Sabtu, 27 Juli 2013

Ditaksir brondong

Di Amrik, istilah brondong adalah cougar. Gak tau ya, tapi di facebook aku suka dikirimin pesan sama orang yang jauh lebih muda dari aku. Umurku udah kepala 4, dan gak jarang yang kirim pesan katanya suka ma aku ada yang umurnya kepala tiga atau dua.

Yang terakhir ini sangat menarik, karena ngomongnya nyambung. Orang India yang cerdas, 27 tahun, bisnisnya lumayan jadinya tinggi juga penghasilannya. Tapi akhirnya sih dia remove aku dari skype karena beda paham Islamnya. Dan aku bersyukur, soalnya gak berlama-lama untuk ngertiin dia dan mencoba menghindar dari rayuan gombalnya "datang dong ke Mumbai India, nanti aku ajak ke Goa, pantai di dekat Mumbai dan kita bisa having fun di sana".

Apa bedanya, ya karena dia ikutan kelompok semacam jamaah yang suka menghilang dari kehidupan duniawi tinggal di masjid selama full beberapa lama. Aku cuman bilang, kalo kamu suka begitu ya silakan, tapi aku gak cocok dan gak setuju. Dia tanya alasannya apa, katanya kalo kamu ikutan jamaah ini kamu pasti suka. Aku bilang enggak ah, aku sudah bikin riset dan gak cocok. Dia nanya lagi alasannya apa. Aku coba jelaskan, kalo aku berusaha menghindari melakukan hal-hal berkaitan dengan ibadah di luar Qur'an dan Sunnah. Bagi orang-orang tertentu yang nyaman silakan saja, tapi aku gak merasa nyaman.

Kayak misalnya ada orang Srilanka di Abu Dhabi ngatain "ada orang-orang gila di Indonesia mendahului puasa Ramadhan" aku bilang "aku termasuk orang gila itu" terus dia ngatain f**k y** langsung aku blokir YMnya, padahal sebelumnya katanya dia tertarik sama aku. Aku menghargai yang ikut pemerintah, tapi aku nurut dengan yang pemimpin dan pakar-pakar di Muhammadiyah.

Susah banget ya untuk menghargai perbedaan apalagi berkaitan dengan pemahaman Islam. Tapi aku ada alasan tersendiri begini. Untuk orang-orang yang punya kepekaan tertentu, melakukan ritual di luar Quran dan Sunnah berpotensi mendatangkan jin. Dan jin ini muncul awalnya mengaku jin muslim, mau membantu manusia begini begitu. Atau juga bisa jadi muncul dan bentuk katanya orang shaleh yang sudah meninggal. Bisa juga muncul dalam bentuk wangsit kayak keinginan kuat untuk melakukan hal yang tidak sesuai ajaran Islam, misalnya kalo bisa nidurin perawan langsung sakti mandraguna (tidak perlu dinikah). Juga bisa mimpi yang menyesatkan dan terobsesi dengan mimpi itu. Ah... masih banyaklah... pokoknya kalo sudah terobsesi hal negatif, itu berarti mendapatkan petunjuk sesat, dan di awal ngasih sarannya sepertinya lurus-lurus saja sesuai ajaran Islam belakangan dibelokkan.

Soal brondong-brondong itu... hehehe... (aku selalu beli berondong jagung kalo hari Minggu di Sunmor UGM), mereka itu ada yang suka dengan yang lebih tua. Ada beberapa laki-laki muda yang karena matre, naksir wanita tua kaya. Ada yang karena mereka memang pemikirannya mendalam dan nyaman dengan yang  umurnya lebih tua dan matang, obrolannya katanya gak nyambung dengan perempuan seumurnya.

Terus foto emang bisa nipu, aku masang fotoku dikiranya masih antara 30 tahunan, dan itu foto belum lama juga ngambilnya, ada yang mikir itu fotoku 10 tahun yang lalu... wah, aku baru make jilbab 4 tahun lalu.

Soalnya aku menghindari bahan-bahan kimia untuk skin care dan cenderung ke herbal. Hindari makanan goreng, bersantan, banyak pengawet (kayak mi instan), terlalu manis dengan gula (diganti madu), juga makanan dari tepung terigu. Bukannya gak boleh makan sama sekali, masih makan tapi gak banyak-banyak. Yang dibanyakin ya makanan berserat kayak buah dan sayuran.

Skin care juga gak ke klinik yang mahal-mahal, pake produksi dalam negeri yang herbal murni, yaitu virgin coconut oil. Tiap sebelum tidur aku pijatkan ke wajah dan kulit kepala. Bila ditelateni lama-lama kulit jadi membaik, rambut rontok berkurang dan lebih mengkilat. Alhamdulillah aku sangat bersyukur akhirnya mengenal produk vco ini. Tapi aku juga masih menggunakan minyak zaitun juga, karena minyak zaitun adalah minyak yang diberkahi dan disebut dalam Al Qur'an. Hanya minyak zaitun terlalu pekat untuk kulit wajah, sedangkan vco lebih bersahabat untuk memperbaiki kondisi kulit wajah.

Aku rasa kalo mau kita bisa lebih sehat dengan produk dalam negri yang tidak mahal, tidak perlu luar negri minded. Skin care sendiri yang menawarkan kulit kinclong dalam sekejab walau ngakunya resep dokter ternyata bisa tidak cocok karena mengandung zat kimia walaupun di bawah ambang batas aman kalo terus-menerus malah merusak kulit wajah. Kayak kasus dokter gigi langgananku muncul dengan wajah kemerahan berbintik-bintik karena berlangganan di skin care terkenal dan sangat mahal. Setelah periksa ke dokter kulit di luar klinik itu krim dari E**a ini mengandung steroid.

Yang tertarik dengan skin care dari produk VCO bisa ke link ini HERBAL UNTUK KESEHATAN DAN KECANTIKAN.

Saran dari teman, brondong atau tidak yang penting hatinya baik... wah, kita lihat saja nanti deh...

Jumat, 26 Juli 2013

Mengobati sakit kepala dengan refleksi

Kepalaku bener nyut-nyutan beberapa hari ini. Parah banget. Dari duduk ke berdiri langsung cenut-cenut. Pagi hari bangun tidur agak mendingan, tapi tambah siang tambah parah.

Awalnya hari pertama dan hari kedua mencoba ngobatin sendiri. Biasanya bisa membaik soalnya. Caranya dengan memijiti sendiri leher dan kepala dengan minyak kelapa, yang bening atau vco. Tapi mungkin kondisi agak parah, salah posisi tidur, gak berhasil. Memutuskan ke tempat langgananku pijat refleksi.

Diurut dari pinggang, punggung, sampe leher, alhamdulillah penderitaannya jauh berkurang. Soalnya aku berkomitmen pada diriku sendiri sedapat mungkin gak minum obat kimiawi, apalagi obat bebas yang bisa dibeli di warung. Tentunya berdo'a minta kesembuhan dari Allah.

Sahur pagi ini aku mendengarkan penjelasan Quraish Shihab tentang doa. Ada ibu-ibu menanyakan doa apa agar kita selalu sabar dan ikhlas. Jawab pak Quraish Shihab, sebetulnya mengingat Allah dan takut pada Allah lebih penting daripada doa khusus. Waktu itu menceritakan tentang kisah nabi Yusuf as. Nabi Yusuf as bisa menghindarkan diri dari rayuan karena selalu ingat pada Allah.

Aku juga pernah baca ada yang sakit migren menahun memutuskan mendatangi ustad terkenal yang sering muncul di tv untuk dibekam. Cuman bayarnya heboh banget mahalnya bisa untuk beli motor second. Pemberitaan yang gencar di tv membuat pasien datang berduyun-duyun. Dan divonis dikerjain orang, pas dibekam muncul benda-benda aneh. Soalnya muncul benda aneh itulah pasien jadi ngeri dan mau membayar berapapun. Sebetulnya kalo mau bisa dapetin yang lebih murah, cuman gak tau ya, iklan di tv kayak bisa membius orang berbondong-bondong mau datang.

Menghentikan kebiasaan olahraga jogging di pagi hari saat puasa ini membuat badan jadi lebih mudah masuk angin. Nanti diusahakan jogging di sore hari aja...

Can't move on

Usually love is a problem for teenagers. But this time, my new friend told me that he can't move on and he is 53 years old. I send him a long e-mail and I haven't received any reply yet. but last time he told me that he would do long prayer after salat.

This is what I said to him.
"A believer always have good perspective of Allah. As a muslim we have to pray, ask Allah for help, try to solve the problem, then give something in return for Allah. Help others... because Allah will help anyone who are willing to help other people. We can get closer to Allah by giving everything to Allah. Thats how we will find peace. Once we have peace, it's easier for us to be patient, also ask help from Allah after salat".

I dont always get good response from people I e-mailed... sometimes people I just met will block me every time we discuss about Islam. So I will pray for my new friend and hope it can solve his problem soon...

Rabu, 24 Juli 2013

Devil family

Aku dapat komentar menarik dari seseorang yang mengaku bernama Putri dari tulisanku berjudul Bahagia Dunia Dan Akherat. Begini komentarnya

Dear mbak Ami.... 
I have read your story about your "Devil Family" several time from your last story..... 
Please, I suggest : Forgive them...Ikhlaskan...lepaskan "Duri" yang menusuk jantungmu.....Ikhlas..ikhlas...ikhlas...lahir dan batin..Insyallah hati mbak Amie jadi lebih nyaman. 
Memang mudah bagi kita menasehati untuk ikhlas....tapi percayalah..itu satu satunya obat dari ALLAH SWT....

Terus terang aku itu speechless... gak tau mesti ngomong apa. Aku pernah menulis makna ikhlas, yaitu artinya memurnikan tujuan kita hanya pada Allah semata. Arti ikhlas bukan merelakan, tapi ibadah ikhlas artinya ibadah kita ditujukan pada Allah.



Barangkali ayat di bawah ini lebih menggambarkan tentang ikhlas

Allah berfirman
قُلْ إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ 
"Katakanlah, sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Pemelihara alam semesta." (QS. Al-An‘âm[6: 162])

Menurutku pribadi sih, aku dalam posisi terzalimi. Ada ceritanya di tulisanku itu. Termasuk aku sebagai perempuan menggunakan uang untuk keperluan renovasi rumah mantan suami. Setiap bulan masih dikirimi uang dari keluargaku untuk keperluan sehari-hari. Paling parah adalah mantan alergi dengan masjid, tiap Jum'at siang bukannya ke masjid, malah nongkrong di dapur rumah sambil ngobrol dengan makhluk yang tidak kelihatan.

Menurut Islam, orang terzalimi itu, dari segi akhirat, mendapat keuntungan dosanya diambil oleh yang menzalimi. Kedua, orang terzalimi do'anya tanpa hijab dengan Allah, akan terkabul. Kalaupun tidak dikabulkan di dunia, akan membantu saat di akherat nanti.

Tapi siapa sih mau dizalimi, rasanya gak enak banget. Tertekan, pengen nangis tiap hari, dan rasanya tidak ada semangat untuk hidup. Kayak slogan hidup segan mati tak mau. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memutuskan untuk hijrah dari Mekah ke Madinah saat tekanan dari bangsa Quraisy begitu hebatnya. Kita berhak membela diri dan meninggalkan tempat kita dizalimi.

Memang betul seorang istri mesti menuruti suami, tapi suami yang model bagaimana dulu. Bagaimana kalau dia mengajarkan syrik, di keluarga yang punya guru spiritual untuk melariskan usahanya. Mata hati keluarga ini tertutup sudah.

Yang jelas hikmah dari semua ini aku jadi belajar Islam. Walau sedikit-sedikit. Pelan-pelan mencoba mencairkan rasa sakit yang ada di hati ini.

Terima kasih atas sarannya untuk Putri...

Rabu, 17 Juli 2013

Diet melangsingkan tubuh dengan VCO (virgin coconut oil)

Aku mengkonsumsi virgin coconut oil  6 sendok makan sebelum makan setiap sebelum makan, sehari sekali. Selain bisa meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki metabolisme, juga untuk kesehatan kulit dari dalam. Bisa mempercepat program diet, melangsingkan bila dibarengi mengkonsumsi makanan sehat dan olahraga.


Terjemahan bebas dari How Coconut Oil Was Miscast as a Dietary Villainhttp://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2011/12/29/coconut-oil-slim-your-waist-size-in-one-week.aspx

Salah kaprah tentang minyak kelapa yang dianggap sebagai lemak berbahaya

Minyak kelapa dianggap sebagai lemak jenuh dan dianggap sebagai penyebab tingginya kolesterol dan penyakit jantung. Padahal sesungguhnya mitos ini keliru. Industri kedelai telah membabi buta dalam hal menutupi manfaat penggunaan minyak dari daerah tropis ini. Alasannya adalah bisnis bernilai jutaan dolar.

Sayangnya industri minyak dari negara tropis berpusat di negara-negara miskin seperti Filipina dan Indonesia, tidak mampu melawan propaganda negatif yang disebarkan oleh konglomerat industri Amerika.

Minyak kelapa di Amerika sebagian besar menghilang dari peredaran, kecuali kelompok kecil yang peduli dengan kesehatan.

Pada tahun 1930, seorang dokter gigi bernama Dr. Weston Harga bepergian ke daerah Pasifik Selatan memeriksa diet tradisional dan efeknya pada kesehatan gigi dan keseluruhan tubuh. Dia menemukan mereka yang mengkonsumsi minyak kelapa tubuhnya sehat dan langsing, meskipun kadar lemak yang tinggi konsumsi makanannya.

Lalu pada tahun1981, ada peneliti yang mempelajari populasi di dua atol Polinesia. Di sana kelapa adalah sumber utama untuk energi. Hasilnya telah dimuat pada American Journal of Clinical Nutrion yang menunjukkan pada kedua populasi itu kesehatan pada pembuluh darah sangat positif. Tidak ada bukti bahwa mengkonsumsi lemah jenuh merugikan kesehatan pada populasi di sana.

Terjemahan bebas dari The Top 10 Celebrities Who Use Virgin Coconut Oil
http://www.thehealthyhomeeconomist.com/top-10-celebrities-who-use-virgin-coconut-oil/

10 selebriti dunia yang menggunakan virgin coconut oil

#10 Apolo Ohno: virgin coconut oil untuk makan malam. 
Pemenang olimpiade medali emas dan pemenang Dancing with the Stars menggunakan virgin coconut oil untuk membantunya dalam kompetisi.

Menurut New York Times, pemenang skating ini mengatakan rutin untuk makan brokoli yang dikukus dan nasi merah dengan di siram minyak kelapa untuk menambah energi pada malam sebelum bertanding. Medium chain triglyclerides (MCTs) adalah lemak yang bermanfaat yang terdapat pada virgin coconut oil yang menambah energi dan sudah dirasakan manfaatnya oleh Mr. Ohno.

#9 Jillian Michaels: virgin coconut oil untuk memasak. 
Pelatih fitnes pribadi Jillian Michaels menggunakan virgin coconut oil untuk pertolongan sistem pertahanan tubuh. Dalam bukunya berjudul Master Your Metabolism, Jillian Michaels menyertakan sebuah resep yaitu sendok makan virgin coconut oil sebagai kandungan utama ditambah bahan makanan segar yang lain.

#8 Miranda Kerr: virgin coconut oil dalam teh. 
Supermodel Miranda Kerr yang menikahi aktor Orlando Bloom mengatakan mengkonsumsi cukup banyak minyak kelapa adalah rahasia kecantikannya dan dia telah mengkonsumsi sejak berumur 14 tahun. Tentang virgin coconut oil, Miranda menyatakan:"Saya tidak akan meninggalkan sehari tanpa mengkonsumsi minyak kelapa. Saya mengkonsumsi 4 sendok makan sehari, belum termasuk di salad, masakan dan dalam cangkir berisi green tee".

#7 Kourtney Kardashian: virgin coconut oil untuk rambut. 
Bintang reality show menyertakan virgin coconut oil kualitas terbaik untuk masker rambut untuk menjaga tetap indah dan berkilau. Menurut StyleBistro.com, ramuan Kourtney untuk perawatan sebulan sekali adalah apokat, mayonais, telur, minyak zaitun, castor oil dan minyak kelapa.

#6 CJ Wilson: virgin coconut oil makanan di hari pertandingan. 
Pitcher terkenal Texas Rangers mengkonsumsi minyak kelapa untuk memasak dari chef pribadinya Aaron Elliot. Elliot lebih suka menggunakan minyak kelapa dibanding minyak zaitu untuk makanan bagi bintang baseball termasuk saat hari pertandingan. Resep Omelet Wilson "game day omelet" termasuk 3 telur dengan bayam, jamur, merica dan bawang. Sayuran ditumis dengan minyak kelapa lalu ditambahkan pada telur.

#5 Gwyneth Paltrow: virgin coconut oil untuk melembabkan setelah mandi Epsoms Salts.
Aktris pemenang Oscar, istri anggota band Coldplay Chris Martin, Ibu dari Apple dan Moses, Gwyneth Paltrow menyatakan rutin menggunakan virgin coconut oil untuk melembabkan kulit setelah mandi untuk detoksifiksasi Epsom Salts. Menurut sitenya goop.com :"Aku sangat menyukai mandi dengan garam untuk detox, menyegarkan otot dan melapisi kulit. Selama mandi, aku meggunakan sarung tangan untuk mengelupas karena merangsang kulit, membuat halus. Setelah mandi, aku menambahkan kulitku dengan extra-virgin organic coconut oil.

#4 Gisele Bundchen: virgin coconut oil untuk organik skincare merk pribadi. 
Supermodel asal Brazil dan istri atlit Tom Brady mempunyai merk pribadinya untuk skincare, Sejaa pure skincare, yang menyertakan minyak kelapa sebagai kandungan utama. Supermodel yang diberitakan mnghasilkan uang lebih dibandingkan suaminya pemenang Superbowl dimarahi dermatologis yang menyebut suncreen adalah "racun" dan untuk menghindari penggunaan sunblock kimia pada skincarenya diganti dengan mengoleskan virgin coconut oil.

#3 Dr. Oz: virgin coconut oil untuk mempercepat metabolisme dan mengurangi berat badan. 
Begitulah, seorang dokter selebriti dalam 2 seri bagian shownya yang terkenal dengan judul Coconut Oil Superpowers. Dia menggunakan virgin coconut oil untuk mengurangi berat badan karena mempercepat metabolisme.

#2 Angelina Jolie: virgin coconut oil untuk sarapan.
Menurut UK Daily Mail, Angelina Jolie menyertakan virgin coconut oil sebagai bagian sarapan. Sumber dari majalah Gracia menyatakan:"Angelina tau bagaimana memulai harinya dengansedikit virgin coconut oil lalu ditambahkan sereal". Angelina Jolie menyukai virgin coconut oil untuk memulai harinya. Menurut Sally Fallon Morell dan Dr, pengarang buku Eat Fat lose fat, sedikit virgin coconut oil sebelum makan dapat membantunya lebih sehat, menjaga berat badan, menjaga agar tidak makan berlebihan.

#1 Jennifer Aniston: virgin coconut oil untuk menurunkan berat badan. 
Jennifer Aniston nampaknya cocok dengan Coconut Diet untuk satu periode, dan pernah nampak membawa belanjaan penuh minyak kelapa. Coconut Diet adalah diet rendah karbohidrat dan mengandung banyak kelapa yang mempercepat metabolisme dan menurunkan berat badan. Barangkali Jennifer pernah melihat pertunjukan Dr. Oz minyak kelapa dapat meningkatkan merabolisme dan menurunkan berat badan dan ini meyakinkannya untuk menggunakan minyak tradisional yang luar biasa ini.





Minggu, 14 Juli 2013

Belajar Islam malah tambah sombong

Itu kalimat yang diucapkan oleh temen seumurku. Soalnya aku udah males kalo ikutan acara ngumpul malem-malem, kalo siang bolehlah. Dan temen-temenku seumurku yang duitnya lagi banyak-banyaknya, suka hura-hura. Ada yang cerita semalam ngabisin duit 7 juta di cafe, maklum minuman keras harganya mahal. Untuk ngilangin stres katanya.

Ada juga yang cerita pernah ke striptease di daerah kota, buat nemenin bos-bos pimpro supaya dapat proyek. Katanya ada tipe-tipe pejabat kalo melakukan kunjungan pake berbisik "ceweknya ada yang cakep buat nemenin gak".

Gak bisa dipungkiri bahwa walau mereka-mereka ini rajin sholat ke masjid, rajin sedekah, godaan dunia bagi yang duitnya banyak, jabatan tinggi lebih besar lagi. Ntar alasannya, nanti kalo udah pensiun aku mau bertaubat, sekarang hidup dinikmati dulu. Ada temenku bilang "emang yakin bisa hidup setelah pensiun". Tapi aku mau menambahkan, kehidupan yang tidak barokah di saat muda, akan membuat hidup sengsara di masa tua. Ada temanku yang bapaknya pejabat kaya raya, tanah dimana-mana, masa tuanya sakit-sakitan parah, tanah dijualin semua. Akhirnya yang diwariskan hanya sebuah rumah.

Setan itu menggoda kepada siapa saja tanpa terkecuali. Tidak hanya yang hobi hura-hura, foya-foya, minum minuman keras dan main perempuan tapi juga pada yang pengetahuan Islamnya tinggi. Yang terpandang sebagai ustad disodorin banyak wanita untuk dijadiin istri. Yang berusaha meluruskan hati tiba-tiba banyak yang menawarkan hal yang melanggar Islam, ah sering, katanya boleh ah kalo sekali-sekali, pengen banget soalnya. Yang membatasi pergaulan soalnya takut banyak godaan malah dalam hatinya jadi sombong, merasa lebih baik, merasa lebih beriman dari yang lain. Karena tidak pernah berhadapan dengan dunia luar yang kejam, kalo mencoba keluar dan berusaha memberi tahu yang benar ini itu bawaannya emosi.

Kita sebagai muslim tentunya ingin Islam mengalami masa kejayaan. Nilai-nilai Islam diterapkan pada semua bidang, termasuk para pejabat. Soal menjadi pejabat pemerintahan, politik itu kotor. Butuh uang banyak untuk menjadi wakil rakyat. Akhirnya semua dihalalkan untuk mencapai tujuan, sogok sana, sogok sini.

Aku punya teman chat di Mesir, tadinya sempat ngobrol kontak-kontakan terus, tapi karena sesuatu hal akhirnya aku pilih menjauh. Gak tau ya, laki-laki di  Mesir bawaannya ngajak nikah... hahaha. Kenal dari Facebook. Ada yang kerja di pemerintahan sempet cerita kondisi Mesir. Terus endingnya bilang dia single dan kirim pesan supaya aku jadi istrinya aja gimana. Pilih mundur teratur. Ada lagi yang katanya proses cerai dengan santainya bilang, aku suka sama kamu, kamu jadi istriku nanti ya, standby jawab messageku. Pas gak jawab marah-marah. Lucu... padahal baru ketemu sekali. Facebookku chatnya jarang online sekarang.

Soal di Mesir kata mereka, itulah hidup ada perbedaan soal siapa yang berhak jadi pemimpin. Ada yang bilang Mursi orang baik dan shaleh, ada yang bilang Mursi presiden buruk bikin ekonomi Mesir kacau balau.

Kesombongan itu dari hati. Ada yang nanya emangnya gak boleh kalo cerita-cerita pengalaman kita nanti dianggap sombong. Tentunya niatnya, dia cerita niatnya pengen dipuji atau sekedar sharing supaya diambil hikmahnya. Sedekah boleh ditunjukkan ke orang lain, tapi bila diupayakan hanya untuk Allah tanpa orang lain mengetahui itu lebih baik, nilai keikhlasan lebih tinggi.

Aku di beberapa postingan menulis warning, yang tidak sependapat terus bicara kasar sambil ngomongin dalil-dalil gak akan dimuat di kolom komentar, soalnya untuk bisa komentar di sini pake moderasi. Kayak video penembakan pendukung Mursi di Mesir oleh tentara yang lagi sholat di youtube, komennya isinya banyak pake kata F**K atau ngatain dasar kafir. Enak memang misuh-misuh tuh ya... kayak ngeluarin ganjalan di hati dengan kalimat #$@*&+%. Baik dari pendukung Mursi atau lawannya. Lawannya gak mau kalah komentar "emang siapa yang nyiapin kamera kok tempatnya strategis banget. Kayaknya nembaknya gak ada korbannya". Korban yang tewas karena mereka pasang badan nyerang lawan, dari kedua belah pihak.

Mesir, walaupun bukan negara kaya seperti negara Arab di daerah teluk, tapi orangnya banyak yang rajin membaca Qur'an, rajin shalat di mesjid. Konon penerima bantuan terbesar dari Amerika setelah Israel. Eh, jangan salah ya, Indonesia juga dijajah Amerika perekonomian kita, kayak di Freeport misalnya. Justru malah sumber daya kita dikeruk bangsa asing. Terus gimana dong, mungkin gak kita melepaskan diri dari penjajahan. Ya itu salahnya pemerintah dan wakil rakyat, kita ini rakyat taunya ingin bisa bertahan hidup saja.

Aku sudah gak banyak ngobrol dengan orang keturunan Arab di Mesir ataupun daerah teluk. Udah paham sedikit-sedikit karakter mereka, yah kulturnya memang beda dengan orang Asia atau di Indonesia khususnya. Di Indonesia orangnya lebih ramah dan bisa menahan diri. Sedangkan di Arab, dengan aturan syariah yang ketat budayanya dan lebih rajin ke masjid juga baca Qur'an lebih mudah meledak-ledak.

Aku juga gak pengen jadi orang sombong, tapi masih berusaha. Soalnya kadang kesombongan itu gak disengaja. Misalnya aku pake baju baru terus bilang, Alhamdulillah yah, ini merknya ini harga sekian tapi lagi sale loh di mall. Kadang pengen dapet pujian juga duh, bajunya baru, modelnya lucu deh. Berusaha supaya gak terlalu keseringan pengen dapat pujiannya.

Pokoknya berusaha menghindari kesombongan dari dalam hati. Godaan sombong bahkan lebih berat pada yang ilmu Islamnya tinggi. Diprotes kenapa bahas surga dan neraka terus, ya gimana lagi, banyak hadits yang kalimatnya ada petunjuk meraih surga dan menghindari neraka...

Tidaklah masuk syurga barang siapa yang di dalam hatinya terdapat kesombongan yang sebesar biji zarah (atom) sekalipun (Hadist Riwayat Muslim)

Rabu, 10 Juli 2013

Masalah hati nurani

Ada pertanyaan lewat e-mail, tanya dia muallaf dan minta bantuan 15 juta terlibat utang. Aku sarankan mengikuti petunjuk lewat buku ustad Yusuf Mansyur. Katanya sudah, yah, aku hanya bisa kasih saran itu sambil mengatakan goodluck.

Langkah sekecil apapun untuk mendekatkan diri pada Allah, maka hidup kita akan dimudahkan. Wanita ini tidak mencoba melanjutkan ngobrol denganku soal kegelisahannya. Biasanya pertanyaan dilanjutkan dengan diskusi. Karena perubahan juga butuh proses dan dukungan, yang patah arang akhirnya percuma juga, tidak ada perbaikan.

Ada juga yang nanya ke aku, kenapa aku bisa berpendapat belum tentu yang pakai kerudung masuk surga duluan dibanding yang enggak pakai. Itu kan panjang penjelasannya. Aku pernah ada contoh mertua kakakku yang jarang menggunakan kerudung tapi meninggal di Mekah saat naik haji, dan saat itu tentunya selalu menggunakan jilbab. Hati yang baik, walau jarang menggunakan jilbab,  suka menolong orang lain secara tulus (pada awalnya) ternyata dimudahkan untuk meninggal dunia dengan aurat tertutup dan menggunakan jilbab.

Mendekatkan diri pada Allah itu butuh proses. Ada yang tidak pakai jilbab beralasan hatinya dulu dijilbabi, masalahnya dia konsisten enggak dengan niatnya, atau hanya sekedar alasan saja. Ada yang pakai jilbab hanya sekedar fashion, malah tambah konsumtif, belum tentu jilbabnya membawanya mendekatkan diri pada Allah.

Bila belum pakai jilbab dan beralasan menjilbabi hatinya dan konsisten, tentunya dia melakukan perbaikan untuk mendekatkan diri pada Allah.

Jadi aku cenderung menghargai orang yang memahami nilai-nilai agama dan berusaha menerapkan secara konsisten. Dari titik belum menggunakan jilbab, atau menggunakan jilbab dan juga berusaha mendekatkan diri pada Allah. Aku rasa gak cuman aku saja, banyak orang yang open mind masih bisa bersahabat dengan yang tidak berjilbab tanpa menghakimi yang gak pake jilbab masuk neraka.

Aku ingat pak Munichi pernah menyatakan bahwa surga neraka ibarat iming-iming permen untuk anak kecil. Setelah remaja, melakukan perbuatan karena ingin mendapat pahala. Tapi yang dewasa melakukan ibadah karena ingin menggapai ridho Allah.

Bahkan orang jahatpun tahu ada surga neraka. Ada laki-laki berumur fifty something keturunan Eropa tinggal di Kanada menyatakan cinta sama aku, ingin aku pindah hidup sama dia tapi dia tidak percaya surga dan neraka. Alasannya tidak ada ilmu pengetahuan yang menyatakan surga dan neraka itu ada. Orang beragama Islam, apapun alasannya dengan rukun Islam dan rukun Iman bila tidak percaya surga dan neraka berarti kafir. Hanya kita tidak boleh serta merta mengatakan dia kafir, diperhalus dengan istilah Islam KTP. Mengkafirkan orang hanya akan membuat kita menjadi lebih kafir, karena kita tidak boleh menghakimi.

Banyak orang Islam (bahkan non muslim) yang percaya surga dan neraka itu ada. Tapi tidak mau menggapainya, yah sekedar tau tapi tidak mau belajar dan mempraktekkan. Pernah aku dirayu sama seseorang dia bilang begini, ngapain aku belajar Islam kalo para kyai malah ngaco, istrinya 7, sibuk memperkaya diri. Dia seumuranku, forty something. Aku jawab lah, kamu melihat dari sisi negatif, kyai dan ustad yang ngaco ada, tapi yang lurus banyak. Harusnya mengikuti yang lurus bukan malah beranggapan belajar Islam tambah rusak. Dia bilang lagi yuk mesra-mesraan dimana, aku ketawa, enggak ah. Komentar lagi, tambah belajar Islam kamu tambah sombong. Dia temenku ini percaya surga dan neraka, tapi tidak tertarik belajar untuk mencapainya.

Lalu ada yang percaya surga neraka lalu ingin mendapat pahala, sekali-sekali. Yang tidak belajar Islam tidak akan pernah peduli, bahwa menyombongkan perbuatan baik (menunjukkan perbuatan baik di tempat umum boleh, tapi niat supaya dipuji itulah sombong) atau mengungkit perbuatannya hanya akan membuat pahala dari perbuatan baiknya hangus.

Kedewasaan dalam beragama adalah bila melakukan karena untuk menggapai ridho Allah. Karena kita ingin mendekatkan diri pada Allah, maka kita akan menjaga betul kejujuran, keikhlasan dari perbuatan kita, mempelajari Islam, dan intropeksi diri. Allah juga akan menjaga hati kita untuk tidak melakukan hal yang melanggar Islam.

Soal cadar, celana congklang, jenggot, hanya sarana karena menunjukkan niat mendekatkan diri pada Allah. Tapi akhirnya semua berpulang pada yang diyakini. Aku belajar dari guru yang kental Muhammadiyah, dan menurut beliau ada hal lebih utama dilakukan daripada memikirkan celana congklang. Karena timbangan pahala terberat adalah mengorbankan diri demi kebahagiaan orang lain. Di Muhammadiyah, walau kata orang ibadahnya minimalis, itu aja masih banyak amalan sunnah. Tidak hanya sholat 5 waktu, ditambah sholat sunat, mengusahakan berjamaah, sholat Dhuha, sholat tahajud, dan lainnya. Ada prioritas apa itu wajib, sunnah mendekati wajib, atau sunnah yang bila orang lain melakukan kita tidak perlu melakukan, dan sunnah yang lain.

Yang dimaksud membersihkan hati juga bisa rancu. Ada yang beranggapan bahwa sibuk beribadah tidak terlibat masalah duniawi itu adalah membersihkan hati. Tapi menurut pendapatku bila berhadapan dengan masalah duniawi dan kita masih bisa mengatasinya, berusaha memperbaiki lingkungan itu lebih berat. Dan berkali-kali aku menuliskan bahwa amalan paling dicintai Allah adalah berusaha membahagiakan orang lain secara ikhlas.

Pendapatku soal Front Pembela Islam yang merazia minuman keras dan maksiat menjelang Ramadhan, itu maksud baik tapi cara keliru bila sudah menghancurkan. Bila memang ingin menggapai ridho Allah cara menghancurkan dihindari. Nafsu ingin menghancurkan memang ada pada di diri manusia (termasuk aku juga, pengen ngebom sebuah rumah di Bogor, wkwkwkwk) tapi malah jadinya membuat Islam seakan-akan mengajarkan kekerasan. Padahal Islam itu mengajarkan agar berdakwah dengan kelembutan dan kebijaksanaan.

Tulisan cukup panjang menjelang Ramadhan, pemahaman tentang Islam dari proses kehidupan selama ini. Bila ada kritik dan saran silakan. Tapi aku gak akan meloloskan komentar "menampilkan wajah wanita itu fitnah, akan masuk neraka" atau "yang menggunakan jilbab tidak syar'i masuk neraka sambil dilampiri dalil-dalil". Masalah penampilan itu pilihan hidup dan kenyamanan masing-masing. Bagaimana kita berfokus pada hati nurani, tergerak untuk menolong membahagiakan orang lain, untuk tulisan kali ini. Terima kasih...

Selasa, 09 Juli 2013

Many interpretations of holy Quran

We Muslims pray five times a day. From holy Quran, we should feed the poor, help the needy, replace bad things with good things. We are to be patient and grateful. But the fact is, many of us are greedy, hurt others, make war, selfish, arrogant, and rude to women. We fight about wisdom from holy Quran because of many interpretations. So pathetic...


Break Up

This guy was not my boyfriend. He convinced me that he was a muslim, reverted from Christian since three years ago. One day I talked to him that I wanted to go to Egypt to see pyramids because of the history. Then he replied "why do you believe in that shit? Wake up, wake up, I can give you good living and love." I stopped talking to him right away...


Unconditional love

Everytime I meet a man, he tell me that he is patient, caring, understanding. But only under one condition, when he is happy. He become rude when unhappy.

And so many times, I am being blamed for something ridiculous. For example, a man told me "Because you didn't accept me to be your boyfriend, I slept with my neighbor, when her husband was not at home." (he lived in Dubai). Or a man from Libya "Because you don't want to open your cam, it's better for me to sleep with my maid, she is from Philippines".

Unconditional love is not easy to get, need big luck. Keep praying and be patient...

(Sweating when try to write in English)

Rabu, 03 Juli 2013

Do'a orang teraniaya

Kadang aku suka berpikir sejauh mana seseorang itu teraniaya. Apa harus seseorang yang terluka sana-sini, punggung disetrika, tubuh diperkosa, mata lebam dipukuli.

Bagaimana bila seorang ibu yang dipisahkan tidak boleh ketemu anak kandungnya, oleh mantan suami. Mencoba mendatangi, anak dibawa pergi. Mengirim handphone, handphonenya tidak boleh digunakan. Mengirim surat, dikembalikan dengan catatan tidak dikenal.

Rindu kepada anak itu bisa sangat menyakitkan. Apalagi saat teringat waktu melahirkan, merawat bertahun-tahun, mengajari membaca dan menulis, mengerti warna, binatang, juga iqro selama 5 tahun. Tiba-tiba direnggut begitu saja. Tidak hanya mantan suami, bahkan keluarga besarnya juga melindunginya.

Suatu ketika aku melihat foto anakku diupload di facebook. Setelah 2 tahun tidak bertemu aku melihat anakku tambah tinggi, sekarang mereka berumur 9 tahun.

Aku sudah mencoba konsultasi ke LSM, LPA, temenku yang polisi, pengacara, belum ada hasil. Dari semua pembicaraan ujung-ujungnya pengacara dan polisi minta duit.

Menurut Islam, do'a orang teraniaya itu dahsyat, pasti dikabulkan Allah, hanya saja mesti bersabar. Boleh mendo'akan keburukan agar yang menganiaya itu celaka, tapi memaafkan dan bersabar itu lebih baik.

"Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Nisa': 148)

"Maka Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah." (QS. Al-Syuura: 40)

"Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar." (QS. Fushshilat: 34-35)



Hanya orang-orang beriman, dan mencoba meraih akhirat akan berusaha bersabar, memaafkan dan mendo'akan kebaikan bagi menganiayanya.

Terus terang memang hal yang sangat tidak mudah. Saat emosi memuncak, menangis tersedu-sedu tanpa bisa ditahan, tetap berusaha mendo'akan hal yang baik bagi yang benar-benar telah menyakiti hati.

Dan yang disebut hikmah, mencoba mengambil pelajaran dari semua kejadian ini. Pertama, saat dijauhkan oleh anak-anakku aku belajar Islam. Lalu belajar kesabaran. Juga belajar tauhid. Konon orang yang beriman mesti tetap tenang dalam hal menghadapi semua cobaan. Saat anak diambil malah bersyukur "terima kasih sudah merawat anak-anakku dengan baik, aku jadi punya kesempatan belajar Islam". Saat teror SMS bertubi-tubi salah satunya "aku berhak memenggal lehermu" sampai ketakutan setengah mati tetap bersyukur karena mengurangi dosa kita, karena dosa kita diambil oleh yang meneror.

Terus aku mendo'akan apa... aku mendo'akan agar anak-anakku selalu sehat, menjadi anak-anak sholehah. Aku berdo'a bisa bertemu pada saat yang terbaik menurut Allah sajalah.

Yang kita bawa mati adalah amal ibadah kita, bukan gadget terbaru, bukan rumah mewah, mobil keren. Kebahagiaan karena mendekatkan diri pada Allah dan suka menolong orang lain yang membutuhkan itulah kebahagiaan yang terbaik bagi orang beriman.

Masih menangiskah aku? Sekali-sekali menangis juga tidak apa-apa, tapi air mata mesti dihapus, lalu menikmati rahmat dan karunia Allah. Melihat banyak orang lain yang lebih kesulitan, dan berusaha membantu mereka semampunya...

Pemesanan skin care yang mengandung VCO dari Virgin Natural Cosmetics 
klik gambar di bawah ini
juga tersedia paket skin care non alkohol non parfum untuk haji/umrah

br />

Bahagia dunia dan akhirat

Aku punya teman seorang mualaf di Kanada. Dia bilang katanya sebelum masuk Islam dia agnostik, tau ada Tuhan tapi tidak tau Tuhan yang mana. Dan tanyanya kenapa laki-laki di Islam sepertinya boleh memperlakukan istri seperti budak, tapi itu di Arab. Gak boleh pergi sendiri, bajunya tak berbentuk, dan mesti nerima kalo suaminya nikah lagi dengan yang lain. Ah, menurutku itu salah pendapatnya. Justru laki-laki Arab sangat memanjakan istri gak boleh kerja jadi dikasih pembantu (termasuk dari Indonesia), mesti diantar kalo pergi. Cuman sedikit kebablasan soalnya istri jadi makan terus makanya wanita dewasa Arab banyak yang overweight tidak seperti remajanya yang langsing.

Membahas soal agnostik, aku juga dalam pencarianku untuk lebih mengenal Allah. Keinginanku itu membawaku untuk menikah dengan seseorang. Kenalan dengan orang yang sekarang mantan suami, dia bilang "aku akan menunjukkan jalan ke surga", soalnya katanya dia seorang dengan spiritual tinggi. Tapi gak taunya versi jalan ke surga dia keliru.

Semenjak aku tinggal di sana bukannya aku diberi kasih sayang malah diperlakukan penuh kebencian. Dan mantan bilang, kalo mau masuk surga mesti menahan sakit, bersabar. Mantan bekerja di keluarga sendiri, tapi gaji hariannya hanya sebesar uang sarapan kakakknya yang bos (usaha warisan dari almarhum bapak padahal).

Uang pemberian bapakku untuk merenovasi rumahnya (rumah atas nama kakaknya) diaku haknya, termasuk anak-anakku dianggap dia yang berhak merawat. Serunya lagi, mantan ibu mertua gak bolehin aku makan masakannya waktu aku di sana. Sampai aku bertanya-tanya apa iya untuk bisa ke surga mesti merelakan kebahagiaan, bersabar saat dirampas hak milikku. Aku gak bisa mikir waktu di sana, terlalu tertekan. Sampai aku akhirnya aku pergi balik ke rumahku di Jogja.

Saat awal-awal di Jogja, aku hanya sibuk membaca do'a "Robbana attina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah waqina adza bannar". Dari kalimat itu aku mulai menyadari aku berhak untuk bahagia di dunia dan akhirat. Mantan suami yang mengaku berspiritual tinggi, akhirnya kesurupan, karena spiritualnya bukan mengarah ke Allah, tapi ke Iblis. Kesimpulanku hubungannya dengan Tuhan adalah Tuhan yang keliru, termasuk keluarganya yang tega selalu menyakiti hatiku.

Bukannya aku menyalahkan kalo keluarganya masuk ke ormas yang melakukan tahlilan kalo ada yang meninggal dan yasinan kalo pengajian. Aku yakin ada pengikut ormas ini memperlakukan keluarga, menantu, istri dengan baik. Tapi kebetulan keluarga ini cuman sibuk dengan ritual-ritual yang cenderung syrik. Punya guru spiritual lagi. Sikapku yang tidak setuju dengan ritual-ritual membuatku dikucilkan, diperlakukan tidak wajar. Dan biasa, orang kalo udah kecanduan ritual syrik gak akan sadar mereka jahatin orang lain, taunya cuman terusik ingin membunuh jiwa orang yang berbeda pandangan, itu sudah naluri jahat mereka muncul tanpa mereka sadari.

Ada beberapa teman menyarankan curhat hanya pada Allah, gak usah ditulis di blog. Tapi ada beberapa e-mail menyatakan mereka punya pengalaman hidup yang mirip dan tanya mesti berbuat apa. Kalau memang benar-benar teraniaya sebaiknya hijrah dan memulai hidup baru. Tapi kalau masih sanggup, perbaiki diri dan banyak minta pada Allah.

Kesabaran itu tanpa batas. Kalau seandainya akhirnya tidak sanggup bersabar, minta terus pada Allah dan banyak membantu orang lain semampu kita. Karena membantu orang lain yang membutuhkan, maka Allah akan memudahkan urusan kita juga. Bahagia dunia akhirat bukan berarti tidak punya masalah, tapi bisa menyelesaikan masalah dengan tenang, kejahatan dibalas dengan kebaikan.

Pada akhirnya manusia akan mempertanggungjawabkan kejahatan yang dia lakukan di dunia, bukan berarti karena Allah tidak sayang pada manusia. Allah adalah Maha Pengasih dan Maha Penyayang dan hanya orang beriman yang akan merasakan kasih sayang Allah. Petunjuk sudah diberikan melalui Al Qur'an dan Sunah. Teguran sudah diberikan oleh orang-orang sekitar. Tapi kalo mata hati tertutup memang sudah sulit. Mereka mesti melalui tinggal di neraka menemani Iblis yang mereka ikutin dan disembah.

Hanya manusia beriman yang berhak untuk merasakan kebahagiaan di surga. Hidup di dunia hanya sementara saja, gak usah dianggap serius, benar-benar ibarat panggung sandiwara. Ikuti qadha dan qodar sebagai manusia beriman yang punya hati nurani. Bisa membedakan mana manusia yang di dahinya tertulis Ka Fa Ro dan manusia beriman. Walaupun dari luar wanitanya pake jilbab lebar, laki-laki pake surban dan fasih mengutip ayat Qur'an sekalipun. Karena manusia beriman punya hati nurani, mudah tersentuh penderitaan orang lain dan berusaha mendekatkan diri pada Allah dengan cara sesuai Qur'an dan Hadits bukan dengan ritual-ritual syrik. Manusia beriman berhak atas kebahagiaan dunia dan akhirat, itu janji Allah pada manusia beriman dan bertakwa...

Senin, 01 Juli 2013

Cinta dan pacaran

Cinta adalah mengenai perasaan. Sulit kalau yang namanya perasaan itu dipaksa-paksa. Gak suka dipaksa suka, suka dipaksa gak boleh suka. Pacaran menurutku hanyalah istilah, seperti halnya minum Aqua berarti minum air mineral walau merknya lain-lain. Toh ngerti maksudnya apa. Ada versi pacaran cuman berani SMS, ada yang berani main gak ngajak keluar, ada yang ngajak keluar dengan dibatasi waktunya, dan ada yang beduaan gak peduli waktu.

Pacaran haram, kencan haram, sekarang banyak didengungkan hal seperti itu. Tapi banyak yang gak peduli. Liat aja kalo malam minggu bioskop penuh, rumah makan, pojokan di taman sepi, dan tempat lain. Seperti disarankan agar wanita muslimah pake kerudung, yang masih pake tanktop dan hotpants masih banyak.

Ada yang nanya ke aku, kenapa aku suka membahas orang Arab... hehehe... aku terkesan waktu ke Saudi, suatu saat pengen ke Mesir. Pernah beberapa kali ditawarin jadi "secret wife orang Emirati", cuman gak minat pake banget. Katanya di UAE ada beberapa kasus penangkapan wanita berbaju seksi oleh polisi di tempat tertentu, apalagi mesra-mesraan di tempat umum. Di Arab memang adat istiadatnya kental dengan Islam, tapi di Facebook yang friendlistnya banyakan orang Arab aku mendapat perlakuan rasis. Cuman dianggap obyek seksual, begitu kenal langsung diajakin ngomong porno, di inbox ada yang ngirim gambar XXX.

Kemarin aku dapat SMS dari laki-laki duda yang pernah jadi teman Facebookku, tinggal di Jakarta. Dia bilang mau ke Jogja menemui aku, masalahnya dia yang 6 tahun lebih tua aku gak tau wajahnya kayak apa, di Facebooknya gak ada fotonya blas. Makanya aku menolak menemuinya, takut nanti kalo mau nemuin dianggap kasih harapan. Dari ngobrol di telepon ceritaku sebentar-sebentar dipotong, gak boleh gitu, gak boleh gini sampe illfeel. Jadi aku bilang aja kalo aku jatuh cinta sama seseorang yang tinggalnya di luar negeri dan mau menemuiku setelah Ramadhan. Jawabnya gini, seharusnya taaruf itu pake perantara bukan ketemu langsung. Wah standar ganda dong, dia bilang mau ketemu aku langsung, tapi ada cowok lain mesti pake perantara. Terus aku bilang, aku gak masalah bertemu cowok selama di publik, kita beda paham. Seperti halnya kalo kopdar blogger, cuman ini cowoknya lagi pedekate.

Aku tidak berani bilang pacaran itu haram atau halal, bukan kapasitasku dan aku bukan ulama. Tapi aku masih bisa ngobrol dengan cowok di tempat umum, bahkan pernah kopdaran di food court Grand Zam-Zam Clock Tower depan Masjidil Haram, Mekah.

Soal setelah Ramadhan, wah, aku belum bisa cerita banyak. Soalnya sebelum ini ada beberapa yang janji mau temuin aku di kotaku batal tanpa alasan jelas. Ada sih alasannya cuman gak etis ditulis di sini. Apa kalo cowok pedekate mau kenal lebih baik terus digimanain coba, apa perlu pake perantara bolak-balik Indonesia ke luar negri gitu. Ntar malah gak balik nongkrong di stadion nonton Liga Inggris. Weit... awas scammer... udah paham banget ciri-ciri scammer, kenal ma pakarnya di romancescams@yahoogroups.com, udah sering konsultasi ke sana. Udah ngobrol secara sopan lewat video call, dan scammer gak mungkin gitu.

Terus apa aku jatuh cinta... deg-degan iya. Cuman kalo belum ketemu gak berani memastikan apa-apa. Tapi emang iseng banget, semua tips apa yang mesti dilakukan pada kencan pertama dibaca semua, bikin senyum-senyum sendiri. Kayak jadi diri sendiri, gak bahas harga makanan, gak bahas agama, dan seterusnya. Saran gak bahas agama agak kurang pas, kita berdua suka diskusi agama, dan bukan sesuatu yang memberatkan untuk dibahas.

Orangnya pengen aku majang puisinya buat aku di blog ini... waaaah... aku saranin bikin blog sendiri biar puas, puas, puas berekspresi. Jadi kalo ada yang nembak lewat video call, dan aku bilang belum bisa ambil keputusan sebelum ketemuan bisa dianggap pacaran gak ya. Whatever lah, mau dikatain bukan ta'aruf syar'i juga soalnya gak mampu biayain perantara buat bolak balik Indonesia ke negaranya...

Menurut Quraish Shihab jilbab tidak wajib bagi muslimah, benarkah?

Yang menulis komentar ngotot bahwa jilbab itu wajib disertai dalil-dalil tidak akan diloloskan, cape deh. Mending bertoleransi menguatkan ukhuwah daripada menghakimi jilbab itu wajib berarti yang tidak pake jilbab masuk neraka semua...

Tentunya ada alasan mengapa Quraish Shihab menyatakan bahwa jilbab tidak wajib, hanya sangat dianjurkan. Dan banyaaaaaak sekali yang mencerca beliau. Ngatain liberal, sekuler, atau munafik. Sampai panas kupingku. Dan saran beliau baju yang pantas untuk muslim itu tidak provokatif, transparan, atau ketat.

Bayangkan, aku bekerja di Yayasan Budi Mulia Dua yang didirikan oleh pak Amien Rais. Saat di ruang makan waktu umrah, ada yang merasa ilmunya tinggi teriak-teriak kalo pak Amin Rais itu sekuler, soalnya PAN memasukkan non muslim dalam partai.

Kadang aku heran dengan pembicaraan para orang "beriman" yang tinggi ilmu Islamnya ini.. Beranggapan yang masuk surga cuman yang bajunya tertutup rapat, orang non muslim berantas dan yang bajunya tidak seperti budaya Arab diberantas saja.

Aku sangat mengagumi pak Quraish Shihab. Setiap bulan puasa, aku membaca tentang tafsir Al Qur'an. Rasanya pendapatku beliau bukan penganut liberal. Kalo liberal ciri-cirinya mementahkan penafsiran Al Qur'an dan mengganti dengan yang pas sesuai budaya jaman sekarang.

Kita hanya berusaha sebaik-baiknya kan, membantu orang lain, mendekatkan diri pada Allah. Tidak perlu membahas keburukan orang. Kecuali orang itu menzalimi kita dan kita perlu membela diri.

Kalau memang orang itu tidak pernah berusaha menjahati kita kenapa mesti dijelek-jelekkan. Dan memaafkan, mendoakan lebih mulia daripada menjelek-jelekkan. Yang pake jilbab tidak perlu teriak-teriak yang belum pake jilbab masuk neraka. Dan yang tidak pake jilbab tidak usah berargumen banyak pake jilbab masih seksi, celana stretch, kaos ketat. Lalu yang pake cadar cuman sibuk ibadah dan merasa paling mulia tidak mau berinteraksi dengan non golongannya.

Walisongo menyebarkan Islam dengan damai, dengan melalui budaya. Yang disentuh adalah hatinya, bukan membahas penampilan. Kalo hati sudah tersentuh, kita akan lebih mudah tertarik dengan Islam...

Pemesanan skin care yang mengandung VCO dari Virgin Natural Cosmetics 
klik gambar di bawah ini
juga tersedia paket skin care non alkohol non parfum untuk haji/umrah

Tidak perlu belajar Islam

Di tempatku tiap Selasa sore ada pengajian Bapak-Bapak. Dulu almarhum Bapak yang merintis, mengajak teman-teman beliau sesama pensiunan dosen UGM untuk belajar Islam. Mereka ini menguasai ilmu untuk kuliah, tapi ada beberapa yang tergerak untuk belajar Islam setelah pensiun. Seorang dosen tentunya sibuk dengan ilmu, membaca buku seabreg-abreg, mengajar mahasiswa, memberi ujian dan penilaian.

Aku kuliah dulu juga di UGM, FMIPA. Kalo ingat malu juga, dulu tidak rajin belajar tapi sibuk dengan kegiatan ekstra kurikuler. Kayak paduan suara dan softbol. Alhamdulillah lulus juga, di wisuda persis saat pertama kali gedung Graha Sabha Pramana digunakan. Soalnya aku pernah ikut paduan suara, aku sering mengikuti upacara wisuda saat diselenggarakan di sebelah utara gedung balairung UGM, bukan di gedung tapi di tenda, kalo hujan cukup tidak nyaman dan kadang ada wisudawan yang pingan.

Tentunya belajar Islam itu perlu. Tapi kadang aku menemui muslim yang istiqomah belum tentu mereka yang rajin belajar Islam. Salah satu rekan kerjaku pernah cerita, almarhum Bapaknya sebelum meninggal minta di belikan makanan untuk tetangga sekitar, karena sempat masuk ICU. Walau dijelaskan banyak makanan kiriman tetangga, tetap minta dibelikan dari uang sendiri. Tinggalnya di kampung, belajar Islam dari guru yang NU, cara berpikirnya sederhana dan beliau seorang mualaf. Tidak punya ilmu berlebihan tentang Islam, tapi sepertinya meninggal dengan memberi tanda-tanda, berpamitan dengan semuanya dan sangat tenang.

Ada almarhumah Ibu mertua kakakku, seumur hidupnya beliau jarang menggunakan kerudung. Tidak ada istilah baju muslimah yang versi hijabers atau syar'i untuk beliau. Menggunakan baju seadanya. Karena suami beliau sakit, puluhan tahun sibuk mencari nafkah dengan membuat dan berjualan snack. Di akhir hayat beliau memutuskan untuk berhenti bekerja, tinggal di rumah kakakku. Kata pembantu di sana rajin sholat tahajud, walau pemahaman beliau tentang Islam sangat sederhana. Mendapat kesempatan untuk berangkat haji pertama kali dibiayai putrinya dan meninggal di Mekah.

Kadang orang yang sibuk belajar Islam cara berpikirnya malah complicated, ribut sendiri gak jelas. Sebelum umur 40 tahun, aku tidak pernah menikmati mempelajari Islam. Kalo aku ikut pengajian bawaan ngantuk, bosan, dan mikirin hal yang lain. Pernah ikut ke pesantren kilat di sana pembimbingnya pernah ngobrol pengen pindah ke Arab soalnya tvnya gak ada maksiat. Gak nyadar ya, di Arab memang semua dibatasi, ada polisi syariah segala, gak boleh ada pasangan di luar nikah di jalanan umum. Belajar tentang Islam dan aturannya sejak kecil. Pergaulan wanita dan pria dipisah. Tapi di jaman sekarang ini, dengan adanya teknologi internet, aku jadi tau kalo laki-laki Arab bawaannya ngeres melulu. Apalagi di facebook, walau timelinenya isinya ayat-ayat Qur'an begitu ngirim inbox kalimatnya "Do you have cam? Do you like sex?".

Sekarang mencoba memperbaiki diri dengan belajar Islam. Tidak hanya versi ulama Arab, tapi juga kebijaksanaan Wali Songo yang dengan membaurkan budaya Jawa menjadi lebih Islami. Kebijaksanaan Wali Songo tentang Islam banyak dirusak dengan mistik. Coba deh, waktu aku bilang guruku orang Muhammadiyah dibilangin "terlalu moderat". Kalo punya teman NU ada komentar "banyak bid'ah". Atau yang bergaya salafy "Arabisasi".

Semua ilmu itu benar, bila menjalankan dengan hati bersih. Itu menurutku. Orang NU yang hidupnya gak neko-neko, gak banyak ngutang memaksakan diri untuk tahlilan bisa jadi meninggalnya sangat tenang. Tapi memang berbahaya kalo ketularan temannya terobsesi sesuatu minta-minta di kuburan yang dikeramatkan. Banyak yang bergaya salafy bisa saja  meninggal dengan tenang asal tidak memaksakan kehendak dengan kasar. Almarhum Bapakku belajar dari guru Muhammadiyah, meninggal dunia saat sholat subuh. Tetanggaku yang belajar Islam memutuskan beranggapan dirinya "JUST MUSLIM" tidak ikut aliran apapun.

Ada e-mail dari laki-laki menyarankan "mbak ini wajahnya menarik, sebaiknya tidak menampilkan wajah di blog bila ingin "berdakwah". Aku mikir, aku hanya menyampaikan uneg-uneg bukan ingin berdakwah. Bahkan aku jarang blogwalking dengan profile blog ini, dengan profile di blogku yang lain. Kalo ada yang baca ya syukur, mengkritik boleh, tapi aku berhak punya sikap sendiri. Kalo memang salah aku akan perbaiki. Kadang gak diberi kesempatan jawab sudah diintimidasi duluan.

Di Indonesia ini, memandang wajah perempuan bukan sesuatu yang aneh, justru yang aneh kalo pake cadar. Ada komunitas beranggapan bahwa  wajah wanita itu fitnah karena itu perlu ditutupi. Kalo wajah wanita itu fitnah, terus budaya Indonesia mau dikemanain. Orang-orang kalangan tertentu yang belajar Islam sibuk menceramahi, wajah wanita itu fitnah, tari-tarian dari Indonesia semuanya haraaaam karena kostumnya seksi dan tampak wajahnya.

Kadang semakin belajar Islam malah semakin tidak bertoleransi, tidak punya nurani, beranggapan kelompoknya sendiri yang benar yang lain salah semua, takut melakukan dosa jadinya tidak melakukan apa-apa. Atau mencoba memaksakan pemahaman  dengan cara kasar.

Judul di atas memang provokatif ya. Tapi maksudku belajar Islam itu penting kok. Selama diamalkan dengan benar, tidak syrik dan ngutang-ngutang untuk ritual tertentu. Allah memberikan hidayah pada yang Allah kehendaki...