Sebetulnya sih aku sudah mendengar hingar bingar VCO di Jogja sejak bertahun-tahun yang lalu. Maklum kan, aku lulusan FMIPA UGM dan salah seorang yang mempopulerkan VCO adalah doktor FMIPA jurusan Kimia UGM, pak Bambang Setyaji. Tapi manfaat VCO aku pelajari baru-baru ini. Saat tulisan ini ditulis, belum seminggu blogku yang menulis manfaat VCO, sudah dikunjungi lebih dari 100 pembaca tiap harinya dan terus bertambah. Padahal postingan di blog ini paling banter rata-rata mentok di angkan 20-50 pembaca. Link blogku yang membahas manfaat VCO di sini, dari alam untuk lebih sehat
Beberapa tahun yang lalu rambutku pernah rontok parah. Aku sudah mencoba bermacam-macam cara untuk mengatasi. Saran dari pakar kosmetik tradisional menggunakan sisir tanduk dan minyak kemiri, sudah aku coba membeli sisir tanduk kerbau di trotoar jalan Malioboro. Lalu mencoba minyak cem-ceman. Pernah juga mencoba menggunakan minyak zaitun dan minyak habbatussauda untuk kulit kepala. Tulisan tentang minyak zaitun dan habbatussauda di blog ini sehat dengan herbal.
Masih cinta dengan herbal, tapi karena keterbatasanku aku mesti memilih satu di antara banyak herbal. Dan sekarang lebih fokus ke susu kambing bubuk dan VCO. Soalnya aku menjual produk sabun yang mengandung VCO dan susu kambing. Bahkan sabun susu kambing dan VCO aku bagikan pada siapa saja yang mau memberikan foto masalah kulitnya lewat e-mail, ini linknya Yuk bersyukur.
Sekarang ini langsung kerasa banget kalo malem-malem aku mengoleskan VCO di wajah dan kulit kepala. Efeknya di wajah ada keluar bintik merah yang sedikit gatal. Tapi aku masih teruskan karena proses pencerahan kulit memang awalnya pengeluaran toksin di kulit atau detoksifikasi. Sedangkan untuk kulit kepala juga efeknya sedikit gatal. Dari blog yang aku baca kulit kepala akan memerah, lalu rambut akan menjadi tumbuh lebih sehat. Ada cerita di Filipina seorang bapak yang rambutnya memutih semua setelah rutin dioleskan VCO tiba-tiba muncul rambut hitamnya. Ini linknya the wonders of virgin coconut oil on hair growth. Selain menggunakan VCO aku menggunakan sisir dari kayu, aku menemukan di salah satu mall di Depok, harganya Rp 18.000,- aku pernah melihat di stand Body Shop cuman lebih mahal sekitar Rp 40.000,- gak tau kalo sudah naik.
Alhamdulillah sekarang kalo aku keramas tidak banyak yang rontok lagi. Dan aku berharap yang sempat rontok bisa tumbuh lagi. Aku bagi-bagikan VCO ini kepada rekan kerja yang cerita rambutnya rontok. Kata orang sih aku buka toko online, tapi aku malah suka ngasih-ngasih ke orang. Soalnya aku berharap banyak orang bisa mengatasi masalahnya dengan baik. Baik secara fisik dan mental.
Belajar tentang herbal, walau menghabiskan uang relatif banyak di awalnya karena banyak mencoba-coba dan membagikan pada yang membutuhkan memberi kepuasan sendiri. Masih amatiran tentu saja. Sahur pagi ini aku memutuskan untuk minum susu kambing bubuk, semenjak puasa aku meninggalkan mengkonsumsinya karena suhu di Jogja yang dingin aku lebih suka jahe merah serbuk. Selain jahe merah serbuk juga susu kambing. Padahal aku sudah terbiasa puasa Senin Kamis, perubahan cuaca membuat jadi tidak bertenaga di sore hari. Semoga mengkonsumsi susu kambing saat sahur membuatku lebih fit.
Selamat berpuasa ya, semoga puasa kali ini banyak memberikan kebaikan bagi semuanya...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar