Bila kita dapat masalah, maka seharusnya kita akan mencari solusi. Tapi kadang-kadang solusi belum ada dan butuh waktu bertahun-tahun untuk mengatasinya. Dibutuhkan ketenangan dan kesabaran tentu saja.
Misalnya aku ingin ketemu anakku, sederhana sih sebetulnya. Tinggal ke suatu alamat di Bogor datangi ke sana. Masalahnya banyak yang yang terlibat. Aku mesti ke Jakarta, pinjam mobil dan supir, dan itu butuh uang banyak dari transportasi pesawat atau kereta api, bensin, bayar supir dan seterusnya. Sebanyak 2 juta rupiah bisa habis untuk ketemu anakku hanya selama 1 jam. Dan aku bukan orang kaya. Mesti bikin proposal dan tentunya persetujuan dari yang aku minta bantuan
Hal yang paling bikin masalah adalah, eks suami ini dari info sobat-sobat indigoku di tubuhnya banyak jinnya. Ada pertanyaan kok dulu aku mau sama dia, jawabannya dulu pernah muncul dari dia sendiri "aku memang memagarin kamu supaya pandanganmu hanya tertuju sama aku, tapi ini demi kebaikanmu, kamu sedang sakit, sangat tertekan dan aku ingin menyembuhkan kamu".
Setelah aku balik ke Jogja 2009, aku menemui banyak manusia bersurban, berkerudung, mengaku kiai, ustad atau ustadzah, biarpun fasih berdo'a dalam bahasa Arab ternyata mereka bekerja sama dengan setan. Merasa rekan kerjanya yang tidak kelihatan itu apalah.... jin yang baik atau jin muslim.
Tambah kelihatan begitu mereka sudah buka praktek baik terang-terangan atau hanya teman saja yang bersifat gaib. Kemampuan indra ke-6 itu bila dilakukan dengan lurus, maka orangnya akan berusaha lurus. Tapi bila tujuan salah, akan kelihatan orangnya mulai bohong atau zalim.
Orang yang dikendalikan oleh setan akan jadi sangat keras kepala. Seperti digambarkan di Qur'an, mau dikasih tau atau tidak percuma, mata hati mereka tertutup. Setan yang menutup mata hati mereka dan mulai memberi gambaran penyesatan tentang keajaiban-keajaiabn yang mereka miliki, sehingga mereka merasa lebih dari manusia yang lain, bahkan merasa sudah sangat dekatnya dengan Allah. Berbuat zalimpun jadi sah sah saja buat mereka, alasannya demi kebaikan, padahal itu kebaikan untuk setan.
Sudah beberapa kali aku mencoba merencanakan ke Bogor, tapi belum jadi karena sesuatu hal. Belum waktunya kayaknya.
Kasihan ya orang-orang seperti itu, tertutup mata hatinya, tidak mau memahami kebenaran dari Allah. Cepat atau lambat kebenaran akan muncul. Berserah diri pada Allah adalah salah satu cara agar mendapatkan kesabaran, Allah bersama orang-orang yang sabar...
Allah berfirman
“Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman." (Surah Al-Baqarah : 6 dan 7).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar