
Yah, waktu sehari di Surabaya cerewet banget di twitter, dan itu kejadian langka. Rasanya gak perlu dimuat di sini, gak enak, itu menyangkut perjalanan spiritualku.
Kapan-kapan nyanyi lagi ah... Udah males latihan keyboardnya, hehehe... Butuh beberapa hari. Enakan acapella sebetulnya. Tapi ntar liat aja ya...
Momen yang aku sukai waktu aku tercenung di saat resepsi keponakanku lalu cerewet di twitter, biasanya aku gak suka ngetweet, cuman isengku kumat.
Aku nulis dengan hashtag #sufi. Tau-tau pasa resepsi nangis sendiri. Intinya sufi adalah orang yang menjalankan ajaran tasawuf, tapi tasawuf yang gimana dulu. Soalnya ternyata banyak versi tentang tasawuf.
Allah tidak suka hal berlebih-lebihan, kadang tipis sekali beda antara riya' dan ikhlas. Ada kitab menggambarkan sufi yang menggunakan jubah kumal, wajah pucat, bibir komat-kamit itu termasuk riya' dalam beribadah. Manusia itu tugasnya tidak hanya beribadah saja tapi malah justru manusia terbaik adalah yang bermanfaat bagi orang lain.
Salah satu yang membuat Allah ridho adalah bila manusia mau berjihad, yaitu berjuang di jalan Allah dengan mengorbankan harta dan jiwanya. Banyak pemahaman ini bisa berbeda-beda lah kok bisa, karena memang manusia diciptakan berbangsa-bangsa supaya saling mengenal. Menjunjung tradisi seperti yang dicontohkan para Wali yang menyebarkan Islam di pulau Jawa.
Tapi ajaran Wali diplesetkan jadi Kejawen, seperti kisah Sunan Kalijogo yang digambarkan mendapat kesaktian dengan berendam di sungai.
Pemahaman tentang Islam mesti bergaya mirip orang Arab menurutku juga salah kaprah. Sampai diartikan bahwa wanita sholeha mesti pake baju longgar kerudung lebar dan cadar. Tidak berani keluar tanpa seijin suami, sampai-sampai lebih suka mengurung diri di rumah.
Bukan berarti emansipasi wanita, bukan berarti melanggar sunnah, Islam itu memudahkan dan sangat menjunjung tradisi dari tiap-tiap bangsa. Kalo orang Jawa ya nikahnya boleh pake adat Jawa untuk seremonial saja, selama tidak meninggalkan shalat, tidak sampe ngutang dan tetap mengundang tetangga dan menyumbang ke fakir miskin.
Aneh banget yang merasa orang Jawa tapi mempopulerkan gaya Arab di Indonesia tuh. Sama sekali tidak menghargai cara dakwah Wali Songo di Indonesia. Kalo memang orang keturunan Arab ya wajar-wajar saja. Tapi apa ada jaminan dengan penampilan keArab-Araban akan masuk surga? Surga itu bagi orang yang bisa berbaur dan membahagiakan orang lain. Karena hidup itu untuk berbagi dengan ikhlas tidak hanya ibadah tok.
Salah satu momen paling membahagiakan adalah aku nyanyi di resepsi lagu Nuansa Bening dan Greatest Love of All dan dipuji suaranya bagus oleh sepupuku yang punya hajat. Belum tau tahun kemarin suaraku hilang, ini barusan belajar vokal lagi.
Ditanya kenapa gak jadi penyanyi, aku bilang lebih suka lagu Islami, lagu pop hanya untuk selingan menyesuaikan lingkungan saja.
Yah, waktu sehari di Surabaya cerewet banget di twitter, dan itu kejadian langka. Rasanya gak perlu dimuat di sini, gak enak, itu menyangkut perjalanan spiritualku.
Kapan-kapan nyanyi lagi ah... Udah males latihan keyboardnya, hehehe... Butuh beberapa hari. Enakan acapella sebetulnya. Tapi ntar liat aja ya...
Sabtu, 26 Mei 2012
Misterius
Ada hal yang misterius menimpaku, menggoncang perasaanku. Terus terang aja, aku bukan seseorang yang bisa melihat apapun dengan lampu kristal lalu dengan mudahnya melihat masa lalu atau masa depan.
Waktu aku marah-marah banget dikatain dukun, tentu saja ada sisi memberontak soalnya aku trauma banget kasus dukun ini. Dukun itu adalah manusia jahat yang memanfaatkan jin jahat juga untuk mencelakai orang lain secara tidak wajar. Boleh dibilang setan berwujud manusia yang dibantu setan berwujud jin untuk merusak apakah itu jiwa atau fisik seseorang. Saking jahatnya sihir yang dilakukan dukun itu makanya seorang suami bisa terpisah dengan istri, anak terpisah dengan orangtua kandung.
Allah mengawasi hubungan silaturahmi, sampai-sampai ada hadits menyatakan hukuman yang dipercepat di dunia dan tersimpan di akherat adalah memutuskan hubungan silaturahmi. Gak ada bagus-bagusnya deh menggunakan sihir.
Ada kejadian menimpaku saat ada yang pernah mengaku padaku, kamu aku kasih pagar gaib demi kebaikanmu. Soalnya aku waktu itu depresi, entahlah, aku seperti masuk dalam mimpi buruk saat itu. Sekarang aku bangun lagi belum lama sekitar Juni 2009 dan mencoba hidup baru.
Masih tertatih-tatih dan kebingungan dengan semua yang aku liat sampe saat ini. Rasanya setiap saat ada hal baru. Kalimat berseliweran aku tulis padahal norak banget. Banyak postinganku di awal aku nunjukin dalam situasi kebingungan, bahkan sampai sekarang.
Mimpi-mimpiku yang mengarah ke si A, si B, aku juga tidak tau maksudnya apa. Yah, sudah ketemu satu misalnya ternyata si A memberiku banyak inspirasi untuk menulis dengan belajar banyak dari cara berpikirnya. Mimpi si B, aku belajar untuk bersabar. Mimpi ketemu dengan sepasang anak perempuan kembar di taman yang indah tentunya ada maksudnya juga.
Beberapa minggu ini blogku ada komentar anonim yang misterius, ada juga kirim email tapi nanggung, cuman nanya tapi aku tanya jatu diri gak mau jawab lagi. Kok gak sopan banget ya. Misalnya aku udah jawab pertanyaannya aku tanya tinggal dimana, kerja apa, gak dijawab lagi.
Komentar anonim yang misterius juga ada. Aku bukan hackers jadi aku tidak bisa melacak siapa itu komentar anonim dan aku gak peduli.
Komentar anonim ada yang kata-katanya kasar banget misalnya "jadi lonte gak laku" tapi ada juga yang positif kayak "mak erot bisa gedein anu mesti dihindari soalnya caranya gak wajar". Yang waras mestinya hindari gedhein anu di mak erot, tapi nyatanya banyak orang tidak waras di Indonesia tuh.
Terakhir ada SMS misterius juga aku terima pas di travel perjalanan menuju ke Surabaya yang membuatku bikin postingan ini.
Ah, aku bukan Sherlock Holmes, bukan Hercule Poirot, biarlah nanti waktu yang akan menjawab...
Waktu aku marah-marah banget dikatain dukun, tentu saja ada sisi memberontak soalnya aku trauma banget kasus dukun ini. Dukun itu adalah manusia jahat yang memanfaatkan jin jahat juga untuk mencelakai orang lain secara tidak wajar. Boleh dibilang setan berwujud manusia yang dibantu setan berwujud jin untuk merusak apakah itu jiwa atau fisik seseorang. Saking jahatnya sihir yang dilakukan dukun itu makanya seorang suami bisa terpisah dengan istri, anak terpisah dengan orangtua kandung.
Allah mengawasi hubungan silaturahmi, sampai-sampai ada hadits menyatakan hukuman yang dipercepat di dunia dan tersimpan di akherat adalah memutuskan hubungan silaturahmi. Gak ada bagus-bagusnya deh menggunakan sihir.
Ada kejadian menimpaku saat ada yang pernah mengaku padaku, kamu aku kasih pagar gaib demi kebaikanmu. Soalnya aku waktu itu depresi, entahlah, aku seperti masuk dalam mimpi buruk saat itu. Sekarang aku bangun lagi belum lama sekitar Juni 2009 dan mencoba hidup baru.
Masih tertatih-tatih dan kebingungan dengan semua yang aku liat sampe saat ini. Rasanya setiap saat ada hal baru. Kalimat berseliweran aku tulis padahal norak banget. Banyak postinganku di awal aku nunjukin dalam situasi kebingungan, bahkan sampai sekarang.
Mimpi-mimpiku yang mengarah ke si A, si B, aku juga tidak tau maksudnya apa. Yah, sudah ketemu satu misalnya ternyata si A memberiku banyak inspirasi untuk menulis dengan belajar banyak dari cara berpikirnya. Mimpi si B, aku belajar untuk bersabar. Mimpi ketemu dengan sepasang anak perempuan kembar di taman yang indah tentunya ada maksudnya juga.
Beberapa minggu ini blogku ada komentar anonim yang misterius, ada juga kirim email tapi nanggung, cuman nanya tapi aku tanya jatu diri gak mau jawab lagi. Kok gak sopan banget ya. Misalnya aku udah jawab pertanyaannya aku tanya tinggal dimana, kerja apa, gak dijawab lagi.
Komentar anonim yang misterius juga ada. Aku bukan hackers jadi aku tidak bisa melacak siapa itu komentar anonim dan aku gak peduli.
Komentar anonim ada yang kata-katanya kasar banget misalnya "jadi lonte gak laku" tapi ada juga yang positif kayak "mak erot bisa gedein anu mesti dihindari soalnya caranya gak wajar". Yang waras mestinya hindari gedhein anu di mak erot, tapi nyatanya banyak orang tidak waras di Indonesia tuh.
Terakhir ada SMS misterius juga aku terima pas di travel perjalanan menuju ke Surabaya yang membuatku bikin postingan ini.
Ah, aku bukan Sherlock Holmes, bukan Hercule Poirot, biarlah nanti waktu yang akan menjawab...
Jumat, 25 Mei 2012
Nuansa Bening
Oh..tiada yang hebat dan mempesona
Ketika kau lewat di hadapanku
Biasa saja...
Waktu perkenalan lewatlah sudah
Ada yang menarik pancaran diri
Terus mengganggu
Mendengar cerita sehari-hari
Yang wajar tapi tetap mengasyikkan
Reff :
Kini terasa sungguh
Semakin engkau jauh
Semakin terasa dekat
Akan ku kembangkan
Kasih yang kau tanam
Di dalam hatiku
Oh, tiada kejutan pesona diri
Pertama kujabat jemari tanganmu
Biasa saja...
Masa pertalian terjalin sudah
Ada yang menarik bayang-bayangmu
Tak mau pergi
Dirimu nuansa-nuansa ilham
Hamparan laut tiada bertepi
Back to Reff
Menatap nuansa-nuansa bening
Tulusnya doa bercinta
Ketika kau lewat di hadapanku
Biasa saja...
Waktu perkenalan lewatlah sudah
Ada yang menarik pancaran diri
Terus mengganggu
Mendengar cerita sehari-hari
Yang wajar tapi tetap mengasyikkan
Reff :
Kini terasa sungguh
Semakin engkau jauh
Semakin terasa dekat
Akan ku kembangkan
Kasih yang kau tanam
Di dalam hatiku
Oh, tiada kejutan pesona diri
Pertama kujabat jemari tanganmu
Biasa saja...
Masa pertalian terjalin sudah
Ada yang menarik bayang-bayangmu
Tak mau pergi
Dirimu nuansa-nuansa ilham
Hamparan laut tiada bertepi
Back to Reff
Menatap nuansa-nuansa bening
Tulusnya doa bercinta
Kamis, 24 Mei 2012
Ditunggu di Jakarta
Ada beberapa temenku blogger di Jakarta bilang, nanyain kapan ke Jakarta. Duh... sebagai orang yang pernah di Jakarta, terus ngerasain tinggal di Jogja kalo ke Jakarta lagi jadi paranoid banget.
Kalo di Jogja sih kemana-mana bisa ditempuh dengan sepeda, asal jangan terlalu pinggiran banget. Kalo cuman jalan kaliurang kilometer 6 atau 7, jalan parangtritis kilometer masih deket bisa aku datengin pake sepeda. Kalo sudah lebih jauh aku datengin pake motor pinjem kakakku.
Lagian soalnya kalo ke Jakarta mesti nanya ke kakak, lagi ada acara gak. Kalo lagi keluar kota gak jadi. Aku walau pernah tinggal di Jakarta rasanya seperti gimana ya, banyak lupanya. Jelasinnya susah deh... memoriku tidak terlalu menyerap dengan baik saat tinggal di Jakarta. Sempet jadi dosen satu semester tapi lupa-lupa ingat.
Kalo jalan sih, milih gak bawa uang banyak, tas cangklong dikekep terus. Kalo naik KRL jabodetabek pilih jam yang sepi bukan jam berangkat kerja atau pulang kerja. Tapi sejauh ini kakakku baik banget, biasanya bikin acara sekeluarga aku cuman numpang doang. Paranoid banget kalo mesti jalan sendirian di Jakarta. Lagian mesti belanja apa sih di Jakarta, menurutku gak ada yang spesial. Ke Jakarta cuman pengen nemuin anak-anakku yang aku sayangi, karena kondisi, aku pernah depresi dan tidak bisa berpikir tinggal bersama bapaknya.
Cepet sekali gedhe ya anak-anakku, aku kalo ngobrol dengan anak sulungku mesti mendongak ke atas. Gak kerasa bentar lagi dia mau kuliah. Kalo soal bayi... sulit melepaskan memori tentang bayi kembar perempuan. Suatu kejadian yang aneh, sekeluarga besar mempersulit aku menemui mereka. Perasaanku terlalu dalam pada anak-anakku. Aku merasa telah mengecewakan mereka. Sampe-sampe laki-laki dengan berbagai bentuk yang bicara gombal gak penting lagi.
Terus bagaimana aku bisa bertahan... karena aku punya banyak sahabat baru yang membantu aku membukakan suatu pemahaman tentang hidup. Setiap hari aku belajar hal baru. Aku takjub dengan kehidupan ini yang tadinya aku abaikan cuman sibuk dengan baju, makanan dan pendidikan.
Aku punya banyak teman baru saat aku kopdar keluar kota, Surabaya, Bali, Bandung, malah Jakarta belum pernah kopdar. Sekarang sudah siap-siap ke Surabaya ketemu blogger yang berbeda dengan yang kutemui dulu walaupun sudah kuhubungi.
Saat paling membahagiakan buatku apa... hampir setiap saat. Setiap pagi saat aku menyirami tanaman diterpa matahari pagi, memberiku energi baru sambil melatih pernapasan. Saat bekerja, bisa mencium anak-anak asuhku yang lucu-lucu, sambil mendisiplinkan mereka. Saat pulang menemui netbookku sambil mencurahkan semua uneg-uneg gak jelas sampe cape lalu ketiduran. Terakhir belajar tentang herbal, kucoba pada diriku sendiri, sejauh apa manfaatnya. Ada ilmu baru rasanya puas banget. Masih ada lagi, ada lagu yang kusukai, kucoba latih nyanyiin dan main keyboardnya terus ku upload di youtube. Dan lagi setiap hari Minggu di lapangan softball UGM, sulit menggambarkan kepuasan saat memukul bola, melempar bola, menangkap bola, sprint base to base. Orang lain boleh kecanduan nonton sepak bola, kalo aku kecanduan main softball. Jadi apalagi yang mesti aku resahkan dalam hidupku coba...
Kadang aku main ke tempat teman, yang sama-sama suka membahas tentang makna hidup. Waktu berlalu cepeeeet banget. Sampe gak sadar pernah ngobrol lupa waktu di Raminten yang buka 24 jam, aku sampe pulang jam 2 pagi. Temenku aku anterin nginep di masjid, tadinya lewat masjid Syuhada di Kotabaru ternyata tutup, yang buka di masjid UGM.
Ilmu itu begitu luas, sampe aku kecanduan menikmatinya untuk memahaminya. Dibagi-bagi tentunya dengan kesibukan lain seperti bekerja mencari nafkah yang halal, jalan-jalan, olahraga, jajan.
Dan di Jakarta... aku hanya bisa di rumah kakakku gak berani kemana-mana. Tapi nanti kalo ada kopdaran dengan beberapa teman yang suka nanya kapan aku ke Jakarta, asal dikasih petunjuk jelas naik ini, terus ini, terus ini, aku usahain jalan sambil banyak berdoa tentu saja...
Aku merasa Allah begitu baik padaku, selalu memberiku kebahagiaan dan jalan keluar dalam situasi apapun. Selama aku berusaha bersabar tentu saja. Aku sendiri merasa banyak melakukan kesalahan, sering mengamuk, sering ngatain orang, dan banyak lagi. Tapi aku berusaha untuk merendah lebih rendah lagi, istighfar, bahwa aku bukanlah siapa-siapa. Laa haula wala quwwata illa billah. Semoga Allah selalu menunjukkan jalan yang lurus padaku...
Kalo di Jogja sih kemana-mana bisa ditempuh dengan sepeda, asal jangan terlalu pinggiran banget. Kalo cuman jalan kaliurang kilometer 6 atau 7, jalan parangtritis kilometer masih deket bisa aku datengin pake sepeda. Kalo sudah lebih jauh aku datengin pake motor pinjem kakakku.
Lagian soalnya kalo ke Jakarta mesti nanya ke kakak, lagi ada acara gak. Kalo lagi keluar kota gak jadi. Aku walau pernah tinggal di Jakarta rasanya seperti gimana ya, banyak lupanya. Jelasinnya susah deh... memoriku tidak terlalu menyerap dengan baik saat tinggal di Jakarta. Sempet jadi dosen satu semester tapi lupa-lupa ingat.
Kalo jalan sih, milih gak bawa uang banyak, tas cangklong dikekep terus. Kalo naik KRL jabodetabek pilih jam yang sepi bukan jam berangkat kerja atau pulang kerja. Tapi sejauh ini kakakku baik banget, biasanya bikin acara sekeluarga aku cuman numpang doang. Paranoid banget kalo mesti jalan sendirian di Jakarta. Lagian mesti belanja apa sih di Jakarta, menurutku gak ada yang spesial. Ke Jakarta cuman pengen nemuin anak-anakku yang aku sayangi, karena kondisi, aku pernah depresi dan tidak bisa berpikir tinggal bersama bapaknya.
Cepet sekali gedhe ya anak-anakku, aku kalo ngobrol dengan anak sulungku mesti mendongak ke atas. Gak kerasa bentar lagi dia mau kuliah. Kalo soal bayi... sulit melepaskan memori tentang bayi kembar perempuan. Suatu kejadian yang aneh, sekeluarga besar mempersulit aku menemui mereka. Perasaanku terlalu dalam pada anak-anakku. Aku merasa telah mengecewakan mereka. Sampe-sampe laki-laki dengan berbagai bentuk yang bicara gombal gak penting lagi.
Terus bagaimana aku bisa bertahan... karena aku punya banyak sahabat baru yang membantu aku membukakan suatu pemahaman tentang hidup. Setiap hari aku belajar hal baru. Aku takjub dengan kehidupan ini yang tadinya aku abaikan cuman sibuk dengan baju, makanan dan pendidikan.
Aku punya banyak teman baru saat aku kopdar keluar kota, Surabaya, Bali, Bandung, malah Jakarta belum pernah kopdar. Sekarang sudah siap-siap ke Surabaya ketemu blogger yang berbeda dengan yang kutemui dulu walaupun sudah kuhubungi.
Saat paling membahagiakan buatku apa... hampir setiap saat. Setiap pagi saat aku menyirami tanaman diterpa matahari pagi, memberiku energi baru sambil melatih pernapasan. Saat bekerja, bisa mencium anak-anak asuhku yang lucu-lucu, sambil mendisiplinkan mereka. Saat pulang menemui netbookku sambil mencurahkan semua uneg-uneg gak jelas sampe cape lalu ketiduran. Terakhir belajar tentang herbal, kucoba pada diriku sendiri, sejauh apa manfaatnya. Ada ilmu baru rasanya puas banget. Masih ada lagi, ada lagu yang kusukai, kucoba latih nyanyiin dan main keyboardnya terus ku upload di youtube. Dan lagi setiap hari Minggu di lapangan softball UGM, sulit menggambarkan kepuasan saat memukul bola, melempar bola, menangkap bola, sprint base to base. Orang lain boleh kecanduan nonton sepak bola, kalo aku kecanduan main softball. Jadi apalagi yang mesti aku resahkan dalam hidupku coba...
Kadang aku main ke tempat teman, yang sama-sama suka membahas tentang makna hidup. Waktu berlalu cepeeeet banget. Sampe gak sadar pernah ngobrol lupa waktu di Raminten yang buka 24 jam, aku sampe pulang jam 2 pagi. Temenku aku anterin nginep di masjid, tadinya lewat masjid Syuhada di Kotabaru ternyata tutup, yang buka di masjid UGM.
Ilmu itu begitu luas, sampe aku kecanduan menikmatinya untuk memahaminya. Dibagi-bagi tentunya dengan kesibukan lain seperti bekerja mencari nafkah yang halal, jalan-jalan, olahraga, jajan.
Dan di Jakarta... aku hanya bisa di rumah kakakku gak berani kemana-mana. Tapi nanti kalo ada kopdaran dengan beberapa teman yang suka nanya kapan aku ke Jakarta, asal dikasih petunjuk jelas naik ini, terus ini, terus ini, aku usahain jalan sambil banyak berdoa tentu saja...
Aku merasa Allah begitu baik padaku, selalu memberiku kebahagiaan dan jalan keluar dalam situasi apapun. Selama aku berusaha bersabar tentu saja. Aku sendiri merasa banyak melakukan kesalahan, sering mengamuk, sering ngatain orang, dan banyak lagi. Tapi aku berusaha untuk merendah lebih rendah lagi, istighfar, bahwa aku bukanlah siapa-siapa. Laa haula wala quwwata illa billah. Semoga Allah selalu menunjukkan jalan yang lurus padaku...
Rabu, 23 Mei 2012
YMku dibajak
Ada kasus blogger yang dibajak emailnya, fotonya, FBnya, twitternya, atau juga blognya. Karena itu aku bikin kloningan blog dari tulisan yang aku bikin susah payah, lumayan menghabiskan pikiran. Di blogspot dikloning di wordpress. Soal tulisan ganda gak akan masuk SEO dengan mudah, aku gak peduliin.
FBku, emailku, gak ada tulisan rahasia sih... gak ada transaksi duit banyak. Twitter jarang ngetweet, FB gak ada poker chip. Juga gak ada pembicaraan rahasia, jadi kalo ada yang iseng ngintip kayaknya gak gitu ngaruh. Emang aku pernah ngimpi bahwa suatu saat kehilangan teman blogger, kehilangan blog, dan intinya mesti siap kehilangan hal yang aku sukai. Kayak ada yang nanyain aku siap apa enggak. Aku bangun dengan terengah-engah lalu posting. Dikomentari sambil ketawa-tawa blogger yang lain "Heiii... aku masih disini".
Kehilangan FB pernah, kasusnya karena kena virus, terus prosedurnya aku mesti download antivirus McAfee seingatku. Terus mesti mengamati tag foto dari temen-temenku. Susaaah juga kalo fotonya bukan wajah tapi gambar bunga atau gambar produk yang dijual.
Kehilangan blog juga pernah, setelah ngirim surat cinta ke Blogger balik deh. Sekarang untuk lebih aman aku nitip no hapeku di Blogger supaya bisa ngurus lewat hape.
Kehilangan temen blogger... hmmm... it's a long story. Mending gak usah diceritain yah... Rasanya sih pengen nyanyi lagu Kepompong. "Dulu kita sahabat, berteman bagai ulat, berharap jadi kupu-kupu.... Kini kita melangkah berjauh-jauhan. Kau jauhi diriku karna sesuatu. Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan, tapi itu karna kusayang..." Tapi kenyataannya kesibukan, ego, dan aku bukan seorang yang gak penting jadinya ya dianggap gak penting. Yah... padahal sih sebetulnya Islam mengajarkan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, dan bila sama-sama berusaha beriman tentunya sudah seperti saudara, dan menyambung silaturahmi akan meluaskan rejeki.
Kasus YMku dibajak, ini aneh banget. Soalnya ada beberapa orang berbahasa Inggris mengaku namaku ada di buddy listnya. Terus mereka bilang " im turning my cam on if you wanna cam for a bit"... Abis itu nama mereka aku taruh di spam. Terus siapa pake namaku yang ngobrol sama mereka coba...
Aku gak akan nyalahin siapapun, orang yang aku kenal bisa ngehack account. Dulu waktu aku di kampus Ilmu Komputer UGM pernah diceritain soal ngehack gitu. Maksudnya apa dan kenapa milih namaku. Soalnya sih, emailku terpampang jelas di profil Blogger. Kalo ada yang ngehack trus dia webcaman sudah pasti itu bukan aku yang terpampang di monitornya. Tapi kata orangnya, dia lupa soalnya terlalu banyak webcaman dan having fun dengan orang-orang.
Ada status FB yang bikin aku ketawa "ibadah iya, bokep juga iya" trus ada komentar "itu namanya seimbang dunia akhirat... hahahaha". Itu namanya bukan seimbang, tapi munafik dan jurang nerakanya lebih rendah daripada kafir. Karena sudah tau, sudah berkomitmen, tapi melanggar aturan dengan sengaja. Kalo pengen gimana coba... ada lagu Jawa yang diplesetkan "suwe ora anu, anu ora suwe, suwe ora anu, anu pisan ora suwe..." yang cocoknya lagunya buat kaum Adam, hehehe... Ya, mencobalah untuk puasa dan shalat khusyuk, karena shalat dengan benar akan menjauhkan dari perbuatan keji dan munkar.
Temenku lain nulis status di FB dengan pedhenya "imanku kuat, tapi aminku gak kuat". Kalo aminnya gak kuat jangan ngaku-ngaku beriman deh. Kepedhean amat. Aku komentar "puasa dong". Jawabnya "gak kuat puasa, soalnya pejantan tangguh". Ngomong apaan geje banget, aku sudah remove dari friendlistku di FB.
Tidak terganggu dengan beberapa nama muncul di friendlistku di YM. Tinggal di spam doang. Anggap itu karena emailku terpampang di profil blogger, jadi ada orang yang iseng banget pake namaku untuk webcaman, dan Allah tahu kan sebetulnya siapa yang iseng. Yang jelas bukan aku.
Banyak amat yah yang exibionist di internet tuh. Udah gak peduliin lagi dengan kemaluan, eh... rasa malu. Kalo bener-bener beriman maka MALU ADALAH SEBAGIAN DARI IMAN.
Belum tau ntar gimana lagi, apalagi yang dibajak, kehilangan apa lagi. Semoga bukan hatiku yang hilang ntar aku nyanyi lagi "Romo romo ono maling.... Niki lho sing teng njero dada, ati kulo sing digowo lungo..." Halah, lebay...
BTW, ngaco banget gak sih tulisanku kali ini... makanya blog ini gak dikasih widget follower... hehehe...
FBku, emailku, gak ada tulisan rahasia sih... gak ada transaksi duit banyak. Twitter jarang ngetweet, FB gak ada poker chip. Juga gak ada pembicaraan rahasia, jadi kalo ada yang iseng ngintip kayaknya gak gitu ngaruh. Emang aku pernah ngimpi bahwa suatu saat kehilangan teman blogger, kehilangan blog, dan intinya mesti siap kehilangan hal yang aku sukai. Kayak ada yang nanyain aku siap apa enggak. Aku bangun dengan terengah-engah lalu posting. Dikomentari sambil ketawa-tawa blogger yang lain "Heiii... aku masih disini".
Kehilangan FB pernah, kasusnya karena kena virus, terus prosedurnya aku mesti download antivirus McAfee seingatku. Terus mesti mengamati tag foto dari temen-temenku. Susaaah juga kalo fotonya bukan wajah tapi gambar bunga atau gambar produk yang dijual.
Kehilangan blog juga pernah, setelah ngirim surat cinta ke Blogger balik deh. Sekarang untuk lebih aman aku nitip no hapeku di Blogger supaya bisa ngurus lewat hape.
Kehilangan temen blogger... hmmm... it's a long story. Mending gak usah diceritain yah... Rasanya sih pengen nyanyi lagu Kepompong. "Dulu kita sahabat, berteman bagai ulat, berharap jadi kupu-kupu.... Kini kita melangkah berjauh-jauhan. Kau jauhi diriku karna sesuatu. Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan, tapi itu karna kusayang..." Tapi kenyataannya kesibukan, ego, dan aku bukan seorang yang gak penting jadinya ya dianggap gak penting. Yah... padahal sih sebetulnya Islam mengajarkan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, dan bila sama-sama berusaha beriman tentunya sudah seperti saudara, dan menyambung silaturahmi akan meluaskan rejeki.
Kasus YMku dibajak, ini aneh banget. Soalnya ada beberapa orang berbahasa Inggris mengaku namaku ada di buddy listnya. Terus mereka bilang " im turning my cam on if you wanna cam for a bit"... Abis itu nama mereka aku taruh di spam. Terus siapa pake namaku yang ngobrol sama mereka coba...
Aku gak akan nyalahin siapapun, orang yang aku kenal bisa ngehack account. Dulu waktu aku di kampus Ilmu Komputer UGM pernah diceritain soal ngehack gitu. Maksudnya apa dan kenapa milih namaku. Soalnya sih, emailku terpampang jelas di profil Blogger. Kalo ada yang ngehack trus dia webcaman sudah pasti itu bukan aku yang terpampang di monitornya. Tapi kata orangnya, dia lupa soalnya terlalu banyak webcaman dan having fun dengan orang-orang.
Ada status FB yang bikin aku ketawa "ibadah iya, bokep juga iya" trus ada komentar "itu namanya seimbang dunia akhirat... hahahaha". Itu namanya bukan seimbang, tapi munafik dan jurang nerakanya lebih rendah daripada kafir. Karena sudah tau, sudah berkomitmen, tapi melanggar aturan dengan sengaja. Kalo pengen gimana coba... ada lagu Jawa yang diplesetkan "suwe ora anu, anu ora suwe, suwe ora anu, anu pisan ora suwe..." yang cocoknya lagunya buat kaum Adam, hehehe... Ya, mencobalah untuk puasa dan shalat khusyuk, karena shalat dengan benar akan menjauhkan dari perbuatan keji dan munkar.
Temenku lain nulis status di FB dengan pedhenya "imanku kuat, tapi aminku gak kuat". Kalo aminnya gak kuat jangan ngaku-ngaku beriman deh. Kepedhean amat. Aku komentar "puasa dong". Jawabnya "gak kuat puasa, soalnya pejantan tangguh". Ngomong apaan geje banget, aku sudah remove dari friendlistku di FB.
Tidak terganggu dengan beberapa nama muncul di friendlistku di YM. Tinggal di spam doang. Anggap itu karena emailku terpampang di profil blogger, jadi ada orang yang iseng banget pake namaku untuk webcaman, dan Allah tahu kan sebetulnya siapa yang iseng. Yang jelas bukan aku.
Banyak amat yah yang exibionist di internet tuh. Udah gak peduliin lagi dengan kemaluan, eh... rasa malu. Kalo bener-bener beriman maka MALU ADALAH SEBAGIAN DARI IMAN.
Belum tau ntar gimana lagi, apalagi yang dibajak, kehilangan apa lagi. Semoga bukan hatiku yang hilang ntar aku nyanyi lagi "Romo romo ono maling.... Niki lho sing teng njero dada, ati kulo sing digowo lungo..." Halah, lebay...
BTW, ngaco banget gak sih tulisanku kali ini... makanya blog ini gak dikasih widget follower... hehehe...
Selasa, 22 Mei 2012
Siap-siap mau ke Surabaya
Beberapa hari lagi tanggal 27 Mei aku mau ke Surabaya. Sudah berkurang lagi umurku gak usah sebutin tanggal, tapi masih tetep disyukuri sajalah. Sudah janjian dengan beberapa kenalan blogger, moga-moga acaranya jadi deh.
Tapi justru yang menarik adalah tanya jawab di postingan sebelum ini, komentar dari sobat baruku. Moga-moga aku bisa ketemu dia kalo ke Jakarta. Soalnya ngobrol di chat seru banget, dan ceritanya dia suka masak. Avatarnya sih rambutnya panjang, tapi gak tau deh aslinya gimana... sama loh, avatarku juga rambutku panjang bergelombang.
Ini komentarnya dan jawabanku.
Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya (Riwayat Bukhori dan Muslim)
Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al-Qur'an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam, (QS. An Nisaa : 140)
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. An Nahl : 125)
Tapi justru yang menarik adalah tanya jawab di postingan sebelum ini, komentar dari sobat baruku. Moga-moga aku bisa ketemu dia kalo ke Jakarta. Soalnya ngobrol di chat seru banget, dan ceritanya dia suka masak. Avatarnya sih rambutnya panjang, tapi gak tau deh aslinya gimana... sama loh, avatarku juga rambutku panjang bergelombang.
Ini komentarnya dan jawabanku.
Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya (Riwayat Bukhori dan Muslim)
Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al-Qur'an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam, (QS. An Nisaa : 140)
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. An Nahl : 125)
Senin, 21 Mei 2012
Mengajak untuk kembali pada Allah sajalah
Ada temen bloggerku menulis tweet katanya TL kok kayak medan perang ada pendukung FPI dan anti FPI. Ada JIL dan anti JIL. Saking semangatnya, semua saling menyindir satu sama lain, istilahnya kok membully, memplonco. Menurutku bukan medan perang tapi kayak tawuran anak seumuran SMA yang masih abege, ababil.
Hebatnya semuanya pinter nulis, pinter teori, pinter berargumen. Memang tidak mudah mencari orang yang benar-benar tidak mudah meluapkan emosi, padahal Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan bahwa yang mampu tidak meluapkan emosi mendekatkan surga menjauhkan dari neraka.
Ada tulisan di Kompasiana yang menulis tentang penjelasan tentang urutan gambar video klip Lady Gaga dengan atribut serta ekspresi menunjukkan menjadi penyembah iblis. Ada bajunya dengan lambang salib terbalik menuju ke - maaf - selangkangan. Ada adegan menelan rosario dengan kostum biarawati. Lalu menjelma menjadi manusia baru, penyembah iblis. Penulisnya tetap bersikap tenang dalam menuliskan ini, malah ada candaan dalam menjawab pertanyaan.
Seorang sobatku banyak menulis status di FB, katanya banyak dangdut lebih jorok yang boleh tampil, kenapa Lady Gaga gak boleh. Belum tau dia, kalo Lady Gaga sudah bener-bener menunjukkan sikap seorang penyembah Iblis, atau bahasa lain Lucifer, dan itu bukan isapan jempol. Bukankah Iblis disebutkan di Al Qur'an, bila mengaku Islam mestinya mempercayai bahwa Iblis itu nyata adanya. Nah temenku ini kurang paham tentang alasan kuat kenapa menentang Lady Gaga. Sekedar penggemar musik beranggapan kreatifitas tidak boleh dipasung, dan perlunya entertainmen kelas internasional datang ke Indonesia.
Aku bukan aktifis #IndonesiaTanpaJIL tapi aku hanya sebagai pengamat sajalah. Hanya berharap sajalah. Bahwa Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan berkata baik atau diam. Di Al Qur'an juga dinyatakan gak usah berdebat dengan orang yang mata hatinya tertutup. Menurutku sih percuma, menguras energi.
Memberi penjelasan sebetulnya JIL itu apa dan alasan kenapa mesti hati-hati sampaikan dengan cool, elegan (waaaah) mudah diterima orang lain tanpa perlu meresahkan. Seandainya memang ada kiamat kecil di tahun 2012 sebagian manusia musnah, lalu apa dakwah apa yang terbaik yang bisa dilakukan. Mengajak manusia KEMBALI pada Allah atau bertaubat.
Seorang sahabatku mengngatkanku tidak usah mengurus masalah spiritual orang lain, mengingatkan boleh, tapi tidak usah memaksa.
Bahkan tulisanku tentang aliran-aliran yang ada di bumi ini aku hapus. Andai memang aku memutuskan jadi aktifis #IndonesiaTanpaJIL aku berusaha ikutan kelompok yang tidak berusaha berkata kasar, menghina, soalnya ada kelompok yang elegan dan ada kelompok menghina yang lain.
Semakin tinggi ilmu, seharusnya semakin merunduk, bukan nambah panas situasi. Lebih condong ke arah mendamaikan. Lebih COOL cara bicaranya atau penulisannya. Kalo udah ada yang panas bicaranya rasanya pengen kuguyur es batu... Hehehe... #IndonesiaTanpaJIL hanyalah selingan, bukan sepenuhnya hidup kita. Berjihad untuk mencari nafkah halal dan sedekah di jalan Allah itu lebih penting.
Hanya renungan orang awam saja, iseng-iseng. Terima kasih...
Hebatnya semuanya pinter nulis, pinter teori, pinter berargumen. Memang tidak mudah mencari orang yang benar-benar tidak mudah meluapkan emosi, padahal Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan bahwa yang mampu tidak meluapkan emosi mendekatkan surga menjauhkan dari neraka.
Ada tulisan di Kompasiana yang menulis tentang penjelasan tentang urutan gambar video klip Lady Gaga dengan atribut serta ekspresi menunjukkan menjadi penyembah iblis. Ada bajunya dengan lambang salib terbalik menuju ke - maaf - selangkangan. Ada adegan menelan rosario dengan kostum biarawati. Lalu menjelma menjadi manusia baru, penyembah iblis. Penulisnya tetap bersikap tenang dalam menuliskan ini, malah ada candaan dalam menjawab pertanyaan.
Seorang sobatku banyak menulis status di FB, katanya banyak dangdut lebih jorok yang boleh tampil, kenapa Lady Gaga gak boleh. Belum tau dia, kalo Lady Gaga sudah bener-bener menunjukkan sikap seorang penyembah Iblis, atau bahasa lain Lucifer, dan itu bukan isapan jempol. Bukankah Iblis disebutkan di Al Qur'an, bila mengaku Islam mestinya mempercayai bahwa Iblis itu nyata adanya. Nah temenku ini kurang paham tentang alasan kuat kenapa menentang Lady Gaga. Sekedar penggemar musik beranggapan kreatifitas tidak boleh dipasung, dan perlunya entertainmen kelas internasional datang ke Indonesia.
Aku bukan aktifis #IndonesiaTanpaJIL tapi aku hanya sebagai pengamat sajalah. Hanya berharap sajalah. Bahwa Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan berkata baik atau diam. Di Al Qur'an juga dinyatakan gak usah berdebat dengan orang yang mata hatinya tertutup. Menurutku sih percuma, menguras energi.
Memberi penjelasan sebetulnya JIL itu apa dan alasan kenapa mesti hati-hati sampaikan dengan cool, elegan (waaaah) mudah diterima orang lain tanpa perlu meresahkan. Seandainya memang ada kiamat kecil di tahun 2012 sebagian manusia musnah, lalu apa dakwah apa yang terbaik yang bisa dilakukan. Mengajak manusia KEMBALI pada Allah atau bertaubat.
Seorang sahabatku mengngatkanku tidak usah mengurus masalah spiritual orang lain, mengingatkan boleh, tapi tidak usah memaksa.
Bahkan tulisanku tentang aliran-aliran yang ada di bumi ini aku hapus. Andai memang aku memutuskan jadi aktifis #IndonesiaTanpaJIL aku berusaha ikutan kelompok yang tidak berusaha berkata kasar, menghina, soalnya ada kelompok yang elegan dan ada kelompok menghina yang lain.
Semakin tinggi ilmu, seharusnya semakin merunduk, bukan nambah panas situasi. Lebih condong ke arah mendamaikan. Lebih COOL cara bicaranya atau penulisannya. Kalo udah ada yang panas bicaranya rasanya pengen kuguyur es batu... Hehehe... #IndonesiaTanpaJIL hanyalah selingan, bukan sepenuhnya hidup kita. Berjihad untuk mencari nafkah halal dan sedekah di jalan Allah itu lebih penting.
Hanya renungan orang awam saja, iseng-iseng. Terima kasih...
Daging kambing dan habbatussauda
Kurang tidur ditambah over training karena olahraga abis itu memutuskan puasa bukan gabungan yang tepat. Jadi tepar, untung pekerjaanku cukup santai, bos baik banget.
Biasanya suka pijit refleksi sendiri, tapi kalo udah tepar, pikiran blank, masih punya kekuatan buka netbook ngecek email yang kebanyakan spam kasih hadiah geje. Tapi urusan agak berat kayak nyuci baju, milih nunda.
Sempet curhat geje lewat SMS ke teman. Kena fatamorgana, berada dalam posisi pewe kayak pas ABG dulu jatuh cinta lagi. Ngeliat jaraj jauh udah bikin dengkul lemes, apalagi ngeliat ganti baju abis latihan dan ngeliat perutnya yang enam paket, hahaha... Bener-bener fatamorgana.
Akhirnya nyerah, kirim SMS ke tukang pijit langganan pulang kerja mau kesana, seorang wanita tunanetra.
Pucuk dicinta ulam tiba, ada paket aqiqah dari ortu murid, melahirkan putra kembar. Soalnya salah satu makanan untuk atasi darah rendah adalah daging kambing. Konon orang Arab fisiknya kuat-kuat karena banyak makanannya dari daging kambing yang dibumbui jinten hitam atau habbatussauda.
Habbatussauda udah habis, perlu belanja lagi. Sebetulnya toko onlinenya emang kecil-kecilan soalnya lebih untuk konsumsi sendiri, keluarga dan sahabat aja. Saking suka gak tegaan malah suka ngasih gitu aja... Waaah. Dapet beberapa temen baru kenal dari blog cerita mereka fisiknya lagi gak sehat. Menahan diri sih, soalnya kan kalo niat baik mau bantu belum tentu diteriman. Ada yang gak percaya khasiat herbal, ada yang tidak telaten, ada yang gak suka kalo keluar angin lewat mulut rasanya gak enak. Efeknya langsung sih, begitu konsumsi habbatussauda gas dari perut keluar.
Semua herbal punya khasiat masing-masing, dan tiap individu juga cocok-cocokan juga. Mirip nyari pasangan deh. Kalo tepar jadi ngaco, banyak ilusi, kena fatamorgana. Saatnya dipijit, makan daging kambing dan mengkonsumsi habbatussauda...
Biasanya suka pijit refleksi sendiri, tapi kalo udah tepar, pikiran blank, masih punya kekuatan buka netbook ngecek email yang kebanyakan spam kasih hadiah geje. Tapi urusan agak berat kayak nyuci baju, milih nunda.
Sempet curhat geje lewat SMS ke teman. Kena fatamorgana, berada dalam posisi pewe kayak pas ABG dulu jatuh cinta lagi. Ngeliat jaraj jauh udah bikin dengkul lemes, apalagi ngeliat ganti baju abis latihan dan ngeliat perutnya yang enam paket, hahaha... Bener-bener fatamorgana.
Akhirnya nyerah, kirim SMS ke tukang pijit langganan pulang kerja mau kesana, seorang wanita tunanetra.
Pucuk dicinta ulam tiba, ada paket aqiqah dari ortu murid, melahirkan putra kembar. Soalnya salah satu makanan untuk atasi darah rendah adalah daging kambing. Konon orang Arab fisiknya kuat-kuat karena banyak makanannya dari daging kambing yang dibumbui jinten hitam atau habbatussauda.
Habbatussauda udah habis, perlu belanja lagi. Sebetulnya toko onlinenya emang kecil-kecilan soalnya lebih untuk konsumsi sendiri, keluarga dan sahabat aja. Saking suka gak tegaan malah suka ngasih gitu aja... Waaah. Dapet beberapa temen baru kenal dari blog cerita mereka fisiknya lagi gak sehat. Menahan diri sih, soalnya kan kalo niat baik mau bantu belum tentu diteriman. Ada yang gak percaya khasiat herbal, ada yang tidak telaten, ada yang gak suka kalo keluar angin lewat mulut rasanya gak enak. Efeknya langsung sih, begitu konsumsi habbatussauda gas dari perut keluar.
Semua herbal punya khasiat masing-masing, dan tiap individu juga cocok-cocokan juga. Mirip nyari pasangan deh. Kalo tepar jadi ngaco, banyak ilusi, kena fatamorgana. Saatnya dipijit, makan daging kambing dan mengkonsumsi habbatussauda...
Sabtu, 19 Mei 2012
Over training lagi
Minggu lalu aku sudah over training, hari ini pulang latihan rasanya over training lagi. Tanda-tandanya aku gak bisa naik sepeda di tanjakan dituntun. Padahal biasanya aku kuat sepedaan jauh.
Jadi ingat waktu aku SMA naik gunung Lawu dulu sempet drop, darah rendahku kumat. Alhamdulillah ada yang bawa bekal roti aku dikasih. Memang lucu sih waktu SMA itu, temen seperjalananku punya roti tapi menunda membuka bekal alasannya dia belum lapar, padahal aku udah mau pingsan. Aku pulang terakhir. Sekarang dia sudah jadi dokter spesialis kulit dan kelamin, selain temen di SMA juga temen softball. Andai dalam kondisi udah jadi dokter dan berada dalam situasi yang sama, pasti dia sudah buka bekal rotinya karena bisa menganalisa kondisiku yang drop.
Untung aku di Jogja, rumahku deket dengan lapangan softball UGM. Coba kalo aku di Jakarta, rumah di pinggiran, latihan mesti ke Senayan. Emang bener, hidup di Jakarta tua di jalan, aku juga pernah tinggal di Jakarta. Kalo di Jogja mall yang ujung timur sampai ujung barat (emang mallnya ada berapa sih, hahaha, yang besar cuman dua, sisanya kecil-kecil) mudah dijangkau dengan sepeda.
Seperti biasa minum air ditambah madu. Kalo mengingat saran dari chiropractor, minum kacang hijau. Aku lebih suka beli es lilin kacang hijau merek Cam**** aja deh. Tapi kali ini kayaknya ditambah kurang tidur. Soalnya ngeblog dan templatenya sempet error... kalo udah kadung penasaran gak bisa berhenti utak atik template. Tapi tadi malem gak ngeblog, nonton film romantis berkisah tentang wanita yang shopaholic.
Semoga diberi kesempatan Allah untuk melihat anak-anakku tumbuh dewasa. Kalo bisa saat mereka punya cucu. Soalnya gak tau kan umur kita sampai berapa. Banyak bersyukur sekarang aku tinggal di Jogja, bikin hati adem. Deket dengam mana-mana. Banyak teman di sini. Punya banyak kegiatan, males banget kalo pindah-pindah lagi. Semoga tetap bisa istiqomah...
Jadi ingat waktu aku SMA naik gunung Lawu dulu sempet drop, darah rendahku kumat. Alhamdulillah ada yang bawa bekal roti aku dikasih. Memang lucu sih waktu SMA itu, temen seperjalananku punya roti tapi menunda membuka bekal alasannya dia belum lapar, padahal aku udah mau pingsan. Aku pulang terakhir. Sekarang dia sudah jadi dokter spesialis kulit dan kelamin, selain temen di SMA juga temen softball. Andai dalam kondisi udah jadi dokter dan berada dalam situasi yang sama, pasti dia sudah buka bekal rotinya karena bisa menganalisa kondisiku yang drop.
Untung aku di Jogja, rumahku deket dengan lapangan softball UGM. Coba kalo aku di Jakarta, rumah di pinggiran, latihan mesti ke Senayan. Emang bener, hidup di Jakarta tua di jalan, aku juga pernah tinggal di Jakarta. Kalo di Jogja mall yang ujung timur sampai ujung barat (emang mallnya ada berapa sih, hahaha, yang besar cuman dua, sisanya kecil-kecil) mudah dijangkau dengan sepeda.
Seperti biasa minum air ditambah madu. Kalo mengingat saran dari chiropractor, minum kacang hijau. Aku lebih suka beli es lilin kacang hijau merek Cam**** aja deh. Tapi kali ini kayaknya ditambah kurang tidur. Soalnya ngeblog dan templatenya sempet error... kalo udah kadung penasaran gak bisa berhenti utak atik template. Tapi tadi malem gak ngeblog, nonton film romantis berkisah tentang wanita yang shopaholic.
Semoga diberi kesempatan Allah untuk melihat anak-anakku tumbuh dewasa. Kalo bisa saat mereka punya cucu. Soalnya gak tau kan umur kita sampai berapa. Banyak bersyukur sekarang aku tinggal di Jogja, bikin hati adem. Deket dengam mana-mana. Banyak teman di sini. Punya banyak kegiatan, males banget kalo pindah-pindah lagi. Semoga tetap bisa istiqomah...
Misteri 2012
Akan ada apa di 2012? Masih menjadi misteri dan soalnya banyak orang dengan indra ke-6 serempak bilang akan ada kiamat kecil, pemusnahan sebagian umat manusia.
Katanya ramalan gak boleh, tapi soal firasat lain lagi. Orang-orang tertentu dianugerahi firasat kuat tentang masa depan yang mesti bisa diatasi dengan bijak. Ini pendapatku pribadi, kayak aku mimpi ketemu anakku kembar Safira dan Safitri yang diambil oleh ayahnya tanpa ijn. Semua bilang bahwa aku akan ketemu anakku, masalahnya kapan gimana prosesnya aku belum tau. Blog ini aku gunakan sebagai sarana mengungkapkan isi hati untuk meluruskan hidupku supaya lebih baik.
Mimpiku memang aneh-aneh, kayak aku merasa terganggu karen mimpiin seorang blogger, tapi akhirnya aku tau, bahwa dari dia aku dapat banyak informasi penting seputar memecahkan misteri 2012. Walau aku sempet ngamuk-ngamuk ke dia... Hehehe. Sekarang udah enggak lagi, tapi soal akidah aku tetep punya prinsip sendiri. Soalnya ada perbedaan pendapat mendasar soal memahami Islam, misalnya aku berpendapat kerudung tidak wajib, dia beranggapan yang tidak pake kerudung diragukan keimanannya. Lalu aku berpendapat tidak perlu pake celana di atas tumit ataupun jenggot untuk menjadi muslim yang baik tapi dia berpendapat semua sunnah mesti dijalankan sepenuhnya, sedangkan aku berpendapat akhlak lebih diprioritaskan.
Walau pake jenggot tapi marah-marah dan anarkis yah, belum tentu bisa m,asuk surga tanpa hisab. Masuk surga adalah hak prerogatif Allah bagi siapapun yang mendapatkan ridho. Menurutku ridho akan diberikan Allah bagi yang sabar, bersyukur, tidak meluapkan kemarahan, menyelamatkan jiwa seseorang, berprasangka baik, dan semuanya seperti pada firman-firman Allah di Al Qur'an.
Salah kaprah yang aku temui pada orang-orang terutama kaum Adam, mereka masih sibuk meluapkan hawa nafsu syahwat di sisi lain sok bijak ngomongin kebaikan. Menurut mereka itu seimbang dunia dan akhirat. Wah., macem-macem yah. Yang lurus terlalu lurus sampai eksklusif tidak mau bergaul, jadinya ke arah 'ujub padahal itu ajaran Iblis. Yang setengah-setengah belajar Islam iya, maksiat iya katanya seimbang dunia akhirat malah jatuhnya munafik ke jurang neraka lebih rendah daripada kafir.
Belajar tentang rahmatan 'lil alamin maka seharusnya manusia itu saling menghargai dan menyayangi. Bila ada yang belum mau belajar Islam didoakan untuk kebaikannya. Yang memusuhi Islam didoakan dapat hidayah. Tapi walau mendoakan musuh Islam akidah jangan melenceng.
Tahun 2012 aku sikapi dengan berusaha tenang. Aku malah pernah nulis, aku tidak ada tanggungan anak, suami, aku sudah merasa siap dipanggil sewaktu-waktu oleh Allah. Dan selama masa penantian itu aku akan berusaha berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya, semampuku saja. Soal anakku apa mereka jadi anak sholeh atau tidak itu juga hak prerogatif Allah memberikan hidayah. Paling tidak aku sudah punya bekal punya anak-anak, semoga mereka akan mendoakanku selalu.
Allah akan menyelamatkan orang beriman, seperti di masa Nabi Luth 'alaihi sallam dan Nabi Nuh 'alaihi sallam. Jadi mesti tetap tenang sajalah bila selalu berusaha memperbaiki keimanan. Berusaha meluruskan pemahaman.
Saranku bagi yang sudah waktunya menikah segera menikah, hehehe... Soalnya "mau kiamat" nih di tahun 2012, dengan segala versi kisah kiamat tentunya.
Jangan tanya soal aku deh... Aku memutuskan untuk fokus ke usaha keluarga dan usahaku sendiri, untuk bisa berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya. Sudah lewat masanya nikah lagi, tidak ingin mengecewakan keluargaku dan anak-anakku lagi. Too complicated.
Jadi isu mau kiamat di akhir 2012 yang sudah beberapa kali aku tulis di blog ini tidak akan meresahkan orang-orang beriman. Aku sendiri belum merasa cukup beriman jadi masih berusaha untuk selalu meluruskan...
Katanya ramalan gak boleh, tapi soal firasat lain lagi. Orang-orang tertentu dianugerahi firasat kuat tentang masa depan yang mesti bisa diatasi dengan bijak. Ini pendapatku pribadi, kayak aku mimpi ketemu anakku kembar Safira dan Safitri yang diambil oleh ayahnya tanpa ijn. Semua bilang bahwa aku akan ketemu anakku, masalahnya kapan gimana prosesnya aku belum tau. Blog ini aku gunakan sebagai sarana mengungkapkan isi hati untuk meluruskan hidupku supaya lebih baik.
Mimpiku memang aneh-aneh, kayak aku merasa terganggu karen mimpiin seorang blogger, tapi akhirnya aku tau, bahwa dari dia aku dapat banyak informasi penting seputar memecahkan misteri 2012. Walau aku sempet ngamuk-ngamuk ke dia... Hehehe. Sekarang udah enggak lagi, tapi soal akidah aku tetep punya prinsip sendiri. Soalnya ada perbedaan pendapat mendasar soal memahami Islam, misalnya aku berpendapat kerudung tidak wajib, dia beranggapan yang tidak pake kerudung diragukan keimanannya. Lalu aku berpendapat tidak perlu pake celana di atas tumit ataupun jenggot untuk menjadi muslim yang baik tapi dia berpendapat semua sunnah mesti dijalankan sepenuhnya, sedangkan aku berpendapat akhlak lebih diprioritaskan.
Walau pake jenggot tapi marah-marah dan anarkis yah, belum tentu bisa m,asuk surga tanpa hisab. Masuk surga adalah hak prerogatif Allah bagi siapapun yang mendapatkan ridho. Menurutku ridho akan diberikan Allah bagi yang sabar, bersyukur, tidak meluapkan kemarahan, menyelamatkan jiwa seseorang, berprasangka baik, dan semuanya seperti pada firman-firman Allah di Al Qur'an.
Salah kaprah yang aku temui pada orang-orang terutama kaum Adam, mereka masih sibuk meluapkan hawa nafsu syahwat di sisi lain sok bijak ngomongin kebaikan. Menurut mereka itu seimbang dunia dan akhirat. Wah., macem-macem yah. Yang lurus terlalu lurus sampai eksklusif tidak mau bergaul, jadinya ke arah 'ujub padahal itu ajaran Iblis. Yang setengah-setengah belajar Islam iya, maksiat iya katanya seimbang dunia akhirat malah jatuhnya munafik ke jurang neraka lebih rendah daripada kafir.
Belajar tentang rahmatan 'lil alamin maka seharusnya manusia itu saling menghargai dan menyayangi. Bila ada yang belum mau belajar Islam didoakan untuk kebaikannya. Yang memusuhi Islam didoakan dapat hidayah. Tapi walau mendoakan musuh Islam akidah jangan melenceng.
Tahun 2012 aku sikapi dengan berusaha tenang. Aku malah pernah nulis, aku tidak ada tanggungan anak, suami, aku sudah merasa siap dipanggil sewaktu-waktu oleh Allah. Dan selama masa penantian itu aku akan berusaha berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya, semampuku saja. Soal anakku apa mereka jadi anak sholeh atau tidak itu juga hak prerogatif Allah memberikan hidayah. Paling tidak aku sudah punya bekal punya anak-anak, semoga mereka akan mendoakanku selalu.
Allah akan menyelamatkan orang beriman, seperti di masa Nabi Luth 'alaihi sallam dan Nabi Nuh 'alaihi sallam. Jadi mesti tetap tenang sajalah bila selalu berusaha memperbaiki keimanan. Berusaha meluruskan pemahaman.
Saranku bagi yang sudah waktunya menikah segera menikah, hehehe... Soalnya "mau kiamat" nih di tahun 2012, dengan segala versi kisah kiamat tentunya.
Jangan tanya soal aku deh... Aku memutuskan untuk fokus ke usaha keluarga dan usahaku sendiri, untuk bisa berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya. Sudah lewat masanya nikah lagi, tidak ingin mengecewakan keluargaku dan anak-anakku lagi. Too complicated.
Jadi isu mau kiamat di akhir 2012 yang sudah beberapa kali aku tulis di blog ini tidak akan meresahkan orang-orang beriman. Aku sendiri belum merasa cukup beriman jadi masih berusaha untuk selalu meluruskan...
Jumat, 18 Mei 2012
Mengatasi jerawat
Aku bukan tipe yang sering jerawatan. Lagian kulitku gak bergitu bermasalah kalo ganti-ganti krem muka. Mencoba pake masker alami dari minyak zaitun, gamat, spirulina, madu pahit, juga gak masalah. Dulu malah suka pake nanas muda, lidah buaya, pokoknya sukanya yang alami-alami bukan obat jerawat dari toko. Ke dokter kulit konsultasi soal juga gak pernah, menurutku ngabisin duit aja. Walau sahabatku ada yang dokter kulit dan kelamin.
Sahabatku temen SD ini sebel banget dengan sebuah toko distro kalo dibaca bacaannya sipilis (tulisannya sih alay). Ini distro apa mau nyebarin wabah sipilis sih, hahaha... Pernah nulis status di FB kira-kira gini "tau gak sih distro di kota baru ini kalo sipilis itu penyakit yang menyeramkan". Soalnya dia sering berurusan dengan orang yang berkeluh-kesah dengan penyakit sipilis yang kalo sudah parah bikin demam. Terus aku nanya "kenapa kulit mesti sama kelamin, hahaha", bercanda doang, emang sudah aturannya gitu mesti gimana lagi.
Tapi ada kecenderungan beberapa dokter kulit milih buka salon perawatan, pemasukan gedhe sih. Apalagi yang tega main suntik-suntik biar kulit tubuh jadi kinclong, kenyal dan putih. Menurut info sih suntik putih cuman vitamin C doang tanpa efek samping. Mahal banget kalo udah telanjur ikutan paket gitu. Kalo suntik jadi putih, cantik. Gak suntik jadi item kusam, jelek lagi. Menurutku sih kulit cantik putih gak akan membawa kita ke surga, soalnya bekal kita ke surga adalah hati dan amal ibadah kita.
Tapi jerawat yang sangat mengganggau ada di dagu. Waktu iseng upload nyanyi di youtube, aku sengaja close up wajah gak penuh dagu gak diliatin. Emang suka gak nyaman kalo punya jerawat gedhe banget di dagu, apalagi kalo muridnya yang masih balita nanya "bu Ami itu apa?".
Untuk mengatasi jerawat prosesnya panjang. Untuk kasus ekstrim ada yang disuntik atau dilaser. Di Jogja salah satu salon terkenal, jerawat mesti dikeluarin isinya. Yang namanya jerawat itu disentuh aja sakit, apalagi dikeluarin isinya. Yang tidak mengenakkan nanti bekasnya berlubang-lubang. Memang beruntung tipe yang gak jerawatan, kulitnya bisa halus, dan pori-pori rapat. Tipe yang jerawatan itu abis ngobatin jerawat, masih aja bekasnya bikin pori-pori besar dan kulit berlubang-lubang.
Aku sendiri sangat yakin kalo jerawat selain masalah genetis, hormon, juga pola makan. Kalo yang punya bakat jerawatan hindari makanan gorengan apalagi beli gorengan pinggir jalan yang minyaknya sudah dipakai berulang-ulang. Makanan gorengan di warung juga dikurangi.
Kalo aku sukanya bukan gorengan, masih makan gorengan tapi goreng sendiri dengan minyak baru. Atau gorengan dari katering. Tapi kalo makan di luar menghindari gorengan, kan banyak alternatifnya, ada yang direbus, disemur, dikukus, dipanggang, dibakar, ditumis.
Mengurangi gorengan, rokok, cemilan, makanan dengan banyak pengawet dan bumbu penyedap akan membuat kulit jadi lebih sehat. Setauku teman-temanku banyak yang suka makan enak, tapi juga rajin ke dokter kulit supaya dikasih ini itu biar kulitnya tetap kinclong. Kalo rajin puasa, Insya Allah akan mudah mengatasi keinginan ngemil, bisa membiasakan diri makan secukupnya.
Kalo sudah telanjur banyak toksin di tubuh memang sebaiknya melakukan detoksifikasi. Detoksifikasi itu bisa dilakukan sendiri dengan hanya makan buah dan sayur selama beberapa hari. Pasti sulit buat yang terbiasa makan sembarangan. Atau juga bisa detoksifikasi dibantu suplemen, kayak contohnya habbatussauda dan spirulina. Madu cukup membantu mengatasi racun, tapi tidak sekuat habbatussada, kecuali ditambah propolis.
Muka juga mesti sering menggunakan masker dan krem yang cocok. Akhir-akhir ini lagi naik daun krem yang mengandung teripang. Aku sudah pake dan cocok. Karena teripang itu mengandung CGF atau cell growth factor. Tapi tetap hati-hati, hanya 80 persen orang cocok dengan krem ini, ini kata produsen kremnya loh, ada di keterangan dalam dus.
Barangkali ada yang gak peduliin wajahnya jerawatan atau enggak. Atau ngiri dengan temannya yang kulitnya mulus tapi males memulai dan gak tau mesti darimana. Atau sibuk gonta-ganti dengan merk yang ada di iklan tivi. Kalo mau sih sebetulnya bisa mengambil dari bahan alam sekitar kita dan jaga makan. Kayaknya yang sulit emang jaga makan sih, yang namanya selera kalo gak diturutin hidup rasanya ada yang kurang, hehehe...
Hanya sekedar sharing aja masalah jerawat, Alhamdulillah kulitku gak banyak jerawat dari kecil sih. Tetap sebaiknya yang banyak masalah ke dokter. Kalo gak suka bahan kimia, mulailah rajin membersihkan wajah dengan pembersih muka yang cocok dan oleskan bahan alami pada wajah. Aku tetep berkeyakinan bahan alami hampir tidak ada efek samping tapi butuh ketelatenan lebih dibanding obat kimia...
Sahabatku temen SD ini sebel banget dengan sebuah toko distro kalo dibaca bacaannya sipilis (tulisannya sih alay). Ini distro apa mau nyebarin wabah sipilis sih, hahaha... Pernah nulis status di FB kira-kira gini "tau gak sih distro di kota baru ini kalo sipilis itu penyakit yang menyeramkan". Soalnya dia sering berurusan dengan orang yang berkeluh-kesah dengan penyakit sipilis yang kalo sudah parah bikin demam. Terus aku nanya "kenapa kulit mesti sama kelamin, hahaha", bercanda doang, emang sudah aturannya gitu mesti gimana lagi.
Tapi ada kecenderungan beberapa dokter kulit milih buka salon perawatan, pemasukan gedhe sih. Apalagi yang tega main suntik-suntik biar kulit tubuh jadi kinclong, kenyal dan putih. Menurut info sih suntik putih cuman vitamin C doang tanpa efek samping. Mahal banget kalo udah telanjur ikutan paket gitu. Kalo suntik jadi putih, cantik. Gak suntik jadi item kusam, jelek lagi. Menurutku sih kulit cantik putih gak akan membawa kita ke surga, soalnya bekal kita ke surga adalah hati dan amal ibadah kita.
Tapi jerawat yang sangat mengganggau ada di dagu. Waktu iseng upload nyanyi di youtube, aku sengaja close up wajah gak penuh dagu gak diliatin. Emang suka gak nyaman kalo punya jerawat gedhe banget di dagu, apalagi kalo muridnya yang masih balita nanya "bu Ami itu apa?".
Untuk mengatasi jerawat prosesnya panjang. Untuk kasus ekstrim ada yang disuntik atau dilaser. Di Jogja salah satu salon terkenal, jerawat mesti dikeluarin isinya. Yang namanya jerawat itu disentuh aja sakit, apalagi dikeluarin isinya. Yang tidak mengenakkan nanti bekasnya berlubang-lubang. Memang beruntung tipe yang gak jerawatan, kulitnya bisa halus, dan pori-pori rapat. Tipe yang jerawatan itu abis ngobatin jerawat, masih aja bekasnya bikin pori-pori besar dan kulit berlubang-lubang.
Aku sendiri sangat yakin kalo jerawat selain masalah genetis, hormon, juga pola makan. Kalo yang punya bakat jerawatan hindari makanan gorengan apalagi beli gorengan pinggir jalan yang minyaknya sudah dipakai berulang-ulang. Makanan gorengan di warung juga dikurangi.
Kalo aku sukanya bukan gorengan, masih makan gorengan tapi goreng sendiri dengan minyak baru. Atau gorengan dari katering. Tapi kalo makan di luar menghindari gorengan, kan banyak alternatifnya, ada yang direbus, disemur, dikukus, dipanggang, dibakar, ditumis.
Mengurangi gorengan, rokok, cemilan, makanan dengan banyak pengawet dan bumbu penyedap akan membuat kulit jadi lebih sehat. Setauku teman-temanku banyak yang suka makan enak, tapi juga rajin ke dokter kulit supaya dikasih ini itu biar kulitnya tetap kinclong. Kalo rajin puasa, Insya Allah akan mudah mengatasi keinginan ngemil, bisa membiasakan diri makan secukupnya.
Kalo sudah telanjur banyak toksin di tubuh memang sebaiknya melakukan detoksifikasi. Detoksifikasi itu bisa dilakukan sendiri dengan hanya makan buah dan sayur selama beberapa hari. Pasti sulit buat yang terbiasa makan sembarangan. Atau juga bisa detoksifikasi dibantu suplemen, kayak contohnya habbatussauda dan spirulina. Madu cukup membantu mengatasi racun, tapi tidak sekuat habbatussada, kecuali ditambah propolis.
Muka juga mesti sering menggunakan masker dan krem yang cocok. Akhir-akhir ini lagi naik daun krem yang mengandung teripang. Aku sudah pake dan cocok. Karena teripang itu mengandung CGF atau cell growth factor. Tapi tetap hati-hati, hanya 80 persen orang cocok dengan krem ini, ini kata produsen kremnya loh, ada di keterangan dalam dus.
Barangkali ada yang gak peduliin wajahnya jerawatan atau enggak. Atau ngiri dengan temannya yang kulitnya mulus tapi males memulai dan gak tau mesti darimana. Atau sibuk gonta-ganti dengan merk yang ada di iklan tivi. Kalo mau sih sebetulnya bisa mengambil dari bahan alam sekitar kita dan jaga makan. Kayaknya yang sulit emang jaga makan sih, yang namanya selera kalo gak diturutin hidup rasanya ada yang kurang, hehehe...
Hanya sekedar sharing aja masalah jerawat, Alhamdulillah kulitku gak banyak jerawat dari kecil sih. Tetap sebaiknya yang banyak masalah ke dokter. Kalo gak suka bahan kimia, mulailah rajin membersihkan wajah dengan pembersih muka yang cocok dan oleskan bahan alami pada wajah. Aku tetep berkeyakinan bahan alami hampir tidak ada efek samping tapi butuh ketelatenan lebih dibanding obat kimia...
Kamis, 17 Mei 2012
Ganti template
Bukan blog yang ini yang ganti templete, tapi 2 blogku di blogspot dan 2 di wordpress. Tentunya kalo bikin template yang sesuai dengan isi tulisannya.
Ternyata cukup menyita waktu, hehehe... uuuh. Belajar dari template orang lain tentunya yang nyaman untuk dibaca. Kalo blog yang ini kayaknya udah gini aja deh. Udah puas banget. Cuman perlu ganti favicon doang kayaknya.
Bulan ini yah, sekedar mengingat umurku yang semakin berkurang. Mau bikin giveaway masih nyari yang pas enaknya gimana ya... Dan tentunya mesti mulai rajin menyapa temen-temen lama.
Waktu aku ke chiropractor kemarin, lututku dibetulin, over training, mesti lebih banyak lagi warming up dan stretching. Ke beberapa tukang pijit gak begitu ngaruh. Memang aku lebih cocok untuk ke chiropractor.
Foto waktu wisuda SMA pake kebaya, karena disanggul keliatan banget tulang punggungku yang bengkok. Sering nyeri. Kayaknya darah memang gak nyampe ke otak makanya sekolahnya dan mikirnya gak bener. Alhamdulillah banget setelah puluhan tahun berlalu, tulang punggungku sudah lurus lagi. Dan aku mesti makan banyak kalsium (aku lebih cocok dengan yoghurt dibanding minum susu), suplemen, sayuran, daging secukupnya. Sebetulnya paling bagus ikan, tapi kan menyesuaikan kantong dong, makan seadanya yang disediakan katering untuk makan siang di tempat kerja. Tapi makanan paling aku suka adalah botok teri, bikinnya yang rumit enakan beli, hehehe... bisa disimpan di lemari es dan dikukus sebentar untuk menghangatkan. Kadang sih gak dihangatkan cukup dituang nasi yang panas...
Rasanya hidupku semakin baik saja. Walau akhirnya kita tidak tau kapan akan meninggal. Jadi berusaha berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya semampuku saja deh, walau tetap berusaha mencukupi diri sendiri selayaknya tidak berlebihan.
Iya sih, aku tau banyak kejahatan di dunia ini, bahwa akan ada dajjal yang menawarkan surga padahal neraka. Dan mulai muncul pendukung-pendukung dajjal. Aku pilih mendukung Imam Mahdi, dan aku heran juga kenapa sesama muslim malah terpecah-pecah. Tentunya karena masalah lahir dimana, terus lingkungan membawanya kemana, dan hatinya mantap dengan guru yang mana. Tapi rasanya banyak deh yang gak peduli untuk belajar Islam, apalagi bila sibuk cari uang, sibuk supaya keliatan keren, bisa sombong dan diperhatikan. Katanya para PRT kalo pulang sibuk bawa oleh-oleh supaya orang-orang kagum ngeliatnya. Kemarin waktu ngajar aku ngeliat ada mbak-mbak pengasuh pake Blackberry...wiiiih. Dandanan juga gak kalah dengan majikan, pokoknya gaya banget deh. Tapi mbak-mbak yang pake kerudung juga banyak, iya soalnya di sini PAUD Islami, bakalan risih kalo masuk ke rumahku termasuk sekolahku ini pake tanktop dan hotpants. Termasuk area bebas merokok juga.
Itulah ngebahas template bawaannnya ngalor ngidul kemana-mana... Tambah tua, fisik tambah menurun, sering lupa. Tapi semoga punya rasa cinta dan kebijaksanaan yang terus bertambah. Paling tidak untuk anak-anakku sekarang ini dan cucu-cucuku kelak...
Ternyata cukup menyita waktu, hehehe... uuuh. Belajar dari template orang lain tentunya yang nyaman untuk dibaca. Kalo blog yang ini kayaknya udah gini aja deh. Udah puas banget. Cuman perlu ganti favicon doang kayaknya.
Bulan ini yah, sekedar mengingat umurku yang semakin berkurang. Mau bikin giveaway masih nyari yang pas enaknya gimana ya... Dan tentunya mesti mulai rajin menyapa temen-temen lama.
Waktu aku ke chiropractor kemarin, lututku dibetulin, over training, mesti lebih banyak lagi warming up dan stretching. Ke beberapa tukang pijit gak begitu ngaruh. Memang aku lebih cocok untuk ke chiropractor.
Foto waktu wisuda SMA pake kebaya, karena disanggul keliatan banget tulang punggungku yang bengkok. Sering nyeri. Kayaknya darah memang gak nyampe ke otak makanya sekolahnya dan mikirnya gak bener. Alhamdulillah banget setelah puluhan tahun berlalu, tulang punggungku sudah lurus lagi. Dan aku mesti makan banyak kalsium (aku lebih cocok dengan yoghurt dibanding minum susu), suplemen, sayuran, daging secukupnya. Sebetulnya paling bagus ikan, tapi kan menyesuaikan kantong dong, makan seadanya yang disediakan katering untuk makan siang di tempat kerja. Tapi makanan paling aku suka adalah botok teri, bikinnya yang rumit enakan beli, hehehe... bisa disimpan di lemari es dan dikukus sebentar untuk menghangatkan. Kadang sih gak dihangatkan cukup dituang nasi yang panas...
Rasanya hidupku semakin baik saja. Walau akhirnya kita tidak tau kapan akan meninggal. Jadi berusaha berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya semampuku saja deh, walau tetap berusaha mencukupi diri sendiri selayaknya tidak berlebihan.
Iya sih, aku tau banyak kejahatan di dunia ini, bahwa akan ada dajjal yang menawarkan surga padahal neraka. Dan mulai muncul pendukung-pendukung dajjal. Aku pilih mendukung Imam Mahdi, dan aku heran juga kenapa sesama muslim malah terpecah-pecah. Tentunya karena masalah lahir dimana, terus lingkungan membawanya kemana, dan hatinya mantap dengan guru yang mana. Tapi rasanya banyak deh yang gak peduli untuk belajar Islam, apalagi bila sibuk cari uang, sibuk supaya keliatan keren, bisa sombong dan diperhatikan. Katanya para PRT kalo pulang sibuk bawa oleh-oleh supaya orang-orang kagum ngeliatnya. Kemarin waktu ngajar aku ngeliat ada mbak-mbak pengasuh pake Blackberry...wiiiih. Dandanan juga gak kalah dengan majikan, pokoknya gaya banget deh. Tapi mbak-mbak yang pake kerudung juga banyak, iya soalnya di sini PAUD Islami, bakalan risih kalo masuk ke rumahku termasuk sekolahku ini pake tanktop dan hotpants. Termasuk area bebas merokok juga.
Itulah ngebahas template bawaannnya ngalor ngidul kemana-mana... Tambah tua, fisik tambah menurun, sering lupa. Tapi semoga punya rasa cinta dan kebijaksanaan yang terus bertambah. Paling tidak untuk anak-anakku sekarang ini dan cucu-cucuku kelak...
Rabu, 16 Mei 2012
Kemana, dimana, kemana (diskusi JIL vs anti JIL)
Beberapa hari yang lalu dapet SMS dari temen, dia dengerin hardrock FM. Ceritanya sih tadinya ada diskusi anti JIL dan JIL. Tapi orang JIL tidak datang. Kemana, dimana, kemana... bukan alamat palsu, alasannya orang JIL males datang, honornya cuman cukup buat beli siomay doang. Itu ngakunya di tweetnya.
Waaaaah, ribut banget di TL. Ada konsultan finansial ikut-ikutan komentar. Wanita, berkerudung dan bediskusi masalah akidah. Wanita cerdas, menyarankan supaya cerdas dengan masalah finansial, baik laki-laki atau perempuan. Yakin deh aku, kalo ketemu dia pasti diberondong dengan masalah kebijakan finansial begini begitu, sampai bingung dengan prinsip awal.
Orang yang bertakwa akan diberi rejeki tak terduga oleh Allah. Itu menurutku. Jadi aku suka milih berinvestasi dengan sedekah, dipilih yang benar-benar membutuhkan. Saat aku dalam kesulitan, sejauh ini sangat bersyukur dimudahkan oleh Allah. Ini kebijakan finansialku.
Ibadah itu ada yang wajib, ada yang sunnah. Kesalahan dari seseorang itu bila meninggalkan hal yang wajib dan sibuk dengan sunnah. Ingin masuk surga baca amalan ini itu. Seperti biasa blog milik sobatku yang kental dengan tauhid suka kasih link blog yang ngajarin ritual ini ritual itu. Penjelasannya sih untuk mendekatkan diri pada Allah bisa dengan ritual ini ritual itu. Paling dahsyat adalah dengan bertapa merendam diri, atau istilahnya topo kungkum. Tapi bila melakukan di luar Al Qur'an dan hadits namanya bid'ah. Mesti sangat berhati-hati dengan yang namanya bid'ah itu walaupun efeknya dahsyat.
Dalam sejarah, sepertinya topo kungkum itu ajaran dari sunan Kalijogo, yang bisa diartikan penjaga kali. Setelah bertemu sunan Bonang, berendam di sungai sekian lama. Ada cerita bahwa sunan Bonang jalan di sungai seperti di daratan, berjalan di atas air. Seperti film aja kisah ini lewat di pikiranku.
Terkesan ada ajaran, bila ingin sakti seperti Wali dengan cara berendam di air, pembuktiannya bisa jalan di atas air. Pertanyaannya, siapa yang menjamin bahwa cerita itu benar, kalo cerita itu hanya lebay saja gimana. Akhirnya shalat wajib ditinggalkan, lebih suka berendam di sungai dengan aturan lamanya sekian. Memang efeknya dahsyat, bisa mengaku khasafnya kebuka merasa lebih dekat dengan Tuhan. Tapi Tuhan yang mana????
Orang-orang JIL itu, sulit aku untuk menggambarkan bagaimana akidah mereka. Tapi yang namanya mata batin, kalo sudah ditutup oleh Allah mereka gak akan ngerti. Ada kalimat yang khas dari orang yang enggan melakukan ibadah wajib. Aku berdiskusi dengan Tuhan tanpa harus shalat, memangnya itu salah kata mereka. Jelas itu salah, karena Al Qur'an memerintahkan manusia untuk shalat. Yang lucu lagi, shalat sudah cukup dengan mengingat Allah, naik haji cukup dengan menghadap kiblat.
Penasehat finansial memprospek klien mereka dengan keramahan ekstra, mempersiapkan finansial dengan simpanan di sini, di sana, diputer sana-sini sampai pusing. Karena itu sedekah ikhlas pada orang yang kesusahan diabaikan. Ide kalo ingin hidup nyaman hidup dengan sedekah sebanyak-banyaknya tidak akan disarankan. Otaknya mikirnya investasi sana-sini dan sangat disukai oleh orang yang sibuk dengan rasio bukan dengan keajaiban sedekah.
Tidak ingin menyalahkan siapapun, mendukung siapapun. Tapi bila Allah sudah membukakan mata batin seseorang, dan itu hak Allah pada yang dicintai Allah maka seseorang bisa membedakan mana yang batil dan mana yang haq. Sedangkan bila yang sudah tersesat maka Allah akan membiarkan saja, memberinya kesenangan, banyak rejeki, tapi pertanggungjawaban di akhiratlah akhirnya baru membuatnya tersadar. Tidak usah saat di akhirat, saat dibangunkan lagi di padang mahsyar wujud seperti apa orang ini seperti yang dilakukan di dunia. Digambarkan ada yang berjalan dengan kepala, yang suka menjilat maka wujud di padang mahsyar bukan manusia lagi. Makanya walau dibangkitkan telanjang, tidak akan ada rasa malu atau terangsang, lebih banyak manusia berwujud mengerikan sibuk dengan kegelisahan masing-masing...
Orang-orang kafir berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepada-Nya", (QS. Ar Ra'du : 39)
Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana. (QS. Ibrahim : 4)
Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. (QS. Al Israa' : 18)
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (QS. Al A'raaf : 179)
Waaaaah, ribut banget di TL. Ada konsultan finansial ikut-ikutan komentar. Wanita, berkerudung dan bediskusi masalah akidah. Wanita cerdas, menyarankan supaya cerdas dengan masalah finansial, baik laki-laki atau perempuan. Yakin deh aku, kalo ketemu dia pasti diberondong dengan masalah kebijakan finansial begini begitu, sampai bingung dengan prinsip awal.
Orang yang bertakwa akan diberi rejeki tak terduga oleh Allah. Itu menurutku. Jadi aku suka milih berinvestasi dengan sedekah, dipilih yang benar-benar membutuhkan. Saat aku dalam kesulitan, sejauh ini sangat bersyukur dimudahkan oleh Allah. Ini kebijakan finansialku.
Ibadah itu ada yang wajib, ada yang sunnah. Kesalahan dari seseorang itu bila meninggalkan hal yang wajib dan sibuk dengan sunnah. Ingin masuk surga baca amalan ini itu. Seperti biasa blog milik sobatku yang kental dengan tauhid suka kasih link blog yang ngajarin ritual ini ritual itu. Penjelasannya sih untuk mendekatkan diri pada Allah bisa dengan ritual ini ritual itu. Paling dahsyat adalah dengan bertapa merendam diri, atau istilahnya topo kungkum. Tapi bila melakukan di luar Al Qur'an dan hadits namanya bid'ah. Mesti sangat berhati-hati dengan yang namanya bid'ah itu walaupun efeknya dahsyat.
Dalam sejarah, sepertinya topo kungkum itu ajaran dari sunan Kalijogo, yang bisa diartikan penjaga kali. Setelah bertemu sunan Bonang, berendam di sungai sekian lama. Ada cerita bahwa sunan Bonang jalan di sungai seperti di daratan, berjalan di atas air. Seperti film aja kisah ini lewat di pikiranku.
Terkesan ada ajaran, bila ingin sakti seperti Wali dengan cara berendam di air, pembuktiannya bisa jalan di atas air. Pertanyaannya, siapa yang menjamin bahwa cerita itu benar, kalo cerita itu hanya lebay saja gimana. Akhirnya shalat wajib ditinggalkan, lebih suka berendam di sungai dengan aturan lamanya sekian. Memang efeknya dahsyat, bisa mengaku khasafnya kebuka merasa lebih dekat dengan Tuhan. Tapi Tuhan yang mana????
Orang-orang JIL itu, sulit aku untuk menggambarkan bagaimana akidah mereka. Tapi yang namanya mata batin, kalo sudah ditutup oleh Allah mereka gak akan ngerti. Ada kalimat yang khas dari orang yang enggan melakukan ibadah wajib. Aku berdiskusi dengan Tuhan tanpa harus shalat, memangnya itu salah kata mereka. Jelas itu salah, karena Al Qur'an memerintahkan manusia untuk shalat. Yang lucu lagi, shalat sudah cukup dengan mengingat Allah, naik haji cukup dengan menghadap kiblat.
Penasehat finansial memprospek klien mereka dengan keramahan ekstra, mempersiapkan finansial dengan simpanan di sini, di sana, diputer sana-sini sampai pusing. Karena itu sedekah ikhlas pada orang yang kesusahan diabaikan. Ide kalo ingin hidup nyaman hidup dengan sedekah sebanyak-banyaknya tidak akan disarankan. Otaknya mikirnya investasi sana-sini dan sangat disukai oleh orang yang sibuk dengan rasio bukan dengan keajaiban sedekah.
Tidak ingin menyalahkan siapapun, mendukung siapapun. Tapi bila Allah sudah membukakan mata batin seseorang, dan itu hak Allah pada yang dicintai Allah maka seseorang bisa membedakan mana yang batil dan mana yang haq. Sedangkan bila yang sudah tersesat maka Allah akan membiarkan saja, memberinya kesenangan, banyak rejeki, tapi pertanggungjawaban di akhiratlah akhirnya baru membuatnya tersadar. Tidak usah saat di akhirat, saat dibangunkan lagi di padang mahsyar wujud seperti apa orang ini seperti yang dilakukan di dunia. Digambarkan ada yang berjalan dengan kepala, yang suka menjilat maka wujud di padang mahsyar bukan manusia lagi. Makanya walau dibangkitkan telanjang, tidak akan ada rasa malu atau terangsang, lebih banyak manusia berwujud mengerikan sibuk dengan kegelisahan masing-masing...
Orang-orang kafir berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepada-Nya", (QS. Ar Ra'du : 39)
Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana. (QS. Ibrahim : 4)
Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. (QS. Al Israa' : 18)
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (QS. Al A'raaf : 179)
Selasa, 15 Mei 2012
Mengkonsumsi spirulina
Wah, tulisanku tentang kesehatan direspon positif. Seneng banget deh. Coba yang komen deket udah tak datengin, jauh sih di Norwegia.
Aku lagi rajin konsumsi spirulina. Setelah tadinya lebih rutin dengan madu dan propolis. Spirulina kalo dioleskan di muka warnanya jadi ijo banget, kayak buto ijo aja, hehehe... Tapi selain pake spirulina dicampur air untuk masker aku juga suka pake minyak zaitun dicampur serbuk gamat. Minyak zaitun tidak cocok untuk kulit berminyak dan jerawatan. Pengen beli kremnya untuk dijual, krem yang mengandung Gamat. Nunggu gajian dulu.
Dari referensi yang aku baca sih, rutin mengkonsumsi spirulina bikin banyak energi, cocok untuk atlit (yupz, aku suka banget olahraga), membuat kulit, rambut, dan kuku lebih kuat dan sehat. Bukan masalah cantik atau enggaknya, bukan tipe yang suka berkaca lama-lama. Aku lebih suka kalo kulitku sehat terutama wajah jadi gak usah pake dempulan tebel-tebel. Bersihinnya capek deh, terakhir dimake up tebel aku pake minyak zaitun abis 30 lembar tisu, gak punya susu pembersih soalnya. Sambil mikir, sampai kapan sih tisunya bersih, mesti sampe diulang berkali-kali.
Selain itu gerakan shalatnya aku benerin. Dulu pernah diajarin gerakan shalat oleh guruku di masjid jalan Magelang. Pake ibarat, kayak mau berdiri kaki duluan, kayak onta gimana gitu. Kalo sujud juga kaki duluan. Sekarang ditambah kalo ruku' didorong ke depan sampe betisnya sakit. Terus kalo sujud punggung melengkung ke dalam bukan melengkung ke luar. Hal lebih penting lagi gerakannya dibikin lama.
Eh, iya, mengkonsumsi spirulina bikin pandangan mata lebih terang. Katanya loh. Tapi harapanku mata hatiku lebih terang lagi terhadap yang haq dan batil. Latihan sabar, sabar, sabar... lebih bersyukur lagi. Hari Rabu ya sekarang, nanti sore saatnya betulin punggung dengan chiropractice ngelurusin tulang punggungku yang scoliosis ringan. Tadinya pengen dibantu pilates, tapi rasanya gak perlu deh, gerakan shalat yang benar ternyata sangat mendukung untuk susunan dan perbaikan tulang belakang. Penceramahnya seorang ahli fisioterapi yang menjelaskan tentang gerakan shalat yang benar ini. Bener-bener deh sangat bermanfaat...
Aku lagi rajin konsumsi spirulina. Setelah tadinya lebih rutin dengan madu dan propolis. Spirulina kalo dioleskan di muka warnanya jadi ijo banget, kayak buto ijo aja, hehehe... Tapi selain pake spirulina dicampur air untuk masker aku juga suka pake minyak zaitun dicampur serbuk gamat. Minyak zaitun tidak cocok untuk kulit berminyak dan jerawatan. Pengen beli kremnya untuk dijual, krem yang mengandung Gamat. Nunggu gajian dulu.
Dari referensi yang aku baca sih, rutin mengkonsumsi spirulina bikin banyak energi, cocok untuk atlit (yupz, aku suka banget olahraga), membuat kulit, rambut, dan kuku lebih kuat dan sehat. Bukan masalah cantik atau enggaknya, bukan tipe yang suka berkaca lama-lama. Aku lebih suka kalo kulitku sehat terutama wajah jadi gak usah pake dempulan tebel-tebel. Bersihinnya capek deh, terakhir dimake up tebel aku pake minyak zaitun abis 30 lembar tisu, gak punya susu pembersih soalnya. Sambil mikir, sampai kapan sih tisunya bersih, mesti sampe diulang berkali-kali.
Selain itu gerakan shalatnya aku benerin. Dulu pernah diajarin gerakan shalat oleh guruku di masjid jalan Magelang. Pake ibarat, kayak mau berdiri kaki duluan, kayak onta gimana gitu. Kalo sujud juga kaki duluan. Sekarang ditambah kalo ruku' didorong ke depan sampe betisnya sakit. Terus kalo sujud punggung melengkung ke dalam bukan melengkung ke luar. Hal lebih penting lagi gerakannya dibikin lama.
Eh, iya, mengkonsumsi spirulina bikin pandangan mata lebih terang. Katanya loh. Tapi harapanku mata hatiku lebih terang lagi terhadap yang haq dan batil. Latihan sabar, sabar, sabar... lebih bersyukur lagi. Hari Rabu ya sekarang, nanti sore saatnya betulin punggung dengan chiropractice ngelurusin tulang punggungku yang scoliosis ringan. Tadinya pengen dibantu pilates, tapi rasanya gak perlu deh, gerakan shalat yang benar ternyata sangat mendukung untuk susunan dan perbaikan tulang belakang. Penceramahnya seorang ahli fisioterapi yang menjelaskan tentang gerakan shalat yang benar ini. Bener-bener deh sangat bermanfaat...
Detoksifikasi
Detoksifikasi yang pernah aku coba-coba lakukan adalah mengkonsumsi serbuk sayuran organik, wah lumayan harganya, satu botol besar 500ribuan. Aku beli yang kecil sih 150ribu penasaran banget soalnya. Peraturannya hanya makan serbuk, air putih dan buah. Nanti keluar kerak yang menempel pada usus.
Di brosur ditunjukkan kotorannya, difoto... halah. Bentuknya kayak apa ya, ya kotoran panjang, hitam. Kalo ngeliat di tivi ada yang ususnya disemburin air terus kotorannya keluar semua. Sebetulnya sih sama-sama ngeluarin kotoran, tapi mengkonsumsi serbuk sayuran organik butuh waktu beberapa hari dan ketelatenan.
Kalo aku pikir sebetulnya makanan yang kita makan itu sudah banyak yang terkontaminasi racun. Apalagi beli di warung makan, kita gak akan tau apa ikan gorengnya dari ikan lama yang dicelupkan ke zat pengawet mayat atau formalin biar awet.
Yang anti dengan junkfood yang judulnya dari luar, tapi masih beli gorengan pinggir jalan. Tau gak bahwa pedagang gorengan ada yang ngambil minyaknya dari fastfood bekas menggoreng ayam. Yang jelas, itu minyak goreng item itu yang dipake ada yang bekas fast food. Waktu aku di Bogor, penjual combro deket rumah bilang, pake minyak goreng bekas fastfood murah dan enak karena bekas menggoreng ayam. Jadi kalo ada yang demo di depan fastfood, yang merupakan franchise dari luar, jangan makan di angkringan atau gorengan. Apalagi sampe ngatain makanan fastfood dari luar beracun karena proyek jaringan pendukung dajjal. Selama ada cap MUI halal di situ gak usahlah membuat keresahan, lebih baik mengajak untuk hidup sehat.
Dari beberapa herbal yang aku pelajari ternyata efeknya detoksifikasi, butuh waktu lama sih utuk proses keluarin toksin sekitar 1-2 minggu tergantung orangnya juga, tingkat penyakit, pola makan dan ketelatenan mengkonsumsi suplemen. Yang bisa untuk detoksifikasi adalah propolis, habbatussauda dan spirulina. Dan selama proses detoksifikasi tubuh bisa gak enak banget misalnya buang-buang air atau kulitnya gatal-gatal bisa jadi yang ada jerawatnya tambah parah. Bila bertahan lama-lama berhenti juga semua keluhan dan tubuh menjadi lebih nyaman.
Pengobatan Thibbun Nabawi menggunakan cara bekam, mengkonsumsi antara lain madu, habbatussauda. Dua herbal itu sudah aku konsumsi sejak lama. Yang sulit adalah mencari madu yang asli. Di supermarket kata temanku jarang yang asli. Aku sendiri pernah mencoba beli madu di toko yang menjual produk organik. Sekarang sih punya banyak madu, yang di brosurnya dijamin asli harganya kejangkau banget sampe temenku gak percaya. Katanya sih ini sebelum dikasih campuran madunya memang asli. Nyatanya karena langsung ngefek untuk maagnya yang kronis dia ketagihan beli lagi dan lagi.
Madu juga bisa menetralkan racun juga. Semua herbal punya manfaat masing-masing jadi makenya sesuai kebutuhan tentunya. Tapi setauku lebih banyak yang gak telaten mengkonsumsi kecuali tekadnya kuat banget. Kayak aku pengen kurus jadi mengkonsumsi spirulina, hehehe... Temenku jerawatan make habbatussauda. Yang maag kronis lebih suka madu pahit dan gamat gold.
Blogku belum selesai tapi kok udah banyak yang baca yah... infonya masih belum lengkap sih. Tadinya kurang dari 10 yang baca, sekarang sudah hampir mencapai 150 orang perhari. Cuman untuk sekedar hobi saja kok ngeblog yang menginformasikan masalah herbal. Tambah pengetahuan aja senengnya bukan main, heheheh... Kalo bener spirulina bisa bikin aku tambah kurusan, rambut berkurang rontoknya, kulit wajah lebih sehat udah seneng banget. Apalagi kalo bener menambah energi karena protein dan zat besinya yang tinggi.
Semoga dunia tambah damai, banyak orang berusaha membahagiakan orang lain, yang bermusuhan berdamai, yang saling menyakiti hati memaafkan. Soalnya Allah ridho pada perbuatan (bukan sekedar teori doang) orang yang berakhlak mulia dan berjiwa besar (sedang berusaha mendetoksifikasi hati ini, masih selalu banyak berbuat kesalahan)...
Di brosur ditunjukkan kotorannya, difoto... halah. Bentuknya kayak apa ya, ya kotoran panjang, hitam. Kalo ngeliat di tivi ada yang ususnya disemburin air terus kotorannya keluar semua. Sebetulnya sih sama-sama ngeluarin kotoran, tapi mengkonsumsi serbuk sayuran organik butuh waktu beberapa hari dan ketelatenan.
Kalo aku pikir sebetulnya makanan yang kita makan itu sudah banyak yang terkontaminasi racun. Apalagi beli di warung makan, kita gak akan tau apa ikan gorengnya dari ikan lama yang dicelupkan ke zat pengawet mayat atau formalin biar awet.
Yang anti dengan junkfood yang judulnya dari luar, tapi masih beli gorengan pinggir jalan. Tau gak bahwa pedagang gorengan ada yang ngambil minyaknya dari fastfood bekas menggoreng ayam. Yang jelas, itu minyak goreng item itu yang dipake ada yang bekas fast food. Waktu aku di Bogor, penjual combro deket rumah bilang, pake minyak goreng bekas fastfood murah dan enak karena bekas menggoreng ayam. Jadi kalo ada yang demo di depan fastfood, yang merupakan franchise dari luar, jangan makan di angkringan atau gorengan. Apalagi sampe ngatain makanan fastfood dari luar beracun karena proyek jaringan pendukung dajjal. Selama ada cap MUI halal di situ gak usahlah membuat keresahan, lebih baik mengajak untuk hidup sehat.
Dari beberapa herbal yang aku pelajari ternyata efeknya detoksifikasi, butuh waktu lama sih utuk proses keluarin toksin sekitar 1-2 minggu tergantung orangnya juga, tingkat penyakit, pola makan dan ketelatenan mengkonsumsi suplemen. Yang bisa untuk detoksifikasi adalah propolis, habbatussauda dan spirulina. Dan selama proses detoksifikasi tubuh bisa gak enak banget misalnya buang-buang air atau kulitnya gatal-gatal bisa jadi yang ada jerawatnya tambah parah. Bila bertahan lama-lama berhenti juga semua keluhan dan tubuh menjadi lebih nyaman.
Pengobatan Thibbun Nabawi menggunakan cara bekam, mengkonsumsi antara lain madu, habbatussauda. Dua herbal itu sudah aku konsumsi sejak lama. Yang sulit adalah mencari madu yang asli. Di supermarket kata temanku jarang yang asli. Aku sendiri pernah mencoba beli madu di toko yang menjual produk organik. Sekarang sih punya banyak madu, yang di brosurnya dijamin asli harganya kejangkau banget sampe temenku gak percaya. Katanya sih ini sebelum dikasih campuran madunya memang asli. Nyatanya karena langsung ngefek untuk maagnya yang kronis dia ketagihan beli lagi dan lagi.
Madu juga bisa menetralkan racun juga. Semua herbal punya manfaat masing-masing jadi makenya sesuai kebutuhan tentunya. Tapi setauku lebih banyak yang gak telaten mengkonsumsi kecuali tekadnya kuat banget. Kayak aku pengen kurus jadi mengkonsumsi spirulina, hehehe... Temenku jerawatan make habbatussauda. Yang maag kronis lebih suka madu pahit dan gamat gold.
Blogku belum selesai tapi kok udah banyak yang baca yah... infonya masih belum lengkap sih. Tadinya kurang dari 10 yang baca, sekarang sudah hampir mencapai 150 orang perhari. Cuman untuk sekedar hobi saja kok ngeblog yang menginformasikan masalah herbal. Tambah pengetahuan aja senengnya bukan main, heheheh... Kalo bener spirulina bisa bikin aku tambah kurusan, rambut berkurang rontoknya, kulit wajah lebih sehat udah seneng banget. Apalagi kalo bener menambah energi karena protein dan zat besinya yang tinggi.
Semoga dunia tambah damai, banyak orang berusaha membahagiakan orang lain, yang bermusuhan berdamai, yang saling menyakiti hati memaafkan. Soalnya Allah ridho pada perbuatan (bukan sekedar teori doang) orang yang berakhlak mulia dan berjiwa besar (sedang berusaha mendetoksifikasi hati ini, masih selalu banyak berbuat kesalahan)...
Saat shalat ruku'lah lebih lama
Pengajian hari ini cukup membuat aku tersentak. Seorang ahli fisioterapi menunjukkan gambar-gambar bagaimana gerakan shalat yang benar. Aku pernah punya guru wanita yang mengajarkan gerakan shalat, tapi tidak sedetil ini.
Karena waktu terbatas, maka hanya dicontohkan sampai gerakan ruku' saja. Saat ruku' doronglah (maaf) pantat ke depan, hingga tubuh 90 derajat, lakukan cukup lama. Memang betis dan paha akan merasakan sakit, tapi bila sudah terbiasa tidak akan sakit lagi.
Aku ingat waktu habis pindah ke Jogja, ada temanku menyarankan ikut shalat bersama dari kelompok ustad Abu Sangkan di hotel Garuda. Masalahnya aku sendirian, perempuan, acaranya malam hari, kagok karena gak ada temannya aku pilih gak berangkat. Sempet ada seorang teman wanita yang mengajak tapi ternyata gak ngontak aku padahal udah janjian. Jadi acara pengajian kali ini cukup mengobati keingintahuanku tentang gerakan shalat yang benar.
Barangkali yang lain sudah banyak yang tau, duh malu aku, udah setua ini baru tau. Yang jelas, seharusnya bila kita rajin shalat kita akan terhindar dari perbuatan keji. Lebih bisa menahan diri dari nafsu syahwat dan nafsu amarah. Lebih tenang, selalu bisa menahan diri. Kata temanku yang rajin shalat tahajjud malah bilang firasatnya lebih kuat.
Masih belum ada apa-apanya aku dalam belajar Islam. Semoga Allah selalu menunjukkan jalan yang lurus... Aaamiiin...
Allah berfirman
Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Ankabut[29] : 45)
Karena waktu terbatas, maka hanya dicontohkan sampai gerakan ruku' saja. Saat ruku' doronglah (maaf) pantat ke depan, hingga tubuh 90 derajat, lakukan cukup lama. Memang betis dan paha akan merasakan sakit, tapi bila sudah terbiasa tidak akan sakit lagi.
Aku ingat waktu habis pindah ke Jogja, ada temanku menyarankan ikut shalat bersama dari kelompok ustad Abu Sangkan di hotel Garuda. Masalahnya aku sendirian, perempuan, acaranya malam hari, kagok karena gak ada temannya aku pilih gak berangkat. Sempet ada seorang teman wanita yang mengajak tapi ternyata gak ngontak aku padahal udah janjian. Jadi acara pengajian kali ini cukup mengobati keingintahuanku tentang gerakan shalat yang benar.
Barangkali yang lain sudah banyak yang tau, duh malu aku, udah setua ini baru tau. Yang jelas, seharusnya bila kita rajin shalat kita akan terhindar dari perbuatan keji. Lebih bisa menahan diri dari nafsu syahwat dan nafsu amarah. Lebih tenang, selalu bisa menahan diri. Kata temanku yang rajin shalat tahajjud malah bilang firasatnya lebih kuat.
Masih belum ada apa-apanya aku dalam belajar Islam. Semoga Allah selalu menunjukkan jalan yang lurus... Aaamiiin...
Allah berfirman
Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Ankabut[29] : 45)
Islam mengajarkan jangan meluapkan amarah
Menurut Al-Ghazali, kita memang tidak mungkin menghindari kemarahan. Kemarahan yang baik dipicu oleh hal-hal yang baik. Sedangkan kemarahan yang zalim dipicu arogansi, ‘ujub, senda gurau, kesia-siaan, pelecehan, pencibiran, perdebatan, pertengkaran, penghianatan dan ambisi dunia.
Bila sudah telanjur marah, orang yang mencari keridhaan Allah akan berusaha untuk meredam dan sedapat mungkin tidak meluapkan amarahnya. Allah ridha pada manusia yang tidak meluapkan amarahnya, bahkan sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa ilmu agar mendekatkan ke surga dan menjauhi neraka adalah dengan tidak meluapkan kemarahan.
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda
Orang kuat itu bukanlah yang menang dalam gulat tetapi orang kuat adalah yang mampu menahan nafsu amarahnya.(HR. Bukhari dan Muslim)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda "Siapa yang dikatakan paling kuat diantara kalian ?" Sahabat menjawab "yaitu diantara kami yang paling kuat gulatnya". Beliau bersabda : "Bukan begitu, tetapi dia adalah yang paling kuat mengendalikan nafsunya ketika marah." (HR. Muslim)
Dari Abu Hurairah Radliyallahu 'anhu, bahwa seseorang berkata kepada Nabi shalallahu alaihi wasallam "berwasiatlah kepadaku". Beliau bersabda "jangan menjadi seorang pemarah. Kemudian diulang-ulang beberapa kali. Dan beliau bersabda "janganlah menjadi orang pemarah" (HR. Bukhari)
Dahulu ada seorang lelaki yang datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengatakan, “Wahai Rasulullah, ajarkanlah kepada saya sebuah ilmu yang bisa mendekatkan saya ke surga dan menjauhkan dari neraka.” Maka beliau bersabda, “Jangan tumpahkan kemarahanmu. Niscaya surga akan kau dapatkan.”(HR. Thabrani)
Allah berfirman
dan bersegeralah kepada ampunan Tuhanmu dan surga seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa, yaitu orang-orang menginfaqkan rizkinya baik dalam kemudahan maupun kesusahan, yang menahan marahnya, dan memaafkan kepada manusia. Dan Allah menyukai orang yang berbuat baik dan orang-orang yang apabila berbuat kekejian atau zalim kepada diri sendiri, maka ia segera ingat kepada Allah, dan beristighfar kepada Allah atas dosa-dosanya. Dan siapakah yang lebih mengampuni dosa selain Allah ? Kemudian dia tidak meneruskan perbuatannya, meskipun dia mengetahuinya (QS. Ali Imran : 133-135)
Bila sudah telanjur marah, orang yang mencari keridhaan Allah akan berusaha untuk meredam dan sedapat mungkin tidak meluapkan amarahnya. Allah ridha pada manusia yang tidak meluapkan amarahnya, bahkan sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa ilmu agar mendekatkan ke surga dan menjauhi neraka adalah dengan tidak meluapkan kemarahan.
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda
Orang kuat itu bukanlah yang menang dalam gulat tetapi orang kuat adalah yang mampu menahan nafsu amarahnya.(HR. Bukhari dan Muslim)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda "Siapa yang dikatakan paling kuat diantara kalian ?" Sahabat menjawab "yaitu diantara kami yang paling kuat gulatnya". Beliau bersabda : "Bukan begitu, tetapi dia adalah yang paling kuat mengendalikan nafsunya ketika marah." (HR. Muslim)
Dari Abu Hurairah Radliyallahu 'anhu, bahwa seseorang berkata kepada Nabi shalallahu alaihi wasallam "berwasiatlah kepadaku". Beliau bersabda "jangan menjadi seorang pemarah. Kemudian diulang-ulang beberapa kali. Dan beliau bersabda "janganlah menjadi orang pemarah" (HR. Bukhari)
Dahulu ada seorang lelaki yang datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengatakan, “Wahai Rasulullah, ajarkanlah kepada saya sebuah ilmu yang bisa mendekatkan saya ke surga dan menjauhkan dari neraka.” Maka beliau bersabda, “Jangan tumpahkan kemarahanmu. Niscaya surga akan kau dapatkan.”(HR. Thabrani)
Allah berfirman
dan bersegeralah kepada ampunan Tuhanmu dan surga seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa, yaitu orang-orang menginfaqkan rizkinya baik dalam kemudahan maupun kesusahan, yang menahan marahnya, dan memaafkan kepada manusia. Dan Allah menyukai orang yang berbuat baik dan orang-orang yang apabila berbuat kekejian atau zalim kepada diri sendiri, maka ia segera ingat kepada Allah, dan beristighfar kepada Allah atas dosa-dosanya. Dan siapakah yang lebih mengampuni dosa selain Allah ? Kemudian dia tidak meneruskan perbuatannya, meskipun dia mengetahuinya (QS. Ali Imran : 133-135)
Senin, 14 Mei 2012
Mengatasi darah rendah
Dapat SMS dari salah satu sobatku. Salah satu sobatku yang mampir sesekali kalo dia abis kuliah. Suka curhat tentang cewek yang ditaksirnya, hehehe... dia naksir banget tapi si cewek itu gak ngerasa.
SMS yang masuk
"punya obat darah rendah gak, aku suka pusing, ternyata tensiku 110"
"bukannya kemarin udah ambil habbatussauda, selesain dulu dong minum kapsulnya. kalo gak cocok coba spirulina. banyak makan daging, kan kita sering makan nasgor kambing di kotabaru" jawabku.
Aku sendiri juga punya tekanan darah cukup rendah, tapi sejauh ini masih survive. Aku rasa banyak olahraga juga mengurangi efek pusing-pusing karena tekanan darah rendah.
Oleh terapis chiropractice disarankan minum kacang hijau. Aku juga cocok dengan minuman serbuk jahe merah, kalo keluar kota pasti aku bawa. Waktu aku ke Bali dan Bandung, yang aku prioritaskan adalah jahe merah dan minyak zaitun. Soalnya jalan terus, berpanas-panas matahari, dan sering berenang gak siang gak malam.
Oh iya, jahe merah ini juga mengandung ginseng dan habbatussauda tapi hanya sedikit. Lebih efektif kalo mengkonsumsi yang minyak.
Akhir-akhir ini males banget kalo liat pertikaian tentang agama ribut sana ribut sini. Lebih suka belajar tentang herbal biar bisa bantuin yang lagi punya masalah kesehatan. Mau bikin giveaway tapi mau selesaiin blognya dan bikin konsepnya.
Ibarat kalo mau ke Palestina aku gak mau gabung dengan pasukan perang tapi pilih ikutan pasukan perdamaian aja deh, atau bagian yang mengobati yang sakit.
Sudah mati-matian mencoba damai tetep aja ada yang ngerusuhin. Dan paling menohok memang kalo yang musuhin tadinya temen sendiri. Biarpun bicara atau nulis yang indah-indah pasti mereka itu gak mengamalkan omongan atau tulisannya sendiri...
SMS yang masuk
"punya obat darah rendah gak, aku suka pusing, ternyata tensiku 110"
"bukannya kemarin udah ambil habbatussauda, selesain dulu dong minum kapsulnya. kalo gak cocok coba spirulina. banyak makan daging, kan kita sering makan nasgor kambing di kotabaru" jawabku.
Aku sendiri juga punya tekanan darah cukup rendah, tapi sejauh ini masih survive. Aku rasa banyak olahraga juga mengurangi efek pusing-pusing karena tekanan darah rendah.
Oleh terapis chiropractice disarankan minum kacang hijau. Aku juga cocok dengan minuman serbuk jahe merah, kalo keluar kota pasti aku bawa. Waktu aku ke Bali dan Bandung, yang aku prioritaskan adalah jahe merah dan minyak zaitun. Soalnya jalan terus, berpanas-panas matahari, dan sering berenang gak siang gak malam.
Oh iya, jahe merah ini juga mengandung ginseng dan habbatussauda tapi hanya sedikit. Lebih efektif kalo mengkonsumsi yang minyak.
Akhir-akhir ini males banget kalo liat pertikaian tentang agama ribut sana ribut sini. Lebih suka belajar tentang herbal biar bisa bantuin yang lagi punya masalah kesehatan. Mau bikin giveaway tapi mau selesaiin blognya dan bikin konsepnya.
Ibarat kalo mau ke Palestina aku gak mau gabung dengan pasukan perang tapi pilih ikutan pasukan perdamaian aja deh, atau bagian yang mengobati yang sakit.
Sudah mati-matian mencoba damai tetep aja ada yang ngerusuhin. Dan paling menohok memang kalo yang musuhin tadinya temen sendiri. Biarpun bicara atau nulis yang indah-indah pasti mereka itu gak mengamalkan omongan atau tulisannya sendiri...
Menghilangkan kepedasan
Ada kalimat "Kesabaran itu sulit karena itu Allah ridho dengan orang sabar". Firman Allah menyatakan bahwa Allah bersama orang sabar, dan pertolongan Allah dengan sabar dan shalat.
Tadi aku taruh piring di atas meja, jatah makan siang dari kantor. Kebetulan hari ini dapat bingkisan ekstra, selain ayam goreng ada bandeng presto. Pas buka puasa, aku liat ayam goreng dan bandeng presto gak ada. Beberapa waktu kemudian ada kucing lewat, padahal tidak memelihara kucing. Aku sempet teriak "ooooo, ada kucing, pantes laukku ilang".
Kalo diturutin sih rasanya pengen ngelempar sandal ke kucing itu, tapi aku milih istighfar dan diam saja. Dianggap sedekah ayam dan bandeng ke kucing saja deh...
Bongkar-bongkar lemari es nyari lauk untuk buka nemu rendang. Aku makan nasi pake rendang dan hasilnya... mulutku terbakar, pedes banget. Aku emang senstitif banget dengan yang namanya pedas itu. Kebiasaan kali, dan memang dari kecil tidak tertarik dan melatih makan yang pedas.
Tips untuk menghilangkan kepedasan adalah makan permen atau minum yang manis. Kalo paling cepet adalah minum minuman panas. Lidah seperti terbakar sesaat tapi efek kebakarannya cepet ilang.
Yah... udah gak kebakaran lagi sih lidahnya, hatiku yang kebakaran... kenapa, dimana, mengapa... ada aja deh...
Tadi aku taruh piring di atas meja, jatah makan siang dari kantor. Kebetulan hari ini dapat bingkisan ekstra, selain ayam goreng ada bandeng presto. Pas buka puasa, aku liat ayam goreng dan bandeng presto gak ada. Beberapa waktu kemudian ada kucing lewat, padahal tidak memelihara kucing. Aku sempet teriak "ooooo, ada kucing, pantes laukku ilang".
Kalo diturutin sih rasanya pengen ngelempar sandal ke kucing itu, tapi aku milih istighfar dan diam saja. Dianggap sedekah ayam dan bandeng ke kucing saja deh...
Bongkar-bongkar lemari es nyari lauk untuk buka nemu rendang. Aku makan nasi pake rendang dan hasilnya... mulutku terbakar, pedes banget. Aku emang senstitif banget dengan yang namanya pedas itu. Kebiasaan kali, dan memang dari kecil tidak tertarik dan melatih makan yang pedas.
Tips untuk menghilangkan kepedasan adalah makan permen atau minum yang manis. Kalo paling cepet adalah minum minuman panas. Lidah seperti terbakar sesaat tapi efek kebakarannya cepet ilang.
Yah... udah gak kebakaran lagi sih lidahnya, hatiku yang kebakaran... kenapa, dimana, mengapa... ada aja deh...
Jarang yang telaten mengkonsumsi suplemen
Ini aku posting dengan hape lama Nokia C3 setelah sekian lama rusak ternyata hanya batrenya soak. Aku ganti batrenya bisa nyala lagi. Pengalaman kalo hape gak dipake lama mending dilepas batrenya.
Aku perhatiin kebanyakan temen-temenku jarang yang telaten minum suplemen. Kalo minum juga yang produk ajaib sering muncul iklannya di tivi.
Terus kalo sakit beli obat warung. Sakit sedikit ke dokter nanti dikasih antibiotik.
Bukannya aku anti dengan dokter, tetep butuh konsultasi. Tapi sebelum menebus resep aku suka konsultasi dokter aku nyoba suplemen yang alami. Biasanya madu dan propolis.
Orang yang aku kenal biasanya juga jarang yang telaten pake krem siang, krem malam, tapi kalo bedak sukanya oleskan tebal-tebal (apalagi waktu aku tinggal di suatu kampung daerah Bogor dulu hampir semua gitu). Definisi cantik bisa berbeda, ada yang beranggapan bedak tebal lipstik merah alis dikerok digambar lagi melengkung kayak bulan sabit sudah membuat wajahnya jadi cantik. Wah, aku cuman punya satu lipstik belinya setahun sekali dan sebetulnya untuk perawatan karena mengandung mineral.
Entahlah, mungkin aku orang yang sedikit berbeda dibanding orang kebanyakan. Aku lebih menyukai produk natural untuk iseng-iseng dioles-oleskan ke tubuh sambil nonton tivi. Suplemen juga sukanya yang natural kayak madu dan propolis, belakangan aku tertarik dengan minyak zaitun, habbatussauda, teripang, dan spirulina. Semua punya fungsi masing-masing.
Misalnya soalnya perutku sempat tidak kembali ke ukuran semula aku kasih krem yang mengandung kopi ditambah latihan olah napas dengan menarik otot ke dalam sekuat tenaga. Dulu umur belasan tahun aku kuat sit up puluhan kali sekarang malah cedera jadi diganti dengan olah napas.
Tapi masih pengen kurusan lagi, tapi digodain sama seorang temen cowok, hehehe... Kalo dipeluk tulang melulu gak enak (kalo ybs baca ini abaikan yah, awas kalo ditanggapi). Tadinya sih minum jamu dari merk terkenal, tapi sekarang mau nyobain spirulina. Tentunya ditambah olahraga rutin supaya kulitnya tidak menggelambir karena gak punya otot.
Bukannya pengen tetep sok muda terus, cuman ngerasa nyaman kalo badan enteng. Bisa sepedaan dengan sepeda kesayangan tanpa cepat lelah.
Pengen cepet selesaiin blognya. Lebih fokus ke informasi sih, soal jualan nyusul aja. Masih ribet dengan kerjaan sampe sore.
Beberapa postingan aku putuskan jadiin draft, aku memutuskan lebih universal tidak menganggap baik ajaran Islamku, dan menganggap buruk ajaran Islam lain. Lagi suka belajar tentang kisah Wali Songo dulu saat menyebarkan Islam di pulau Jawa. Mereka begitu bijak membuat penyesuaian dengan cara yang membuat orang bisa menikmati, yaitu kesenian. Agak OOT ya paragraf terakhir... Mereka paham tauhid dan mereka menghukum seorang yang menyebarkan paham tidak sesuai Tauhid. Yang jelas tauhid menurut Wali Songo bukan berarti pake baju seperti di jaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dulu.
Maaf uneg-unegnya kok melebar kemana-mana. Soalnya baru saja membaca kisah Wali Songo, rasanya sejuk gitu, menghilangkan emosi-emosi gak jelas...
Aku perhatiin kebanyakan temen-temenku jarang yang telaten minum suplemen. Kalo minum juga yang produk ajaib sering muncul iklannya di tivi.
Terus kalo sakit beli obat warung. Sakit sedikit ke dokter nanti dikasih antibiotik.
Bukannya aku anti dengan dokter, tetep butuh konsultasi. Tapi sebelum menebus resep aku suka konsultasi dokter aku nyoba suplemen yang alami. Biasanya madu dan propolis.
Orang yang aku kenal biasanya juga jarang yang telaten pake krem siang, krem malam, tapi kalo bedak sukanya oleskan tebal-tebal (apalagi waktu aku tinggal di suatu kampung daerah Bogor dulu hampir semua gitu). Definisi cantik bisa berbeda, ada yang beranggapan bedak tebal lipstik merah alis dikerok digambar lagi melengkung kayak bulan sabit sudah membuat wajahnya jadi cantik. Wah, aku cuman punya satu lipstik belinya setahun sekali dan sebetulnya untuk perawatan karena mengandung mineral.
Entahlah, mungkin aku orang yang sedikit berbeda dibanding orang kebanyakan. Aku lebih menyukai produk natural untuk iseng-iseng dioles-oleskan ke tubuh sambil nonton tivi. Suplemen juga sukanya yang natural kayak madu dan propolis, belakangan aku tertarik dengan minyak zaitun, habbatussauda, teripang, dan spirulina. Semua punya fungsi masing-masing.
Misalnya soalnya perutku sempat tidak kembali ke ukuran semula aku kasih krem yang mengandung kopi ditambah latihan olah napas dengan menarik otot ke dalam sekuat tenaga. Dulu umur belasan tahun aku kuat sit up puluhan kali sekarang malah cedera jadi diganti dengan olah napas.
Tapi masih pengen kurusan lagi, tapi digodain sama seorang temen cowok, hehehe... Kalo dipeluk tulang melulu gak enak (kalo ybs baca ini abaikan yah, awas kalo ditanggapi). Tadinya sih minum jamu dari merk terkenal, tapi sekarang mau nyobain spirulina. Tentunya ditambah olahraga rutin supaya kulitnya tidak menggelambir karena gak punya otot.
Bukannya pengen tetep sok muda terus, cuman ngerasa nyaman kalo badan enteng. Bisa sepedaan dengan sepeda kesayangan tanpa cepat lelah.
Pengen cepet selesaiin blognya. Lebih fokus ke informasi sih, soal jualan nyusul aja. Masih ribet dengan kerjaan sampe sore.
Beberapa postingan aku putuskan jadiin draft, aku memutuskan lebih universal tidak menganggap baik ajaran Islamku, dan menganggap buruk ajaran Islam lain. Lagi suka belajar tentang kisah Wali Songo dulu saat menyebarkan Islam di pulau Jawa. Mereka begitu bijak membuat penyesuaian dengan cara yang membuat orang bisa menikmati, yaitu kesenian. Agak OOT ya paragraf terakhir... Mereka paham tauhid dan mereka menghukum seorang yang menyebarkan paham tidak sesuai Tauhid. Yang jelas tauhid menurut Wali Songo bukan berarti pake baju seperti di jaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dulu.
Maaf uneg-unegnya kok melebar kemana-mana. Soalnya baru saja membaca kisah Wali Songo, rasanya sejuk gitu, menghilangkan emosi-emosi gak jelas...
Minggu, 13 Mei 2012
Makanan organik
Kalo mau dituruti sih, maunya aku mengkonsumsi makanan organik. Dari beras organik, sayuran organik, buah, bahkan daging dan ayam. Ada yang nanya emangnya aku ini vegetarian, bukan, aku hanya mengurangi daging dan memperbanyak sayuran. Tidak boleh kita mengharamkan yang halal. Selama daging itu halal menurut Islam ya tidak bisa terus mengharamkan kecuali karena masalah kesehatan, dan... kantong (waaah, waktu di Bogor aku pernah tinggal sekampung dengan orang-orang yang jarang banget makan daging sapi/kambing).
Tapi yang namanya organik itu mahal banget, dan tertentu saja. Aku pernah ngobrol dengan temanku yang dokter, iya dia dokter tentunya paham dong dengan masalah kesehatan.
"Kamu mengkonsumsi makanan sehat ya", tanyaku.
"Biasa-biasa aja, makan secukupnya tidak berlebihan", jawabnya.
"Aku menghindari gorengan, santan, dan yang terlalu manis. Apalagi gorengan pinggir jalan", aku mencoba menjelaskan.
"Eh, bukannya itu yang enak banget, makanan bersantan, gorengan dan yang manis-manis, aku doyan banget, hehehe", jawabnya lagi.
"Aku sudah gak gitu minat lagi gak tau kenapa, kebiasaan aja kali ya. Kalo gorengan minimal menggoreng sendiri".
"Aku masih belum bisa Mi, kapan-kapan lanjut lagi ya ngobrolnya".
Bagi sebagian orang mudah untuk mengkonsumsi makanan sehat, tapi sebagian besar orang yang aku kenal banyak mengkonsumsi makanan asal-asalan yang penting kenyang. Bahkan sering kalo pertemuan dengan temen-temen klub softball supaya praktis disuguhi gorengan, aku sih masih ikutan makan asal gak banyak-banyak aja.
Mengkonsumsi makanan sehat memang jadi terbatas pilihannya, rasanya juga tidak gurih berlebihan karena tanpa MSG. Aku bahkan sampai lupa kapan terakhir makan mi instan, sepertinya tahun 2012 ini aku gak pernah makan mi instan lagi. Belanjaanku di supermarket adalah havermut, buah-buahan, madu, kurma (kalo ada) terus alat mandi dan untuk mencuci.
Kalo membiasakan puasa sih, kayaknya menahan diri untuk tidak ngemil jadi mudah. Selain itu aku mengkonsumsi makanan sehat walau tidak menderita penyakit tertentu. Bagaimanapun juga semua butuh tekad kuat dan pembiasaan...
Tapi yang namanya organik itu mahal banget, dan tertentu saja. Aku pernah ngobrol dengan temanku yang dokter, iya dia dokter tentunya paham dong dengan masalah kesehatan.
"Kamu mengkonsumsi makanan sehat ya", tanyaku.
"Biasa-biasa aja, makan secukupnya tidak berlebihan", jawabnya.
"Aku menghindari gorengan, santan, dan yang terlalu manis. Apalagi gorengan pinggir jalan", aku mencoba menjelaskan.
"Eh, bukannya itu yang enak banget, makanan bersantan, gorengan dan yang manis-manis, aku doyan banget, hehehe", jawabnya lagi.
"Aku sudah gak gitu minat lagi gak tau kenapa, kebiasaan aja kali ya. Kalo gorengan minimal menggoreng sendiri".
"Aku masih belum bisa Mi, kapan-kapan lanjut lagi ya ngobrolnya".
Bagi sebagian orang mudah untuk mengkonsumsi makanan sehat, tapi sebagian besar orang yang aku kenal banyak mengkonsumsi makanan asal-asalan yang penting kenyang. Bahkan sering kalo pertemuan dengan temen-temen klub softball supaya praktis disuguhi gorengan, aku sih masih ikutan makan asal gak banyak-banyak aja.
Mengkonsumsi makanan sehat memang jadi terbatas pilihannya, rasanya juga tidak gurih berlebihan karena tanpa MSG. Aku bahkan sampai lupa kapan terakhir makan mi instan, sepertinya tahun 2012 ini aku gak pernah makan mi instan lagi. Belanjaanku di supermarket adalah havermut, buah-buahan, madu, kurma (kalo ada) terus alat mandi dan untuk mencuci.
Kalo membiasakan puasa sih, kayaknya menahan diri untuk tidak ngemil jadi mudah. Selain itu aku mengkonsumsi makanan sehat walau tidak menderita penyakit tertentu. Bagaimanapun juga semua butuh tekad kuat dan pembiasaan...
Sabtu, 12 Mei 2012
Dari hati bersih akan mempunyai firasat kuat
Kalo kita pernah mendengar mensana in corpore sano yang berarti dari badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat maka untuk mendapat firasat kuat mesti selalu membersihkan hati.
Percakapanku dengan sahabatku sama-sama pencari ilmu ajaran Islam tentang firasat
"Mi, sejak aku rajin shalat Tahajud, shalat Dhuha firasatku tambah kuat saja. Hidup jadi seperti dimudahkan", kata temenku.
Aku menyimak.
"Pas anakku ada apa-apa di sekolahan aku merasa gak enak banget, dan bener, ternyata dia terjatuh dan panggil-panggil mama", jelasnya lagi.
"Tapi katanya kalo anak yang punya indra ke-6 kata salah satu ustadku lebih baik kemampuan itu dihilangkan", aku sedikit tersentak tapi memilih diam.
Aku tau persis kalo temenku ini sepenuh hati menjalankan Islam secara lurus, banyak sedekah, rajian puasa, ikutan kelompok shalat Dhuha, malam rajin shalat tahajud (tidak hanya kalo ada masalah) serta aku selalu siap menemani kalo dia mendatangi pengajian atau iktikaf di bulan Ramadhan. Aku banyak sekali berdiskusi dengannya, terutama saat perjalanan menuju tempat pengajian. Salah satu pembahasan menarik adalah aku bercerita sering banget menemui laki-laki yang banyak bicara tentang Islam, blognya bertuliskan tentang Islam, atau juga tipe-tipe yang ingin bertaubat tapi tidak untuk menahan hawa nafsu. Laki-laki model gini membuat pembenaran dengan kalimat kalo nyerempet-nyerempet gak dosa, atau atas nama cinta, bisa juga soalnya kepengen banget jadi pengen dilampiaskan soal dosa atau enggak belakangan deh. Itu dulu sih ceritanya waktu sebelum aku ngeblog, suka ngobrol sana-sini, telpon-telponan, dan kenapa ya laki-laki seumurku yang aku kenal banyak di otaknya melulu isinya penyaluran nafsu syahwat. Sekarang hapeku sih jarang ada SMS paling juga "Mama, (pake tanda koma) minta pulsa". Langsung aku beliin soalnya bukan mama yang di kantor polisi tapi anakku minta mamanya beliin pulsa.
Membersihkan hati tentunya dengan meneladani akhlak Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Fathonah, Siddiq, Amanah, Tabligh. Berusaha selalu berkata jujur, bahkan namanya white lie bohong untuk kebaikan kalo bisa dihindari ya dihindari. Bila berjanji ditepati, mendapat SMS dijawab, tidak ingin mengecewakan orang lain. Dan mengingatkan orang lain dengan cara yang baik. Pokoknya berusaha semampunya deh... sampe-sampe kalo ada ide berbohong groginya setengah mati. Kalo ada janji belum dituruti kebayang-bayang terus.
Para penipu profesional itu biasanya mudah menipu tanpa merasa bersalah sedikitpun. Ini obrolan waktu dulu aku masih bego soal kejujuran, dihantam kromo sama temenku yang iseng di milis.
"Suamiku orangnya jujur dia tidak akan mau berkata bohong", tulisku di milis.
"Termasuk kalo selingkuh dia juga akan cerita ya", komentar temenku iseng banget.
"Soalnya menipu itu katanya membohongi diri sendiri", jawabku lagi.
"Kalo gak cerita termasuk membohongi kamu gak", pokoknya gak peduli benar atau salah temenku mesti menjawab diskusi aneh ini. Aku sekarang kalo ingat kok jadi pengen ketawa.
Jadi kalo aku nemu orang yang mengaku Islamnya kuat tapi suka berbohong, runtuhlah respekku padanya. Hati nuraninya dimana batinku, dengan mudahnya dia bohong, walau ibadahnya kuat di mataku semuanya hancur berkeping-keping runtuh karena hobinya yang suka berbohong tanpa merasa bersalah.
Selain itu orang yang berusaha mempunyai hati bersih tidak ingin menyakiti hati orang lain walau disakiti hatinya. Pernah gara-gara aku minta tolong anak kecil beli sabun tapi yang dibeli keliru di minimarket omnya minta ganti sambil marah-marah.
"Mbak, ini keponakan saya salah beli sabun tolong ya digantiin sama minta kembalian", kata temenku.
"Maaf Pak, kalo ditukar bisa tapi kalo minta kembalian tidak bisa mesti diganti dengan barang lebih mahal", jawab mbaknya penjaga kasir"
"Saya tidak mau tau mbak, rumah saya dekat sini dan saya sering belanja di sini, saya mau ganti dan minta kembalian", jawabnya dengan nada keras.
Dengan wajah gak enak penjaga kasirnya membolehkan menukar barang sambil memberi uang kembalian. Aku cuman komentar
"Cuman uang segitu aja pake marah-marah, beli barang dibanyakin kenapa".
"Biarin aja, kadang orang perlu dikerasin biar ngerti" jawab om ini penuh kepuasan merasa menang dengan melampiaskan kemarahan.
Karena berusaha- masih taraf berusaha, kadang-kadang lupa - untuk jujur, menepati janji, tidak menyakiti hati, kerasa banget kalo ngeliat orang berbohong, seenaknya sendiri menyakiti hati orang lain tanpa merasa bersalah, membatalkan janji begitu saja karena malas atau hanya karena masalah sepele dengan mudahnya memusuhi orang lain.
Apa dengan berusaha selalu membersihkan hati jadi merasa jadi orang suci, justru malah enggak. Malah rasanya setiap hari ada saja hal yang sepertinya memancing emosi. Sangat beruntung aku bekerja di sekolahan yang guru-gurunya digembleng untuk selalu menguatkan keimanan dengan siraman rohani terus-menerus. Jadi sesama guru tidak akan berusaha menyakiti hati walaupun berbeda pendapat. Kalo aku pernah nangis disakiti hati juga pernah, tapi toh akhirnya dengan mengutarakan kepada kepala sekolah akhirnya dianggap karena perbedaan persepsi. Aku sendiri ngerasa orang yang paling sensi, tapi berusaha untuk habis-habisan meredam emosi. Dan blog inilah jadi tempat curhatanku.
Belum lagi energi negatif entah dari mana yang mengelilingi aku. Misalnya ada orang pernah maki-maki katanya aku nuduh aku ngatain dia bukan Islam taat lalu aku nulis, ada orang kena bisikan setan, sampe bisa marah-marah kayak gitu. Langsung di wall FBnya ada kalimat "aku dikatain setan sama seseorang" dan langsung aku diblokir. Atau ada sekelompok orang berkasak-kusuk awas dengan blogger yang satu ini, dan itu aku yakin ditujukan sama aku. Getaran negatifnya bikin aku mau pingsan rasanya. Menurut aku biarpun jidatnya hitam legam karena sering bersujud, tapi sanggup menyakiti hati orang lain ibadahnya hangus ibarat kayu kering terbakar.
Kenyataannya memang melampiaskan hawa nafsu kemarahan dan syahwat itu bikin puas bagi orang tertentu. Dengan pembenaran ini itu. Kayak misalnya tadinya rajin shalat, sampe segala shalat sunat dijalani, setelah firasatnya tajam mulai meninggalkan shalat alasannya jiwaku shalat langsung di depan Ka'bah karena sudah ma'rifatullah. Gak peduli dengan para ahli ibadah sekalipun, mereka juga tidak aman dari godaan setan. Setan akan membelokkan agar mereka bersikap sombong, merasa paling shaleh yang lain masuk neraka semua. Atau jatuh cinta dengan kebayang-bayang pada seorang perempuan supaya kekhusukan ibadahnya keganggu.
Semua orang berhak masuk surga, baik yang jarang ibadah bisa saja dia di akhir hayatnya bertaubat karena kebaikan hatinya banyak menolong orang. Tapi yang ahli ibadah malah berpotensi masuk neraka paling dalam karena sombong, 'ujub, merasa pintar, tidak mau dikritik, memusuhi orang beda pemahaman, kebayang-bayang dengan lawan jenis akhirnya menipu istri dengan alasan poligami boleh dalam Islam, suka memaki-maki pada yang disebutnya musuh Islam.
Lebih baik ilmunya sedikit, tidak pandai berdebat, tapi taat beribadah dan hatinya bersih. Daripada terlalu banyak ilmu dengan berusaha melahap semua kitab, jarang diamalkan, memusuhi yang berbeda pendapat, merasa bebas dari hisab karena kedekatan dengan Allah jadi boleh melakukan apa saja.
Terus terang, aku sendiri suka membahas hal ini dengan sahabatku pencari ilmu agama, kok bisa yang paham Islam malah selingkuh, menikah diam-diam tanpa ijin dengan istri pertama, memusuhi orang yang tidak sepaham. Barangkali yang dibaca hanyalah cara shalat yang baik, ibadah apa saja supaya dekat dengan Allah tapi masalah akhlak malah ketutup dengan ilmu-ilmu lain. Dan biasanya mereka ini juga tidak mau mendengar ceramah dari ustad non golongannya, eksklusif maunya dengerin dari yang sepaham saja.
Islam memang perlu diperjuangkan, perlu diluruskan, amar ma'ruf nahi munkar, melawan setan anak buah iblis, melawan para pendukung dajjal karena saat ini sudah hampir kiamat. Seharusnya para muslim itu bersatu bukannya saling menyalahkan yang lain dan merasa diri paling benar. Akhirnya memang hanya MUSLIM YANG BERIMAN BERSATU melawan pendukung dajjal. Para ahli ibadah, para penguasa ilmu agama yang memilih memecahkan diri dari kelompok manusia beriman membuat setan tertawa karena sukses digelincirkan dengan riya', sum'ah, ujub.
Seseorang yang beranggapan dia bijaksana, cerdas, pandai, ingin diakui dengan meyakinkan orang lain ngomong sana ngomong sini menunjukkan betapa pintar dirinya justru menunjukkan akhlak yang buruk. Tentunya berbeda bila banyak orang lain yang mengakui bahwa seseorang tinggi ilmu agamanya, seorang yang tinggi ilmunya hanya bicara kebaikan atau diam. Dan aku merasa masih belum sanggup untuk selalu bicara yang baik-baik saja. Masih kadang marah, mencak-mencak, curhat, kesel, ngambeg. Untungnya soal nulis di blog ini malah tambah lancar kalo disakiti hati, hehehe...
Firasat kuat datangnya dari kebersihan hati, bukan dari banyaknya ilmu. Sebaiknya belajar ilmu agama memang didukung akhlak yang baik meneladani Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Allah ridho dengan manusia yang menyelamatkan jiwa makhluk hidup, bukan malah menyakiti hati, menusuk-nusuk. Biarpun ahli ibadah sekalipun bila suka menyakiti hati orang lain anjing-anjing penjaga neraka akan mencabik-cabiknya... Ya Allah, hindarkan aku dari api neraka...
Percakapanku dengan sahabatku sama-sama pencari ilmu ajaran Islam tentang firasat
"Mi, sejak aku rajin shalat Tahajud, shalat Dhuha firasatku tambah kuat saja. Hidup jadi seperti dimudahkan", kata temenku.
Aku menyimak.
"Pas anakku ada apa-apa di sekolahan aku merasa gak enak banget, dan bener, ternyata dia terjatuh dan panggil-panggil mama", jelasnya lagi.
"Tapi katanya kalo anak yang punya indra ke-6 kata salah satu ustadku lebih baik kemampuan itu dihilangkan", aku sedikit tersentak tapi memilih diam.
Aku tau persis kalo temenku ini sepenuh hati menjalankan Islam secara lurus, banyak sedekah, rajian puasa, ikutan kelompok shalat Dhuha, malam rajin shalat tahajud (tidak hanya kalo ada masalah) serta aku selalu siap menemani kalo dia mendatangi pengajian atau iktikaf di bulan Ramadhan. Aku banyak sekali berdiskusi dengannya, terutama saat perjalanan menuju tempat pengajian. Salah satu pembahasan menarik adalah aku bercerita sering banget menemui laki-laki yang banyak bicara tentang Islam, blognya bertuliskan tentang Islam, atau juga tipe-tipe yang ingin bertaubat tapi tidak untuk menahan hawa nafsu. Laki-laki model gini membuat pembenaran dengan kalimat kalo nyerempet-nyerempet gak dosa, atau atas nama cinta, bisa juga soalnya kepengen banget jadi pengen dilampiaskan soal dosa atau enggak belakangan deh. Itu dulu sih ceritanya waktu sebelum aku ngeblog, suka ngobrol sana-sini, telpon-telponan, dan kenapa ya laki-laki seumurku yang aku kenal banyak di otaknya melulu isinya penyaluran nafsu syahwat. Sekarang hapeku sih jarang ada SMS paling juga "Mama, (pake tanda koma) minta pulsa". Langsung aku beliin soalnya bukan mama yang di kantor polisi tapi anakku minta mamanya beliin pulsa.
Membersihkan hati tentunya dengan meneladani akhlak Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Fathonah, Siddiq, Amanah, Tabligh. Berusaha selalu berkata jujur, bahkan namanya white lie bohong untuk kebaikan kalo bisa dihindari ya dihindari. Bila berjanji ditepati, mendapat SMS dijawab, tidak ingin mengecewakan orang lain. Dan mengingatkan orang lain dengan cara yang baik. Pokoknya berusaha semampunya deh... sampe-sampe kalo ada ide berbohong groginya setengah mati. Kalo ada janji belum dituruti kebayang-bayang terus.
Para penipu profesional itu biasanya mudah menipu tanpa merasa bersalah sedikitpun. Ini obrolan waktu dulu aku masih bego soal kejujuran, dihantam kromo sama temenku yang iseng di milis.
"Suamiku orangnya jujur dia tidak akan mau berkata bohong", tulisku di milis.
"Termasuk kalo selingkuh dia juga akan cerita ya", komentar temenku iseng banget.
"Soalnya menipu itu katanya membohongi diri sendiri", jawabku lagi.
"Kalo gak cerita termasuk membohongi kamu gak", pokoknya gak peduli benar atau salah temenku mesti menjawab diskusi aneh ini. Aku sekarang kalo ingat kok jadi pengen ketawa.
Jadi kalo aku nemu orang yang mengaku Islamnya kuat tapi suka berbohong, runtuhlah respekku padanya. Hati nuraninya dimana batinku, dengan mudahnya dia bohong, walau ibadahnya kuat di mataku semuanya hancur berkeping-keping runtuh karena hobinya yang suka berbohong tanpa merasa bersalah.
Selain itu orang yang berusaha mempunyai hati bersih tidak ingin menyakiti hati orang lain walau disakiti hatinya. Pernah gara-gara aku minta tolong anak kecil beli sabun tapi yang dibeli keliru di minimarket omnya minta ganti sambil marah-marah.
"Mbak, ini keponakan saya salah beli sabun tolong ya digantiin sama minta kembalian", kata temenku.
"Maaf Pak, kalo ditukar bisa tapi kalo minta kembalian tidak bisa mesti diganti dengan barang lebih mahal", jawab mbaknya penjaga kasir"
"Saya tidak mau tau mbak, rumah saya dekat sini dan saya sering belanja di sini, saya mau ganti dan minta kembalian", jawabnya dengan nada keras.
Dengan wajah gak enak penjaga kasirnya membolehkan menukar barang sambil memberi uang kembalian. Aku cuman komentar
"Cuman uang segitu aja pake marah-marah, beli barang dibanyakin kenapa".
"Biarin aja, kadang orang perlu dikerasin biar ngerti" jawab om ini penuh kepuasan merasa menang dengan melampiaskan kemarahan.
Karena berusaha- masih taraf berusaha, kadang-kadang lupa - untuk jujur, menepati janji, tidak menyakiti hati, kerasa banget kalo ngeliat orang berbohong, seenaknya sendiri menyakiti hati orang lain tanpa merasa bersalah, membatalkan janji begitu saja karena malas atau hanya karena masalah sepele dengan mudahnya memusuhi orang lain.
Apa dengan berusaha selalu membersihkan hati jadi merasa jadi orang suci, justru malah enggak. Malah rasanya setiap hari ada saja hal yang sepertinya memancing emosi. Sangat beruntung aku bekerja di sekolahan yang guru-gurunya digembleng untuk selalu menguatkan keimanan dengan siraman rohani terus-menerus. Jadi sesama guru tidak akan berusaha menyakiti hati walaupun berbeda pendapat. Kalo aku pernah nangis disakiti hati juga pernah, tapi toh akhirnya dengan mengutarakan kepada kepala sekolah akhirnya dianggap karena perbedaan persepsi. Aku sendiri ngerasa orang yang paling sensi, tapi berusaha untuk habis-habisan meredam emosi. Dan blog inilah jadi tempat curhatanku.
Belum lagi energi negatif entah dari mana yang mengelilingi aku. Misalnya ada orang pernah maki-maki katanya aku nuduh aku ngatain dia bukan Islam taat lalu aku nulis, ada orang kena bisikan setan, sampe bisa marah-marah kayak gitu. Langsung di wall FBnya ada kalimat "aku dikatain setan sama seseorang" dan langsung aku diblokir. Atau ada sekelompok orang berkasak-kusuk awas dengan blogger yang satu ini, dan itu aku yakin ditujukan sama aku. Getaran negatifnya bikin aku mau pingsan rasanya. Menurut aku biarpun jidatnya hitam legam karena sering bersujud, tapi sanggup menyakiti hati orang lain ibadahnya hangus ibarat kayu kering terbakar.
Kenyataannya memang melampiaskan hawa nafsu kemarahan dan syahwat itu bikin puas bagi orang tertentu. Dengan pembenaran ini itu. Kayak misalnya tadinya rajin shalat, sampe segala shalat sunat dijalani, setelah firasatnya tajam mulai meninggalkan shalat alasannya jiwaku shalat langsung di depan Ka'bah karena sudah ma'rifatullah. Gak peduli dengan para ahli ibadah sekalipun, mereka juga tidak aman dari godaan setan. Setan akan membelokkan agar mereka bersikap sombong, merasa paling shaleh yang lain masuk neraka semua. Atau jatuh cinta dengan kebayang-bayang pada seorang perempuan supaya kekhusukan ibadahnya keganggu.
Semua orang berhak masuk surga, baik yang jarang ibadah bisa saja dia di akhir hayatnya bertaubat karena kebaikan hatinya banyak menolong orang. Tapi yang ahli ibadah malah berpotensi masuk neraka paling dalam karena sombong, 'ujub, merasa pintar, tidak mau dikritik, memusuhi orang beda pemahaman, kebayang-bayang dengan lawan jenis akhirnya menipu istri dengan alasan poligami boleh dalam Islam, suka memaki-maki pada yang disebutnya musuh Islam.
Lebih baik ilmunya sedikit, tidak pandai berdebat, tapi taat beribadah dan hatinya bersih. Daripada terlalu banyak ilmu dengan berusaha melahap semua kitab, jarang diamalkan, memusuhi yang berbeda pendapat, merasa bebas dari hisab karena kedekatan dengan Allah jadi boleh melakukan apa saja.
Terus terang, aku sendiri suka membahas hal ini dengan sahabatku pencari ilmu agama, kok bisa yang paham Islam malah selingkuh, menikah diam-diam tanpa ijin dengan istri pertama, memusuhi orang yang tidak sepaham. Barangkali yang dibaca hanyalah cara shalat yang baik, ibadah apa saja supaya dekat dengan Allah tapi masalah akhlak malah ketutup dengan ilmu-ilmu lain. Dan biasanya mereka ini juga tidak mau mendengar ceramah dari ustad non golongannya, eksklusif maunya dengerin dari yang sepaham saja.
Islam memang perlu diperjuangkan, perlu diluruskan, amar ma'ruf nahi munkar, melawan setan anak buah iblis, melawan para pendukung dajjal karena saat ini sudah hampir kiamat. Seharusnya para muslim itu bersatu bukannya saling menyalahkan yang lain dan merasa diri paling benar. Akhirnya memang hanya MUSLIM YANG BERIMAN BERSATU melawan pendukung dajjal. Para ahli ibadah, para penguasa ilmu agama yang memilih memecahkan diri dari kelompok manusia beriman membuat setan tertawa karena sukses digelincirkan dengan riya', sum'ah, ujub.
Seseorang yang beranggapan dia bijaksana, cerdas, pandai, ingin diakui dengan meyakinkan orang lain ngomong sana ngomong sini menunjukkan betapa pintar dirinya justru menunjukkan akhlak yang buruk. Tentunya berbeda bila banyak orang lain yang mengakui bahwa seseorang tinggi ilmu agamanya, seorang yang tinggi ilmunya hanya bicara kebaikan atau diam. Dan aku merasa masih belum sanggup untuk selalu bicara yang baik-baik saja. Masih kadang marah, mencak-mencak, curhat, kesel, ngambeg. Untungnya soal nulis di blog ini malah tambah lancar kalo disakiti hati, hehehe...
Firasat kuat datangnya dari kebersihan hati, bukan dari banyaknya ilmu. Sebaiknya belajar ilmu agama memang didukung akhlak yang baik meneladani Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Allah ridho dengan manusia yang menyelamatkan jiwa makhluk hidup, bukan malah menyakiti hati, menusuk-nusuk. Biarpun ahli ibadah sekalipun bila suka menyakiti hati orang lain anjing-anjing penjaga neraka akan mencabik-cabiknya... Ya Allah, hindarkan aku dari api neraka...
Jumat, 11 Mei 2012
Lebih baik punya ilmu sedikit tapi diamalkan sepenuh hati
Percakapanku dengan salah satu orang tua murid hari ini menurutku sangat menarik untuk dituliskan. Seorang ibu rumah tangga yang kesulitan mendapatkan pembantu rumah tangga. Putranya tiga, 2 laki-laki yang paling kecil 1,8 bulan perempuan sempat aku tawarkan untuk diasuh di Baby Day Care tapi menolak karena tidak bekerja. Punya ide menyekolahkan putranya ke pesantren supaya punya ilmu agama yang baik jadi manusia beriman dan sholeh.
Aku bukan jebolan pesantren, pernah ikut pesantren kilat. Untuk mencari kebahagiaan menurutku jiwa kita akan terus-menerus mendorong kita kemana langkah hidup kita menuju. Sejak SMA aku sudah membayangkan akan menjadi ibu rumah tangga dan mengasuh anak-anakku supaya mereka jadi manusia yang mandiri, cerdas dan tangguh. Tapi perjalanan hidupku membawaku aku mesti terpisah jauh dari mereka dan hanya do'aku yang bisa menyertai mereka. Do'a seorang ibu pada anaknya akan dikabulkan Allah membuatku merasa lebih baik.
Ini pengalamanku pribadi, aku mengenal ada seseorang yang mengaku bisa menjawab semua pertanyaan sampai menyebut dirinya Google manusia. Saat dia kesurupan, akhirnya aku tau bahwa ilmu yang begitu luas hanyalah bisikan jin sesat. Awalnya sih, bicara tentang Islam lurus-lurus saja, tapi belakangan mulai ngaco. Aku sampe mikir, aku gak akan terobsesi lagi mengetahui banyak hal. Cukup yang penting-penting saja sesuai kebutuhan dan Insya Allah aku bisa mengamalkan dengan sebaik-baiknya sepenuh hati. Perubahan cara berpikir saat di Bogor dan sekarang adalah, aku memaksa diriku menelan pil pahit terus-menerus demi meraih surga. Setelah di Jogja aku baru paham bahwa manusia berhak untuk bahagia di dunia dan akhirat.
"Saya ingin menyekolahkan anak ini ke pesantren" kata orang tua murid ini.
"Terinspirasi dari film 5 Menara ya Bu, saya juga nonton " jawabku.
"Biar nanti lulus pesantren agamanya kuat soalnya saya kurang paham Islam" begitu penjelasan Ibu ini.
"Bu, soal pesantren itu gaya hidupnya sangat berbeda dengan kehidupan ibu sekarang " jawabku sambil melirik merk baju anaknya Osh Kosh B'Gosh.
"Lebih baik disesuaikan dengan jiwa anaknya. Dan sebetulnya belajar ilmu itu sedikit-sedikit yang penting pengamalannya dilakukan dengan sepenuh hati. Ibu juga bisa belajar sedikit-sedikit, yang penting bukan banyaknya ilmu tapi pengamalannya. Ilmu sedikit tapi diamalkan sepenuh hati lebih baik daripada banyak ilmu tanpa diamalkan. Dan lebih baik mengamalkan sedikit tapi rutin daripada mengamalkan langsung banyak tapi jarang" itu penjelasanku... sharing sih bukan bermaksud merasa lebih pintar.
Lalu terputus karena ada bel sekolah tanda waktu pulang.
“Wahai orang-orang yang beriman, kenapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS. As-Shaff: 2-3)
“Sedikit ilmu lebih baik dari banyak ibadah. Cukup bagi seorang pengetahuan fiqihnya jika ia mampu beribadah kepada Allah (dengan baik) dan cukup bodoh bila seorang merasa bangga (ujub) dengan pendapatnya sendiri.” (HR. Athabrani)
Aku bukan jebolan pesantren, pernah ikut pesantren kilat. Untuk mencari kebahagiaan menurutku jiwa kita akan terus-menerus mendorong kita kemana langkah hidup kita menuju. Sejak SMA aku sudah membayangkan akan menjadi ibu rumah tangga dan mengasuh anak-anakku supaya mereka jadi manusia yang mandiri, cerdas dan tangguh. Tapi perjalanan hidupku membawaku aku mesti terpisah jauh dari mereka dan hanya do'aku yang bisa menyertai mereka. Do'a seorang ibu pada anaknya akan dikabulkan Allah membuatku merasa lebih baik.
Ini pengalamanku pribadi, aku mengenal ada seseorang yang mengaku bisa menjawab semua pertanyaan sampai menyebut dirinya Google manusia. Saat dia kesurupan, akhirnya aku tau bahwa ilmu yang begitu luas hanyalah bisikan jin sesat. Awalnya sih, bicara tentang Islam lurus-lurus saja, tapi belakangan mulai ngaco. Aku sampe mikir, aku gak akan terobsesi lagi mengetahui banyak hal. Cukup yang penting-penting saja sesuai kebutuhan dan Insya Allah aku bisa mengamalkan dengan sebaik-baiknya sepenuh hati. Perubahan cara berpikir saat di Bogor dan sekarang adalah, aku memaksa diriku menelan pil pahit terus-menerus demi meraih surga. Setelah di Jogja aku baru paham bahwa manusia berhak untuk bahagia di dunia dan akhirat.
"Saya ingin menyekolahkan anak ini ke pesantren" kata orang tua murid ini.
"Terinspirasi dari film 5 Menara ya Bu, saya juga nonton " jawabku.
"Biar nanti lulus pesantren agamanya kuat soalnya saya kurang paham Islam" begitu penjelasan Ibu ini.
"Bu, soal pesantren itu gaya hidupnya sangat berbeda dengan kehidupan ibu sekarang " jawabku sambil melirik merk baju anaknya Osh Kosh B'Gosh.
"Lebih baik disesuaikan dengan jiwa anaknya. Dan sebetulnya belajar ilmu itu sedikit-sedikit yang penting pengamalannya dilakukan dengan sepenuh hati. Ibu juga bisa belajar sedikit-sedikit, yang penting bukan banyaknya ilmu tapi pengamalannya. Ilmu sedikit tapi diamalkan sepenuh hati lebih baik daripada banyak ilmu tanpa diamalkan. Dan lebih baik mengamalkan sedikit tapi rutin daripada mengamalkan langsung banyak tapi jarang" itu penjelasanku... sharing sih bukan bermaksud merasa lebih pintar.
Lalu terputus karena ada bel sekolah tanda waktu pulang.
“Wahai orang-orang yang beriman, kenapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS. As-Shaff: 2-3)
“Sedikit ilmu lebih baik dari banyak ibadah. Cukup bagi seorang pengetahuan fiqihnya jika ia mampu beribadah kepada Allah (dengan baik) dan cukup bodoh bila seorang merasa bangga (ujub) dengan pendapatnya sendiri.” (HR. Athabrani)
Kamis, 10 Mei 2012
Tulisan dan pertanggungjawaban
Ini tulisan pertamaku pake BB. Dulu aku sering nulis pake Nokiyem C3. Mencoba-coba melempar manggis nih ceritanya.
Percakapanku dengan beberapa sahabatku malam ini memang seru banget. Temenku bilang bisa gak mbak Ami nulisnya gak labrak sana-sini lagi.
Aku bilang, saat kita memulai belajar meluruskan Islam pasti akan banyak perubahan drastis dari hidup kita. Tadinya aku suka karaokean sampe malem entah kenapa diomongin enggak-enggak gak diajakin lagi. Eh, guru ngajiku malah komentar bagus kan malah diselamatkan dari kegiatan yang gak manfaat.
Saat menuliskan bahwa soal penampilan itu urusan masing-masing jangan menjudge bahwa gak pake kerudung berarti melanggar perintah Allah. Walau aku sudah berkerudung aku sepaham dengan Quraish Shihab bahwa kerudung bukan hal wajib bagi muslimah. Kata wajib itu seperti halnya shalat. Tidak dilakukan berdosa, jadi bila aku menulis bahwa kerudung itu wajib berarti aku mencap muslimah tanpa kerudung itu pendosa semua. Aku tidak ingin menjudge siapapun tentang penampilan.
Soal kesesatan aliran? Tentunya jadi sangat subyektif saat anakku kembar lebih diprioritaskan melakukan ritual tradisi Sunda dibanding aqiqah. Atau saat kegelapan menyelubungiku, aku ingin keluar dari kegelapan itu, aku memutuskan menulis tentang kesesatan suatu aliran sebagai pembelaan diri. Mirip saat aku pindah ke Jogja terus ngeblog nulis kegelapan menyelimuti diriku setelah pulang dari Bogor, lalu ada banyak komentar ikut mendoakan akhirnya kegelapan itu hilang, Alhamdulillah.
Ada email masuk cerita bahwa dia dianggap aneh karena peka terhadap getaran negatif. Aku juga. Orang dengan spiritual tinggi seharusnya tetap tenang walau ada kejahatan menimpa dirinya. Berarti spiritualku belum cukup tinggi. Masih suka mencak-mencak soalnya. Saat ada getaran negatif dari aliran tertentu di pusat tempat didirikannya aku marah-marah pada sosok energi negatif, kubilang pergi kamu akan kutulis tentang kesesatan ajaranmu. Dan akhirnya kutulis juga. Hanya saja temanku yang lebih peka bilang tidak usah menulis kesesatan, Allah yang akan membalas semuanya.
Semua tulisan kita ada pertanggungjawabannya. Yang berani menulis tentang konspirasi dajjal jaringan internasional pastinya siap untuk tiba-tiba terbunuh. Bila berani menulis tentang kesesatan aliran maka bila memang sesat setan yang taat di situ akan menganggu. Seorang sobatku yang memuat video tentang konspirasi kejahatan internasional cerita kalo blognya pernah dihack. Salah satu videonya bahkan membahas disertai beberapa bukti bahwa Osama bin Laden itu hanya sosok akal-akalan.
Sedang mikir aku untuk tidak melabrak sana sini lagi. Padahal banyak respon positif, yang pertama didoakan orang lain, kedua ada email yang menanyakan gimana cara mengatasinya karena dia juga merasakan hal yang sama, paling tidak mirip-miriplah.
Bagaimanapun juga belajar untuk bisa berkata baik atau diam. Soal disakiti hati, akhir-akhir ini malah ngeri soalnya orang-orang yang menyakiti hatiku dapat banyak musibah. Bukankah tindakan zalim dan memutus silaturahmi dipercepat siksa dunia dan tersimpan di neraka. Sebaliknya menyambung silaturahmi meluaskan rejeki. Lagi-lagi masalah ego dan pemuasan hawa nafsu kemarahan, dendam, kebencian membuat manusia melupakan ajaran Islam itu, padahal yang menyakitiku malah banyak yang mengaku muslim (masih mengaku, belum mengamalkan)...
Percakapanku dengan beberapa sahabatku malam ini memang seru banget. Temenku bilang bisa gak mbak Ami nulisnya gak labrak sana-sini lagi.
Aku bilang, saat kita memulai belajar meluruskan Islam pasti akan banyak perubahan drastis dari hidup kita. Tadinya aku suka karaokean sampe malem entah kenapa diomongin enggak-enggak gak diajakin lagi. Eh, guru ngajiku malah komentar bagus kan malah diselamatkan dari kegiatan yang gak manfaat.
Saat menuliskan bahwa soal penampilan itu urusan masing-masing jangan menjudge bahwa gak pake kerudung berarti melanggar perintah Allah. Walau aku sudah berkerudung aku sepaham dengan Quraish Shihab bahwa kerudung bukan hal wajib bagi muslimah. Kata wajib itu seperti halnya shalat. Tidak dilakukan berdosa, jadi bila aku menulis bahwa kerudung itu wajib berarti aku mencap muslimah tanpa kerudung itu pendosa semua. Aku tidak ingin menjudge siapapun tentang penampilan.
Soal kesesatan aliran? Tentunya jadi sangat subyektif saat anakku kembar lebih diprioritaskan melakukan ritual tradisi Sunda dibanding aqiqah. Atau saat kegelapan menyelubungiku, aku ingin keluar dari kegelapan itu, aku memutuskan menulis tentang kesesatan suatu aliran sebagai pembelaan diri. Mirip saat aku pindah ke Jogja terus ngeblog nulis kegelapan menyelimuti diriku setelah pulang dari Bogor, lalu ada banyak komentar ikut mendoakan akhirnya kegelapan itu hilang, Alhamdulillah.
Ada email masuk cerita bahwa dia dianggap aneh karena peka terhadap getaran negatif. Aku juga. Orang dengan spiritual tinggi seharusnya tetap tenang walau ada kejahatan menimpa dirinya. Berarti spiritualku belum cukup tinggi. Masih suka mencak-mencak soalnya. Saat ada getaran negatif dari aliran tertentu di pusat tempat didirikannya aku marah-marah pada sosok energi negatif, kubilang pergi kamu akan kutulis tentang kesesatan ajaranmu. Dan akhirnya kutulis juga. Hanya saja temanku yang lebih peka bilang tidak usah menulis kesesatan, Allah yang akan membalas semuanya.
Semua tulisan kita ada pertanggungjawabannya. Yang berani menulis tentang konspirasi dajjal jaringan internasional pastinya siap untuk tiba-tiba terbunuh. Bila berani menulis tentang kesesatan aliran maka bila memang sesat setan yang taat di situ akan menganggu. Seorang sobatku yang memuat video tentang konspirasi kejahatan internasional cerita kalo blognya pernah dihack. Salah satu videonya bahkan membahas disertai beberapa bukti bahwa Osama bin Laden itu hanya sosok akal-akalan.
Sedang mikir aku untuk tidak melabrak sana sini lagi. Padahal banyak respon positif, yang pertama didoakan orang lain, kedua ada email yang menanyakan gimana cara mengatasinya karena dia juga merasakan hal yang sama, paling tidak mirip-miriplah.
Bagaimanapun juga belajar untuk bisa berkata baik atau diam. Soal disakiti hati, akhir-akhir ini malah ngeri soalnya orang-orang yang menyakiti hatiku dapat banyak musibah. Bukankah tindakan zalim dan memutus silaturahmi dipercepat siksa dunia dan tersimpan di neraka. Sebaliknya menyambung silaturahmi meluaskan rejeki. Lagi-lagi masalah ego dan pemuasan hawa nafsu kemarahan, dendam, kebencian membuat manusia melupakan ajaran Islam itu, padahal yang menyakitiku malah banyak yang mengaku muslim (masih mengaku, belum mengamalkan)...
Rabu, 09 Mei 2012
Perbaikan tulang belakang
Tiap Rabu sore aku menjalani terapi perbaikan tulang belakang yang disebut chiropractice. Bentuk tulang yang berbelok sudah tampak sejak aku SMA. Lalu nyeri saat aku kuliah.
Allah memang baik sekali padaku, saat iseng membaca majalah Intisari (padahal biasanya aku gak pernah baca) tiba-tiba aku terantuk dengan artikel tentang terapi chiropractice, tapi tidak menemukan dimana prakteknya di Jogja. Aku baca artikelnya dan mencoba nyari di Google gak nemu praktek di Jogja.
Keajaiban lagi, ternyata tetanggaku anaknya diterapi chiropractice, jadi aku memutuskan foto rontgen kutunjukkan pada terapisnya untuk dianalisa. Sempet berhenti karena aku memutuskan beli netbook dan bayar cicilan jadi gak cukup uangnya untuk terapi.
Setelah berbulan-bulan libur terapi akhirnya kuputuskan meneruskan terapinya lagi. Dan lagi-lagi keberuntungan selalu berpihak padaku. Ada saja rejeki yang kuterima saat aku butuh uang untuk terapi. Misalnya kakakku datang dari Jakarta lalu saat pulang aku dikasih uang. Atau temanku butuh beli herbal yang tidak ada di Sulawesi minta beliin di Jogja nanti kirim uangnya dilebihin.
Bahkan saat ini aku merasa fisikku jauh lebih baik dan fit saat aku berumur 30an. Saat-saat kehidupanku hilang, hanya seperti robot saja, dengan beban menggunung di kepala. Tidak ada seorangpun bisa membantuku saat itu. Aku rasa belum saatnya saja, itu proses yang mesti aku hadapi.
Sekarang ini aku sedang belajar mencintai diriku sendiri. Belajar tentang hidup lagi. Melakukan hal-hal yang aku sukai. Main softball di klub, yang kebetulan kalo bikin acara ada acara nyanyi dengan iringan keyboard. Atau ke kafe Kampayo ngobrol dengan temen-teman pengajian kadang nyanyi ke panggung. Nyanyi untuk kalangan sendirilah.
Rasanya kayak habis lulus SMA masuk bangku kuliah awal semester... menyibukkan diri dengan hal-hal positif sambil terus belajar ilmu agama. Diskusi panjang lebar dengan para pencari ilmu. Sudah sangat merasa nyaman menjadi single fighter. Rasanya tidak mungkin bisa lebih baik dari ini lagi. Dan ngejalanin proyek baru, tapi dibikin santai sajalah gak ngoyo, toh hanya untuk tambahan dari gaji tetap. Fokusnya hanya ingin menyebarkan manfaat herbal, kalo butuh boleh beli ke aku. Kalo tidak aku konsumsi sendiri karena keluargaku dan sahabat-sahabatku rajin mengkonsumsi herbal.
Buatku bener deh... life begins at forty...
Allah memang baik sekali padaku, saat iseng membaca majalah Intisari (padahal biasanya aku gak pernah baca) tiba-tiba aku terantuk dengan artikel tentang terapi chiropractice, tapi tidak menemukan dimana prakteknya di Jogja. Aku baca artikelnya dan mencoba nyari di Google gak nemu praktek di Jogja.
Keajaiban lagi, ternyata tetanggaku anaknya diterapi chiropractice, jadi aku memutuskan foto rontgen kutunjukkan pada terapisnya untuk dianalisa. Sempet berhenti karena aku memutuskan beli netbook dan bayar cicilan jadi gak cukup uangnya untuk terapi.
Setelah berbulan-bulan libur terapi akhirnya kuputuskan meneruskan terapinya lagi. Dan lagi-lagi keberuntungan selalu berpihak padaku. Ada saja rejeki yang kuterima saat aku butuh uang untuk terapi. Misalnya kakakku datang dari Jakarta lalu saat pulang aku dikasih uang. Atau temanku butuh beli herbal yang tidak ada di Sulawesi minta beliin di Jogja nanti kirim uangnya dilebihin.
Bahkan saat ini aku merasa fisikku jauh lebih baik dan fit saat aku berumur 30an. Saat-saat kehidupanku hilang, hanya seperti robot saja, dengan beban menggunung di kepala. Tidak ada seorangpun bisa membantuku saat itu. Aku rasa belum saatnya saja, itu proses yang mesti aku hadapi.
Sekarang ini aku sedang belajar mencintai diriku sendiri. Belajar tentang hidup lagi. Melakukan hal-hal yang aku sukai. Main softball di klub, yang kebetulan kalo bikin acara ada acara nyanyi dengan iringan keyboard. Atau ke kafe Kampayo ngobrol dengan temen-teman pengajian kadang nyanyi ke panggung. Nyanyi untuk kalangan sendirilah.
Rasanya kayak habis lulus SMA masuk bangku kuliah awal semester... menyibukkan diri dengan hal-hal positif sambil terus belajar ilmu agama. Diskusi panjang lebar dengan para pencari ilmu. Sudah sangat merasa nyaman menjadi single fighter. Rasanya tidak mungkin bisa lebih baik dari ini lagi. Dan ngejalanin proyek baru, tapi dibikin santai sajalah gak ngoyo, toh hanya untuk tambahan dari gaji tetap. Fokusnya hanya ingin menyebarkan manfaat herbal, kalo butuh boleh beli ke aku. Kalo tidak aku konsumsi sendiri karena keluargaku dan sahabat-sahabatku rajin mengkonsumsi herbal.
Buatku bener deh... life begins at forty...
Selasa, 08 Mei 2012
Belum nulis soal parenting yang dikunjungi ustad Danu
Ada cerita yang dibuang sayang waktu memperingati hari Kartini di sekolahku yaitu parenting dengan narasumber ustad Danu. Waktu ustad Danu berkunjung, cerita yang disampaikan adalah kisah Nabi Yunus 'alaihi sallam. Memendam amarah termasuk menzalimi diri sendiri.
Terus menjawab beberapa pertanyaan berkaitan dengan penyakit. Ada yang kepalanya migrain berat karena naksir lelaki pujaan dilarang oleh ayahnya. Ada yang sakit ini itu, lalu ditelusuri, pasti orang yang bersangkutan memendam emosi pada sesuatu yang tidak bisa dilepaskan.
Tapi untuk konsultasi langsung pada ustad Danu tidak murah pokoknya biayanya sekian-sekian. Biarpun begitu mahalnya banyak yang ngantri, karena bumi ini semakin panas, semakin banyak permusuhan, kebencian, keserakahan, dan banyak lagi sulit untuk memaafkan jadi banyak yang sakit.
Sulit memang bila tidak pernah kecewa pada hidup ini, pasti pernah. Aku sendiri berusaha untuk berprasangka baik pada Allah terus-menerus tetap saja kadang error, pernah terjatuh marah pada seseorang. Hanya sedikiiiiiit sekali yang benar-benar baik padaku. Sisanya manusia yang sibuk dengan duniawi, ego, belum menemukan jati diri, banyak melakukan pembenaran. Gak peduli dia mengaku manusia suci yang membersihkan hati, jiwa, nyatanya aku pernah ketemu manusia bergaya bijak tapi alergi ke masjid saat shalat Jum'at. Atau banyak yang lain, antara kata-kata, tulisan di blog, banyak penyimpangan dengan tingkah lakunya.
Ustad Danu mengajarkan tentang akhlak mulia. Kita seharusnya selalu meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, tapi itu memang tidak mudah. Aku sendiri beranggapan sampai mesti merasa dimusuhi seluruh dunia baru mau tergerak untuk belajar Islam.
Tapi saat di akhirat kita tidak akan dibantu teman-teman yang sering kita ajak ghibah, malah kita menyesal, kenapa dulu kamu mengajakku melakukan itu. Yang beruntung hanyalah yang membawa hati bersih, selalu berusaha tidak marah, kecewa, banyak bersyukur dan selalu ikhlas dalam beramal ibadah. Kebencian, ngomongin orang, membuat orang sakit hati hanya hanya akan membuat manusia tidak diberi ridho oleh Allah untuk bisa ke surga. Hal yang sulit dipahami oleh manusia yang lemah, masih menurutkan ego karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda orang kuat bukan orang yang pandai bergulat tapi orang yang sanggup tidak meluapkan amarahnya.
Rugi memang, sudah di dunia memendam amarah, tidak mau memaafkan, sibuk dengan duniawi, rejeki kurang lancar, sakit-sakitan, di akhirat isinya penyesalan semua. Melakukan hal-hal seperti yang disebutkan dalam firman Allah di Al Qur'an dengan memaafkan, berprasangka baik, dan meluruskan semua ajaran Islam untuk terus-menerus berintropeksi akan membuat manusia banyak rejeki dan Insya Allah bahagia dunia akhirat....
Terus menjawab beberapa pertanyaan berkaitan dengan penyakit. Ada yang kepalanya migrain berat karena naksir lelaki pujaan dilarang oleh ayahnya. Ada yang sakit ini itu, lalu ditelusuri, pasti orang yang bersangkutan memendam emosi pada sesuatu yang tidak bisa dilepaskan.
Tapi untuk konsultasi langsung pada ustad Danu tidak murah pokoknya biayanya sekian-sekian. Biarpun begitu mahalnya banyak yang ngantri, karena bumi ini semakin panas, semakin banyak permusuhan, kebencian, keserakahan, dan banyak lagi sulit untuk memaafkan jadi banyak yang sakit.
Sulit memang bila tidak pernah kecewa pada hidup ini, pasti pernah. Aku sendiri berusaha untuk berprasangka baik pada Allah terus-menerus tetap saja kadang error, pernah terjatuh marah pada seseorang. Hanya sedikiiiiiit sekali yang benar-benar baik padaku. Sisanya manusia yang sibuk dengan duniawi, ego, belum menemukan jati diri, banyak melakukan pembenaran. Gak peduli dia mengaku manusia suci yang membersihkan hati, jiwa, nyatanya aku pernah ketemu manusia bergaya bijak tapi alergi ke masjid saat shalat Jum'at. Atau banyak yang lain, antara kata-kata, tulisan di blog, banyak penyimpangan dengan tingkah lakunya.
Ustad Danu mengajarkan tentang akhlak mulia. Kita seharusnya selalu meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, tapi itu memang tidak mudah. Aku sendiri beranggapan sampai mesti merasa dimusuhi seluruh dunia baru mau tergerak untuk belajar Islam.
Tapi saat di akhirat kita tidak akan dibantu teman-teman yang sering kita ajak ghibah, malah kita menyesal, kenapa dulu kamu mengajakku melakukan itu. Yang beruntung hanyalah yang membawa hati bersih, selalu berusaha tidak marah, kecewa, banyak bersyukur dan selalu ikhlas dalam beramal ibadah. Kebencian, ngomongin orang, membuat orang sakit hati hanya hanya akan membuat manusia tidak diberi ridho oleh Allah untuk bisa ke surga. Hal yang sulit dipahami oleh manusia yang lemah, masih menurutkan ego karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda orang kuat bukan orang yang pandai bergulat tapi orang yang sanggup tidak meluapkan amarahnya.
Rugi memang, sudah di dunia memendam amarah, tidak mau memaafkan, sibuk dengan duniawi, rejeki kurang lancar, sakit-sakitan, di akhirat isinya penyesalan semua. Melakukan hal-hal seperti yang disebutkan dalam firman Allah di Al Qur'an dengan memaafkan, berprasangka baik, dan meluruskan semua ajaran Islam untuk terus-menerus berintropeksi akan membuat manusia banyak rejeki dan Insya Allah bahagia dunia akhirat....
Sibuk
Akhir-akhir ini aku banyak ngeliat orang sibuk. Ada yang sibuk menggalau ditinggal pacar, atau malah gak punya pacar, atau karena kurang kerjaan saja. Dan sibuk-sibuk yang lain... kayak aku sibuk ngeblog... hehehe selain juga kerja pagi hari di sekolahan dan malam hari suka ke tempat kerja temen bikin proyek yang gak kelar-kelar kebanyakan ngobrolnya soalnya.
Tapi jarang ngeliat orang yang sibuk untuk meluruskan keIslamannya. Rata-rata sudah cukup puas dengan pemahaman Islamnya sendiri lalu sibuk gaul, ya... makan enak, jalan-jalan, beli baju bagus. Hidup hanya sekali ngapain dibikin susah katanya.
Sebetulnya bagi orang beriman, justru memperdalam ilmu agama terutama ajaran Islam akan membuat hidup jadi nyaman. Semua jadi mudah. Misalnya ringan untuk sedekah, rejekinya lancar. Banyaknya rejeki tidak selalu dilihat dari nominal, tapi dari merasa kecukupan atau qonaah.
Bagi siapapun yang baik sibuk mencari nafkah, sibuk belajar, semoga menyempatkan diri untuk belajar Islam dan mengamalkan. Karena hidup kita hanyalah batu loncatan untuk ke akhirat. Bila mengaku muslim, mestinya mempercayai rukun Iman kan, berarti percaya atau beriman pada hari akhir.
Kadang yang bikin aku sedih adalah tentang pemahaman Islam yang beda-beda dan masing-masing merasa bisa masuk surga. Waktu aku belajar di suatu masjid hal pertama yang diceritain guruku adalah Islam terdiri dari 73 aliran dan hanya 1 yang masuk surga. Jadi aliran yang menganggap sudah lurus mengaku golongan ahlus sunnah wal jama'ah, berdasar Al Qur'an dan hadits. Tapi yang memperdalam ajaran Islam tertentu pasti mengaku dialah berada di jalur itu.
Wiiiih, bisa-bisanya aku ngomong tentang ini ya 4 tahun yang lalu, aku ngerasa udah bisa shalat dan selalu mengucap basmalah saja sebelum melakukan sesuatu sudah merasa jadi muslim yang baik.
Sekarang haus dengan ajaran Islam. Dan punya sahabat-sahabat yang semuanya juga rajin menimba ilmu, disamping kesibukan bekerja, atau ada yang sebagai ibu rumah tangga selain mengurus anak. Kebanyakan temenku sih, baru baca ajaran Islam kalo sudah terdesak punya masalah, setelah masalah selesai balik lagi gak mau belajar Islam lagi.
Dan semua ciri-ciri manusia dijelaskan di Al Qur'an. Tapi memang Allah akhirnya akan memberikan petunjuk hanya bagi yang mau berusaha meluruskan keIslamannya...
Tapi jarang ngeliat orang yang sibuk untuk meluruskan keIslamannya. Rata-rata sudah cukup puas dengan pemahaman Islamnya sendiri lalu sibuk gaul, ya... makan enak, jalan-jalan, beli baju bagus. Hidup hanya sekali ngapain dibikin susah katanya.
Sebetulnya bagi orang beriman, justru memperdalam ilmu agama terutama ajaran Islam akan membuat hidup jadi nyaman. Semua jadi mudah. Misalnya ringan untuk sedekah, rejekinya lancar. Banyaknya rejeki tidak selalu dilihat dari nominal, tapi dari merasa kecukupan atau qonaah.
Bagi siapapun yang baik sibuk mencari nafkah, sibuk belajar, semoga menyempatkan diri untuk belajar Islam dan mengamalkan. Karena hidup kita hanyalah batu loncatan untuk ke akhirat. Bila mengaku muslim, mestinya mempercayai rukun Iman kan, berarti percaya atau beriman pada hari akhir.
Kadang yang bikin aku sedih adalah tentang pemahaman Islam yang beda-beda dan masing-masing merasa bisa masuk surga. Waktu aku belajar di suatu masjid hal pertama yang diceritain guruku adalah Islam terdiri dari 73 aliran dan hanya 1 yang masuk surga. Jadi aliran yang menganggap sudah lurus mengaku golongan ahlus sunnah wal jama'ah, berdasar Al Qur'an dan hadits. Tapi yang memperdalam ajaran Islam tertentu pasti mengaku dialah berada di jalur itu.
Wiiiih, bisa-bisanya aku ngomong tentang ini ya 4 tahun yang lalu, aku ngerasa udah bisa shalat dan selalu mengucap basmalah saja sebelum melakukan sesuatu sudah merasa jadi muslim yang baik.
Sekarang haus dengan ajaran Islam. Dan punya sahabat-sahabat yang semuanya juga rajin menimba ilmu, disamping kesibukan bekerja, atau ada yang sebagai ibu rumah tangga selain mengurus anak. Kebanyakan temenku sih, baru baca ajaran Islam kalo sudah terdesak punya masalah, setelah masalah selesai balik lagi gak mau belajar Islam lagi.
Dan semua ciri-ciri manusia dijelaskan di Al Qur'an. Tapi memang Allah akhirnya akan memberikan petunjuk hanya bagi yang mau berusaha meluruskan keIslamannya...
Langganan:
Komentar (Atom)














