Menolak anggota FPI di Palangkaraya adalah anarkis melawan anarkis. Gak setuju dengan tindakan anarkis, berarti pro damai. Tapi kenapa yang mengaku pro damai itu ternyata melakukan dengan anarkis juga? Aneh...
Tadinya aku mau nulis tentang tasawuf. Apa hubungan FPI dengan tasawuf? Karena FPI menyatakan berseberangan dengan Islam Liberal. Sedangkan Islam Liberal ini ternyata dimulai dari perkumpulan tasawuf nontarekat.
Beberapa waktu yang lalu aku nanya ke ustadz di Jogja waktu aku belajar tasawuf di Bogor, penjelasannya tasawuf adalah pembersihan hati intinya itu. Tapi ternyata ada istilah tasawuf tarekat dan tasawuf nontarekat. Cendekiawan muslim yaitu Nurcholis Madjid pernah membuat perkumpulan tasawuf nontarekat di daerah elit Jakarta. Inilah cikal bakal dari yang disebut Islam Liberal.
Bila membaca situs resmi Islam Liberal, maka ada tulisan berkaitan dengan meneruskan perjuangan Gus Dur. Karena Gus Dur juga termasuk pendukung Islam Liberal. Islam Liberal mengedepankan pemahaman bahwa semua agama itu baik dan benar termasuk Ahmadiyah. Padahal Ahmadiyah telah mengaku punya Nabi baru yaitu Mirza Ghulam Ahmad.
Syariat - tarekat - hakekat - ma'rifat dalam Islam adalah proses pencarian kedekatan dengan Allah. Manusia yang mendekatkan diri dengan Allah, dunia seperti tidak penting lagi, merasakan betapa nikmatnya bermesraan dengan Allah. Karena nikmatnya kedekatan itu sering menyebut Allah adalah kekasihku.
Ada yang berpendapat bahwa tasawuf itu sesat, itu karena ada beberapa tarekat yang menyimpang amalannya. Seorang guru yang disebut mursyid, berhak untuk menyuruh muridnya untuk melakukan apapun agar hijab antara manusia dan Allah terbuka. Seperti misalnya berdzikir dengan keras untuk memecahkan kekerasan hati, atau malah shalat sunat sesudah shalat Shubuh atau sesudah shalat Ashar. Aku pernah dikasih tau, kenapa shalat sunat menjelang matahari tenggelam atau terbit dilarang, itu karena shalat di saat itu seperti shalatnya penyembah matahari, pada saat itulah Iblis akan mudah merasuki orang yang shalat yang tidak ada tuntunannya sesuai Sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Tapi seorang mursyid yang punya hak untuk total dipatuhi oleh muridnya akan mengatakan bahwa itu rahasia Allah untuk membuka hijab yang hanya diketahui oleh manusia tertentu. Dengan amalan yang aneh-aneh (termasuk yang lain-lain, aku tidak hapal) tidak sesuai Al Qur'an dan hadits untuk menyibak rahasia kedekatan manusia dengan Allah, tiba-tiba murid ini akan merasakan ketenangan luar biasa dan kadang-kadang bisa mendapatkan keajaiban.
Pencarian untuk mendekatkan diri dengan Allah memang sangat beresiko, begitu ada salah satu amalan yang tidak sesuai Al Qur'an dan hadits, maka menurut pendapatku pribadi, sangat meragukan apakah yang memberi keajaiban itu apa benar Allah, apa ketenangan dan kebahagiaan itu benar dari Allah.
Orang-orang yang merasa begitu dekat dengan Allah, mulai membuat aturan sendiri, kadang aliran sendiri. Tiba-tiba mereka merasakan bahwa terbuka pemahaman mereka tentang alam semesta, mudah membaca pikiran orang lain, mulai membuat aturan baru, bahkan membuat pemahaman baru tentang sejarah Islam. Sementara itu orang-orang yang bertahan dengan aturan lama akhirnya merasa risih. Islam itu sudah jelas kok tentang ajarannya, kenapa mesti disesuaikan lagi, dengan pemahaman baru.
Soal FPI, aku bisa memahami, karena mereka begitu gemasnya dengan Islam Liberal ini. Islam yang mengajarkan kedamaian, malah dibelokkan Islam Liberal yang mengaku cinta damai dengan mementahkan perjuangan FPI.
Aku pribadi pengen ngebom sebuah rumah di jalan protokol Bogor, kalo tidak ingat ada anakku di sana yang diasuh sebuah keluarga besar. Ini sudah berusaha mati-matian supaya bersabar, menyerahkan semua pada Allah. Apalagi semakin sadar bahwa keluarga di Bogor tidak lebih dari penganut Islam warisan leluhur, ibadahnya ditujukan untuk leluhur makanya diingatkan tentang Al Qur'an gak ngerti-ngerti, mata hati mereka sudah tertutup. Udah ya intermezzonya...
Begitu FPI ditolak di Palangkaraya, langsung disambut oleh pembenci Islam, FPI dituding melakukan hal anarkis supaya dibubarkan. Tuduhan-tuduhan miring bahwa FPI pembenci agama lain. Aku mencoba memmpelajari FPI dari blog resminya, dinyatakan bahwa agama lain tidak dilawan oleh FPI, FPI hanya berjuang agar pemerintah bertindak tegas bersikap terhadap Ahmadiyah.
Dulu ada rencana demo secara damai terhadap Ahmadiyah, tapi ada seorang jurnalis dikirimi video dengan gambar dibuat begitu profesional bahkan ada testingnya segala sebelum merekam serangan FPI dengan Ahmadiyah. Ada skenario dibuat, dengan tumbal manusia agar diamuki FPI, lalu direkam secara profesional oleh Ahmadiyah kemudian dikirim ke jurnalis, akhirnya dimuat di Youtube. Aku baca banyak ulasannya tapi males ngeliat videonya. Aku malah membaca berita tentang jurnalis yang memuat video di youtube itu.
FPI bukanlah organisasi yang menentang kebebasan beragama. FPI hanyalah berusaha menyampaikan kebenaran ajaran Islam, tapi ada pihak-pihak pembenci ajaran Islam yang benar akhirnya menghina FPI. Seandainya Indonesia itu dikuasai oleh paham sekuler akan banyak wanita muslim yang menggunakan celana pendek di jalanan. Merayakan Valentine's Day sebagai hari kasih sayang dimana kekasih yang pria memberikan coklat pada pacarnya dan mengantongi kondom di kantongnya siapa tau pacarnya mau memberikan keperawanannya dengan alasan kasih sayang.
Efek Valentine's Day yang bubrah salah kaprah akhirnya akan memberi keuntungan bagi dokter yang menawarkan aborsi, bayi dibuang di pinggir jalan, wanita frustrasi yang akhirnya mencari nafkah di pelacuran karena merasa sudah kadung rusak.
Banyaknya perzinaan dimana-mana itu salah satu tanda kiamat. Kalo bener visi orang-orang dengan indra ke-6 itu akan ada kiamat di bulan Desember 2012 siap hadapi gak? Sudah merasa selamat dari kiamat... terus terang aku masih ngumpulin bekal untuk akhirat, aku juga belum siap...
Ah... belok ke sana-sini, dari FPI, tasawuf, sekuler, pengen ngebom rumah di Bogor, Valentine's day, aborsi, kiamat 2012... biarin juga ini blog aku, aku nulis pendapatku. Jadi mohon maaf kalo ada komentar OOT gak dimuat di blog ini...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar