Jumat, 11 November 2011

Pahlawan di mataku

Kemarin adalah hari pahlawan, banyak postingan membahas tentang pahlawan. Pendapatku tentang pahlawan, bila dia seorang muslim, maka seorang pahlawan adalah yang mau menunjukkan kemuslimannya. Tidak hanya dari penampilan, dari ucapan, tapi dari semua tindak-tanduknya. Karena Islam mengajarkan bahwa sedekah terbaik adalah yang diberikan tangan kanan tanpa tangan kiri mengetahui, maka dia bukan orang yang suka menggembar-gemborkan sedekahnya, apalagi mengungkitnya.

Ada hadits yang menjadi kontroversi apakah ini shahih atau tidak "manusia yang terbaik adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain". Di Al Qur'an sendiri dituliskan manusia terbaik adalah muttaqin, yang mendirikan shalat, memberikan zakat, pada pokoknya adalah ada hubungan vertikal pada Allah dan hubungan horizontal pada sesama manusia. Bila seorang muslim hanya sibuk berdoa tanpa membantu sesama maka belum sempurna. Sedangkan bila sibuk membantu orang lain tanpa keikhlasan, tanpa ditujukan pada Allah, maka amalannya juga tidak menjadikannya pahala.

Para pahlawan yang telah meninggal di taman makam pahlawan, kenyataannya hanya segelintir yang bisa masuk surga. Hanya pahlawan yang istiqomah diberi kesempatan oleh Allah bisa berada di sisiNya. Pahlawan yang tidak istiqomah sama saja saat di akhirat nanti saat dihisab, pahalanya yang dihitung hanya mana amalannya yang ikhlas. Saat menghembuskan nafas terakhir, siapa yang disebut olehnya, apakah untuk negara atau untuk Allah?

Pahlawan pejuang Islam buatku adalah yang memberikan harta dan jiwanya demi Islam, baik sebagai politikus, pengajar, ilmuwan, penulis, pengusaha, atau profesi apapun. Yang hanya takut pada Allah, tidak takut dihujat, difitnah, bila memperjuangkan Islam. Dengan selalu belajar untuk lebih baik dalam menyampaikan segala sesuatunya, karena Islam adalah agama perdamaian, bahkan bicara dalam kemarahanpun sebaiknya dihindari, semua dianggap sahabat walau tetap waspada. Tapi toh akhirnya ketauan juga bila ada yang menawarkan persahabatan ternyata hanya penjahat serigala berbulu domba.

Semoga kita semua bisa jadi pahlawan dalam memperjuangkan Islam dalam setiap sendi-sendi kehidupan kita...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar