Saat belajar tentang kehidupan maka akan sadar bahwa memfokuskan pada hal yang positif selalu itu tidak mudah. Karena manusia bijak itu sebetulnya walau bicaranya berusaha tetap tenang, tapi mengetahui niat jahat yang tersembunyi di pikiran orang lain. Seorang ahli perang katakanlah, selalu bisa mengantisipasi gerakan lawan.
Dan proses ke sana benar-benar tidak mudah. Kebiasaan orang (termasuk aku) sering bilang
"Aku keseeeeeeeel sama si ini dia begini. Aku keseeeeel sama si itu dia begitu".
Orang yang gak peduli lingkungan di otaknya cuman strategi buat dugem. Biasanya sih pikirannya ya terbatas cuman caranya bisa dugem. Misalnya aku hobi dugem, aku kerja cari uang, pake baju panjang, plus kerudung. Di otak rasanya pengen melampiaskan dugem. Abis dapat duit langsung ngumpulin temen-temen, menuju ke lokasi dugem gak peduli janji pada ibu mau jadi anak baik-baik. Gak taunya pulangnya mobil Xenia yang aku sopirin masuk trotoar nabrak banyak orang sampe meninggal. Berarti aku punya strategi hidup cari uang lalu kuhabiskan buat dugem. Males menepati janji pada Ibu, males mikirin akibat, yang penting hepiii.
Para Nabi itu boleh dibilang tidak pernah bohong. Kesalahan dalam hidup mereka bisa dihitung dengan jari seumur hidupnya. Nabi Luth 'alaihi sallam dikhianati istri, tapi the show must go on. Istrinya ditinggal karena mesti meninggalkan daerahnya yang penuh dengan maksiat. Betapa jiwanya yang begitu besar tetap tenang walaupun dijahati pendamping hidupnya.
Dan aku, masih banyak salahku. Sudah berusaha selalu jujur, menepati janji, tapi toh karena mulai kritis memahami karakter suka omongin orang dengan rekan lain. Barusan kan diklat belajar memahami karakter untuk belajar pengembangan karaktar pribadi anak balita. Sejak paham karakter rasanya pengen mengkritisi orang lain, lupa dengan kesalahanku sendiri. Mentang-mentang kerja di rumah sendiri masih sering telat datengnya, yang lain sibuk ini itu aku malah nyolong-nyolong ngetik sambil chatting. Emang ngawur banget aku tuh, pas diklat sibuk ngobrol di YM nanya bisnis berkaitan dengan baju muslim. Sama sekali gak fokus dan profesional dalam bidang PAUD.
Masih sering berbuat kesalahan, emosi, ngomongin orang, gak fokus dalam pekerjaan. Terus aku sukanya apa siiih. Sukanya dapat pengalaman baru, hahaha... dapat pemahaman baru lalu bisa kutulis di blog ini. Salah satu kepuasan adalah bila bisa menyelesaikan lagu yang kuupload di youtube. Oh ya, kepuasan lain adalah kalo ada yang nanya di e-mail tentang masalahnya, aku bisa menjawab lalu dia akhirnya cerita masalahnya akhirnya terselesaikan.
Semakin banyak tau seharusnya semakin dia. Semakin banyak ngerti karakter seharusnya semakin tenang. Proses menuju kebijaksanaan dan pendewasaan diri memang tidak mudah. Semoga Allah selalu menunjukkan jalan yang lurus padaku...
Jumat, 29 Juni 2012
Senin, 25 Juni 2012
Rencana kopdar di Epicentrum Jakarta 8 Juli 2012
Liburan ini aku mau ke Jakarta, dari tanggal 2 sampe 12 Juli. Sebetulnya ragu untuk kopdar, tapi berhubung udah janji sejak tahun kemarin sama seorang sobat blogger yang lagi hiatus tapi sering SMSan dan komen di FB, memberanikan diri deh untuk bikin acara kopdar.
Kebetulan... wah... senengnya aku kalo nulis kebetulan. Kebetulan abis diklat dapat rejeki, kebetulan ada yang beli herbal offline, kebetulan ada yang ngasih sangu, kebetulan dapet arisan, dan kebetulan yang paling menyenangkan adalah kenalan dengan penulis Kompasiana yang tinggalnya deket rumah kakakku di Depok mau nyamperin dan nganter ke Epicentrum. Aku chat diskusi macem-macem dengan penulis ini.
Persis kayak waktu aku ke Bali dulu. Kebetulan nginepnya di Jimbaran, kebetulan dekat asramanya seorang blogger, kebetulan dia ada waktu, jadinya dianterin kemana-mana, Legian, Kuta, foto-foto juga. Kebetulan dia belum lulus, soalnya setelah lulus dia pindah dari Jimbaran.
Yah, semoga bisa mendapat kemudahan dari semua perjalananku kali ini. Tanggal 12 aku mau ke Pintu Satu Senayan ada pertandingan softball. Game putri loh, kalo game putra senengnya ngeliat yang atletis, mainnya keren... o o, ketauan deh.
Ngundang kopdarnya lewat SMS, twitter, sejauh ini yang sering saling komen di blog atau chatting. Jadi tau deh tampang aslinya... hua... ketauan apakah omongannya serame tulisannya. Ada request yang gak mau ikutan foto, oke deeeh... gpp, pengertian kok gak maksain.
Mumpung juga menjelang Ramadhan jadi kita maaf-maafan supaya bisa puasa dengan hati yang bersih, tidak ada dusta dan dendam antara kita. Tunggu kisahnya ya......
Kebetulan... wah... senengnya aku kalo nulis kebetulan. Kebetulan abis diklat dapat rejeki, kebetulan ada yang beli herbal offline, kebetulan ada yang ngasih sangu, kebetulan dapet arisan, dan kebetulan yang paling menyenangkan adalah kenalan dengan penulis Kompasiana yang tinggalnya deket rumah kakakku di Depok mau nyamperin dan nganter ke Epicentrum. Aku chat diskusi macem-macem dengan penulis ini.
Persis kayak waktu aku ke Bali dulu. Kebetulan nginepnya di Jimbaran, kebetulan dekat asramanya seorang blogger, kebetulan dia ada waktu, jadinya dianterin kemana-mana, Legian, Kuta, foto-foto juga. Kebetulan dia belum lulus, soalnya setelah lulus dia pindah dari Jimbaran.
Yah, semoga bisa mendapat kemudahan dari semua perjalananku kali ini. Tanggal 12 aku mau ke Pintu Satu Senayan ada pertandingan softball. Game putri loh, kalo game putra senengnya ngeliat yang atletis, mainnya keren... o o, ketauan deh.
Ngundang kopdarnya lewat SMS, twitter, sejauh ini yang sering saling komen di blog atau chatting. Jadi tau deh tampang aslinya... hua... ketauan apakah omongannya serame tulisannya. Ada request yang gak mau ikutan foto, oke deeeh... gpp, pengertian kok gak maksain.
Mumpung juga menjelang Ramadhan jadi kita maaf-maafan supaya bisa puasa dengan hati yang bersih, tidak ada dusta dan dendam antara kita. Tunggu kisahnya ya......
Minggu, 24 Juni 2012
Manfaat susu kambing bagi kesehatan tubuh dan kulit
Sabun Goat Milk Virgin Natural Cosmetic
(klik pada gambar)
Tingkat pH sama dengan kulit. Sabun susu kambing sangat menguntungkan kulit kita karena memiliki tingkat pH yang sama mirip dengan kulit kita. Sehingga menjadikan susu kambing lembut pada kulit untuk alasan ini.
Mengatasi jerawat. Manfaat lain dari sabun susu kambing adalah mengandung alpha hydroxy acid alami, yang merupakan elemen exfoliant alami yang menghilangkan sel-sel kulit mati dari kulit Anda. Oleh karena itu, secara tidak langsung juga mampu memperbaiki kondisi jerawat. Susu kambing juga memiliki kandungan protein, lemak, zat besi, vitamin C dan vitamin D, vitamin B, dan vitamin A yang tinggi. Nutrisi ini membuat kulit menejadi lembut. Vitamin yang terkandung pada susu kambing memiliki beberapa sifat anti-peradangan yang dapat membantu mengurangi kemerahan jerawat.
Mencerahkan kulit. Selain efek melembutkan, susu kambing juga digunakan secara luas untuk mencerahkan kulit.
Cocok untuk kulit kering, sensitif, eksim, psoriasis. Sabun susu kambing cocok untuk orang yang mempunyai jenis kulit kering atau sensitif, atau juga mempunyai masalah kulit seperti eksim dan psoriasis. Juga cocok untuk kulit yang sehat yang ingin tetap seperti itu.
Alpha Hydroxy Acids. Susu kambing mengandung alpha-hydroxy asam seperti asam laktat yang membantu menghilangkan sel-sel kulit mati dari permukaan kulit Anda. Hal ini membuat sel-sel baru pada permukaan kulit Anda yang halus dan terlihat lebih muda. Alpha-hydroxy asam sangat efektif karena memecah ikatan sel kulit mati. Menghapus sel-sel kulit mati akan membantu kondisi kulit dengan mengatasi iritasi.
Vitamin. Susu kambing mengandung banyak vitamin, terutama di Vitamin A, yang diperlukan untuk memperbaiki jaringan kulit yang rusak, dan menjaga kesehatan kulit. Ada beberapa penelitian medis menunjukkan bahwa krim dibuat dengan Vitamin A mengurangi garis-garis dan kerutan, jerawat kontrol, dan memberikan beberapa bantuan psoriasis.
Cream. Molekul lemak adalah bagian penting dari pembuatan sabun yang baik. Krim yang hadir dalam susu kambing membantu meningkatkan kualitas pelembab sabun susu kambing. Karena banyak orang menderita kulit kering, terutama di musim dingin, ini adalah kualitas penting untuk sabun. Sabun susu kambing tidak akan mengeringkan kulit Anda seperti sabun lainnya. Hal ini penting karena menjaga pelembap alami kulit sehingga membantu menjaga kulit tetap sehat.
Mineral. Susu kambing mengandung mineral penting untuk kulit seperti selenium. Selenium diyakini oleh para ilmuwan memiliki peran penting dalam mencegah kanker kulit. Selenium juga dapat membantu mencegah kerusakan kulit dari waktu yang berlebihan di bawah sinar matahari.
Manfaat dan pengaruh susu kambing bagi kesehatan pada umumnya :
Protein susu kambing (goatein) merupakan kombinasi yang seimbang alami antara protein susu dengan senyawa gizi lainnya dimana menghasilkan penyerapan yang tinggi dan cepat di dalam sistem pencernaan makanan . Protein selanjutnya diubah menjadi tenaga, pembakaran lemak oleh karenanya mampu membangun sel jaringan organ tubuh.
Kandungan gizi seimbang dan alami yang ada di dalam susu kambing merupakan dasar utama dan alasan penting mengapa susu kambing aman diberikan kepada bayi yang baru lahir sekalipun, maupun untuk orang tua (lansia) yang mengalami gangguan pencernaan makanan menahun dengan penyulit/komplikasi. Bagi penderita kekurangan gizi, yang diberi susu kambing dapat mudah menyesuaikan diri, sehingga tidak mengalami reaksi-reaksi tubuh.
Protein susu kambing menekan reaksi sel yang berlebihan sehingga dapat menekan berbagai reaksi alergi.
Merupakan suplemen/makanan tambahan utama untuk menekan efek samping radiasi dan pengobatan dengan obat-obatan kemoterapi (seperti pada pengobatan kanker). Asam amino L-tryptophane efektif untuk berbagai kasus sulit tidur dan tekanan jiwa/stress. Glutamine, merupakan asam amino penting untuk membentuk masa tubuh dan daya tahan tubuh.
Oleh sebab itu, baik untuk memulihkan luka luar maupun luka dalam.
Memperbaiki sistem pencernaan makanan, termasuk gangguan penyerapan yang kerap menimbulkan kekurangan gizi. Meningkatkan daya tahan-imunitas tubuh terhadap berbagai penyakit infeksi.
Sebagai anti-toksin (penawar racun) termasuk anti terhadap berbagai zat penyebab penyakit kanker Membatasi pembentukan LDL kolesterol yang dapat menyebabkan berbagai penyakit jantung, stroke dan penyakit degenerasi lainnya yang kerap mematikan.
Baik bagi para olah ragawan aktif, protein susu kambing mampu menghambat menurunnya daya tahan tubuh akibat latihan berat.
Susu kambing bagi kecantikan, mengandung asam caprilik bermanfaat untuk menanggalkan sel kulit yang sudah mati, menghilangkan flek-flek hitam dan mencegah keriput dini. Dengan diameter hanya 2 mikron lebih halus dari susu sapi, mampu tinggal lebih lama pada permukaan kulit sehingga menjadikan kulit lebih halus dan lebih putih.
Sabtu, 23 Juni 2012
E-mail yang tidak mau sebut nama
Kalo aku baca tulisan-tulisan lamaku kadang suka mikir, ya ampuuuuuuun, ngapain aku nulis kayak gini ya. Waktu aku ke Surabaya di travel aku marah-marah gara-gara ada SMS nyelonong dan gak mau ngaku dia siapa.
Diari di blog ini terlalu terbuka kali ya. Gak ada remnya alias remnya blong. Dan entah ada saja yang mau komentar, baik banget. Kadang ada juga yang baca soalnya tersesat. Beberapa kali ada komentar anonim dan e-mail masuk tapi tidak mau kasih tau dia ini siapa. Cuman beberapa kali kirim e-mail terus hilang. Cuman berdebat soal agama terus ngilang gitu aja, panggil aku pake "situ" lagi. Ngecek kali sejauh mana aku belajar Islam.
Bahkan tentang wajib, sunnah, mubah, makruh bisa menjadi perbedaan pendapat. Misalnya merokok itu haram atau makruh? Ada yang bilang makruh, ada yang bilang haram. Yang jelas semua juga tau kalo merokok itu banyak racunnya. Kalo haram berarti yang melakukan berdosa, dengan alasan merokok adalah kegiatan yang merusak tubuh. Sedangkan kalo makruh berarti lebih baik ditinggalkan. Tapi yang sudah ketelanjuran merokok berat untuk melepas kebiasaan merokok.
Soal wajib, sunnah, mubah, makruh, sudahlah biar jadi pendapat masing-masing. Asal tidak menyakiti hati orang lain soalnya itu merusak hati, baru bisa dibersihkan kalo minta maaf pada yang disakiti hatinya. Kalo belum mau minta maaf ya sudah, sudah hatinya jadi gelap, rekening di bank pahalanya ditransfer ke yang disakiti hatinya.
Aku sedang mempersiapkan giveaway, blog baru, dan produk baru. Terfokus ke sana rasanya masih berat untuk blogwalking. Oh ya, waktu aku ikutan diklat guru PAUD ada satu yang pake cadar. Mau gak mau dia jadi bahan omongan. Sebetulnya kasihan juga, tapi soalnya begini, dia kalo ada diskusi tidak banyak bicara. Lalu saat outbond dia tidak ikut kegiatan. Kelompok minoritas memang jadi bahan omongan, nampak lain sendiri dan menyendiri, itu sudah hukum alam begitu. Aku rasa dia hanya nyaman di komunitasnya sendiri, di keluarganya yang sudah pasti suaminya mendukung kostumnya pake cadar. Bukannya aku menyalahkan dia, tapi itulah perbedaan persepsi tentang baju muslim. Wanita bercadar berpendapat wanita pake celana haram karena menyerupai laki-laki. Wanita nampak wajahnya haram, karena bisa menimbulkan fitnah bila ada laki-laki yang memandangnya. Sedangkan aku berpendapat baju muslim bahwa boleh nampak wajah dan tangan, juga pake celana, asal bukan yang ketat abis, transparan atau tipis.
Terus sebetulnya jadi manusia itu sebetulnya baiknya gimana siiiiih... salah satu pembicara pengajian menyatakan, bahwa kita tidak mungkin menghindari bersosialisasi karena yang dimaksud seimbang dunia akhirat adalah antara habbluminallah dan habbluminannas. Seimbang dunia akhirat bukan berarti kadang maksiat kadang ibadah, itu pantes dilempari tomat karena berarti TObat MAksiaT. Bersosialisasi dengan banyak memberikan sedekah, dimulai dari senyuman tulus dan perbuatan yang baik termasuk berusaha membahagiakan orang lain. Soal kostum gak usah terlalu dibahas deh, karena banyak perbedaan pendapat. Asal tidak pamer aurat berlebihan, aku yakin Allah pasti akan memberikan pahala bagi yang ikhlas sedekah. Dan biarpun kostumnya seperti jaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, tapi kalo bicara kasar, suka menyakiti hati orang lain, suka bohong, berkhianat, tetap saja rekening pahalanya terkuras habis malah rekening dosanya menumpuk. Jadi aku lebih terfokus pada kebaikan hati, bukan kostum.
Yah, semoga kita selalu mempererat silaturahmi dan ukhuwah, hilangkan perbedaan pendapat kalo bisa, walau sepertinya gak mungkin. Saat akhir zaman para mukmin akan bersatu untuk melawan dajjal, jadi gak ada gunanya terpecah-belah. Mau gak mau mesti menekan ego untuk menghilangkan kengototan perbedaan pendapat. Soal surga neraka itu hak Allah, dan manusia hanya perlu mengingatkan dengan cara sebaik mungkin. Itu sajalah curhatku hari ini...
Diari di blog ini terlalu terbuka kali ya. Gak ada remnya alias remnya blong. Dan entah ada saja yang mau komentar, baik banget. Kadang ada juga yang baca soalnya tersesat. Beberapa kali ada komentar anonim dan e-mail masuk tapi tidak mau kasih tau dia ini siapa. Cuman beberapa kali kirim e-mail terus hilang. Cuman berdebat soal agama terus ngilang gitu aja, panggil aku pake "situ" lagi. Ngecek kali sejauh mana aku belajar Islam.
Bahkan tentang wajib, sunnah, mubah, makruh bisa menjadi perbedaan pendapat. Misalnya merokok itu haram atau makruh? Ada yang bilang makruh, ada yang bilang haram. Yang jelas semua juga tau kalo merokok itu banyak racunnya. Kalo haram berarti yang melakukan berdosa, dengan alasan merokok adalah kegiatan yang merusak tubuh. Sedangkan kalo makruh berarti lebih baik ditinggalkan. Tapi yang sudah ketelanjuran merokok berat untuk melepas kebiasaan merokok.
Soal wajib, sunnah, mubah, makruh, sudahlah biar jadi pendapat masing-masing. Asal tidak menyakiti hati orang lain soalnya itu merusak hati, baru bisa dibersihkan kalo minta maaf pada yang disakiti hatinya. Kalo belum mau minta maaf ya sudah, sudah hatinya jadi gelap, rekening di bank pahalanya ditransfer ke yang disakiti hatinya.
Aku sedang mempersiapkan giveaway, blog baru, dan produk baru. Terfokus ke sana rasanya masih berat untuk blogwalking. Oh ya, waktu aku ikutan diklat guru PAUD ada satu yang pake cadar. Mau gak mau dia jadi bahan omongan. Sebetulnya kasihan juga, tapi soalnya begini, dia kalo ada diskusi tidak banyak bicara. Lalu saat outbond dia tidak ikut kegiatan. Kelompok minoritas memang jadi bahan omongan, nampak lain sendiri dan menyendiri, itu sudah hukum alam begitu. Aku rasa dia hanya nyaman di komunitasnya sendiri, di keluarganya yang sudah pasti suaminya mendukung kostumnya pake cadar. Bukannya aku menyalahkan dia, tapi itulah perbedaan persepsi tentang baju muslim. Wanita bercadar berpendapat wanita pake celana haram karena menyerupai laki-laki. Wanita nampak wajahnya haram, karena bisa menimbulkan fitnah bila ada laki-laki yang memandangnya. Sedangkan aku berpendapat baju muslim bahwa boleh nampak wajah dan tangan, juga pake celana, asal bukan yang ketat abis, transparan atau tipis.
Terus sebetulnya jadi manusia itu sebetulnya baiknya gimana siiiiih... salah satu pembicara pengajian menyatakan, bahwa kita tidak mungkin menghindari bersosialisasi karena yang dimaksud seimbang dunia akhirat adalah antara habbluminallah dan habbluminannas. Seimbang dunia akhirat bukan berarti kadang maksiat kadang ibadah, itu pantes dilempari tomat karena berarti TObat MAksiaT. Bersosialisasi dengan banyak memberikan sedekah, dimulai dari senyuman tulus dan perbuatan yang baik termasuk berusaha membahagiakan orang lain. Soal kostum gak usah terlalu dibahas deh, karena banyak perbedaan pendapat. Asal tidak pamer aurat berlebihan, aku yakin Allah pasti akan memberikan pahala bagi yang ikhlas sedekah. Dan biarpun kostumnya seperti jaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, tapi kalo bicara kasar, suka menyakiti hati orang lain, suka bohong, berkhianat, tetap saja rekening pahalanya terkuras habis malah rekening dosanya menumpuk. Jadi aku lebih terfokus pada kebaikan hati, bukan kostum.
Yah, semoga kita selalu mempererat silaturahmi dan ukhuwah, hilangkan perbedaan pendapat kalo bisa, walau sepertinya gak mungkin. Saat akhir zaman para mukmin akan bersatu untuk melawan dajjal, jadi gak ada gunanya terpecah-belah. Mau gak mau mesti menekan ego untuk menghilangkan kengototan perbedaan pendapat. Soal surga neraka itu hak Allah, dan manusia hanya perlu mengingatkan dengan cara sebaik mungkin. Itu sajalah curhatku hari ini...
Mencintai karena Allah
Kemarin aku mengikuti cara belajar shalat yang benar. Pembicaranya adalah seorang terapis fisioterapi. Ditunjukkan posisi shalat yang benar dan sebaiknya lakukan cukup lama smpe ototnya ketarik. Saat rukuk dorong tubuh bagian atas ke depan. Saat sujud, dorong tubuh bagian atas mendekat ke lantai. Efeknya memperlambat kepikunan, mengurangi kantung mata, melancarkan darah ke otak.
Pembicara juga mengatakan supaya ingatkan pada anak-anak kita agar bila mencintai seseorang karena Allah. Bila akan berduaan lalu menyadari bahwa Allah Maha Melihat maka kita akan selalu diingatkan untuk tidak terbawa melakukan maksiat.
Mencintai karena Allah, semoga bisa aku tanamkan pada anak-anakku yang sekarang sudah meningkat remaja...
Pembicara juga mengatakan supaya ingatkan pada anak-anak kita agar bila mencintai seseorang karena Allah. Bila akan berduaan lalu menyadari bahwa Allah Maha Melihat maka kita akan selalu diingatkan untuk tidak terbawa melakukan maksiat.
Mencintai karena Allah, semoga bisa aku tanamkan pada anak-anakku yang sekarang sudah meningkat remaja...
Jumat, 22 Juni 2012
Sabar membedakan mukmin dan Islam ktp
Postingan terbaruku di blog Mengharap ridho Allah yang berjudul Pribadi yang sabar telah mengingatkanku dengan postingan lama dimana ada seseorang menulis blog khusus tentang aku. Kemarin saat kopdar dibicarakan itu, bikin blogger jadi tau aku dan mikir, tega-teganya ada blog khusus menjatuhkan orang lain.
Walaupun blog itu ada di halaman pertama dari keyword di Google "Ratnawati Utami", toh tidak ada satupun blogger yang percaya dengan tulisan itu, sudah kelihatan bahwa itu tulisan balas dendam, ada latar belakangnya.
Tidak cukup dengan membuat blog, orang ini juga suka komentar "semoga ...mu dimakan belatung", atau "jadi lonte tidak laku". Tadinya aku sempat pajang komentarnya biarin aja, ternyata ada keyword nyasar mengarah ke komentar bahasa kasar ini. Akhirnya semuanya aku hapus, sekalian postingannya juga.
Sudah berkali-kali aku posting tulisan seperti "bahasa kasar adalah bahasa setan". Atau orang yang mencaci maki mengambil dosa orang yang dicaci maki. Orang yang suka komentar ini menamakan dirinya seperti malaikat. Entah ide dari mana...
Di hapeku juga pernah ada SMS "kamu pembawa sial" atau "aku ingin membunuhmu tidak peduli aku masuk neraka". Orang-orang ini seneng banget melampiaskan amarah padaku, lalu selanjutnya tidak merasa bersalah sama sekali.
Tapi tanpa orang-orang ini aku tidak akan belajar habis-habisan untuk sabar, tidak akan membuat blog ini. Bahkan blog ini sepi postingan tanpa latihan kesabaran dari sikap mereka. Mau dikatain seperti apa, Allah tau semuanya. Allah bersama orang sabar, sebaliknya dosa orang dizalimi dilimpahkan pada yang menzalimi. Karena banyak orang mengaku Islam belum paham untuk naik tingkat menjadi mukmin mesti punya kesabaran.
Boleh mereka pintar, boleh mereka berkelit, boleh mereka punya alasan, boleh mereka punya banyak pendukung, tapi yang menang, yang akan dicurahkan rahmat oleh Allah adalah yang sabar. Bahkan orang terzalimi diberi keistimewaan bahwa doanya dikabulkan Allah karena tanpa hijab antara dia dan Allah, tidak peduli dia kafir sekalipun.
Sangat bersyukur bahwa aku masih banyak mempunyai sahabat baik yang sepaham dan sejiwa, yang bicaranya baik-baik, yang suka saling mengingatkan kebaikan, saling menolong, saling menyayangi. Semoga Allah menunjukkan jalan bagi siapapun yang telah menulis sesuatu di blog atau facebook, atau twitter yang tidak benar tentangku. Terima kasih kalian mempermudah aku mendekatkan diri pada Allah, mengurangi dosaku, dan banyak doaku dikabulkan Allah karena semua kejadian itu.
Sedikit cuplikan dari tulisan pribadi yang sabar...
Makna kesabaran yang berasal dari bahasa Arab “shabara“ bermakna menahan atau mengendalikan diri. Di dalam pribadi orang yang sabar terdapat kekuatan batin untuk menahan emosi (tadzammur), menjauhi amarah, dengki, dan dendam.
Dalam hati orang yang sabar tidak lagi terpikat pada hal-hal seperti itu. Karena di kamar hatinya telah penuh dengan cinta. Sabar membentuk kepribadian yang tangguh, lapang hati, dan berani (sa'adah dan saja'ah).
Kesabaran adalah hiasan dan salah satu ciri para mukminin. Rasulullah SAW bersabda “Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya.
Dan, hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mukmin. Yaitu, jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersa bar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.“ (HR Muslim dari Suhaib RA).
Walaupun blog itu ada di halaman pertama dari keyword di Google "Ratnawati Utami", toh tidak ada satupun blogger yang percaya dengan tulisan itu, sudah kelihatan bahwa itu tulisan balas dendam, ada latar belakangnya.
Tidak cukup dengan membuat blog, orang ini juga suka komentar "semoga ...mu dimakan belatung", atau "jadi lonte tidak laku". Tadinya aku sempat pajang komentarnya biarin aja, ternyata ada keyword nyasar mengarah ke komentar bahasa kasar ini. Akhirnya semuanya aku hapus, sekalian postingannya juga.
Sudah berkali-kali aku posting tulisan seperti "bahasa kasar adalah bahasa setan". Atau orang yang mencaci maki mengambil dosa orang yang dicaci maki. Orang yang suka komentar ini menamakan dirinya seperti malaikat. Entah ide dari mana...
Di hapeku juga pernah ada SMS "kamu pembawa sial" atau "aku ingin membunuhmu tidak peduli aku masuk neraka". Orang-orang ini seneng banget melampiaskan amarah padaku, lalu selanjutnya tidak merasa bersalah sama sekali.
Tapi tanpa orang-orang ini aku tidak akan belajar habis-habisan untuk sabar, tidak akan membuat blog ini. Bahkan blog ini sepi postingan tanpa latihan kesabaran dari sikap mereka. Mau dikatain seperti apa, Allah tau semuanya. Allah bersama orang sabar, sebaliknya dosa orang dizalimi dilimpahkan pada yang menzalimi. Karena banyak orang mengaku Islam belum paham untuk naik tingkat menjadi mukmin mesti punya kesabaran.
Boleh mereka pintar, boleh mereka berkelit, boleh mereka punya alasan, boleh mereka punya banyak pendukung, tapi yang menang, yang akan dicurahkan rahmat oleh Allah adalah yang sabar. Bahkan orang terzalimi diberi keistimewaan bahwa doanya dikabulkan Allah karena tanpa hijab antara dia dan Allah, tidak peduli dia kafir sekalipun.
Sangat bersyukur bahwa aku masih banyak mempunyai sahabat baik yang sepaham dan sejiwa, yang bicaranya baik-baik, yang suka saling mengingatkan kebaikan, saling menolong, saling menyayangi. Semoga Allah menunjukkan jalan bagi siapapun yang telah menulis sesuatu di blog atau facebook, atau twitter yang tidak benar tentangku. Terima kasih kalian mempermudah aku mendekatkan diri pada Allah, mengurangi dosaku, dan banyak doaku dikabulkan Allah karena semua kejadian itu.
Sedikit cuplikan dari tulisan pribadi yang sabar...
Makna kesabaran yang berasal dari bahasa Arab “shabara“ bermakna menahan atau mengendalikan diri. Di dalam pribadi orang yang sabar terdapat kekuatan batin untuk menahan emosi (tadzammur), menjauhi amarah, dengki, dan dendam.
Dalam hati orang yang sabar tidak lagi terpikat pada hal-hal seperti itu. Karena di kamar hatinya telah penuh dengan cinta. Sabar membentuk kepribadian yang tangguh, lapang hati, dan berani (sa'adah dan saja'ah).
Kesabaran adalah hiasan dan salah satu ciri para mukminin. Rasulullah SAW bersabda “Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya.
Dan, hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mukmin. Yaitu, jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersa bar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.“ (HR Muslim dari Suhaib RA).
Membongkar kemunafikan Ratnawati Utami (behind the story)
Waktu aku kopdar dengan teman-temanku di Jogja, ada yang tau aku gara-gara postingan gak jelas seorang yang membuat blog khusus dengan menyebut namaku, Ratnawati Utami. Coba aja search Google "Ratnawati Utami".
Terus aku jelaskan padanya, oh itu kan orangnya masuk ke blog blogger beneran terus kasih komentar "ngapain ngeblog, mending ikutan bisnis onlineku saja".
Setelah aku pelajari bisnis onlinenya tidak lebih dari money game. Mendaftar jadi anggota trus kalo bisa ngasih data (kasih e-mailnya orang lain) akan dapat 10 ribu. Dan begitu seterusnya hanya memberi data akan dapat 10 ribu. Lha terus uang 10 ribunya dari mana? Dari uang pendaftaran anggota-anggota di bawahnya.
Yang pinter adalah yang bikin sistem paling atas. Lalu yang paling bawah belum tentu dibayar walau sudah daftar anggota dan kasih data. Orang di atas nanti langsung kabur kalo sudah ngeruk duit banyak dari orang yang ikutan sistem money game kayak gini.
Barangkali ada yang tertarik dan beranggapan bahwa bisnis ini boleh. Gak usah pake logika atau syariat apa aja deh, bisnis yang merugikan orang lain itu TIDAK BAROKAH. Bila melakukan bisnis yang tidak barokah maka uangnya panas dan akan hilang begitu saja tidak ada manfaat. Seorang mukmin tau bahwa yang membawa manusia ke surga bukan wajah dan harta, tapi hati dan amalan. Bila bisnisnya saja sudah merugikan orang lain, lalu hasilnya tidak akan membawa ke surga tapi ke neraka.
Terima kasih untuk pembuat blog dengan judul membongkar kemunafikan Ratnawati Utami, sering-sering aja deh, biar saya tambah ngetop. Dan yang jelas, anda menambah pahala milik anda ke saya, tanpa saya melakukan apapun. Terima kasih...
Terus aku jelaskan padanya, oh itu kan orangnya masuk ke blog blogger beneran terus kasih komentar "ngapain ngeblog, mending ikutan bisnis onlineku saja".
Setelah aku pelajari bisnis onlinenya tidak lebih dari money game. Mendaftar jadi anggota trus kalo bisa ngasih data (kasih e-mailnya orang lain) akan dapat 10 ribu. Dan begitu seterusnya hanya memberi data akan dapat 10 ribu. Lha terus uang 10 ribunya dari mana? Dari uang pendaftaran anggota-anggota di bawahnya.
Yang pinter adalah yang bikin sistem paling atas. Lalu yang paling bawah belum tentu dibayar walau sudah daftar anggota dan kasih data. Orang di atas nanti langsung kabur kalo sudah ngeruk duit banyak dari orang yang ikutan sistem money game kayak gini.
Barangkali ada yang tertarik dan beranggapan bahwa bisnis ini boleh. Gak usah pake logika atau syariat apa aja deh, bisnis yang merugikan orang lain itu TIDAK BAROKAH. Bila melakukan bisnis yang tidak barokah maka uangnya panas dan akan hilang begitu saja tidak ada manfaat. Seorang mukmin tau bahwa yang membawa manusia ke surga bukan wajah dan harta, tapi hati dan amalan. Bila bisnisnya saja sudah merugikan orang lain, lalu hasilnya tidak akan membawa ke surga tapi ke neraka.
Terima kasih untuk pembuat blog dengan judul membongkar kemunafikan Ratnawati Utami, sering-sering aja deh, biar saya tambah ngetop. Dan yang jelas, anda menambah pahala milik anda ke saya, tanpa saya melakukan apapun. Terima kasih...
Rabu, 20 Juni 2012
Senin, 18 Juni 2012
Liburan panjang kemana?
Enaknya jadi guru itu, saat anak didik libur guru juga ikutan libur. Liburan semester ini aku ada rencana ke Jakarta, cuman kali ini gak ada acara kopdar. Alasannya, aku gak banyak kenal blogger di Jakarta, kenal deket maksudnya. Terus yang kedua aku gak berani keluar sendiri jauh-jauh di Jakarta.
Sekitar awal sampai pertengahan Juli aku ke Jakarta. Tadi rencananya mau ikutan tim softball klub Partha di Senayan tanggal 12-15, tapi ternyata tanggal 13 mesti sudah sampe Jogja lagi jadinya batal
Tidak sadar sebentar lagi bulan Ramadhan ya. Mempersiapkan mental untuk meningkatkan ibadah di bulan Ramadhan. Sekolah masuk hanya sebentar, lalu libur panjang. Dapat THR, tapi biasanya uangnya aku simpan untuk membeli kambing di qurban saat Idul Adha. Semoga tidak ada keperluan mendesak antara Idul Fitri dan Idul Adha.
Rasanya sudah begitu banyak kejadian mengagetkan dalam hidupku, belajar menterjemahkan kalimat-kalimat yang bersliweran di kepalaku. Sepertinya gak mungkin ada kejadian mengagetkan lagi... paling tidak aku berharap next ke depannya, kejutan yang membahagiakan sajalah. Baik bisa membahagiakan orang lain yang itu juga bisa membuatku sangat bahagia juga.
Siap-siap untuk diklat tanggal 19-22 Juni, lalu terima rapor kemudian libur panjang. Lalu tantangan lagi menghadapi murid baru....
Sekitar awal sampai pertengahan Juli aku ke Jakarta. Tadi rencananya mau ikutan tim softball klub Partha di Senayan tanggal 12-15, tapi ternyata tanggal 13 mesti sudah sampe Jogja lagi jadinya batal
Tidak sadar sebentar lagi bulan Ramadhan ya. Mempersiapkan mental untuk meningkatkan ibadah di bulan Ramadhan. Sekolah masuk hanya sebentar, lalu libur panjang. Dapat THR, tapi biasanya uangnya aku simpan untuk membeli kambing di qurban saat Idul Adha. Semoga tidak ada keperluan mendesak antara Idul Fitri dan Idul Adha.
Rasanya sudah begitu banyak kejadian mengagetkan dalam hidupku, belajar menterjemahkan kalimat-kalimat yang bersliweran di kepalaku. Sepertinya gak mungkin ada kejadian mengagetkan lagi... paling tidak aku berharap next ke depannya, kejutan yang membahagiakan sajalah. Baik bisa membahagiakan orang lain yang itu juga bisa membuatku sangat bahagia juga.
Siap-siap untuk diklat tanggal 19-22 Juni, lalu terima rapor kemudian libur panjang. Lalu tantangan lagi menghadapi murid baru....
Mengatasi masalah keputihan
Di sekolahku tempat aku kerja ini sebulan sekali mengadakan pengajian. Tapi kali ini yang datang adalah seorang bidan senior membahas masalah area sensitif wanita. Kebetulan sebagian besar guru adalah wanita jadi ilmu tentang perawatan area wanita ini jadi sangat menarik.
Aku mendominasi pertanyaan, hehehe, lumayan kan bisa jadi bahan tulisan.
"Bu, apa benar untuk membersihkan daerah kewanitaan perlu sabun khusus"
"Sebetulnya daerah kewanitaan itu bisa membersihkan sendiri, jadi gunakan sabun mandi biasa yang lembut sudah cukup".
"Saya lagi bu, saya pernah membaca tentang senam Kegel. Bila wanita datang ke klinik dokter Boyke ada program mandi rempah lalu di sampingnya ada petunjuk senam Kegel. Setelah senam Kegel baru dilakukan baru dilanjutkan program selanjutnya. Seberapa penting senam Kegel ini?"
"Senam Kegel bagi yang rajin melakukan maka di masa tua bisa menghindarkan kelemahan otot pada area kewanitaan. Tidak hanya membuat wanita lebih menikmati hubungan seksual tapi juga mengurangi kencing keluar tanpa disadari".
"Seberapa sering melakukan senam Kegel ini bu?"
"Lebih sering lebih baik, bahkan kalo perlu setiap tarikan napas, kencangkan otot area kewanitaan. Sebaiknya tidak sering menunda ke untuk buang air kecil".
Sebetulnya sih, aku sudah melakukan senam Kegel ini sudah lama, dan efeknya ternyata keputihankusembuh setelah sebelumnya sempat banyak keluar lendir berwarna coklat muda. Lama juga keluarnya, hampir seminggu.

Baca juga
Cara mengatasi keputihan dengan propolis
Melatih otot PELVIC FLOOR untuk senam KEGEL
Sumber
http://www.dailyglow.com/skin-care-tips/remedy-to-stop-vaginal-itch.html
Aku mendominasi pertanyaan, hehehe, lumayan kan bisa jadi bahan tulisan.
"Bu, apa benar untuk membersihkan daerah kewanitaan perlu sabun khusus"
"Sebetulnya daerah kewanitaan itu bisa membersihkan sendiri, jadi gunakan sabun mandi biasa yang lembut sudah cukup".
"Saya lagi bu, saya pernah membaca tentang senam Kegel. Bila wanita datang ke klinik dokter Boyke ada program mandi rempah lalu di sampingnya ada petunjuk senam Kegel. Setelah senam Kegel baru dilakukan baru dilanjutkan program selanjutnya. Seberapa penting senam Kegel ini?"
"Senam Kegel bagi yang rajin melakukan maka di masa tua bisa menghindarkan kelemahan otot pada area kewanitaan. Tidak hanya membuat wanita lebih menikmati hubungan seksual tapi juga mengurangi kencing keluar tanpa disadari".
"Seberapa sering melakukan senam Kegel ini bu?"
"Lebih sering lebih baik, bahkan kalo perlu setiap tarikan napas, kencangkan otot area kewanitaan. Sebaiknya tidak sering menunda ke untuk buang air kecil".
Sebetulnya sih, aku sudah melakukan senam Kegel ini sudah lama, dan efeknya ternyata keputihankusembuh setelah sebelumnya sempat banyak keluar lendir berwarna coklat muda. Lama juga keluarnya, hampir seminggu.
Ada beberapa jamu untuk menyembuhkan keputihan, dari yang dikonsumsi, untuk cebok bahkan berbentuk stik. Sudah mencoba semuanya, tapi menurutku paling penting adalah latihan Kegel dan menggunakan sabun lembut bahkan bila perlu gunakan shampo (lebih baik shampo herbal) untuk mengatasi gatal di daerah kewanitaan. Untuk kasus parah gunakan propolis diencerkan dengan air untuk cebok, atau basahkan pada tampon.
Artikel terkait
Artikel terkait

Baca juga
Cara mengatasi keputihan dengan propolis
Melatih otot PELVIC FLOOR untuk senam KEGEL
Sumber
http://www.dailyglow.com/skin-care-tips/remedy-to-stop-vaginal-itch.html
Minggu, 17 Juni 2012
Mengatasi nyeri gigi dengan propolis
Propolis adalah salah satu produk dari lebah selain madu. Bila ada makanan ratu lebah namanya Royal Jelly, ada serbuk bunga bee pollen, maka propolis ini bentuknya cair dan cenderung bersifat antiseptik alami.
Kemarin akhirnya aku memberanikan diri ke dokter gigi karena gigiku paling belakang sudah tinggal akarnya dan suka nyut-nyut. Saran dari orang ngatasi nyeri pake minyak cengkeh. Tapi aku cukup sukses mengatasinya dengan kapas yang ditetesi propolis.
Setelah balik dari dokter gigi, rasa menebal ada di gusi, pengaruh suntikan mulai hilang lalu aku tempelin dengan kapas yang ditetesi propolis. Saat ditempel memang agak nyeri sedikit lalu berangsur-angsur menghilang.
Selain untuk nyeri gigi propolis juga untuk tenggorokan yang nyeri. Waktu aku sakit flu mulai pindah ke batuk ditelateni ditetesi propolis Alhamdulillah tenggorokannya mereda. Selain itu juga untuk luka tergores, dengan propolis luka akan mudah menutup, termasuk pertolongan pertama luka bakar.
Pulang dari dokter gigi mampir beli es krim di Artemy, di daerah Kranggan untuk menghibur diri dari rasa gak nyaman di gusi. Alhamdulillah, setelah Sabtu malam cabut gigi, Minggu pagi masih bisa ke lapangan untuk latihan softball, gak pake pipi bengkak.
Seharusnya memang mesti sering rajin ke dokter gigi, entahlah... biarpun kenal baik rasanya deg-degan banget. Sudah terlewati dan kata siapa lebih baik sakit hati daripada sakit gigi, mending dua-duanya enggak deh...
Kemarin akhirnya aku memberanikan diri ke dokter gigi karena gigiku paling belakang sudah tinggal akarnya dan suka nyut-nyut. Saran dari orang ngatasi nyeri pake minyak cengkeh. Tapi aku cukup sukses mengatasinya dengan kapas yang ditetesi propolis.
Setelah balik dari dokter gigi, rasa menebal ada di gusi, pengaruh suntikan mulai hilang lalu aku tempelin dengan kapas yang ditetesi propolis. Saat ditempel memang agak nyeri sedikit lalu berangsur-angsur menghilang.
Selain untuk nyeri gigi propolis juga untuk tenggorokan yang nyeri. Waktu aku sakit flu mulai pindah ke batuk ditelateni ditetesi propolis Alhamdulillah tenggorokannya mereda. Selain itu juga untuk luka tergores, dengan propolis luka akan mudah menutup, termasuk pertolongan pertama luka bakar.
Pulang dari dokter gigi mampir beli es krim di Artemy, di daerah Kranggan untuk menghibur diri dari rasa gak nyaman di gusi. Alhamdulillah, setelah Sabtu malam cabut gigi, Minggu pagi masih bisa ke lapangan untuk latihan softball, gak pake pipi bengkak.
Seharusnya memang mesti sering rajin ke dokter gigi, entahlah... biarpun kenal baik rasanya deg-degan banget. Sudah terlewati dan kata siapa lebih baik sakit hati daripada sakit gigi, mending dua-duanya enggak deh...
Meningkatkan keperkasaan pria
Sebagai penjual suplemen mau gak mau belajar soal ini... Apa bener ada suplemen bisa menyaingi cara Mak Erot? Kebetulan waktu aku kopdar di Bandung salah satu blogger cerita di di blognya membahas soal pembesaran alat vital milik pria ini.
Sebetulnya bila mau memperbaiki gerakan shalat secara benar, maka shalat itu menarik otot penting, memicu syaraf supaya aktif, syaratnya lakukan gerakan shalat secara benar. Gerakan shalat yang benar seperti stretching otot tertarik sedikit nyeri, tapi itulah yang dicontohkan seorang terapis fisioterapi mengenai gerakan shalat saat pengajian rutin seminggu sekali di rumahku.
Di samping shalat rutin, aktif bergerak, seperti naik tangga, jalan cepat, dan tidak hanya duduk saja apalagi sambil merokok. Tidak banyak orang serius mau memperhatikan kesehatan baru panik bila menderita sakit.
Mencoba membaca blognya blogger asal Bandung ini memang bikin nyengir. Sarannya sih alat vital mesti rajin di massage, boleh pake minyak goreng atau minyak zaitun. Prosedur melakukan mesti mendownload, tapi aku gak download. Paling yang mau tanya aku sarankan nanya ke blogger ini saja yah. Aku cuman menawarkan suplemen yang mendukung untuk meningkatkan keperkasaan pria.
Sempet iseeeeng ngetweet topik ini. Sejujurnya aku bukan tweeps yang baik, jarang-jarang ngetweet soalnya. Ini dia tweetnya...
Maaf komentar ditutup, terima kasih...
Sebetulnya bila mau memperbaiki gerakan shalat secara benar, maka shalat itu menarik otot penting, memicu syaraf supaya aktif, syaratnya lakukan gerakan shalat secara benar. Gerakan shalat yang benar seperti stretching otot tertarik sedikit nyeri, tapi itulah yang dicontohkan seorang terapis fisioterapi mengenai gerakan shalat saat pengajian rutin seminggu sekali di rumahku.
Di samping shalat rutin, aktif bergerak, seperti naik tangga, jalan cepat, dan tidak hanya duduk saja apalagi sambil merokok. Tidak banyak orang serius mau memperhatikan kesehatan baru panik bila menderita sakit.
Mencoba membaca blognya blogger asal Bandung ini memang bikin nyengir. Sarannya sih alat vital mesti rajin di massage, boleh pake minyak goreng atau minyak zaitun. Prosedur melakukan mesti mendownload, tapi aku gak download. Paling yang mau tanya aku sarankan nanya ke blogger ini saja yah. Aku cuman menawarkan suplemen yang mendukung untuk meningkatkan keperkasaan pria.
Sempet iseeeeng ngetweet topik ini. Sejujurnya aku bukan tweeps yang baik, jarang-jarang ngetweet soalnya. Ini dia tweetnya...
Maaf komentar ditutup, terima kasih...
Sabtu, 16 Juni 2012
Efek postingan masuk halaman pertama Google tambah semangat ngeblog
Walau aku gak menguasai SEO, dan nulis tanpa memikirkan keyword, tapi cukup terkaget-kaget kalo tulisanku masuk halaman pertama Google. Biasanya taunya dari traffic source. Dan postingan yang membuatku tersenyum kali ini adalah dengan keyword "manfaat susu kambing".
Padahal aku baru rencana untuk menjual susu kambing bubuk, terus juga sabun mandi yang mengandung susu kambing dengan dasar virgin coconut oil (VCO). Manfaat susu kambing yang aku tulis baru sebatas kandungan, manfaat bagi penderita osteoporosis, belum mencari referensi bagi penderita diabetes atau asma, katanya sih cocok untuk penderita penyakit tersebut. Juga belum menulis khasiatnya untuk mencerahkan kulit, menghilangkan noda pada kulit dan menyembuhkan penyakit kulit.
Tapi rencana untuk posting manfaat susu kambing untuk kulit dan kesehatan dipending dulu, mau ada pelatihan masuk asrama selama 4 hari berkaitan dengan profesi sebagai pendidik di PAUD.
Memang suatu kebetulan aku sempet chatting di YM dengan Nizar Ali seorang penyanyi gambus yang pernah ke Jogja karena berniat mau menjadi distributor kosmetik perawatan dengan dasar VCO. Usaha ini dipegang oleh istrinya, tapi karena istrinya sibuk mengasuh anak-anak yang paling kecil usaha ini tidak jalan. Yang namanya berjualan memang perlu strategi marketing, seperti membagikan brosur pada siapa saja yang dikenal tanpa rasa malu, mebagikan sampel, dan seorang pelanggan mesti diservis dengan sebaik-baiknya. Akhirnya Nizar Ali berpikir untuk memulai usahanya di bidang butik, apalagi sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan, momen yang tepat.
Kenapa aku gak jualan baju? Alasannya adalah aku bukan kolektor baju. Bajuku hanya sedikit, andai aku punya baru yang lama aku hibahkan pada siapa saja yang kira-kira membutuhkan. Dan aku tidak begitu menguasai masalah model, warna, bahan dan seterusnya. Kalo aku beli baju yang penting modelnya sederhana, tidak banyak corak, kerut, bahannya katun, itu aja. Bukan tipe yang suka warna-warni ngejreng. Jadi kalo berjualan memang cocok-cocokan, yang suka masak buka restoran, yang pandai mendesain baju buka butik, kalo aku sih sukanya makanan sehat dan suplemen.
Gak ngoyo kok, hanya sekedar hobi dan tambahan. Juga tambahan buat nabung buat rencana umroh. Semoga bagi semuanya dimudahkan dalam rejekinya ya, dan tetap terus berbahagia dengan semua usaha mencari nafkah yang sesuai dengan dorongan jiwa dan menggunakan hati dalam menjalankannya...
Padahal aku baru rencana untuk menjual susu kambing bubuk, terus juga sabun mandi yang mengandung susu kambing dengan dasar virgin coconut oil (VCO). Manfaat susu kambing yang aku tulis baru sebatas kandungan, manfaat bagi penderita osteoporosis, belum mencari referensi bagi penderita diabetes atau asma, katanya sih cocok untuk penderita penyakit tersebut. Juga belum menulis khasiatnya untuk mencerahkan kulit, menghilangkan noda pada kulit dan menyembuhkan penyakit kulit.
Tapi rencana untuk posting manfaat susu kambing untuk kulit dan kesehatan dipending dulu, mau ada pelatihan masuk asrama selama 4 hari berkaitan dengan profesi sebagai pendidik di PAUD.
Memang suatu kebetulan aku sempet chatting di YM dengan Nizar Ali seorang penyanyi gambus yang pernah ke Jogja karena berniat mau menjadi distributor kosmetik perawatan dengan dasar VCO. Usaha ini dipegang oleh istrinya, tapi karena istrinya sibuk mengasuh anak-anak yang paling kecil usaha ini tidak jalan. Yang namanya berjualan memang perlu strategi marketing, seperti membagikan brosur pada siapa saja yang dikenal tanpa rasa malu, mebagikan sampel, dan seorang pelanggan mesti diservis dengan sebaik-baiknya. Akhirnya Nizar Ali berpikir untuk memulai usahanya di bidang butik, apalagi sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan, momen yang tepat.
Kenapa aku gak jualan baju? Alasannya adalah aku bukan kolektor baju. Bajuku hanya sedikit, andai aku punya baru yang lama aku hibahkan pada siapa saja yang kira-kira membutuhkan. Dan aku tidak begitu menguasai masalah model, warna, bahan dan seterusnya. Kalo aku beli baju yang penting modelnya sederhana, tidak banyak corak, kerut, bahannya katun, itu aja. Bukan tipe yang suka warna-warni ngejreng. Jadi kalo berjualan memang cocok-cocokan, yang suka masak buka restoran, yang pandai mendesain baju buka butik, kalo aku sih sukanya makanan sehat dan suplemen.
Gak ngoyo kok, hanya sekedar hobi dan tambahan. Juga tambahan buat nabung buat rencana umroh. Semoga bagi semuanya dimudahkan dalam rejekinya ya, dan tetap terus berbahagia dengan semua usaha mencari nafkah yang sesuai dengan dorongan jiwa dan menggunakan hati dalam menjalankannya...
Kamis, 14 Juni 2012
Potensi jadi kaya
Membaca buku pemberian Pak Dhe Cholik berjudul Keajaiban Seribu Dinar, digambarkan di situ tidak ada salahnya untuk menjadi orang yang punya banyak uang. Yang jadi masalah adalah orang kaya yang bagaimana. Orang kaya yang istiqomah adalah orang kaya tapi dermawan, taat beragama, dan berjiwa besar.
Apa kalo tidak punya uang banyak berarti manusia gagal? Ah menurutku tidak juga. Bagaimanapun juga menurutku potensi manusia lain-lain. Kalo semua jadi direktur, lalu siapa yang jadi karyawan. Kalo semua jadi pengusaha lalu siapa yang mau jadi tukang sapu jalanan. Semakin berpotensi seseorang, semakin besar tanggungjawabnya dalam hal memperbaiki dunia ini.
Andai kita sudah mendapat kesempatan pendidikan, dapat pekerjaan dengan gaji besar, maka tanggungjawab lebih besar dari kita untuk memperbaiki keluarga dan lingkungan dibanding yang memang kemampuan cara berpikirnya sederhana saja.
Tadi aku sempat ngobrol dengan teman saat kopdar entah kok aku pengen ngomong gini. Sedikit diedit tapi tidak mengurangi makna.
"Saat di awal belajar Islam, rasanya panik, sadar bahwa kita banyak melakukan kesalahan. Juga dunia ini begitu banyak maksiat. Timbul emosi yang berlebihan melihat suasana sekitar karena banyak orang tidak mau belajar dan menjalankan ajaran Islam secara benar".
Kuteruskan
"Tapi itulah pintarnya Iblis. Dia mengajari jin berwujud setan mempengaruhi manusia agar beranggapan bahwa maksiat itu baik adanya. Semakin tinggi ilmu, semakin tenang tidak mudah emosi bahkan semakin merendah. Hati-hati, merasa lebih baik dari orang lain atau 'ujub adalah ajaran Iblis. Bukankan dia berkata bahwa dia merasa lebih baik dari manusia karena diciptakan dari api sedangkan manusia dari tanah".
Apa maksud dari kalimat-kalimatku di atas, aku tadinya adalah orang yang tidak tertarik untuk belajar Islam. Sudah merasa jadi Islam yang baik dengan bisa shalat dan bisa ngaji. Tapi karena sesuatu hal, saat ini aku jadi seorang pembelajar, ngebut untuk belajar Islam dalam katakanlah 2 tahun terakhir. Semakin paham Ilmu, maka tanggung jawab untuk menyebarkan ilmu semakin besar. Dan yang bisa aku lakukan hanyalah ngeblog. Itupun dikomentari "tulisannya berat sepertinya gak ada yang mau kopas"... hehehe... biarin aja.
Bagaimana pendapatku tentang kaya... kaya apa dulu. Oke, kaya harta dan buku yang mengupas tentang bagaimana caranya menjadi kaya harta. Memahami buku yang memotivasi untuk jadi kaya secara benar menurut Islam dan menjadi orang kaya yang benar, tidak semua langsung paham dengan buku ini. Kayak ada yang pernah ngetag di Facebook gambar lucu tulisannya "Hidup tidak semudah perkataan Mario Teguh".
Dengan begitu banyaknya setan berwujud jin dan manusia, maka butuh kerja keras untuk jadi orang istiqomah. Hanya manusia pilihan yang Allah telah memberikan hidayah mampu berusaha untuk terus menjalankan ajaran Islam yang benar di jalan Allah.
Salah satu kekuranganku adalah tinggiku tidak sampai 160 cm, jadi mau ngotot kayak apa aku gak bakalan bisa jadi seorang pramugari. Potensi untuk jadi kaya manusia berbeda-beda. Almarhum Bapak pernah ditawari untuk menjadi anggota Partai tapi Bapak menolak karena merasa kemampuan beliau hanyalah menjadi seorang dosen. Tidak usah punya Mercy cukup berbahagia dengan mobil Mazda. Tapi bila ada seseorang memang punya potensi mengelola perusahaan besar, maka perlu punya Mercy untuk meyakinkan klien. Berbeda dengan jaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan sahabat-sahabat beliau, baju-baju yang mereka gunakan sangat sederhana tapi tetap sangat dihormati dan disegani.
Menurut pengarang buku "Keajaiban Seribu Dinar" yaitu Miftahur Rahman el-Banjary, MA, untuk bisa mencapai tujuan maka maksimalkan dengan otak kanan. Tapi teuteup... orang punya potensi masing-masing kaaan... mudah bagi pengarang buku ini tapi belum tentu mudah bagi yang membacanya. At least, beliau ini sudah memotivasi agar orang berpendapat bahwa jadi kaya harta itu tidak menyalahi ajaran Islam, dan menjadi orang yang kaya harta tapi dermawan, berjiwa besar sesuai ajaran Islam.
Pendapatku, carilah potensi diri, karena bila bekerja sesuai dorongan jiwa membuat hidup lebih mudah. Tapi nyatanya banyak orang jadi karyawan, mengeluh ini itu, ujung-ujungnya kompensasi capek bekerjanya dengan maksiat. Hanya manusia pilihan yang mau bekerja sepenuh hati, tetap bersyukur, tidak banyak mengeluh, banyak sedekah, taat beragama, dan seterusnya hal yang positif. Sedekah itulah yang akan mempermudah hidupnya baik dalam hal rejeki dan ketentraman hati. Bila punya potensi menjadi seorang wiraswasta, lakukan dengan sepenuh hati, banyak beribadah, terutama sedekah. Tapi bila potensinya di bidang pendidikan jalani sebagai pendidik dengan sepenuh hati juga.
Manusia punya potensi masing-masing, dorongan jiwa masing-masing. Sedikit OOT ya, aku pribadi tidak banyak uang di rekening bank dan dompet. Tapi setiap kali aku membutuhkan sesuatu ada saja yang membantu, Alhamdulillah. Walau sudah punya pekerjaan tetap, berusaha mencari tambahan dengan membuat toko online, tapi tidak ngoyo, semampuku sajalah. Aku ingin menabung untuk umroh, karena naik haji masih lama tahun 2019 dikarenakan waiting list begitu panjang. Rindu dengan Ka'bah, aku ingin sekali ke sana dan semua kuserahkan pada Allah. Sendirian juga tidak apa-apa karena saat di padang mahsyar manusia juga mempertanggungjawabkan perbuatannya sendiri.
Bagi yang hidupnya sepertinya sulit, aku do'akan semoga dimudahkan oleh Allah. Memaksimalkan otak kanan saran yang oke, tapi juga mesti ditambah dengan sepenuhnya berserah diri pada Allah..
Apa kalo tidak punya uang banyak berarti manusia gagal? Ah menurutku tidak juga. Bagaimanapun juga menurutku potensi manusia lain-lain. Kalo semua jadi direktur, lalu siapa yang jadi karyawan. Kalo semua jadi pengusaha lalu siapa yang mau jadi tukang sapu jalanan. Semakin berpotensi seseorang, semakin besar tanggungjawabnya dalam hal memperbaiki dunia ini.
Andai kita sudah mendapat kesempatan pendidikan, dapat pekerjaan dengan gaji besar, maka tanggungjawab lebih besar dari kita untuk memperbaiki keluarga dan lingkungan dibanding yang memang kemampuan cara berpikirnya sederhana saja.
Tadi aku sempat ngobrol dengan teman saat kopdar entah kok aku pengen ngomong gini. Sedikit diedit tapi tidak mengurangi makna.
"Saat di awal belajar Islam, rasanya panik, sadar bahwa kita banyak melakukan kesalahan. Juga dunia ini begitu banyak maksiat. Timbul emosi yang berlebihan melihat suasana sekitar karena banyak orang tidak mau belajar dan menjalankan ajaran Islam secara benar".
Kuteruskan
"Tapi itulah pintarnya Iblis. Dia mengajari jin berwujud setan mempengaruhi manusia agar beranggapan bahwa maksiat itu baik adanya. Semakin tinggi ilmu, semakin tenang tidak mudah emosi bahkan semakin merendah. Hati-hati, merasa lebih baik dari orang lain atau 'ujub adalah ajaran Iblis. Bukankan dia berkata bahwa dia merasa lebih baik dari manusia karena diciptakan dari api sedangkan manusia dari tanah".
Apa maksud dari kalimat-kalimatku di atas, aku tadinya adalah orang yang tidak tertarik untuk belajar Islam. Sudah merasa jadi Islam yang baik dengan bisa shalat dan bisa ngaji. Tapi karena sesuatu hal, saat ini aku jadi seorang pembelajar, ngebut untuk belajar Islam dalam katakanlah 2 tahun terakhir. Semakin paham Ilmu, maka tanggung jawab untuk menyebarkan ilmu semakin besar. Dan yang bisa aku lakukan hanyalah ngeblog. Itupun dikomentari "tulisannya berat sepertinya gak ada yang mau kopas"... hehehe... biarin aja.
Bagaimana pendapatku tentang kaya... kaya apa dulu. Oke, kaya harta dan buku yang mengupas tentang bagaimana caranya menjadi kaya harta. Memahami buku yang memotivasi untuk jadi kaya secara benar menurut Islam dan menjadi orang kaya yang benar, tidak semua langsung paham dengan buku ini. Kayak ada yang pernah ngetag di Facebook gambar lucu tulisannya "Hidup tidak semudah perkataan Mario Teguh".
Dengan begitu banyaknya setan berwujud jin dan manusia, maka butuh kerja keras untuk jadi orang istiqomah. Hanya manusia pilihan yang Allah telah memberikan hidayah mampu berusaha untuk terus menjalankan ajaran Islam yang benar di jalan Allah.
Salah satu kekuranganku adalah tinggiku tidak sampai 160 cm, jadi mau ngotot kayak apa aku gak bakalan bisa jadi seorang pramugari. Potensi untuk jadi kaya manusia berbeda-beda. Almarhum Bapak pernah ditawari untuk menjadi anggota Partai tapi Bapak menolak karena merasa kemampuan beliau hanyalah menjadi seorang dosen. Tidak usah punya Mercy cukup berbahagia dengan mobil Mazda. Tapi bila ada seseorang memang punya potensi mengelola perusahaan besar, maka perlu punya Mercy untuk meyakinkan klien. Berbeda dengan jaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan sahabat-sahabat beliau, baju-baju yang mereka gunakan sangat sederhana tapi tetap sangat dihormati dan disegani.
Menurut pengarang buku "Keajaiban Seribu Dinar" yaitu Miftahur Rahman el-Banjary, MA, untuk bisa mencapai tujuan maka maksimalkan dengan otak kanan. Tapi teuteup... orang punya potensi masing-masing kaaan... mudah bagi pengarang buku ini tapi belum tentu mudah bagi yang membacanya. At least, beliau ini sudah memotivasi agar orang berpendapat bahwa jadi kaya harta itu tidak menyalahi ajaran Islam, dan menjadi orang yang kaya harta tapi dermawan, berjiwa besar sesuai ajaran Islam.
Pendapatku, carilah potensi diri, karena bila bekerja sesuai dorongan jiwa membuat hidup lebih mudah. Tapi nyatanya banyak orang jadi karyawan, mengeluh ini itu, ujung-ujungnya kompensasi capek bekerjanya dengan maksiat. Hanya manusia pilihan yang mau bekerja sepenuh hati, tetap bersyukur, tidak banyak mengeluh, banyak sedekah, taat beragama, dan seterusnya hal yang positif. Sedekah itulah yang akan mempermudah hidupnya baik dalam hal rejeki dan ketentraman hati. Bila punya potensi menjadi seorang wiraswasta, lakukan dengan sepenuh hati, banyak beribadah, terutama sedekah. Tapi bila potensinya di bidang pendidikan jalani sebagai pendidik dengan sepenuh hati juga.
Manusia punya potensi masing-masing, dorongan jiwa masing-masing. Sedikit OOT ya, aku pribadi tidak banyak uang di rekening bank dan dompet. Tapi setiap kali aku membutuhkan sesuatu ada saja yang membantu, Alhamdulillah. Walau sudah punya pekerjaan tetap, berusaha mencari tambahan dengan membuat toko online, tapi tidak ngoyo, semampuku sajalah. Aku ingin menabung untuk umroh, karena naik haji masih lama tahun 2019 dikarenakan waiting list begitu panjang. Rindu dengan Ka'bah, aku ingin sekali ke sana dan semua kuserahkan pada Allah. Sendirian juga tidak apa-apa karena saat di padang mahsyar manusia juga mempertanggungjawabkan perbuatannya sendiri.
Bagi yang hidupnya sepertinya sulit, aku do'akan semoga dimudahkan oleh Allah. Memaksimalkan otak kanan saran yang oke, tapi juga mesti ditambah dengan sepenuhnya berserah diri pada Allah..
Senin, 11 Juni 2012
Virgin Coconut Oil
Virgin Coconut Oil (VCO) bukan sembarang minyak kelapa biasa. Bila minyak kelapa tradisional yang dibuat di kampung itu dibuat dengan cara santan dipanaskan sampai keluar minyaknya, maka VCO dibuat dari santan kelapa diambil minyaknya tanpa mnggunakan panas tinggi.
Di Jogja, VCO ini sempet jadi booming lalu reda lagi. Barangkali karena orang memang lebih suka menggunakan produk pabrik secara massal, untuk suplemen orang lebih suka yang iklannya bertubi-tubi di media massa. Bila minyak zaitun disebut di Al Qur'an sangat bermanfaat, sayangnya tidak ada pohon zaitun di daerah tropis, tapi di daerah tropis punya minyak yang sangat kaya manfaat yaitu VCO. Minyak goreng dari kelapa sendiri sudah tergerus oleh minyak goreng dari kelapa sawit.
Ada beberapa resep rahasia di beberapa rumah makan untuk mendapatkan masakan lezat dengan menggunakan minyak kelapa, dan itu tidak bisa diganggu gugat, tapi minyak kelapa dari hasil pemanasan. VCO bisa digunakan untuk memasak, lebih sehat daripada minyak kelapa sawit, tapi butuh penyesuaian lidah (dan kantong tentu saja, karena harganya lebih mahal).
Aku sudah tertarik dengan VCO sejak lama, tadinya aku suka membuat minyak kelapa sendiri untuk menggoreng telur ceplok. Tapi bila melihat tabel daftar minyak yang sehat untuk dikonsumsi, maka minyak kelapa termasuk minyak yang kurang sehat, lebih sehat minyak jagung atau minyak zaitun. Tapi dengan munculnya VCO, maka VCO bisa masuk ke deretan minyak goreng yang sehat untuk tubuh bila digunakan untuk memasak. Rasa VCO bila digunakan untuk memasak memang beda dibandingkan dengan minyak kelapa tradisional.
Sekarang aku sudah tidak ke dapur lagi karena faktor S yaitu Sibuk, hehehe... kerja dari pagi sampai sore hari, mendapat jatah makan siang di kantor, pagi sarapan buah, malam makan sereal. Tapi kalo aku masak tidak jauh dari tumis dan berkuah, soalnya mengurangi menggoreng. Apalagi bila memasak untuk anak-anak balita sudah pasti yang berkuah. Soal selera, bukan tipe petualang makanan, termasuk cinta #ehgaknyambung, makanan apa saja dimakan dan disyukuri tapi lebih memilih banyak sayurannya.
Ada seorang dokter menulis buku resep yang menggunakan VCO dalam semua resepnya, dan gula darahnya yang tadinya tinggi jadi turun. Bila ingin melihat review bukunya ini dia linknya Informasi Lengkap Virgin Coconut Oil. Bagi yang suka masak apalagi masakan sehat tidak hanya sekedar enak tentu resep masakan dengan VCO perlu dipelajari.
Selain untuk masakan, VCO juga sangat baik untuk kulit. Walaupun minyak zaitun sangat bermanfaat bagi kulit, tapi bila dioleskan minyak zaitun membuat kulit nampak berminyak. VCO bila dioleskan pada kulit akan menjadikan kulit sehat tapi langsung diserap dan tidak nampak berminyak. Bedanya pelembab yang dibuat oleh pabrik denganVCO, maka pelembab dari pabrik hanya bersifat sementara dalam melembabkan, sedang VCO selain melembabkan juga menutrisi kulit.
Sekarang ini VCO dipasarkan untuk produk perawatan kulit tidak hanya dalam bentuk minyak cair, selain mudah tumpah juga kurang menarik. Di Jogja ada perusahaan membuat formula produk perawatan kulit dengan kandungan VCO. VCO didapatkan dari pemberdayaan para petani kelapa. Tidak dijual di supermarket besar, biasanya di apotik atau agen khusus atau dijual secara online. Biasalah, supermarket memang tempatnya untuk produk massal dari pabrik besar.
Ke depannya aku ingin selain menggunakan produk perawatan VCO untuk diriku sendiri juga akan ditawarkan bagi yang berminat secara online. Sampe perlu beberapa kali curhat sama seorang sahabatku sambil minum es buah untuk mendinginkan otak (seharusnya esnya tempelin ke kepala ya, hahaha), banyak ide hanya karena masalah waktu belum kesampaian. Agenda ke depan juga masih banyak keinginan. Pengen ikutan nonton tim baseball tanding ke luar negeri (masih di ASEAN sih), nabung buat umroh dengan kelompok pengajian, kalo lagi libur panjang sekolah. Enaknya jadi guru kalo sekolah libur panjang ikutan libur deh.
Setiap hari rasa syukurku pada Allah semakin bertambah. Tambah ilmu baru, pengalaman baru, teman baru, barusan malah dapat kenalan di twitter seorang hipnoterapis. Bukan untuk dihipnotis, tapi soalnya kenalan baru ini yang followernya sampe belasan ribu ingin membahas fenomena indigo. Semenjak aku pulang ke Jogja Juni 2009 aku banyak mengamati fenomena ini, apalagi banyak mereka membahas tentang firasat akan adanya kiamat kecil di 2012. Menurutku fenomena memang jadi menguat munculnya di akhir zaman, sekelompok manusia yang mempunyai God Spot untuk mengingatkan supaya manusia kembali saling berbuat baik pada sesama, tidak sibuk memperkaya diri sendiri, juga kembali untuk mempercayai tentang kebesaran Tuhan karena banyak manusia menjadi sekuler. Sekelompok manusia yang akan melawan kekuatan jahat, karena perkembangan jaman banyak manusia sibuk hanya ngurusin cari duit melulu. Bedanya apa, apakah sekelompok manusia ini spesial, ah enggak juga, manusia biasa tapi diberi titipan bisa merasakan kebesaran Tuhan, bisa saja tidak tahan untuk memilikinya lalu dilepas atau tidak kuat untuk menyandangnya.
Sedikit OOT, VCO ditambah dengan curhat... namanya juga blogku ini blog curhat untuk mengungkapkan semua rasa syukurku sebagai manusia yang diberi kesempatan hidup oleh Allah dan tidak ingin mensia-siakannya...
Di Jogja, VCO ini sempet jadi booming lalu reda lagi. Barangkali karena orang memang lebih suka menggunakan produk pabrik secara massal, untuk suplemen orang lebih suka yang iklannya bertubi-tubi di media massa. Bila minyak zaitun disebut di Al Qur'an sangat bermanfaat, sayangnya tidak ada pohon zaitun di daerah tropis, tapi di daerah tropis punya minyak yang sangat kaya manfaat yaitu VCO. Minyak goreng dari kelapa sendiri sudah tergerus oleh minyak goreng dari kelapa sawit.
Ada beberapa resep rahasia di beberapa rumah makan untuk mendapatkan masakan lezat dengan menggunakan minyak kelapa, dan itu tidak bisa diganggu gugat, tapi minyak kelapa dari hasil pemanasan. VCO bisa digunakan untuk memasak, lebih sehat daripada minyak kelapa sawit, tapi butuh penyesuaian lidah (dan kantong tentu saja, karena harganya lebih mahal).
Aku sudah tertarik dengan VCO sejak lama, tadinya aku suka membuat minyak kelapa sendiri untuk menggoreng telur ceplok. Tapi bila melihat tabel daftar minyak yang sehat untuk dikonsumsi, maka minyak kelapa termasuk minyak yang kurang sehat, lebih sehat minyak jagung atau minyak zaitun. Tapi dengan munculnya VCO, maka VCO bisa masuk ke deretan minyak goreng yang sehat untuk tubuh bila digunakan untuk memasak. Rasa VCO bila digunakan untuk memasak memang beda dibandingkan dengan minyak kelapa tradisional.
Sekarang aku sudah tidak ke dapur lagi karena faktor S yaitu Sibuk, hehehe... kerja dari pagi sampai sore hari, mendapat jatah makan siang di kantor, pagi sarapan buah, malam makan sereal. Tapi kalo aku masak tidak jauh dari tumis dan berkuah, soalnya mengurangi menggoreng. Apalagi bila memasak untuk anak-anak balita sudah pasti yang berkuah. Soal selera, bukan tipe petualang makanan, termasuk cinta #ehgaknyambung, makanan apa saja dimakan dan disyukuri tapi lebih memilih banyak sayurannya.
Ada seorang dokter menulis buku resep yang menggunakan VCO dalam semua resepnya, dan gula darahnya yang tadinya tinggi jadi turun. Bila ingin melihat review bukunya ini dia linknya Informasi Lengkap Virgin Coconut Oil. Bagi yang suka masak apalagi masakan sehat tidak hanya sekedar enak tentu resep masakan dengan VCO perlu dipelajari.
Selain untuk masakan, VCO juga sangat baik untuk kulit. Walaupun minyak zaitun sangat bermanfaat bagi kulit, tapi bila dioleskan minyak zaitun membuat kulit nampak berminyak. VCO bila dioleskan pada kulit akan menjadikan kulit sehat tapi langsung diserap dan tidak nampak berminyak. Bedanya pelembab yang dibuat oleh pabrik denganVCO, maka pelembab dari pabrik hanya bersifat sementara dalam melembabkan, sedang VCO selain melembabkan juga menutrisi kulit.
Sekarang ini VCO dipasarkan untuk produk perawatan kulit tidak hanya dalam bentuk minyak cair, selain mudah tumpah juga kurang menarik. Di Jogja ada perusahaan membuat formula produk perawatan kulit dengan kandungan VCO. VCO didapatkan dari pemberdayaan para petani kelapa. Tidak dijual di supermarket besar, biasanya di apotik atau agen khusus atau dijual secara online. Biasalah, supermarket memang tempatnya untuk produk massal dari pabrik besar.
Ke depannya aku ingin selain menggunakan produk perawatan VCO untuk diriku sendiri juga akan ditawarkan bagi yang berminat secara online. Sampe perlu beberapa kali curhat sama seorang sahabatku sambil minum es buah untuk mendinginkan otak (seharusnya esnya tempelin ke kepala ya, hahaha), banyak ide hanya karena masalah waktu belum kesampaian. Agenda ke depan juga masih banyak keinginan. Pengen ikutan nonton tim baseball tanding ke luar negeri (masih di ASEAN sih), nabung buat umroh dengan kelompok pengajian, kalo lagi libur panjang sekolah. Enaknya jadi guru kalo sekolah libur panjang ikutan libur deh.
Setiap hari rasa syukurku pada Allah semakin bertambah. Tambah ilmu baru, pengalaman baru, teman baru, barusan malah dapat kenalan di twitter seorang hipnoterapis. Bukan untuk dihipnotis, tapi soalnya kenalan baru ini yang followernya sampe belasan ribu ingin membahas fenomena indigo. Semenjak aku pulang ke Jogja Juni 2009 aku banyak mengamati fenomena ini, apalagi banyak mereka membahas tentang firasat akan adanya kiamat kecil di 2012. Menurutku fenomena memang jadi menguat munculnya di akhir zaman, sekelompok manusia yang mempunyai God Spot untuk mengingatkan supaya manusia kembali saling berbuat baik pada sesama, tidak sibuk memperkaya diri sendiri, juga kembali untuk mempercayai tentang kebesaran Tuhan karena banyak manusia menjadi sekuler. Sekelompok manusia yang akan melawan kekuatan jahat, karena perkembangan jaman banyak manusia sibuk hanya ngurusin cari duit melulu. Bedanya apa, apakah sekelompok manusia ini spesial, ah enggak juga, manusia biasa tapi diberi titipan bisa merasakan kebesaran Tuhan, bisa saja tidak tahan untuk memilikinya lalu dilepas atau tidak kuat untuk menyandangnya.
Sedikit OOT, VCO ditambah dengan curhat... namanya juga blogku ini blog curhat untuk mengungkapkan semua rasa syukurku sebagai manusia yang diberi kesempatan hidup oleh Allah dan tidak ingin mensia-siakannya...
Sabtu, 09 Juni 2012
Memahami sejarah
Malam ini karena sedang suntuk dengan usaha online, bacaanku tertuju pada kisah Wali. Ternyata banyak berbagai versi tentang cerita Wali, aku sendiri memilih tidak memihak, karena semua versi berbeda tergantung penulisannya.
Selalu ada tokoh yang kontroversial, baik di jaman sekarang atau di jaman dahulu. Di jaman sekarang orang dengan pemahaman Islam yang dalam tapi ternyata memilih menafsirkan secara dinamis. Maksud dinamis adalah, misalnya Islam Liberal yang anggotanya cendekiawan muslim yang katanya paham Islam, saking humanisnya kaum marginal kayak lesbian dan homo dibela.
Aku pernah tersesat di blog homo, kesan yang kutangkap eksibisionis dimana-mana. Hubungan seksual diumbar sudah seperti makanan aja. Karena mereka tidak akan disahkan tali perkawinan yang sah dan beranggapan, kalo memang doyannya sesama laki-laki kenapa mesti memaksakan diri berubah, mirip lagunya Lady Gaga "Born this way".
Tokoh kontroversial di jaman Wali Songo adalah Syeh Siti Jenar. Ada cerita bahwa dia adalah cacing yang diubah oleh Sunan Bonang menjadi manusia, ada crita lain yang menyatakan dia dikutuk jadi cacing lalu dirubah lagi menjadi manusia. Tapi seorang penulis menyatakan, cerita lama salah semua, karena banyak penulis yang menuliskan riwayatnya dengan tujuan tertentu.
Tadinya aku hanya ingin melihat gambar Sunan Kalijaga saja di image.google. Beliau seorang dengan spiritual tinggi, jenius dalam menyebarkan dakwah, tidak punya jenggot malah berkumis tebal. Sediiiih aku dengan pendapat yang menyatakan memotong jenggot itu hukumnya haram. Ya sudah, bagi yang ingin berjenggot panjang, silakan menikmati jenggotnya. Aku memilih untuk berpendapat memotong jenggot hukumnya tidak haram.
Kalo aku kepikiran dengan sosok berjenggot, aku sedang kebayang-bayang dengan sosok bernama Ettawa. Aku merasa berhutang budi karena nyeri lututku banyak berkurang semenjak mengkonsumsi susu dari Ettawa. Aku ingin mengkonsumsi, menggunakan produk dari Ettawa, termasuk untuk sabun mandinya. Aku ingin menyebarkan manfaat dan khasiat di blog, syukur-syukur ada yang mau pesen dan beli aku akan fasilitasi.
Banyak kepentingan dalam penyampaian sejarah, mereka yang menulis sejarah pengIslaman di pulau Jawa bisa berbagai versi. Yang memprihatinkan tersesat masuk blog yang mengajarkan untuk bertemu dengan Sunan Kalijaga dengan shalat di pinggir sungai mengucap kalimat ini sekian ribu kali lalu berendam di sungai. Yakin yang ditemui adalah roh Sunan Kalijaga bukannya jin penunggu sungai... oalah.
Pencarian ilmu bisa tipis antara ikhlas dan riya', tauhid dan syirik. Misalnya aku belajar membaca Al Qur'an, niatku apa, ingin disebut pandai atau karena Allah. Andai aku merasa bangga karena disebut pandai bisa jadi niatku adalah riya'. Orang berilmu agama yang tinggi tidak akan pernah mengatakan dirinya pandai, karena semua berasal dari Allah, laa haula wa la quwwata illa billah.
Antara tauhid dan syirik juga sangat tipis. Pencarian menemukan Tuhan bisa saja kena intervensi pihak asing yang tidak bertanggung jawab. Ketenangan dan kesaktian yang konon disebut ilmu laduni, suatu kemampuan mnguasai sesuatu tanpa belajar yang berat, mesti hati-hati cara mendapatkannya bagaimana. Siap gak ilmu ini sewaktu-waktu diambil atau hilang?
Aku bukan ahli sejarah, nilai sejarahku sangat jelek waktu SMA karena hapalanku lemah. Aku tidak tertarik sejarah, hanya sedang mencoba mengenal sosok Sunan Kalijaga berkumis tebal tanpa berjenggot dan konon beliau kekasih Allah sehingga mendapat karomah. Tiang dari tatal (pecahan kayu) di masjid Demak disamakan semua bentuknya supaya tidak dikultuskan. Begitu mudahnya masyarakat Jawa yang mengaku Islam menyembah atau minta sesuatu pada seseorang yang dianggap suci, spiritual tinggi, kekasih Allah. Justru orang yang dikasihi Allah adalah yang menyembah Allah secara ikhlas bukan menyembah makhluk Allah.
Pendapatku dari berbagai sejarah pengIslaman yang simpang siur, kembalikan pada Al Qur'an dan hadits. Dan butuh pemahaman untuk mengerti. Biarlah orang merasa nyaman dengan komunitas yang dipilihnya. Tapi seorang kekasih Allah tidak akan mengkafirkan non golongannya, tidak akan berbicara kasar pada musuhnya, walau berilmu tetap merendahkan diri. Seperti halnya Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, seorang mukmin akan penuh dengan cinta pada semua ciptaan Allah. Bila ridho dan cinta Allah sudah diraih, hidup akan dimudahkan semuanya... Insya Allah...
Selalu ada tokoh yang kontroversial, baik di jaman sekarang atau di jaman dahulu. Di jaman sekarang orang dengan pemahaman Islam yang dalam tapi ternyata memilih menafsirkan secara dinamis. Maksud dinamis adalah, misalnya Islam Liberal yang anggotanya cendekiawan muslim yang katanya paham Islam, saking humanisnya kaum marginal kayak lesbian dan homo dibela.
Aku pernah tersesat di blog homo, kesan yang kutangkap eksibisionis dimana-mana. Hubungan seksual diumbar sudah seperti makanan aja. Karena mereka tidak akan disahkan tali perkawinan yang sah dan beranggapan, kalo memang doyannya sesama laki-laki kenapa mesti memaksakan diri berubah, mirip lagunya Lady Gaga "Born this way".
Tokoh kontroversial di jaman Wali Songo adalah Syeh Siti Jenar. Ada cerita bahwa dia adalah cacing yang diubah oleh Sunan Bonang menjadi manusia, ada crita lain yang menyatakan dia dikutuk jadi cacing lalu dirubah lagi menjadi manusia. Tapi seorang penulis menyatakan, cerita lama salah semua, karena banyak penulis yang menuliskan riwayatnya dengan tujuan tertentu.
Tadinya aku hanya ingin melihat gambar Sunan Kalijaga saja di image.google. Beliau seorang dengan spiritual tinggi, jenius dalam menyebarkan dakwah, tidak punya jenggot malah berkumis tebal. Sediiiih aku dengan pendapat yang menyatakan memotong jenggot itu hukumnya haram. Ya sudah, bagi yang ingin berjenggot panjang, silakan menikmati jenggotnya. Aku memilih untuk berpendapat memotong jenggot hukumnya tidak haram.
Kalo aku kepikiran dengan sosok berjenggot, aku sedang kebayang-bayang dengan sosok bernama Ettawa. Aku merasa berhutang budi karena nyeri lututku banyak berkurang semenjak mengkonsumsi susu dari Ettawa. Aku ingin mengkonsumsi, menggunakan produk dari Ettawa, termasuk untuk sabun mandinya. Aku ingin menyebarkan manfaat dan khasiat di blog, syukur-syukur ada yang mau pesen dan beli aku akan fasilitasi.
Banyak kepentingan dalam penyampaian sejarah, mereka yang menulis sejarah pengIslaman di pulau Jawa bisa berbagai versi. Yang memprihatinkan tersesat masuk blog yang mengajarkan untuk bertemu dengan Sunan Kalijaga dengan shalat di pinggir sungai mengucap kalimat ini sekian ribu kali lalu berendam di sungai. Yakin yang ditemui adalah roh Sunan Kalijaga bukannya jin penunggu sungai... oalah.
Pencarian ilmu bisa tipis antara ikhlas dan riya', tauhid dan syirik. Misalnya aku belajar membaca Al Qur'an, niatku apa, ingin disebut pandai atau karena Allah. Andai aku merasa bangga karena disebut pandai bisa jadi niatku adalah riya'. Orang berilmu agama yang tinggi tidak akan pernah mengatakan dirinya pandai, karena semua berasal dari Allah, laa haula wa la quwwata illa billah.
Antara tauhid dan syirik juga sangat tipis. Pencarian menemukan Tuhan bisa saja kena intervensi pihak asing yang tidak bertanggung jawab. Ketenangan dan kesaktian yang konon disebut ilmu laduni, suatu kemampuan mnguasai sesuatu tanpa belajar yang berat, mesti hati-hati cara mendapatkannya bagaimana. Siap gak ilmu ini sewaktu-waktu diambil atau hilang?
Aku bukan ahli sejarah, nilai sejarahku sangat jelek waktu SMA karena hapalanku lemah. Aku tidak tertarik sejarah, hanya sedang mencoba mengenal sosok Sunan Kalijaga berkumis tebal tanpa berjenggot dan konon beliau kekasih Allah sehingga mendapat karomah. Tiang dari tatal (pecahan kayu) di masjid Demak disamakan semua bentuknya supaya tidak dikultuskan. Begitu mudahnya masyarakat Jawa yang mengaku Islam menyembah atau minta sesuatu pada seseorang yang dianggap suci, spiritual tinggi, kekasih Allah. Justru orang yang dikasihi Allah adalah yang menyembah Allah secara ikhlas bukan menyembah makhluk Allah.
Pendapatku dari berbagai sejarah pengIslaman yang simpang siur, kembalikan pada Al Qur'an dan hadits. Dan butuh pemahaman untuk mengerti. Biarlah orang merasa nyaman dengan komunitas yang dipilihnya. Tapi seorang kekasih Allah tidak akan mengkafirkan non golongannya, tidak akan berbicara kasar pada musuhnya, walau berilmu tetap merendahkan diri. Seperti halnya Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, seorang mukmin akan penuh dengan cinta pada semua ciptaan Allah. Bila ridho dan cinta Allah sudah diraih, hidup akan dimudahkan semuanya... Insya Allah...
Berhenti ngeblog
Kadang-kadang aku pengen berhenti ngeblog. Aku kirim SMS ke temanku
"Otakku rasanya panas soalnya ide tulisan mengalir terus, beli es krim yuk, ngobrolin bisnis".
"Emang masalahnya dimana" jawabnya.
"Aku naksir banget dengan produk susu kambing" jawabku lagi. "Masalahnya aku lagi ngerjain herbal, tapi produk susu kambing ini muter terus di kepalaku, aku pengen misahin blognya".
"Terus gimana" katanya lagi.
"Soalnya muncul terus gambaran blognya gimana, artikelnya apa saja, dan mau bikin sampel untuk dibagikan ke pengunjung koperasi di sekolah. Jadinya malah butuh ngademin pikiran" kataku lagi.
"Ya udah, slow aja, step by step. Besok Minggu ya jam 10 pagi" katanya.
"Kalo Minggu aku latihan softball, habis jam 12 aja yah" jawabku. "Aku jadi tau rasanya workaholic gimana soalnya di otaknya cuman mikirin kerjaan doang. Aku gak mau gitu"
"Ya udah sampe besok Minggu ya, take care"
Belajar relaksasi lagi supaya bisa mengontrol ide yang terlalu banyak dan tetep adem... Suka heran, banyak orang bingung mau ngapain, bingung cara cari duit, bingung ini itu, aku malah kebanyakan ide, hahaha... Tapi maklum juga sih, aku juga pernah ngerasain ide buntu dan Alhamdulillah sekarang enggak lagi, malah mesti diredam dengan minuman dingin sambil ngobrol santai dengan sahabat...
"Otakku rasanya panas soalnya ide tulisan mengalir terus, beli es krim yuk, ngobrolin bisnis".
"Emang masalahnya dimana" jawabnya.
"Aku naksir banget dengan produk susu kambing" jawabku lagi. "Masalahnya aku lagi ngerjain herbal, tapi produk susu kambing ini muter terus di kepalaku, aku pengen misahin blognya".
"Terus gimana" katanya lagi.
"Soalnya muncul terus gambaran blognya gimana, artikelnya apa saja, dan mau bikin sampel untuk dibagikan ke pengunjung koperasi di sekolah. Jadinya malah butuh ngademin pikiran" kataku lagi.
"Ya udah, slow aja, step by step. Besok Minggu ya jam 10 pagi" katanya.
"Kalo Minggu aku latihan softball, habis jam 12 aja yah" jawabku. "Aku jadi tau rasanya workaholic gimana soalnya di otaknya cuman mikirin kerjaan doang. Aku gak mau gitu"
"Ya udah sampe besok Minggu ya, take care"
Belajar relaksasi lagi supaya bisa mengontrol ide yang terlalu banyak dan tetep adem... Suka heran, banyak orang bingung mau ngapain, bingung cara cari duit, bingung ini itu, aku malah kebanyakan ide, hahaha... Tapi maklum juga sih, aku juga pernah ngerasain ide buntu dan Alhamdulillah sekarang enggak lagi, malah mesti diredam dengan minuman dingin sambil ngobrol santai dengan sahabat...
Jumat, 08 Juni 2012
Kisah pencarian spiritualku
Waktu SD aku pernah ikut pesantren kilat, SMP juga. Lalu kehidupan berlangsung begitu apa adanya, aku sendiri banyak lupa saat SD dan SMP. Tapi diingatkan lagi dengan banyak foto-fotoku yang disimpan ibuku dan teman-temanku. Kata teman-temanku aku orang yang populer. Maluuuu banget aku kalo aku reuni lupa dengan orang-orang, sementara mereka mengenalku sambil mengatakan "siapa sih gak kenal Ami... beberapa kali jadi dirijen saat upacara bendera, mungil imut-imut" (kata mereka loooh).
SMA adalah saat-saat kekosongan jiwaku. Aku tertarik dengan seseorang tapi dia di luar pulau. Kadang suka uring-uringan sendiri. Aku sering mengikuti acara kejuaraan softball biarpun cuman nonton walau di luar kota berharap menemuinya. Sebetulnya sih, dia aku kirimin surat dan membalas suratku. Tapi kegalauanku yang over dosis membuatku hidup rasanya hampa. Banyak kegiatan yang aku lakukan, tapi entahlah ada seperti kekosongan dalam hidupku.
Belajar SMA asal-asalan, aku sudah sering membayangkan bahwa aku akan menikah dengan orang yang kecukupan secara finansial lalu aku akan ngurus anak total. Waktu kuliah juga belajarnya asal-asalan, lebih suka nongkrong di gelanggang mahasiswa UGM, apakah itu latihan paduan suara atau sekedar nongkrong saja. Selain itu juga latihan softball di lapangan UGM. Beberapa kali mengenal laki-laki, mencoba jalan tapi tidak ada rasanya.
Saat aku KKN dapat surat cowok yang pernah begitu mendalam di hatiku menikah. Yah sudahlah, sesudah wisuda aku menikah dengan seseorang. Prosesnya begitu singkat, tidak begitu mengenal. Sampai akhirnya aku melahirkan 3 anak. Kubesarkan mereka dengan penuh idealisme seperti yang aku baca di buku-buku. Karena sesuatu hal akhirnya aku berpisah. Anak-anak di Jogja bersamaku, dan aku hidup seperti robot berjalan. Aku punya mobil sendiri, tunjangan dari mantan, dan kebutuhan sehari-harinya dicukupi orang tuaku. Tapi aku tidak bisa menikmati hidup, aku sudah taraf depresi.
Aku sempet pindah ke Bogor. Aku menikah lagi. Bukan sesuatu yang mudah diceritakan, bercerai, menikah, bercerai lagi. Tapi tidak bisa dipungkiri di sana aku belajar tafsir Al Qur'an. Aku balik ke Jogja Juni 2009 karena aku sakit mental dan fisik. Anak-anakku yang 3 dibawa ke Jakarta saat aku di Bogor.
Tahun 2008 saat di Bogor dengan aku melongo bertanya pada ustad "ridho itu apa". Sama sekali belum paham dengan arti ridho. Begitu aku balik ke Jogja, banyak keajaiban (menurutku pribadi sih) yang terjadi. Aku aktif di Facebook. Soalnya aku banyak nulis status ayat dan hadits ada beberapa temanku risih nasehatin aku, kalo mau gaul mending statusnya bercanda aja gak usah sok alim. Kejadian aku diblokir sederetan teman, yang membuatku jadi ngeblog pilih di blogspot. Tadinya aku banyak menulis di notes Facebook. Judul blog pertamaku Mengharap Ridho Allah Semata. Lalu tiba-tiba keponakanku pindah ke Jogja rumahku dipasangi wi fi. Tiba-tiba kakakku nawarin laptop Macbooknya yang sempat dikira rusak terus nyala lagi. Dan aneh, soalnya sesaat setelah Merapi sudah reda meletusnya akhirnya Macbook itu mati total. Saat Merapi meletus dan aku terkurung di rumah sibuk ngeblog. Aku sudah bekerja saat itu, di usaha keluarga sebagai guru PAUD. waktu Merapi meletus sekolah diliburkan 2 minggu.
Selama 2 minggu saat Merapi meletus aku banyak menulis ayat Al Qur'an dan tafsirnya di blogku. Aku juga belajar Islam dari guru privat wanita. Resmilah aku menjadi seorang blogger, aku sempat chatting dengan beberapa blogger yang sudah lama ngeblog dan dikasih saran ini itu berkaitan dengan template.
Beberapa kali kehilangan teman blogger yang tadinya akrab karena aku keliru menafsirkan mimpi, aku sampai marah-marah dan menuliskan uneg-unegku tentang mereka. Tapi toh ketemu lagi yang baru, yang support sepenuhnya dengan kegiatanku ngeblog. Semua perjalananku ngeblog, termasuk diteror di blog, dijauhin, diomongin di wall Facebook, diblokir oleh sesama blogger, justru tambah membuatku semangat untuk menulis. Aku menuliiiiis terus. Kalo salah aku hapus atau revisi.
Selain teman blogger juga bertemu dengan komunitas yang unik. Aku bergabung tapi hanya sebagai silent reader saja di komunitas ini. Bersahabat baik dengan admin komunitas ini dan dia banyak sekali kasih saran untuk tulisanku. Aku selalu berusaha memperbaiki caraku menulis. Soalnya kejadian paling gak enak sekalipun, diteror, dihina, difitnah, dilecehkan, dimanfaatkan, diblokir, semua ada hikmahnya.
Ingin menjadi manusia yang taat beragama dan berjiwa besar. Tidak hanya sekedar rajin shalat, puasa, sedekah, justru paling sulit adalah berhadapan dengan sesama manusia. Mudah tersentuh dengan masalah orang lain, selalu jujur dapat dipercaya, selalu memaafkan orang lain, tidak segan-segan meminta maaf biarpun orang lain yang keliru, ringan tangan membantu orang lain, bersikap sabar dengan bisa sabar menahan diri tidak meluapkan amarah, itu antara lain sifat orang yang berjiwa besar.
Saat ini aku sendirian (ada ibuku dan keponakanku sih) dalam arti jauh dari anak-anakku, yang sulung sudah remaja. Merekalah buah hatiku, yang membuatku tetap ingin bertahan hidup melihat mereka dewasa. Semoga bisa menjadi contoh bagaimana seorang manusia yang berusaha menjadi terbaik di hadapan Allah. Tetap berjuang untuk mandiri, menyibukkan diri dengan usaha online disamping ngeblog.
Ngeblog kujadikan tempat semua curahan hatiku, sampe iseng main keyboard dan nyanyi kutampilkan di blogku. Juga catatan-catatan selama aku belajar Islam. Kata temen-temen blogger yang lain, waaaah... cukup produktif yah. Kalo cuman curhat sih semua orang bisa nulis, kan tiap hari banyak kejutan dalam hidup.
Sangat bersyukur Allah memberiku kesempatan kesekian kalinya untuk hidup lagi. Sempat merasa jiwaku mati, hidup sebentar karena mendampingi anak-anak, mati lagi, hidup lagi, dan sekarang semakin merasa lebih hidup dari sebelumnya. Setiap detik sangat berharga untuk diambil hikmahnya...
SMA adalah saat-saat kekosongan jiwaku. Aku tertarik dengan seseorang tapi dia di luar pulau. Kadang suka uring-uringan sendiri. Aku sering mengikuti acara kejuaraan softball biarpun cuman nonton walau di luar kota berharap menemuinya. Sebetulnya sih, dia aku kirimin surat dan membalas suratku. Tapi kegalauanku yang over dosis membuatku hidup rasanya hampa. Banyak kegiatan yang aku lakukan, tapi entahlah ada seperti kekosongan dalam hidupku.
Belajar SMA asal-asalan, aku sudah sering membayangkan bahwa aku akan menikah dengan orang yang kecukupan secara finansial lalu aku akan ngurus anak total. Waktu kuliah juga belajarnya asal-asalan, lebih suka nongkrong di gelanggang mahasiswa UGM, apakah itu latihan paduan suara atau sekedar nongkrong saja. Selain itu juga latihan softball di lapangan UGM. Beberapa kali mengenal laki-laki, mencoba jalan tapi tidak ada rasanya.
Saat aku KKN dapat surat cowok yang pernah begitu mendalam di hatiku menikah. Yah sudahlah, sesudah wisuda aku menikah dengan seseorang. Prosesnya begitu singkat, tidak begitu mengenal. Sampai akhirnya aku melahirkan 3 anak. Kubesarkan mereka dengan penuh idealisme seperti yang aku baca di buku-buku. Karena sesuatu hal akhirnya aku berpisah. Anak-anak di Jogja bersamaku, dan aku hidup seperti robot berjalan. Aku punya mobil sendiri, tunjangan dari mantan, dan kebutuhan sehari-harinya dicukupi orang tuaku. Tapi aku tidak bisa menikmati hidup, aku sudah taraf depresi.
Aku sempet pindah ke Bogor. Aku menikah lagi. Bukan sesuatu yang mudah diceritakan, bercerai, menikah, bercerai lagi. Tapi tidak bisa dipungkiri di sana aku belajar tafsir Al Qur'an. Aku balik ke Jogja Juni 2009 karena aku sakit mental dan fisik. Anak-anakku yang 3 dibawa ke Jakarta saat aku di Bogor.
Tahun 2008 saat di Bogor dengan aku melongo bertanya pada ustad "ridho itu apa". Sama sekali belum paham dengan arti ridho. Begitu aku balik ke Jogja, banyak keajaiban (menurutku pribadi sih) yang terjadi. Aku aktif di Facebook. Soalnya aku banyak nulis status ayat dan hadits ada beberapa temanku risih nasehatin aku, kalo mau gaul mending statusnya bercanda aja gak usah sok alim. Kejadian aku diblokir sederetan teman, yang membuatku jadi ngeblog pilih di blogspot. Tadinya aku banyak menulis di notes Facebook. Judul blog pertamaku Mengharap Ridho Allah Semata. Lalu tiba-tiba keponakanku pindah ke Jogja rumahku dipasangi wi fi. Tiba-tiba kakakku nawarin laptop Macbooknya yang sempat dikira rusak terus nyala lagi. Dan aneh, soalnya sesaat setelah Merapi sudah reda meletusnya akhirnya Macbook itu mati total. Saat Merapi meletus dan aku terkurung di rumah sibuk ngeblog. Aku sudah bekerja saat itu, di usaha keluarga sebagai guru PAUD. waktu Merapi meletus sekolah diliburkan 2 minggu.
Selama 2 minggu saat Merapi meletus aku banyak menulis ayat Al Qur'an dan tafsirnya di blogku. Aku juga belajar Islam dari guru privat wanita. Resmilah aku menjadi seorang blogger, aku sempat chatting dengan beberapa blogger yang sudah lama ngeblog dan dikasih saran ini itu berkaitan dengan template.
Beberapa kali kehilangan teman blogger yang tadinya akrab karena aku keliru menafsirkan mimpi, aku sampai marah-marah dan menuliskan uneg-unegku tentang mereka. Tapi toh ketemu lagi yang baru, yang support sepenuhnya dengan kegiatanku ngeblog. Semua perjalananku ngeblog, termasuk diteror di blog, dijauhin, diomongin di wall Facebook, diblokir oleh sesama blogger, justru tambah membuatku semangat untuk menulis. Aku menuliiiiis terus. Kalo salah aku hapus atau revisi.
Selain teman blogger juga bertemu dengan komunitas yang unik. Aku bergabung tapi hanya sebagai silent reader saja di komunitas ini. Bersahabat baik dengan admin komunitas ini dan dia banyak sekali kasih saran untuk tulisanku. Aku selalu berusaha memperbaiki caraku menulis. Soalnya kejadian paling gak enak sekalipun, diteror, dihina, difitnah, dilecehkan, dimanfaatkan, diblokir, semua ada hikmahnya.
Ingin menjadi manusia yang taat beragama dan berjiwa besar. Tidak hanya sekedar rajin shalat, puasa, sedekah, justru paling sulit adalah berhadapan dengan sesama manusia. Mudah tersentuh dengan masalah orang lain, selalu jujur dapat dipercaya, selalu memaafkan orang lain, tidak segan-segan meminta maaf biarpun orang lain yang keliru, ringan tangan membantu orang lain, bersikap sabar dengan bisa sabar menahan diri tidak meluapkan amarah, itu antara lain sifat orang yang berjiwa besar.
Saat ini aku sendirian (ada ibuku dan keponakanku sih) dalam arti jauh dari anak-anakku, yang sulung sudah remaja. Merekalah buah hatiku, yang membuatku tetap ingin bertahan hidup melihat mereka dewasa. Semoga bisa menjadi contoh bagaimana seorang manusia yang berusaha menjadi terbaik di hadapan Allah. Tetap berjuang untuk mandiri, menyibukkan diri dengan usaha online disamping ngeblog.
Ngeblog kujadikan tempat semua curahan hatiku, sampe iseng main keyboard dan nyanyi kutampilkan di blogku. Juga catatan-catatan selama aku belajar Islam. Kata temen-temen blogger yang lain, waaaah... cukup produktif yah. Kalo cuman curhat sih semua orang bisa nulis, kan tiap hari banyak kejutan dalam hidup.
Sangat bersyukur Allah memberiku kesempatan kesekian kalinya untuk hidup lagi. Sempat merasa jiwaku mati, hidup sebentar karena mendampingi anak-anak, mati lagi, hidup lagi, dan sekarang semakin merasa lebih hidup dari sebelumnya. Setiap detik sangat berharga untuk diambil hikmahnya...
Hipnoterapi
Salah seorang temenku yang di Surabaya adalah terapis hipnoterapi. Dia mensupport aku saat aku bingung. Bingung kenapa, soalnya kok banyak kasus aneh menimpaku kayak dijauhi banyak temen tanpa alasan. Sebetulnya ada alasannya, tapi kalo aku bicarakan dengan teman-temanku yang lebih bijak dariku itu alasan yang kekanak-kanakan. Seseorang yang berjiwa besar akan mampu memaafkan seberat apapun, apalagi bila alasannya benar. Bahkan bila ada seseorang yang tidak mau memaafkan orang yang ingin meminta maaf dengan maksud baik, sudah dipastikan akan masuk neraka.
Soal hipnoterapi ini memang masih misteri buatku. Orang yang punya trauma atau phobia akan sesuatu hal, dimasuki alam bawah sadarnya lalu dikasih semacam (kata Romy Raphael) sugesti positif. Setelah bangun dia merasa nyaman lalu bisa tidak trauma, atau phobia lagi. Konon sih, tergantung subyeknya juga, belum tau berapa persen tingkat keberhasilan belum pernah membaca hasil penelitiannya.
Kayak misalnya seorang pemain sofbol yang lebih muda dariku tanya, gimana caranya ngilangin kebayang-bayang mantan. Trus aku bilang tanya tuh sama mbak itu yang pernah menawarkan hipnoterapi bagi yang bermasalah dengan phobia atau trauma. Prosedurnya dihipnotis lalu diberi sugesti positif.
Tapi bagi yang lain barangkali butuh terapi hipnotis dari hipnoterapis, aku sendiri kebetulan banget dikirimin adikku buku Quantum Ikhlas yang ada compact disc dengan gelombang alpha untuk memasuki alam bawah sadar. Berkali-kali aku mencoba rileks dan memasukkan sugesti positif seperti di buku, Alhamdulillah memang jadi lebih tenang.
Ketenangan aku perlukan untuk belajar Islam agar lebih bisa memahami, kenyataannya sebelum ini beberapa tahun yang lalu aku merasa sudah jadi muslim yang baik dengan hanya sudah bisa shalat dan baca Al Qur'an merasa sudah cukup. Ternyata banyak pemahaman yang mesti aku pelajari dan banyak hal trial error selama belajar Islam. Dengan mendekatkan diri pada Allah, belajar Islam terus semampunya, mendengarkan gelombang alpha sudah kutinggalkan, aku merasa nyaman datang ke pengajian-pengajian, kebetulan tetangga sebelah rumahku rajin ngajak aku. Punya trauma apa ya aku ya sekarang ini... hmmm, mikir. Ada sih, tapi gak penting. Berkaitan dengan pemutusan ukhuwah dan silaturahmi dari banyak orang yang bisa jadi karena kesalahanku masih kasar menyampaikan maksudku.
Yang ada di otakku sekarang adalah gebetan baru... ide untuk mempromosikan produk dari salah satu dosenku di MIPA UGM dulu yang mempopulerkan produk virgin coconut oil dalam bentuk perawatan tubuh dan wajah. Kelapa diambil dari pemberdayaan petani di daerah Jogja. Susahnya kebayang-bayang terus... ingin segera belanja, promosi di sekolahan aja ke ortu murid kasih sampel. Masalahnya aku masih mesti bertanggung jawab menyelesaikan proyek herbalku. Masih ada postingan herbal untuk membesarkan payudara #ahai... akhirnya tega banget nulisnya. Terus susu kambing serbuk dengan kopi plus ginseng yang Alhamdulillah membuatku lebih fit. Kalo soal produk sih, ada yang beli dari tetangga, kakakku dan rekan kerja. Hanya sekedar ingin menyampaikan informasi saja.
Ada produk kosmetik dari herbal untuk menghilangkan keloid dengan meregenerasi kulit sayang belum ada ijin BPOMnya. Ada bekas tatto yang dihapus lalu membentuk keloid di punggung telapak tanganku, hahaha.... bercanda loh soal tattonya. Pengen buktiin apa bener keloid ini bisa hilang. Soalnya waktu aku di Bogor ada kenalan yang berusaha menghilangkan tatto tapi ngawur pake semacam abu yang dipanaskan malah jadi keloid. Adikku juga ada keloid lebar di lengan bukan karena menghapus tatto tapi karena pernah kecelakaan lalu dijahit.
Seorang yang kukenal baik di Bogor punya tatto di punggungnya, tapi dia sama sekali gak ada niat dan usaha untuk ngilangin, setauku sih. Pengen ngilangin tapi seperti putus asa lalu jadinya gak peduli, asal bisa makan saja sudah cukup. Padahal Islam mengajarkan untuk tidak berputus asa, apabila sudah Kun Fayakun segala kemungkinan bisa terjadi. Misalnya aku nulis di akhir 2010 ingin naik haji, tahun 2011 aku mendaftarkan, ada aja yang bayarin. Nah, tatto itu berkaitan dengan baju ihrom bagi laki-laki, bisa jadi bawaannya gak pedhe banget kelihatan punggungnya yang ada gambarnya. Sulit berurusan dengan orang yang belum berjuang sudah menyerah. Kalo hidupnya belum lancar mesti intropeksi diri habis-habisan.
Sebetulnya trauma itu memang berkaitan dengan energi negatif yang dipelihara. Energi negatifku itu M, alias males, hehehe... Baru ingat, bertemu dengan orang yang sangat menyakiti hatiku, itu salah satu traumaku. Kalo ketemu orang yang aku ingat pernah memfitnah rasanya mau kabur saja, padahal orangnya cuek, udah muka badak kali gak ngerasa pernah nyakitin hati orang lain begitu dalamnya. Aku berusaha walau rasanya gak enak banget untuk meminta maaf. Bukannya apa-apa, karena dosa terkait dengan pemutusan ukhuwah atau silaturahmi bisa diputus dengan saling memaafkan. Bila aku sudah berani minta maaf derajatku di hadapan Allah lebih tinggi, soal dimaafkan itu urusan belakang. Yang tidak mau memaafkan ibarat ditaburi wajahnya dengan abu panas (dari neraka, dan dipastikan masuk neraka) sedang yang meminta maaf seperti halnya orang sabar, Allah akan bersamanya.
Melatih diri menjadi manusia berjiwa besar akan memudahkan menghilangkan energi negatif. Selalu memaafkan orang lain, berterima kasih bila dikritik, mau memaafkan dan minta maaf atas kejadian walaupun bukan dia yang salah, dan seterusnya... aku mesti banyak belajar lagi nih...
Soal hipnoterapi ini memang masih misteri buatku. Orang yang punya trauma atau phobia akan sesuatu hal, dimasuki alam bawah sadarnya lalu dikasih semacam (kata Romy Raphael) sugesti positif. Setelah bangun dia merasa nyaman lalu bisa tidak trauma, atau phobia lagi. Konon sih, tergantung subyeknya juga, belum tau berapa persen tingkat keberhasilan belum pernah membaca hasil penelitiannya.
Kayak misalnya seorang pemain sofbol yang lebih muda dariku tanya, gimana caranya ngilangin kebayang-bayang mantan. Trus aku bilang tanya tuh sama mbak itu yang pernah menawarkan hipnoterapi bagi yang bermasalah dengan phobia atau trauma. Prosedurnya dihipnotis lalu diberi sugesti positif.
Tapi bagi yang lain barangkali butuh terapi hipnotis dari hipnoterapis, aku sendiri kebetulan banget dikirimin adikku buku Quantum Ikhlas yang ada compact disc dengan gelombang alpha untuk memasuki alam bawah sadar. Berkali-kali aku mencoba rileks dan memasukkan sugesti positif seperti di buku, Alhamdulillah memang jadi lebih tenang.
Ketenangan aku perlukan untuk belajar Islam agar lebih bisa memahami, kenyataannya sebelum ini beberapa tahun yang lalu aku merasa sudah jadi muslim yang baik dengan hanya sudah bisa shalat dan baca Al Qur'an merasa sudah cukup. Ternyata banyak pemahaman yang mesti aku pelajari dan banyak hal trial error selama belajar Islam. Dengan mendekatkan diri pada Allah, belajar Islam terus semampunya, mendengarkan gelombang alpha sudah kutinggalkan, aku merasa nyaman datang ke pengajian-pengajian, kebetulan tetangga sebelah rumahku rajin ngajak aku. Punya trauma apa ya aku ya sekarang ini... hmmm, mikir. Ada sih, tapi gak penting. Berkaitan dengan pemutusan ukhuwah dan silaturahmi dari banyak orang yang bisa jadi karena kesalahanku masih kasar menyampaikan maksudku.
Yang ada di otakku sekarang adalah gebetan baru... ide untuk mempromosikan produk dari salah satu dosenku di MIPA UGM dulu yang mempopulerkan produk virgin coconut oil dalam bentuk perawatan tubuh dan wajah. Kelapa diambil dari pemberdayaan petani di daerah Jogja. Susahnya kebayang-bayang terus... ingin segera belanja, promosi di sekolahan aja ke ortu murid kasih sampel. Masalahnya aku masih mesti bertanggung jawab menyelesaikan proyek herbalku. Masih ada postingan herbal untuk membesarkan payudara #ahai... akhirnya tega banget nulisnya. Terus susu kambing serbuk dengan kopi plus ginseng yang Alhamdulillah membuatku lebih fit. Kalo soal produk sih, ada yang beli dari tetangga, kakakku dan rekan kerja. Hanya sekedar ingin menyampaikan informasi saja.
Ada produk kosmetik dari herbal untuk menghilangkan keloid dengan meregenerasi kulit sayang belum ada ijin BPOMnya. Ada bekas tatto yang dihapus lalu membentuk keloid di punggung telapak tanganku, hahaha.... bercanda loh soal tattonya. Pengen buktiin apa bener keloid ini bisa hilang. Soalnya waktu aku di Bogor ada kenalan yang berusaha menghilangkan tatto tapi ngawur pake semacam abu yang dipanaskan malah jadi keloid. Adikku juga ada keloid lebar di lengan bukan karena menghapus tatto tapi karena pernah kecelakaan lalu dijahit.
Seorang yang kukenal baik di Bogor punya tatto di punggungnya, tapi dia sama sekali gak ada niat dan usaha untuk ngilangin, setauku sih. Pengen ngilangin tapi seperti putus asa lalu jadinya gak peduli, asal bisa makan saja sudah cukup. Padahal Islam mengajarkan untuk tidak berputus asa, apabila sudah Kun Fayakun segala kemungkinan bisa terjadi. Misalnya aku nulis di akhir 2010 ingin naik haji, tahun 2011 aku mendaftarkan, ada aja yang bayarin. Nah, tatto itu berkaitan dengan baju ihrom bagi laki-laki, bisa jadi bawaannya gak pedhe banget kelihatan punggungnya yang ada gambarnya. Sulit berurusan dengan orang yang belum berjuang sudah menyerah. Kalo hidupnya belum lancar mesti intropeksi diri habis-habisan.
Sebetulnya trauma itu memang berkaitan dengan energi negatif yang dipelihara. Energi negatifku itu M, alias males, hehehe... Baru ingat, bertemu dengan orang yang sangat menyakiti hatiku, itu salah satu traumaku. Kalo ketemu orang yang aku ingat pernah memfitnah rasanya mau kabur saja, padahal orangnya cuek, udah muka badak kali gak ngerasa pernah nyakitin hati orang lain begitu dalamnya. Aku berusaha walau rasanya gak enak banget untuk meminta maaf. Bukannya apa-apa, karena dosa terkait dengan pemutusan ukhuwah atau silaturahmi bisa diputus dengan saling memaafkan. Bila aku sudah berani minta maaf derajatku di hadapan Allah lebih tinggi, soal dimaafkan itu urusan belakang. Yang tidak mau memaafkan ibarat ditaburi wajahnya dengan abu panas (dari neraka, dan dipastikan masuk neraka) sedang yang meminta maaf seperti halnya orang sabar, Allah akan bersamanya.
Melatih diri menjadi manusia berjiwa besar akan memudahkan menghilangkan energi negatif. Selalu memaafkan orang lain, berterima kasih bila dikritik, mau memaafkan dan minta maaf atas kejadian walaupun bukan dia yang salah, dan seterusnya... aku mesti banyak belajar lagi nih...
Selasa, 05 Juni 2012
Pendapatku tentang kerudung dan jenggot
Aku pernah membaca tulisan di blog yang menyatakan bahwa melakukan qurban Idul Adha itu hukumnya wajib bila mampu, seperti halnya naik haji. Yang namanya wajib pastilah berdosa bila tidak melakukan.
Aku menanyakan pada guruku yang menyatakan bahwa hukum berqurban adalah sunnah muakkad, sunnah yang sangat disarankan mendekati wajib. Bagi yang mampu akan rugi besar bila tidak melakukan. Dan aku yakin, orang yang beriman pastilah berusaha melaksanakan qurban semampunya, bila perlu menabung. Mirip naik haji, orang beriman pastilah ada dorongan kuat untuk kesana, walaupun yang hidupnya tidak berlebihan. Dan bila Allah menghendaki siapapun bisa berangkat haji, banyak kisah keajaiban soal pemberangkatan haji ini. Sangat menyedihkan bila masalah haji ini dijadikan bisnis, ada korupsi di sana sini. Semoga pemerintah bisa mentertibkan pengusaha biro haji plus yang nakal.
Masalah qurban dan haji ini masalah besar, tapi lalu ada ribut-ribut masalah penampilan dan aku merasa tidak nyaman dengan keributan ini.
Kok bisa-bisanya ada yang berpendapat celana di atas tumit dan menggunakan jenggot itu wajib. Almarhum bapakku yang sangat sabar dan sangat kucintai dan menjadi panutanku memelihara kumis, tidak mempunyai jenggot dan selalu menggunakan celana panjang di bawah tumit. Beliau meninggal saat shalat Shubuh dengan begitu tenangnya, tanpa perlu dirawat di rumah sakit berkepanjangan padahal beliau mengalami komplikasi diabetes. Ada jantung, liver dan ginjal. Tidak rajin menggunakan pengobatan thibbun nabawi, beliau rutin menggunakan obat dokter melalui askes. Banyak keajaiban saat Bapakku meninggal dunia, lalu pengajian rutin yang diselenggarakan almarhum Bapak banyak dikunjungi rekan seprofesi beliau yaitu para pensiunan dosen UGM. Kejadian saat Bapakku meninggal dunia masih sering dibicarakan sampai sekarang, tak kurang pak Amien Rais menyatakan bahwa Bapakku meninggal dunia dengan ciri-ciri khusnul khotimah. Pendiam, sabar, tidak neko-neko, berdedikasi tinggi pada pekerjaan, setia pada satu istri, dan setelah pensiun rajin membaca buku agama dan diamalkan dengan sepenuh hati.
Mertua kakak perempuanku kandung adalah seorang yang sabar dan pejuang kehidupan, menghidupi anak-anaknya karena suami beliau sakit. Beliau jarang menggunakan kerudung, tapi meninggal saat naik haji dengan berkerudung. Masalah hidayah, itu semua adalah dari Allah. Kenapa meributkan masalah yang terlalu mendetil tentang penampilan cobalah perbaiki akhlak dulu.
Aku beranggapan bahwa penampilan seperti di jaman Rasulullah shallalahu 'alaihi wa sallam tentunya cocok untuk di pesantren atau pengajian, tapi tidak cocok untuk ke kantor.
Penampilan seperti jaman Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tanpa didukung akhlak yang baik juga percuma. Masih tega memutus silaturahmi dan menzalimi orang? Biarpun bercadar sekalipun pahala kebaikannya akan diberikan pada orang yang dizalimi walau tidak berkerudung. Termasuk ghibah, fitnah, dan yang lainnya.
Semua orang mempunyai proses spiritual masing-masing jadi biar mereka merasakan sendiri tentang dorongan jiwa. Soal penampilan diingatkan yang wajar sesuai lingkungan, bila memang ingin meningkatkan keimanan dan memperbaiki akhlak akan muncul sendiri kesadaran akan menggunakan baju yang tidak merangsang syahwat bagi lelaki di lingkungannya.
Masih belajar tentang akhlak. Masih menggunakan celana panjang stretch untuk bersepeda dan kaos sampai ke paha. Masih menggunakan kerudung pendek, punyanya itu soalnya, hanya sekarang lebih suka memakai jaket saja. Belum tertarik menggunakan kerudung yang panjang berlebihan sampai ke pusar. Terima atas pengertiannya...
Aku menanyakan pada guruku yang menyatakan bahwa hukum berqurban adalah sunnah muakkad, sunnah yang sangat disarankan mendekati wajib. Bagi yang mampu akan rugi besar bila tidak melakukan. Dan aku yakin, orang yang beriman pastilah berusaha melaksanakan qurban semampunya, bila perlu menabung. Mirip naik haji, orang beriman pastilah ada dorongan kuat untuk kesana, walaupun yang hidupnya tidak berlebihan. Dan bila Allah menghendaki siapapun bisa berangkat haji, banyak kisah keajaiban soal pemberangkatan haji ini. Sangat menyedihkan bila masalah haji ini dijadikan bisnis, ada korupsi di sana sini. Semoga pemerintah bisa mentertibkan pengusaha biro haji plus yang nakal.
Masalah qurban dan haji ini masalah besar, tapi lalu ada ribut-ribut masalah penampilan dan aku merasa tidak nyaman dengan keributan ini.
Kok bisa-bisanya ada yang berpendapat celana di atas tumit dan menggunakan jenggot itu wajib. Almarhum bapakku yang sangat sabar dan sangat kucintai dan menjadi panutanku memelihara kumis, tidak mempunyai jenggot dan selalu menggunakan celana panjang di bawah tumit. Beliau meninggal saat shalat Shubuh dengan begitu tenangnya, tanpa perlu dirawat di rumah sakit berkepanjangan padahal beliau mengalami komplikasi diabetes. Ada jantung, liver dan ginjal. Tidak rajin menggunakan pengobatan thibbun nabawi, beliau rutin menggunakan obat dokter melalui askes. Banyak keajaiban saat Bapakku meninggal dunia, lalu pengajian rutin yang diselenggarakan almarhum Bapak banyak dikunjungi rekan seprofesi beliau yaitu para pensiunan dosen UGM. Kejadian saat Bapakku meninggal dunia masih sering dibicarakan sampai sekarang, tak kurang pak Amien Rais menyatakan bahwa Bapakku meninggal dunia dengan ciri-ciri khusnul khotimah. Pendiam, sabar, tidak neko-neko, berdedikasi tinggi pada pekerjaan, setia pada satu istri, dan setelah pensiun rajin membaca buku agama dan diamalkan dengan sepenuh hati.
Mertua kakak perempuanku kandung adalah seorang yang sabar dan pejuang kehidupan, menghidupi anak-anaknya karena suami beliau sakit. Beliau jarang menggunakan kerudung, tapi meninggal saat naik haji dengan berkerudung. Masalah hidayah, itu semua adalah dari Allah. Kenapa meributkan masalah yang terlalu mendetil tentang penampilan cobalah perbaiki akhlak dulu.
Aku beranggapan bahwa penampilan seperti di jaman Rasulullah shallalahu 'alaihi wa sallam tentunya cocok untuk di pesantren atau pengajian, tapi tidak cocok untuk ke kantor.
Penampilan seperti jaman Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tanpa didukung akhlak yang baik juga percuma. Masih tega memutus silaturahmi dan menzalimi orang? Biarpun bercadar sekalipun pahala kebaikannya akan diberikan pada orang yang dizalimi walau tidak berkerudung. Termasuk ghibah, fitnah, dan yang lainnya.
Semua orang mempunyai proses spiritual masing-masing jadi biar mereka merasakan sendiri tentang dorongan jiwa. Soal penampilan diingatkan yang wajar sesuai lingkungan, bila memang ingin meningkatkan keimanan dan memperbaiki akhlak akan muncul sendiri kesadaran akan menggunakan baju yang tidak merangsang syahwat bagi lelaki di lingkungannya.
Masih belajar tentang akhlak. Masih menggunakan celana panjang stretch untuk bersepeda dan kaos sampai ke paha. Masih menggunakan kerudung pendek, punyanya itu soalnya, hanya sekarang lebih suka memakai jaket saja. Belum tertarik menggunakan kerudung yang panjang berlebihan sampai ke pusar. Terima atas pengertiannya...
Senin, 04 Juni 2012
Cedera lutut
Rasa-rasanya jadi atlit itu rawan dengan cedera lutut. Temen-temen baikku sesama atlit softball ada beberapa yang lututnya cedera. Ada yang mesti diterapi di fisioterapi kalo latihan pake decker padahal pernah ikut seleknas. Atau seorang atlit nasional yang kukenal baik gara-gara lututnya cedera pindah main golf gak bisa sprint lagi. Dulu aku sangat terkagum-kagum dengan kecepatan larinya sampai rahangku mau jatuh kalo ngeliatnya, hehehe...
Sekarang lututku juga mulai nyeri. Faktor U mestinya nih, umur maksudnya. Beruntung aku dipertemukan dengan chiropractor yang praktek di Jogja. Tadinya keluhannya sih backpain, sekarang tambah nyeri lutut.
Soalnya menurut chiropractor aku mesti minum kalsium, dan sudah hunting kalsium organik mahal, jadinya aku milih susu kambing. Ada beberapa rasa, tapi kok kebetulan yang plain habis, jadinya aku beli rasa kopi. Eh, enak juga sampe beberapa hari sekali aku minum susu kopi, susunya dari kambing ettawa.
Pemilihan herbal nih yang mesti mikir panjang. Aku lagi penasaran banget dengan namanya hilba atau fenugreek. Katanya kalo rajin mengkonsumsi ukuran cup di bra bertambah (halah). Tapi efek samping lain menghilangkan nyeri saat haid.
Ada beberapa botol herbal yang aku pegang, aku memutuskan hanya terfokus pada cedera lutut, bukan yang lain. Pertama mengkonsumsi susu kambing, rasanya cukup enak, gak masalah. Kedua, pilih mana antara gamat gold atau minyak zaitun untuk masalah nyeri sendi. Ketiga, supaya gak nambah endut pilih mana, jamu pelangsing atau spirulina. Aku gak akan mengkonsumsi semuanya.
Dan akhirnya pilihanku tentunya untuk mengatasi cedera lutut dengan terapi chiropractice, minum susu kambing untuk kalsiumnya, gamat gold untuk nyeri sendi dan fenugreek untuk mengobati penasaranku, hihihi...
Soalnya aku hobi naik sepeda kemana-mana dan hobi main softball tiap Jum'at sore dan Minggu pagi di lapangan softball UGM. Pengen tetep sehat terus tentunya.
Weits, nemu temen lama sekolah dulu tapi gak sekelas cowok seumurku sama-sama jomblo hobi naik sepeda juga. Sekarang rajin SMSan, kayaknya orangnya easy going gitu (kalo baca tulisanku yang ini pasti cengar-cengir deh).
Yah, seneng punya sahabat sejati yang baik hati. Jarang-jarang punya teman yang bisa punya empati begitu tinggi sampai bisa menyatakan "I'll be there" kayak lagu jadul, jadi pengen nyanyiin deh.
Cedera lutut kok theme songnya I'll be there... Hahaha... Biarin, blog aku suka-suka aku deh...
Sekarang lututku juga mulai nyeri. Faktor U mestinya nih, umur maksudnya. Beruntung aku dipertemukan dengan chiropractor yang praktek di Jogja. Tadinya keluhannya sih backpain, sekarang tambah nyeri lutut.
Soalnya menurut chiropractor aku mesti minum kalsium, dan sudah hunting kalsium organik mahal, jadinya aku milih susu kambing. Ada beberapa rasa, tapi kok kebetulan yang plain habis, jadinya aku beli rasa kopi. Eh, enak juga sampe beberapa hari sekali aku minum susu kopi, susunya dari kambing ettawa.
Pemilihan herbal nih yang mesti mikir panjang. Aku lagi penasaran banget dengan namanya hilba atau fenugreek. Katanya kalo rajin mengkonsumsi ukuran cup di bra bertambah (halah). Tapi efek samping lain menghilangkan nyeri saat haid.
Ada beberapa botol herbal yang aku pegang, aku memutuskan hanya terfokus pada cedera lutut, bukan yang lain. Pertama mengkonsumsi susu kambing, rasanya cukup enak, gak masalah. Kedua, pilih mana antara gamat gold atau minyak zaitun untuk masalah nyeri sendi. Ketiga, supaya gak nambah endut pilih mana, jamu pelangsing atau spirulina. Aku gak akan mengkonsumsi semuanya.
Dan akhirnya pilihanku tentunya untuk mengatasi cedera lutut dengan terapi chiropractice, minum susu kambing untuk kalsiumnya, gamat gold untuk nyeri sendi dan fenugreek untuk mengobati penasaranku, hihihi...
Soalnya aku hobi naik sepeda kemana-mana dan hobi main softball tiap Jum'at sore dan Minggu pagi di lapangan softball UGM. Pengen tetep sehat terus tentunya.
Weits, nemu temen lama sekolah dulu tapi gak sekelas cowok seumurku sama-sama jomblo hobi naik sepeda juga. Sekarang rajin SMSan, kayaknya orangnya easy going gitu (kalo baca tulisanku yang ini pasti cengar-cengir deh).
Yah, seneng punya sahabat sejati yang baik hati. Jarang-jarang punya teman yang bisa punya empati begitu tinggi sampai bisa menyatakan "I'll be there" kayak lagu jadul, jadi pengen nyanyiin deh.
Cedera lutut kok theme songnya I'll be there... Hahaha... Biarin, blog aku suka-suka aku deh...
Minggu, 03 Juni 2012
Siddiq, amanah, tabligh, fathanah
Pernah aku kopdar dengan seorang blogger pas dia di Jogja, lalu aku cerita sama dia tentang di saat awal aku belajar tentang Islam. Aku bilang bahwa belajar itu mesti didampingi akhlak yang baik karena ilmu Allah baru bisa meresap di hati yang bersih. Walau banyak membaca banyak buku, banyak ilmu, maka tanpa hati yang bersih ilmu itu hanyalah sekedar ilmu, tidak ada teguran pada batin apabila kita keliru melaksanakan. Bisa-bisa ilmu itu malah jadi pembenaran semua yang kita lakukan walau sebetulnya keliru menjalankannya.
Apa iya wanita sholehah itu mesti mengurung diri di rumah, tidak boleh kelihatan wajah dan tubuhnya karena bisa menimbulkan fitnah, maaf aku tidak sependapat. Siti Khadijah ra berdagang, padahal beliau adalah wanita berakhlak mulia, dan banyak berhubungan dengan pedagang lain. Wanita boleh bersosialisasi, dan memang bila mengaku mukmin tentunya berusaha bersikap dengan akhlak yang baik.
Akhlak mulia itu panjang ceritanya. Seperti selalu optimis, tidak mudah putus asa, selalu bicara baik, bersikap baik pada orang lain, dan seterusnya. Bila diringkas lagi ada 4 sifat dasar orang muslim yang beriman atau mukmin yaitu
Sifat-sifat yang perlu dimiliki mukmin adalah
Siddiq = jujur
Amanah = dapat dipercaya
Tabligh = menyampaikan (kebenaran)
Fathanah = cerdas
Seorang muslim yang beriman atau mukmin, selalu berusaha untuk jujur. Bahkan kebohongan untuk kebaikan juga dihindari sebisanya. Lalu amanah, bila mendapat amanah berusaha menjalankan sebaik-baiknya tidak akan mengkhianati yang memberi amanat. Tabligh, berusaha menyampaikan pada orang lain terutama tentang kebenaran. Dan terakhir perlunya kecerdasan dalam bersikap dan menyampaikan dengan cara yang bijaksana.
Sifat-sifat ini akan benar-benar sangat dihayati oleh orang mukmin, sedapat mungkin tidak ingin mengecewakan orang lain. Saat mengikuti pengajian, aku ingat, pembicara bilang, kadang suka heran melihat non muslim punya akhlak lebih baik dibanding yang muslim. Kok bisa ya, ilmu agamanya tinggi, tapi tega korupsi, itu biasanya bikin pembenaran dan banyak berdalih. Orang yang mempunyai sifat-sifat siddig, amanah, tabligh, fathanah, tentunya berusaha mempunyai hati bersih. Walaupun ilmu tinggi tanpa didampingi sifat yang baik bisa jadi ilmunya malah membuat banyak pembenaran. Karena Allah melihat dari hati seseorang, dan yang bila mempunyai akhlak baik sudah dipastikan berusaha tidak ingin menyakiti hati orang lain. Menyakiti hati orang lain termasuk tindakan zalim, tindakan zalim dipercepat siksa dunia dan tersimpan di akhirat serta mengambil dosa dari orang yang disakiti hatinya.
Semoga kita bisa saling menghargai orang lain, tidak saling menyakiti hati, tidak membuat kecewa, membahagiakan orang lain... wah, dalem banget nih rasanya ngomong gini. Aku juga masih banyak punya kesalahan, dan berusaha untuk selalu lebih baik...
Apa iya wanita sholehah itu mesti mengurung diri di rumah, tidak boleh kelihatan wajah dan tubuhnya karena bisa menimbulkan fitnah, maaf aku tidak sependapat. Siti Khadijah ra berdagang, padahal beliau adalah wanita berakhlak mulia, dan banyak berhubungan dengan pedagang lain. Wanita boleh bersosialisasi, dan memang bila mengaku mukmin tentunya berusaha bersikap dengan akhlak yang baik.
Akhlak mulia itu panjang ceritanya. Seperti selalu optimis, tidak mudah putus asa, selalu bicara baik, bersikap baik pada orang lain, dan seterusnya. Bila diringkas lagi ada 4 sifat dasar orang muslim yang beriman atau mukmin yaitu
Sifat-sifat yang perlu dimiliki mukmin adalah
Siddiq = jujur
Amanah = dapat dipercaya
Tabligh = menyampaikan (kebenaran)
Fathanah = cerdas
Seorang muslim yang beriman atau mukmin, selalu berusaha untuk jujur. Bahkan kebohongan untuk kebaikan juga dihindari sebisanya. Lalu amanah, bila mendapat amanah berusaha menjalankan sebaik-baiknya tidak akan mengkhianati yang memberi amanat. Tabligh, berusaha menyampaikan pada orang lain terutama tentang kebenaran. Dan terakhir perlunya kecerdasan dalam bersikap dan menyampaikan dengan cara yang bijaksana.
Sifat-sifat ini akan benar-benar sangat dihayati oleh orang mukmin, sedapat mungkin tidak ingin mengecewakan orang lain. Saat mengikuti pengajian, aku ingat, pembicara bilang, kadang suka heran melihat non muslim punya akhlak lebih baik dibanding yang muslim. Kok bisa ya, ilmu agamanya tinggi, tapi tega korupsi, itu biasanya bikin pembenaran dan banyak berdalih. Orang yang mempunyai sifat-sifat siddig, amanah, tabligh, fathanah, tentunya berusaha mempunyai hati bersih. Walaupun ilmu tinggi tanpa didampingi sifat yang baik bisa jadi ilmunya malah membuat banyak pembenaran. Karena Allah melihat dari hati seseorang, dan yang bila mempunyai akhlak baik sudah dipastikan berusaha tidak ingin menyakiti hati orang lain. Menyakiti hati orang lain termasuk tindakan zalim, tindakan zalim dipercepat siksa dunia dan tersimpan di akhirat serta mengambil dosa dari orang yang disakiti hatinya.
Semoga kita bisa saling menghargai orang lain, tidak saling menyakiti hati, tidak membuat kecewa, membahagiakan orang lain... wah, dalem banget nih rasanya ngomong gini. Aku juga masih banyak punya kesalahan, dan berusaha untuk selalu lebih baik...
Upload Insya Allah cover Ami di youtube
Aku barusan pulang dari acara tutup tahun sekolah tempat aku kerja. Banyak flashback, dan membuatku sedih banget. Ingat waktu aku membawa anakku tutup tahun juga di sekolahan. Dan sekarang mereka sudah besar-besar, paling besar SMA klas 2 mau naik klas 3. Tapi tentunya aku mesti tabah, ada saatnya mereka dewasa dan punya kehidupan sendiri. Aku akan selalu ada untuk mereka tentunya. I'll be there for them.
Waktu aku membaca kisah para Wali yang mengIslamkan pulau Jawa, aku membaca ada kalimat "lalu Raden Said diajarkan Islam dengan tingkat Wali oleh Sunan Bonang lalu diberi nama Sunan Kalijaga". Entahlah, kalimat ini kok menggelitik pikiranku. Kira-kira sedalam apakah pelajaran khusus para Wali ini, pasti dahsyat banget. Tapi kalo aku cermati mereka ternyata tidak jauh-jauh dari mengamalkan Al Qur'an dan hadits. Misalnya ada kasus seseorang yang mengajarkan sesuatu yang melanggar tauhid mereka memberi hukuman. Lalu berdakwah dengan kesenian yang sarat dengan pemahaman dari tafsir Al Qur'an.
Aku juga ingin menyanyikan lagu Insya Allah, nada dasarnya agak kerendahan sih soalnya sebetulnya untuk laki-laki. Kayaknya nyanyi pake mic rasanya lebih bagus soalnya ada echonya, mirip kalo di kamar mandi ada gemanya suara rasanya lebih keren, hehehe...
Waktu aku membaca kisah para Wali yang mengIslamkan pulau Jawa, aku membaca ada kalimat "lalu Raden Said diajarkan Islam dengan tingkat Wali oleh Sunan Bonang lalu diberi nama Sunan Kalijaga". Entahlah, kalimat ini kok menggelitik pikiranku. Kira-kira sedalam apakah pelajaran khusus para Wali ini, pasti dahsyat banget. Tapi kalo aku cermati mereka ternyata tidak jauh-jauh dari mengamalkan Al Qur'an dan hadits. Misalnya ada kasus seseorang yang mengajarkan sesuatu yang melanggar tauhid mereka memberi hukuman. Lalu berdakwah dengan kesenian yang sarat dengan pemahaman dari tafsir Al Qur'an.
Aku juga ingin menyanyikan lagu Insya Allah, nada dasarnya agak kerendahan sih soalnya sebetulnya untuk laki-laki. Kayaknya nyanyi pake mic rasanya lebih bagus soalnya ada echonya, mirip kalo di kamar mandi ada gemanya suara rasanya lebih keren, hehehe...
Jumat, 01 Juni 2012
Tujuan baik dengan cara yang baik
Bila aku menulis dengan cukup waktu, maka tulisanku aku akan kasih hadits dan ayat yang yang mendukung. Tapi bila nulisnya buru-buru maka kutulis aja uneg-uneg seadanya sajalah. Ini memang blog yang kutulis untuk belajar, mengingatkan diriku sendiri tentang pemahaman hidup. Tiap saat akan kuteriakkan "eureka", bukan hanya dari teori yang aku baca tapi dari yang kuperjuangkan dalam kehidupanku.
Misalnya ada yang bilang "kok ngomongin orang sih, kenapa gak coba diatasi sendiri, soal diteror gak usah dibahas di blog". Aku jawab "pasti ada hikmah terkandung di dalamnya. Sulit nulis hikmah tanpa contoh"
Ada temnku lain bilang "lebih dramatis kalo kita yang mengalami sendiri". Oke, aku tau ada orang yang hati-hati hanya akan nulis sesuatu yang obyektif saja. Tapi ternyata ada yang mengontakku lewat e-mail lalu nulis "aku juga merasakan hal yang sama". Barangkali suatu saat arsip lama akan tertumpuk tulisan baru. Akan ada pembersihan besar-besaran menyangkut nama orang lain yang kusebut di sini. Paling tidak berusaha disamarkan.
Tadinya aku berharap ada yang mau nolongin aku karena Islam mengajarkan, seseorang yang membantu orang lain maka urusannya akan dipermudah oleh Allah. Tapi tidak semudah itu, bantuan dalam bentuk membelikan tiket aku ke Bogor, meminjamkan mobil, tapi tidak banyak yang mau berurusan dengan keluarga yang sulit.
Akhirnya aku belajar lagi, lalu dalam Islam kupelajari, bahwa manusia yang berusaha mandiri maka lebih mulia daripada yang minta bantuan. Lebih mulia lagi manusia yang mau membantu, dan dijanjikan surga bila banyak membantu tanpa banyak diketahui orang lain.
Dalam perjalanan hidupku kutemui orang-orang yang mengaku bahwa mereka orang baik walau caranya kurang baik. Alasannya "kan Allah melihat dari hati bukan penampilan". Iya, kalo disuruh milih maka milih yang mana, penampilan baik tapi hati buruk, atau penampilan buruk maksud baik, atau penampilan baik dengan maksud baik.
Kisah ini menancap di hatiku tentang bagaimana nasehat seorang berilmu pada muridnya tentang tujuan baik dengan cara yang baik. Dengan bahasaku saja ya.
Dulu Sunan Kalijaga pernah dituduh memperkosa, ada orang memperkosa dengan baju seperti yang beliau pakai. Akhirnya Sunan Kalijaga lari ke hutan, dorongan jiwanya memutuskan untuk merampok orang kaya untuk diberikan pada kaum miskin. Mirip Robin Hood begitu.
Lalu lewatlah Sunan Bonang membawa tongkat yang berkilau, tongkat itu diminta oleh Sunan Kalijaga. Tapi karena Sunan Bonang adalah seorang yang berilmu akhirnya Sunan Kalijaga takluk dan menjadi murid Sunan Bonang.
Tidak usah dibahas soal berendam di sungai, berjalan di atas air atau kejadian yang gak masuk akal deh, bisa jadi itu hanya bumbu-bumbu kisah masa lalu.
Sunan Bonang menasehati Sunan Kalijaga agar bila membantu orang lain dengan cara yang baik dan jujur, walaupun yang dipalak orang-orang kaya, jahat dan serakah sekalipun. Akhirnya Sunan Kalijaga belajar Islam dan dengan kejeniusan beliau dan dukungan para Wali yang lain pulau Jawa ini diIslamkan dengan cara yang sangat halus dengan tradisi Jawa. Seperti kesenian yang digemari masyarakat Jawa tapi sarat dengan syair yang menunjukkan tentang pemamaham untuk meresapi kandungan dalam ajaran Islam.
Aku sendiri tidak mudah untuk mencerna pemahaman hidup ini, butuh proses panjang. Tadinya aku pengen ke Bogor dan melempari rumah di sana dengan batu, saking keselnya. Akhirnya aku memutuskan untuk lebih mandiri, banyak membantu orang lain. Soal anak, itu titipan dari Allah, bila sudah ditunjukkan kemudahan Insya Allah akan kujalani mengasuh mereka dengan sepenuh hati. Aku belum diberi kesempatan menemui mereka karena pemahaman hidupku belum cukup matang. Walau banyak membaca tafsir Al Qur'an banyak punya teori, ternyata untuk mematangkan jiwa, batin selalu tenang, sabar dalam bersikap semua butuh proses.
Lakukan hal yang baik dengan cara yang baik. Bagaimana mungkin Allah mengabulkan do'a bila kita masih melakukan hal yang menyakiti hati orang lain? Masih mengaku orang beriman bila masih bisa bicara "bersikap garang biarin yang penting untuk kebaikan", sebaiknya berusaha lebih halus lagi dalam hal menyampaikan segala sesuatunya...
Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya (Riwayat Bukhori dan Muslim)
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. An Nahl : 125)
Misalnya ada yang bilang "kok ngomongin orang sih, kenapa gak coba diatasi sendiri, soal diteror gak usah dibahas di blog". Aku jawab "pasti ada hikmah terkandung di dalamnya. Sulit nulis hikmah tanpa contoh"
Ada temnku lain bilang "lebih dramatis kalo kita yang mengalami sendiri". Oke, aku tau ada orang yang hati-hati hanya akan nulis sesuatu yang obyektif saja. Tapi ternyata ada yang mengontakku lewat e-mail lalu nulis "aku juga merasakan hal yang sama". Barangkali suatu saat arsip lama akan tertumpuk tulisan baru. Akan ada pembersihan besar-besaran menyangkut nama orang lain yang kusebut di sini. Paling tidak berusaha disamarkan.
Tadinya aku berharap ada yang mau nolongin aku karena Islam mengajarkan, seseorang yang membantu orang lain maka urusannya akan dipermudah oleh Allah. Tapi tidak semudah itu, bantuan dalam bentuk membelikan tiket aku ke Bogor, meminjamkan mobil, tapi tidak banyak yang mau berurusan dengan keluarga yang sulit.
Akhirnya aku belajar lagi, lalu dalam Islam kupelajari, bahwa manusia yang berusaha mandiri maka lebih mulia daripada yang minta bantuan. Lebih mulia lagi manusia yang mau membantu, dan dijanjikan surga bila banyak membantu tanpa banyak diketahui orang lain.
Dalam perjalanan hidupku kutemui orang-orang yang mengaku bahwa mereka orang baik walau caranya kurang baik. Alasannya "kan Allah melihat dari hati bukan penampilan". Iya, kalo disuruh milih maka milih yang mana, penampilan baik tapi hati buruk, atau penampilan buruk maksud baik, atau penampilan baik dengan maksud baik.
Kisah ini menancap di hatiku tentang bagaimana nasehat seorang berilmu pada muridnya tentang tujuan baik dengan cara yang baik. Dengan bahasaku saja ya.
Dulu Sunan Kalijaga pernah dituduh memperkosa, ada orang memperkosa dengan baju seperti yang beliau pakai. Akhirnya Sunan Kalijaga lari ke hutan, dorongan jiwanya memutuskan untuk merampok orang kaya untuk diberikan pada kaum miskin. Mirip Robin Hood begitu.
Lalu lewatlah Sunan Bonang membawa tongkat yang berkilau, tongkat itu diminta oleh Sunan Kalijaga. Tapi karena Sunan Bonang adalah seorang yang berilmu akhirnya Sunan Kalijaga takluk dan menjadi murid Sunan Bonang.
Tidak usah dibahas soal berendam di sungai, berjalan di atas air atau kejadian yang gak masuk akal deh, bisa jadi itu hanya bumbu-bumbu kisah masa lalu.
Sunan Bonang menasehati Sunan Kalijaga agar bila membantu orang lain dengan cara yang baik dan jujur, walaupun yang dipalak orang-orang kaya, jahat dan serakah sekalipun. Akhirnya Sunan Kalijaga belajar Islam dan dengan kejeniusan beliau dan dukungan para Wali yang lain pulau Jawa ini diIslamkan dengan cara yang sangat halus dengan tradisi Jawa. Seperti kesenian yang digemari masyarakat Jawa tapi sarat dengan syair yang menunjukkan tentang pemamaham untuk meresapi kandungan dalam ajaran Islam.
Aku sendiri tidak mudah untuk mencerna pemahaman hidup ini, butuh proses panjang. Tadinya aku pengen ke Bogor dan melempari rumah di sana dengan batu, saking keselnya. Akhirnya aku memutuskan untuk lebih mandiri, banyak membantu orang lain. Soal anak, itu titipan dari Allah, bila sudah ditunjukkan kemudahan Insya Allah akan kujalani mengasuh mereka dengan sepenuh hati. Aku belum diberi kesempatan menemui mereka karena pemahaman hidupku belum cukup matang. Walau banyak membaca tafsir Al Qur'an banyak punya teori, ternyata untuk mematangkan jiwa, batin selalu tenang, sabar dalam bersikap semua butuh proses.
Lakukan hal yang baik dengan cara yang baik. Bagaimana mungkin Allah mengabulkan do'a bila kita masih melakukan hal yang menyakiti hati orang lain? Masih mengaku orang beriman bila masih bisa bicara "bersikap garang biarin yang penting untuk kebaikan", sebaiknya berusaha lebih halus lagi dalam hal menyampaikan segala sesuatunya...
Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya (Riwayat Bukhori dan Muslim)
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. An Nahl : 125)
Hidup adalah pilihan
Kalo bicara tentang hidup adalah pilihan maka ingat lagunya Iwan Fals
"Aku lelaki tak mungkin menerimamu bila ternyata kau mendua membuat ku terluka. Tinggalkan saja diriku yang tak mungkin menunggu jangan pernah memilih aku bukan pilihan"
Ibarat menyembah pada Allah maka orang Islam hanya menyembah hanya pada Allah. Hanya karena banyak faktor bahkan dalam Islam sendiri banyak sekali perbedaan, sebetulnya mana yang benar.
Ada hukum sebab akibat dalam Islam, kalo dalam Hindu disebut karma. Orang yang berbuat baik akan menuai kebaikannya, sedangkan yang berbuat jahat juga akan terkena dampaknya sendiri. Jadi kenapa ada orang baik, ada orang jahat, itu semua adalah pilihannya sendiri dari pengalaman hidupnya.
Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Seharusnya teguran dari Allah adalah untuk intropeksi diri bukannya malah menjadikan manusia putus asa. Pernah merasakan terpuruk? Aku pernah. Pada saat aku merasa seluruh dunia memusuhiku, keuanganku minus, aku memutuskan belajar Islam. Dan Alhamdulillah sekarang hidupku jadi pas-pasan banget, atau pas butuh, ada saja yang membantu.
Kita gak mungkin berharap semua orang baik pada kita. Semakin berusaha membersihkan hati kita, menahan emosi, berbuat baik, semakin banyak orang menjahati kita. Gak percaya, coba saja deh. Itu semua karena ujian hidup sebanding dengan keimanan seseorang.
Allah melihat seseorang dari hati dan amal perbuatan. Pernah aku membaca seseorang nulis, bahwa imajinasi itu bebas, kita bisa aja bicara kasar selama hati kita baik. Setau aku sih, ibarat perbuatan baik dari rejeki yang halal, makanya sebaiknya perbuatan yang baik dengan ucapan yang menyenangkan. Surga dinyatakan bahwa di sana tidak ada ucapan yang sia-sia, tidak ada seorangpun bicara kasar atau menyakiti hati orang lain.
Bicara yang baik, wajah penuh senyum yang tulus, berkorban demi kebaikan orang lain, seharusnya itulah wajah Islam. Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam mempunyai akhlak mulia, wajah yang begitu menyejukkan dan berseri. Tapi kenapa bisa ada yang menggambarkan Islam itu dengan mengangkat pedang, penuh kebencian, penuh kemarahan.
Tinggal memilih sajalah, bagaimana cara mengamalkan Islam yang benar bukan sepotong-sepotong. Apa mau menunjukkan keramahan atau menutup diri atau kebencian pada musuh atau kegelisahan karena begitu banyaknya kejahatan di dunia ini dan atau atau yang lain...
Semoga kita selalu ditunjukkan jalan yang lurus oleh Allah...
Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
"Aku lelaki tak mungkin menerimamu bila ternyata kau mendua membuat ku terluka. Tinggalkan saja diriku yang tak mungkin menunggu jangan pernah memilih aku bukan pilihan"
Ibarat menyembah pada Allah maka orang Islam hanya menyembah hanya pada Allah. Hanya karena banyak faktor bahkan dalam Islam sendiri banyak sekali perbedaan, sebetulnya mana yang benar.
Ada hukum sebab akibat dalam Islam, kalo dalam Hindu disebut karma. Orang yang berbuat baik akan menuai kebaikannya, sedangkan yang berbuat jahat juga akan terkena dampaknya sendiri. Jadi kenapa ada orang baik, ada orang jahat, itu semua adalah pilihannya sendiri dari pengalaman hidupnya.
Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Seharusnya teguran dari Allah adalah untuk intropeksi diri bukannya malah menjadikan manusia putus asa. Pernah merasakan terpuruk? Aku pernah. Pada saat aku merasa seluruh dunia memusuhiku, keuanganku minus, aku memutuskan belajar Islam. Dan Alhamdulillah sekarang hidupku jadi pas-pasan banget, atau pas butuh, ada saja yang membantu.
Kita gak mungkin berharap semua orang baik pada kita. Semakin berusaha membersihkan hati kita, menahan emosi, berbuat baik, semakin banyak orang menjahati kita. Gak percaya, coba saja deh. Itu semua karena ujian hidup sebanding dengan keimanan seseorang.
Allah melihat seseorang dari hati dan amal perbuatan. Pernah aku membaca seseorang nulis, bahwa imajinasi itu bebas, kita bisa aja bicara kasar selama hati kita baik. Setau aku sih, ibarat perbuatan baik dari rejeki yang halal, makanya sebaiknya perbuatan yang baik dengan ucapan yang menyenangkan. Surga dinyatakan bahwa di sana tidak ada ucapan yang sia-sia, tidak ada seorangpun bicara kasar atau menyakiti hati orang lain.
Bicara yang baik, wajah penuh senyum yang tulus, berkorban demi kebaikan orang lain, seharusnya itulah wajah Islam. Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam mempunyai akhlak mulia, wajah yang begitu menyejukkan dan berseri. Tapi kenapa bisa ada yang menggambarkan Islam itu dengan mengangkat pedang, penuh kebencian, penuh kemarahan.
Tinggal memilih sajalah, bagaimana cara mengamalkan Islam yang benar bukan sepotong-sepotong. Apa mau menunjukkan keramahan atau menutup diri atau kebencian pada musuh atau kegelisahan karena begitu banyaknya kejahatan di dunia ini dan atau atau yang lain...
Semoga kita selalu ditunjukkan jalan yang lurus oleh Allah...
Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
Langganan:
Komentar (Atom)




