Beneran aku gak nyangka, membaca situs yang menawarkan bantuan bagi korban scammer romance sampai segitu parahnya. Malaysia disebut sebagai tempat nongkrong scammer itu. Aku pernah ditelpon dan mendengar suara azan. Si scammer bersumpah dia akan convert to Islam. Sampai agama dibawa-bawa segala.
Scammer akan memposisikan menjadi posisi ideal bagi korbannya. Sampai begitu parahnya, di Amrik ada yang gak bisa ngelupain soalnya ada ketergantungan begitu mendalam. Perhatian, sabar, penuh kasih sayang dan cinta. Orang kayak gitu langka, sampe-sampe nemu di dunia maya bisa merasuk sampe begitu dalam.
Balas dendam scammer salah satunya adalah mengambil data dari yang bersangkutan. Bisa jadi fotoku bakal disebarin jadi penipu juga. Ada pebisnis online begitu marahnya sama aku aku dibikinin blog khusus berjudul Ratnawati Utami titik titik (boleh search di Google). Aku baca sambil ketawa ketika membaca tulisannya, Ratnawati Utami suka bermain dengan laki-laki muda, waspadalah, iya saking mudanya umurnya 8 bulan saja... bayi yang kuasuh hahaha...
Tau enggak kalo para peramal sibuk meramalkan akhir dunia, orang jahat bakal tersapu. Sudah mulai ada bencana di sana sini. Aku gak begitu ngurus ramalan, fokus aja untuk berbuat baik. Sementara scammer adalah BIG PRETENDER yang berpura-pura jadi orang baik. I want to say to scammers GO TO HELL... and that will happen to them.
Ternyata berhubungan dengan scammer sangat beresiko, karena mereka bisa balas dendam entah dengan cara apa. Orang kalo dibutakan dendam kelakuannya akan sangat merusak, maka belajarlah untuk memaafkan. Memang butuh proses untuk bisa memaafkan. Bersabarlah bahwa orang teraniaya akan diselamatkan Allah, pertolongan Allah sesungguhnya sangat dekat. Bersabarlah akan mendapat ganti lebih baik. Bersabarlah karena dosa kita akan diambil dan itu meringankan kita untuk lebih dekat pada Allah, mendekat ke surga.
Sudah aku tutup semua account social media (kecuali Facebook, itupun aku setting dengan privacy tidak bisa dilihat kalo bukan Friend of Friend), dan aku yakin scammer terakhir tidak akan menghubungiku. Dulu ada scammer marah sama aku karena aku bilang padanya "I love God more than you", dan itu menyelamatkan aku dari perasaan galau yang berkepanjangan karena aku penasaran, mikir tentangnya gini "gilaaa masih ada ya orang yang hatinya baik dan penuh perhatian di jaman sekarang".
Mungkin ada scammer mau baca ini, mungkin enggak, atau ada revenge... well aku punya Allah, yang scammer juga berani bersumpah mereka jujur dengan nama Allah. Cepat atau lambat para penjahat akan ditegur Allah... untuk para scammer yang hatinya keras bagai batu, menjadi aktor atau aktris sehingga membuat hati korbannya luluh lantak dengan skenarionya. Semoga Allah menunjukkan jalan yang benar untuk mereka... Aaamiiin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar