Jumat, 01 Maret 2013

Dicurhati laki-laki Arab

Jangan bayangkan bahwa laki-laki yang tinggal di Arab itu semua beriman. Mentang-mentang mereka bisa berbahasa Arab, apa iya terus memahami makna ayat-ayat Al Qur'an dan mengamalkan.

Setidaknya itu yang aku pahami setelah ngobrol beberapa kali dengan orang Arab laki-laki. Setelah chat beberapa hari dan aku mengatakan pendapatku tentang Islam, mereka hilang sendiri. Ada persamaan dari mereka ini, berhubung aku perempuan kalimatnya "I'm turning on when I'am talking to you".

Secara genetik mereka memang punya libido tinggi. Kalo sudah nafsu, gak peduli perempuan model apapun juga diembat. Yang beriman dan berusaha menahan diri, dan melatih diri memang ada juga. Beruntunglah laki-laki Indonesia yang tidak mempunyai libido setinggi seperti laki-laki Arab. Tidak tersiksa... hehehe... kata mereka loh. Emang enak punya libido tinggi, kata mereka gak enak. Soalnya keinginan melampiaskan nafsu syahwat bisa muncul kapan saja dimana saja, bahkan saat sedang bekerja. Dan kalau sedang turning on, rasanya mereka bisa melakukan pada wanita bentuk apa saja yang sedang lewat di depan mereka.

Aku juga sempat diceritain kelakuan TKW-TKW dari Indonesia yang kerja di Arab. Ternyata banyak dari mereka tidak bekerja sebagai pembantu, tapi kabur dari majikan, lalu jadi pelacur Bayangkan saja, negara Arab yang hukumnya ketat, mencuri potong tangan, berzina dirajam, banyak pelacuran di sana. Dan banyak TKW berangkat dengan visa kerja, malah pilih melacur bukan sebagai pembantu rumah tangga. Ada juga yang tidak melacur, tapi pacaran dengan pekerja kasar orang Pakistan, India atau Bangladesh.

Aku memilih menggunakan kerudung, tapi aku akhirnya berpendapat bahwa memang wanita di Arab seharusnya tertutup, karena laki-laki di sana emang kalo melihat wanita kebuka sedikit langsung turning on. Aku menghargai budaya Indonesia, jadi wanita Indonesia yang tidak menggunakan kerudungpun bisa jadi dia wanita baik, sabar, suka menolong, tidak suka merepotkan orang lain, seperti di kebijaksanaan pada Al Qur'an. Makanya di postinganku wajibkah wanita menggunakan kerudung, jawabanku lebih wajib mempelajari Islam dan mengamalkan. Karena yang namanya wajib itu bila tidak dilakukan berdosa.

Kalau ada yang belajar Islam, suka mengutip kalimat hikmah dari Islam, seharusnya memang diingatkan untuk menggunakan kerudung. Kalau belum belajar Islam, tidak pakai kerudung diajak belajar tentang Islam dulu.

Tadinya yang curhat ke aku laki-laki Indonesia, belakangan ada Pakistan, India dan Arab. Banyak yang yang tidak setuju pendapatku, ya sudahlah biarin. Islam sendiri multitafsir. Yang masuk surga bisa lewat jalan sedekah, berjihad, sabar atau lainnya.

Ada yang nanya ke aku kenapa kamu gak bisa selesaikan masalahmu sendiri berani-beraninya menjawab curhatan orang. Begini loh, semakin tinggi keimanan, semakin berat cobaannya. Manusia beriman itu memang banyak cobaan, tapi tetap tenang dan bersyukur menghadapi semuanya. Semakin lama ujiannya tambah berat, sesuai keimanannya. Semua pasti dapat ujian hidup, bagi orang beriman, seberapapun beratnya ujian hidup itu tetap optimis, ikhtiar dan selalu mendekatkan diri pada Allah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar