Sayang banget aku gak bisa kopdar dengannya di acara ON|OFF awal Desember 2011 ini, karena hari Sabtu aku kerja. Mungkin tahun depan atau kapan-kapan kalo kebetulan aku ada acara di Jakarta. Liburan sekolah tahun ini, sebagai guru aku juga ikutan libur panjang, aku ada rencana ke Bali beberapa hari bersama temen klub sofbolku. Sebagai mantan atlit sofbol, apa yang tidak lebih menarik nonton pertandingan di pulau dewata? Sampai aku ngirit abis-abisan bulan ini gak banyak belanja.
Aku katakan ke temenku yang di Jakarta itu, kalo kita tau suatu kemungkaran terjadi, terutama pada seseorang yang tadinya adalah sahabat kita, maka tidak ada salahnya kita berusaha mengingatkan. Bahkan aku bilang padanya BILA KITA BISA MENCEGAH KEMUNGKARAN TAPI DIAM SAJA MAKA BERARTI KITA MERESTUI DAN KITA IKUT BERDOSA. Gesekan temenku dengan blogger yang aku maksud adalah blogger yang meresahkan umat muslim, yang memasang banyak foto porno lalu dikasih penjelasan "gambar yang banyak dilihat ustad dan kyai". Memang ada yang mengikuti jejak blogger ini, tapi sebagian sebel banget, ada yang aku baca pernah marah-marah di komentar seorang blog teman. Lucunya aku membaca review bahwa blogger ini hanya dimengerti oleh orang dengan pemahaman filosofi tinggi tentang Islam. Aku kan jadi pengen ketawa, kalo tega memasang foto porno dan merendahkan martabat kyai atau ustad tentu saja itu semua adalah bisikan setan. Hanya orang-orang yang keimanannya belum kuat akan mengikuti gaya blogger seperti ini.
Temenku ini beberapa kali menuliskan tentang blogger ini, dan setelah itu tidak lagi. Tapi bila diajak ngobrol tentang kejadian dulu itu akan keluar panjang lebar ceritanya. Aku sendiri yang beberapa kali mengalami gesekan dengan beberapa blogger dan diakhiri dengan blogger itu tidak mau saling chat lagi denganku (apalagi mau diajak kopdar) sangat memaklumi kejadian temenku itu.
Sesama muslim yang beriman itu seharusnya saling bersaudara, saling mensupport tentang kebenaran. Jadi memang suatu keanehan bila ternyata tidak mau saling memaafkan dan bersahabat malah memutuskan silaturahmi. Yang penting aku sudah berusaha meminta maaf dan mengingatkan, selebihnya biarlah semua kuserahkan pada Allah. Padahal ngeri juga nih hukuman bagi orang yang memutuskan silaturahmi
Allah berfirman
Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan dimuka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan Mereka itulah orang-orang yang dila'nati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka (QS. Muhammad :22-23)
Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda
Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan do’anya, [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan [3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal." Para sahabat lantas mengatakan, "Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a." Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata," Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do'a-do'a kalian" (HR. Ahmad)
Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda
Tidak ada dosa yang Allah swt lebih percepat siksaan kepada pelakunya di dunia, serta yang tersimpan untuknya di akhirat selain perbuatan zalim dan memutuskan tali silaturahmi (HR Tirmidzi)
Untuk menyebarkan kebaikan itu mudah, tapi bila mencoba mengingatkan tidak gampang. Apalagi bila orang-orang itu menutup akses, di SMS tidak menjawab, di buzz YM tidak menyahut, apalagi di Twitter mendadak dikunci atau FBnya diremove. Jadinya maklumi saja kadang kita bicara kebaikan, kadang menyindir seseorang telah begini begitu. Untuk menginformasikan yang lain, dan tentunya blogger yang bisa berpikir bisa memilah mana yang dia sukai dari suatu blog. Kadang komentar di blog kenyataannya hanya basa-basi atau orangnya sebetulnya tidak paham dengan maksud kita. Tapi setiap pengunjung, baik komen atau tidak telah berjasa memperbesar kemungkinan kita mudah ditemukan di mbah Google, jadi jangan remehkan setiap pengunjung.
Allah berfirman
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. (QS. Ali Imran : 110)
Tentang amar ma'ruf nahi munkar, sumber dari DarusSalaf
- Amar ma'ruf nahi munkar termasuk bagian dari iman. Oleh sebab itu Imam Muslim memasukkan dalam kitabul iman.
- Siapa yang sanggup untuk melaksanakan bagian-bagian itu, lebih baik dari yang meninggalkannya karena lemah, walau diberi udzur.
- Siapa yang khawatir terhadap dirinya akan dipukul, dibunuh atau dirampas hartanya, maka gugur kewajiban darinya dengan tangan dan lisan, tapi wajib mengingkari dengan hati. Barangsiapa yang hatinya tidak mengingkari yang mungkar berarti telah lenyap keimanan darinya.
- Sangat perlunya kita melihat contoh dari para salaf dalam memahami hadits ini agar tidak salah paham.
- Harus berilmu hingga tahu mana yang harus disikapi dengan keras dan lembut agar jangan terbalik. Hal ini menunjukkan pentingnya ilmu dan bimbingan para ulama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar