
Peran
pentingnya Pengamatan itu terutama untuk mengetahui lebih dini sekaligus
pengendalian yang efektif terhadap Gulma, Organisme Pengganggu Tanaman
lainnya semisal wereng hijau dan wereng batang coklat. Karena hama-hama
semacam ini masih bisa dikendalikan pada umur kurang dari 20 harian,
lepas dari itu - pengendalian yang kita lakukan seperti halnya
menantikan arus besar kegagalan panen. Fase pertumbuhan hewan-hewan
kecil ini sangat cepat dan berbahaya.
Ya, lakukanlah pengamatan sejak dini terhadap hama Wereng. Kita ketahui bersama serangan wereng hijau membahayakan, hama ini bisa membawa virus tungro bagi pertanaman kita. Sedangkan hama wereng batang coklat, hama ini bisa menghisap habis tanaman padi kita hingga tak tersisa.
Penyiangan dapat dilakukan dengan manual, silahkan melakukan Cabut - Injak/Penyiangan pada rumput dan gulma lainnya. Jika Pertanaman Padi kita sudah lebih tinggi dari Rumput dan Gulma, kita sudah bisa bernafas lega-tetapi pengamatan dan penyiangan tetap harus terus dilaksanakan sampai tanaman sudah siap panen.
Ya, lakukanlah pengamatan sejak dini terhadap hama Wereng. Kita ketahui bersama serangan wereng hijau membahayakan, hama ini bisa membawa virus tungro bagi pertanaman kita. Sedangkan hama wereng batang coklat, hama ini bisa menghisap habis tanaman padi kita hingga tak tersisa.
Penyiangan dapat dilakukan dengan manual, silahkan melakukan Cabut - Injak/Penyiangan pada rumput dan gulma lainnya. Jika Pertanaman Padi kita sudah lebih tinggi dari Rumput dan Gulma, kita sudah bisa bernafas lega-tetapi pengamatan dan penyiangan tetap harus terus dilaksanakan sampai tanaman sudah siap panen.
Pada
pertengahan bulan Desember 2013 ini kelembaban cukup tinggi, akibat
hujan yang mulai lebat. Aktifitas Evapotranspirasi daun akan mengalami
perubahan mendasar dalam keadaan seperti ini, dan bisa kita manfaatkan
sampai pada satu periode tanam. Penyerapan unsur-unsur langit oleh daun
juga cukup tinggi, ini peluang bagi kita untuk menempatkan unsur-unsur
pendukung tumbuh lainnya pada tanaman, yakni penyemprotan pengendali
Organisme Pengganggu Tanaman yang dicampur dengan pupuk organik cair.
Waktu paling tepat adalah ketika panas mentari sudah menguapkan
sisa-sisa air hujan atau embun- pada siang hari, diatas jam 10.00.

Tingkat
kelembaban udara yang tinggi di seputaran wilayah kita dan beberapa
wilayah lainnya, bisa mencapai angka 80-95%, maka tips-tips berikut bisa
Anda pahami dan bisa dilaksanakan.
Anda sebaiknya berhati-hati :
- Yang mempunyai tanaman budidaya tanaman hortikultura dan pangan karena populasi cendawan / jamur merugikan akan meningkat ; terutama pada tanaman hortikultura semisal Cabe;
- Untuk yang mau tanam- dimohon bijak dalam pengaturan airnya ;
- Perendaman/penggenangan harian tanaman muda pada padi bisa mengatasi menyebarnya.
- Untuk mengantisipasi serangan wereng - sebaiknya tanaman padi sering-sering diawasi, sembari melakukan penyiangan.
- Kegiatan penyiangan dilakukan sampai gulma tidak jauh lebih tinggi dari Tanaman Padi kita.
- Jika ditemukan populasi Wereng Hijau atau Wereng Batang Coklat sedikit saja, Anda bisa melakukan penyemprotan.
- Perlakuan yang paling mutakhir dan lagi mode sekarang adalah dengan pemanfaatan trichodherma, beauvaria bassiana, pestina (pestisida nabati) dari bahan urine/kencing sapi/ruminansia lain (kambing, kelinci, dsb).
- Anda dapat menyemprotkan formula yang menggunakan bahan-bahan dari tumbuh-tumbuhan lain yang berefek racun atau mengendalikan hama lain yang sudah difermentasi,
- Atau Anda dapat pula menggunakan racun sistemik - ; Anda dapat mengkonsultasikan penggunaan RACUN pada pertanaman Anda kepada POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman) bisa dihubungi di Kantor-kantor Kecamatan atau bertanya pada Kontak-kontak Tani di sekitar kediaman Anda. Bisa pula berkonsultasi pada Penyuluh Pertanian di Balai-balai Penyuluhan Pertanian terdekat.
- Waktu Penyemprotan yang baik jam 10 pagi, atau ketika embun sudah menguap. Prinsipnya adalah ketika terik mentari telah mengurangi jumlah air yang melekat pada daun.
- Waktu pengendalian Gulma dan OPT lain yang tepat, bisa dilakukan sampai dengan likuran (up 20) hst (hari setelah tanam) pada tanaman padi.
Demikian, selamat mencoba dan semoga sukses berbudidaya
http://www.herdinbisnis.com/2013/12/tips-perlakuan-terhadap-padi-peran.html#.U1n3g6Lngwo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar