Cinta itu buta. Dan ada orang yang buta karena cinta. Biasanya pada lawan jenis. Kenapa ya kalo aku aku ngeliat dia, mikiran dia hatiku deg-degan. Tapi kenapa yang kita sukai malah tidak mau pada kita. Ngeliat kita dianggap sepi. Lebih tertarik pada lawan jenis yang lain.
Masalah cinta juga bikin bingung. Kadang merasa kesepian akut, trus suka rasanya gak enak banget, jaman sekarang istilahnya galau. Apakah aku sekarang galau? Kalo aku masih bisa nulis seperti sekarang ini berarti aku sedang nyaman dengan diri sendiri. Merasa nyaman masih bisa bernapas, makan enak. Barusan dibeliin bakso dan ronde oleh kakakku, yummy, Alhamdulillah...
Ada seorang blogger cowok yang dulu sering chat denganku, bahkan aku bikinin postingan khusus buat dia, dan akhir-akhir ini bener-bener deh... tulisan terakhirnya tentang kesepian akut. Dia tertarik dengan seorang gadis, tapi melihat dari kejauhan dia tidak berani mendekat. Sepertinya pergaulan gadis ini berbeda dengan kondisi dirinya.
Jangan pikir sobat bloggerku ini orang yang gak sekolah tinggi. Dia pernah sekolah di luar negeri, menguasai dua bahasa asing aktif. Tulisannya tajam, dari humor, agama, politik, dan curhatannya ke aku topik yang dibahas para sufi yaitu dimensi gaib.
Kalo dia mau, aku mau nemenin dia, dengerin ceritanya, bilang bahwa dia punya teman. Orang-orang yang paham dimensi gaib bergabung dalam komunitas tertutup karena suka dianggap aneh kalo bicara hal yang tidak bisa dilihat orang lain. Siapa tau dia bisa nemuin orang di komunitas ini yang bisa memahami jalan pikirannya. Masalahnya blogger satu ini mengejar cinta dan tidak mau lagi bergaul dengan temen-temen blogger lamanya. Aku beberapa kali mencoba kontak di email sama sekali tidak dibalas.
Aku pernah diceritain temanku bahwa keponakannya perempuan anak orang kaya dapat laki-laki sederhana, karena laki-laki ini berpotensi jadinya dimodalin oleh kakaknya. Sebetulnya kalo Allah sudah menunjukkan jalan rejeki, Insya Allah semua dimudahkan.
Cinta membuat seseorang jadi buta, kalo udah jadian ditinggalin, bikin sengsara. Kalo masih tertarik, tapi gak ditanggapin bikin merana. Ada blogger yang sampe iseng nulis, aku jomblo, siapa mau sama aku nih, begitu ada orang deketin dijawab, wah kamu kurang ini kurang itu.
Bisa gak sih manusia mengurangi ketergantungan dengan cinta, mencoba menyerahkan jiwa pada Allah, bukan pada orang yang dicintai bahkan belum tentu yang membalas cintanya.
Menurut Islam, dan ini tidak mudah untuk dijalani, bagi laki-laki, pilihlah budak wanita bila dia beriman pada Allah dibanding wanita kafir yang menarik hatimu. Karena wanita budak tapi beriman ini akan membawa kita ke surga.
Penyerahan jiwa pada Allah akan mengurangi kegalauan tentang cinta, tapi memang sulit karena lebih mudah untuk hati berdebar karena lawan jenis dibanding hati bergetar karena Allah. Bayangkan saja, Nabi Yusuf 'alaihi sallam memilih memalingkan muka saat dirayu wanita cantik yang membuat beliau sempat berhasrat. Karena jiwa, hidup, mati, sudah diserahkan pada Allah.
Cinta memang membuat buta. Manusia buta karena cinta. Tapi keimanan pada Allah bisa mengalahkan jerat cinta, dan menapak hidup lebih tenang untuk mencari ridho Allah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar