Jumat, 09 Maret 2012

Demo #IndonesiaTanpaJIL beritanya kurang berimbang

Mencoba mengikuti berita demo damai #IndonesiaTanpaJIL sepertinya sama sekali tidak berimbang. Media takut untuk menulis sebetulnya ada berapa yang demo. Ada yang menulis pesertanya anggota FPI 150 orang, tapi ada yang menulis pesertanya 700 orang.

sumber dari Google

Dari DETIK.COM

Jakarta. 150 Orang yang memprotes liberalisme di Bundaran HI memarkir sekitar 70 motor yang mereka tumpangi di jantung Ibukota itu. Akibatnya lalu lintas dari Jl MH Thamrin menuju Bundaran HI macet sekitar 3 km.

Pantauan detikcom, Jumat (9/3/2012), akibat pendemo yang memarkir motor sembarangan, membuat bus TransJakarta tersendat. Namun tidak beberapa lama kemudian, bus sempat melaju kembali. Sekitar 30 polisi mengatur lalu lintas di sekitar kawasan itu. Hujan yang sempat mengguyur kawasan itu, membuat jalanan sekitar bertambah macet. Pengendara yang lewat Bundaran HI juga harus berhati-hati.

Dalam aksinya, FPI, FUI dan Indonesia Tanpa JIL, menuntut Indonesia bersih dari pemikiran liberal. Mereka juga menuding sejumlah tokoh yang berpikiran mengganggu.

Mereka harus dimusnahkan karena mereka mengajarkan akidah yang tidak ada di Islam. Mereka tuh orang-orang yang berpikir liberal jadi sudah selayaknya dimusnahkan," orasi pendemo dari FUI.

Pendemo juga mengitari Bundaran HI sambil membawa poster antara lain bertuliskan 'Indonesia Damai Tanpa Liberal' dan spanduk bertuliskan 'Perusak Akhlak, Akidah, Agama, Moral, Bangsa dan Penghancur NKRI'. Pendemo mengenakan koko putih dan peci, serta sorban.


Sedangkan sumber lain menyatakan bahwa peserta demo ada 700 orang

Sumber www.tempo.co

TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Fauzi Baadila ikut terlihat di sela-sela aksi Indonesia Tanpa Liberal yang digelar di Bunderan Hotel Indonesia, Jumat, 9 Maret 2012. Meski demikian, ia menolak dikaitkan dengan salah satu organisasi massa Islam penggelar aksi tersebut. "Ini pandangan pribadi saya," kata aktor yang pernah bermain di film Mengejar Matahari ini.

Fauzi mengatakan dia hanya ingin melindungi Islam. "Beberapa tokoh jaringan liberal sering menyudutkan Islam," dia mengatakan. Dia mengaku menolak aksi-aksi anarkis.

Nama Fauzi muncul dalam kampanye Indonesia Tanpa Liberal setelah dia mengunduh videonya dalam situs berbagi video YouTube!. Dalam video berdurasi sekitar empat menit tersebut, Fauzi menolak adanya salah satu organisasi massa yang menurut dia beraliran liberal.

Sementara itu, sekitar 700-an orang yang terdiri dari gabungan organisasi massa Islam yang menamakan Forum Umat Islam beraksi di Bundaran HI. Mereka menuntut Indonesia tanpa Jaringan Islam Liberal.


Guntur Romli memberi pernyataan ini adalah demo yang menggelikan.

Sumber www.tempo.co

TEMPO.CO, Jakarta - Aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Muhammad Guntur Romli mengatakan unjuk rasa organisasi kemasyarakatan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, hari ini, Jumat 9 Maret 2012, sebagai aksi yang menggelikan.

Mereka menyoroti Islam Liberal. Itu (liberal) kan cara pandang, mana mungkin dihilangkan,” katanya kepada Tempo. Menurut Guntur, apabila mereka ingin protes seharusnya dilihat dulu konteksnya. Ia meminta organisasi kemasyarakatan yang sering dirugikan pelaku unjuk rasa agar tak bereaksi.

Ribuan orang dari organisasi kemasyarakatan Islam hari ini diagendakan turun ke jalan dari Bundaran HI hingga Monumen Nasional setelah salat Jumat, sekitar pukul 13.30 WIB. Aksi ini digagas Forum Umat Islam (FUI) dan diikui sejumlah ormas, salah satunya Front Pembela Islam (FPI).

Mereka akan menyoroti kiprah JIL, rencana kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi, dan kehidupan kelompok Ahmadiyah di Indonesia. Juru bicara FPI, Munarman, kemarin mengklaim demonstrasi akan diikuti 5.000 orang.


Kesimpulanku saat ini, berita tentang FPI atau #IndonesiaTanpaJIL memang kurang berimbang. Tapi semua perjuangan pasti ada artinya. Pada akhir jaman, akan ada pemimpin besar umat Islam bernama Imam Mahdi. Bumi ini akan kembali menjadi bangsa beradab yang menjunjung nilai-nilai beragama. Karena saat ini banyak fitnah terhadap Islam menjelang turunnya dajjal. Bahkan orang-orang yang mengaku Islam sendiri juga menyebarkan aliran yang menyesatkan.

Dajjal akan menunjukkan surga, padahal neraka. Yang dikatakan neraka adalah surga. Dan hanya orang beriman yang tau kebenaran surga dan neraka.

Aku berusaha menjadi muslimah yang beriman dan lurus-lurus sajalah, agar bisa mengerti mana surga yang benar tidak tertipu dengan surga yang palsu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar