Jumat, 24 Mei 2013

Kenapa aku suka ngobrol sama orang Arab?

Ada yang nanyain aku gitu. Sambil bercanda nanya apa anunya panjang? Bukaaan... Kenapa ya orang Arab selalu dikaitkan dengan anu yang besar dan panjang. Trus darimana aku kenalan sama orang Arab-Arab ini. Padahal aku gak bisa bahasa Arab juga.

Saat di akhirat nanti kita akan berbicara bahasa Arab. Di Arab banyak sesuatu berasal dari surga. Seperti kurma Ajwa yang pohonnya berasal dari surga. Adalagi batu Hajar Aswad juga batu dari surga. Mata air zam-zam tidak akan kering sampai kiamat, karena zam-zam adalah mata air dari surga. Orang Arab adalah ras dari para Nabi.

Waktu umroh kemarin seperti deja vu. Aku seperti pernah ke sana. Aku seperti pernah memeluk Ka'bah dan menangis. Melihat gunung-gunung batu tinggi, daerah tandus. Mungkin aku berlebihan. Mungkin orang-orang indigo akan bilang, reinkarnasi dari orang Arab. Buatku reinkarnasi bukan hal penting, aku gak mau memikirkan reinkarnasi itu ada atau tidak.

Di Mekah, beberapa office boy hotel menyapaku dengan bahasa Inggris. Katanya... "ma am, you don't look like Indonesian". Jawabku "so what do you think" Katanya lagi "Egyptian, but you are small"... sambil ketawa.

Sobatku keturunan India yang tinggal di Jeddah juga bilang gitu. Katanya kalo aku berbaur di lingkungan Arab, pake abaya, kerudung hitam, pake celak gak akan keliatan kalo aku orang Indonesia. Cuman kalo ditanyain pake bahasa Arab gak bisa jawab deh. Kadang aku komunikasi di internet dengan orang Arab ngandalin Jujal Tarjamah.

Aku punya account Facebook yang friendlistnya orang Arab semua. Add sembarang nama orang Arab, lalu seterusnya daftar People You May Know juga orang Arab. Orang Arab kalo di add lebih banyak diaccept. Dan kalo chat online, ada saja yang ajak ngobrol dan ajak kenalan.

Soal kenapa orang Arab laki-laki suka ngasih tau panjang alat kelaminnya saat chat di internet, karena mereka sulit ngontrol bicara dengan perempuan. Pernah ada yang ngomong "I am at work now. I am horny when chatting with you. Now I am crying look at mine, but nothing to do".

Di Arab, ada polisi syariah. Mereka menangkap orang yang melakukan maksiat di depan umum. Kasus orang Dubai yang konon diektradisi ke Abu Dhabi dari Riyadh gak bener itu, polisi syariah cuman mengingatkan. Terus rombongan dari UAE yang berinisiatif sendiri memulangkan 3 cowok Emirati yang katanya kegantengan untuk Saudi. Salah satunya Omar Borkan Al Gala yang diomongin habis-habisan di negara barat. Yang bersangkutan gak peduli, malah jadi banyak bule cewek penasaran pengen ke Dubai. ternyata keturunan Arab bisa ganteng banget kan, orang kulit putih gak ada apa-apanya. Hehehe...

Dan walau alat kelamin laki-laki Arab yang kalo ereksi melebihi 20 cm, memang membanggakan buat mereka, tapi juga meresahkan. Ya itu, kalo pengen tapi gak tersalurkan bikin panik hehehe... Untung aku tinggal di Indonesia yang laki-lakinya gak gitu. Kalo laki-laki Indonesia nafsu syahwatnya kayak orang Arab, gak ada tari Bali, tari Jawa, dan tari lain yang bajunya dengan kemben.

Lagian ada orang Arab cerita, pacar Filipinanya nyeri luar biasa saat berhubungan intim sama dia. Biasa, terus aku coba googling di internet, alat kelamin yang terlalu besar akan menyakiti pihak wanita bila melakukannya dengan teknik yang keliru. Aku gak tau gimana keromantisan orang Arab laki-laki secara umum, tapi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah laki-laki gentleman dan sangat romantis. Walau jenius dalam hal strategi perang, tapi pada wanita sikapnya sangat lembut.

Terakhir aku ngobrol sama orang yang mengaku dia orang Palestina yang tinggal di Gaza. Seperti biasa setelah punya daftar ukuran panjang dari 7 inchi, 7,5 inchi, 8 inchi, 20cm, 22 cm  dari Emirati, Jordanian, Syrian, Yemen, Egyptian, dan lainnya dia juga ngasih tau ukuran punyanya dia. Duh, aku tuh pengen nanyain soal di Gaza. Katanya di sana banyak dentuman peluru dan meriam. Makanan mahal dan dibatasi. hebatnya anak-anak kecil banyak yang yang menjadi penghapal Al Qur'an.

Kalo ada orang Arab bilang jatuh cinta ma aku, mau jadiin aku istrinya sih... soalnya udah keseringan aku gak pernah anggap serius, aku anggap kegilaan sesaat. Temporary insanity. Ada orang Mesir suka kirim aku foto-fotonya dan gambar bunga di Facebook, "I love you so much" katanya. Ada orang Jordania suka bilang "kapan kamu ke Jordan, ntar aku nikahin kamu". Termasuk orang Palestina ini yang katanya jatuh cinta ma aku juga. Aku bilang aku gak liat fotomu, cuman di timeline banyak gambar darah, anak kecil luka, hadits,  karikatur tentang zionis. Apa kamu gelap, giginya besar-besar kan aku gak tau.

Akhir-akhir ini aku suka kebayang-bayang sama Palestina. Kadang Syria. Iraq. Perang di sana. Budaya Islam yang sangat tinggi di Baghdad dihancurkan begitu saja dengan alasan gak jelas dari konspirasi pendukung munculnya dajjal. Tentunya Palestina bukan tempat nyaman untuk dikunjungi seperti halnya Mekah dan Medinah. Bahkan untuk sholat di masjidil Aqsa yang pernah menjadi kiblat orang Islam juga sulit.

Tapi aku selalu percaya, dalam keadaan apapun, orang beriman akan diselamatkan Allah. Kalau meninggal di medan perang di jalan Allah, surgalah tempatnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar