Aku pernah mengenal seseorang yang sangat memuja-muja tentang karomah. Dia mengatakan kakeknya sendiri punya karomah itu. Gobloknya dulu aku percaya. Sekarang masih goblok, tapi mendinganlah... wkwkwkw, paling tidak bisa jadi blogger nulis apa saja yang ada di kepala. Syukur ada yang percaya, kalo gak percaya ya sudahlah.
Pokoknya aneh-aneh banget ceritanya, bisa membengkokkan tanduk kerbau, berjalan jarak jauh antar kota harusnya ditempuh beberapa hari hanya beberapa jam. Bisa berada di dua tempat segala. Tapi semua barulah hanya ceritanya saja. Walau yang cerita padaku dia bersumpah bukan tipe pembohong, dia orang yang selalu bicara apa adanya. Bisa jadi dia jujur, cuman aja sumber yang cerita ke dia gak jelas.
Sekarang ini ilmu melakukan hal di luar nalar seperti ini dijadikan show. Bisa dijadikan uang. Membaca pikiran orang, mempengaruhi orang lain, meramal sesuatu kejadian, bisa berpindah tempat dalam saat yang cepat, dan lainnya. Tapi aku gak begitu tertarik membahas, soalnya ilusi ini berkaitan dengan teknologi kaca, asap, bayangan, tempat sempit, ada ilmunya juga. Terserahlah mereka mau ngapain, aku gak tertarik nonton manusia dengan kostum hitam-hitam cenderung seram, mengingatkanku pada malaikat pencabut nyawa yang akan muncul dalam bentuk menakutkan pada manusia yang tidak beriman pada Allah.
Tapi, ada yang menggunakan sorban, berbaju putih-putih, membawa tasbih, mengaku mendapat karomah untuk mendapatkan pemujaan dari banyak orang. Setauku sih, manusia yang mensucikan jiwa itu zuhud atau tidak tertarik dengan hal duniawi, tapi bukan berarti tidak bekerja karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersikap membantu peminta-minta untuk bekerja. Selain qona'ah atau merasa cukup dengan hasil yang diterimanya juga berusaha tidak riya' atau sombong, ujub merasa dirinya lebih baik dari orang lain.
Bahasa kerennya memang serigala berbulu domba, dari luar tampaknya lembut dan imoetz, ternyata dalamnya bertaring siap menerkam.
Beberapa manusia yang dikenal punya karomah ini bahkan setelah meninggal banyak yang sering berziarah ke sana. Katanya bisa jadi perantara agar keinginannya lebih cepat terkabul. Kalo sekedar perantara bukan syirik loh kata mereka sih. Kalo aku milih gak tertarik cari perantara, gak terbiasa cari calo soalnya. Ingin mendekat secara langsung pada Allah sajalah.
Ada juga manusia mengaku bisa kontak dengan manusia yang sudah meninggal dengan derajat spiritual tinggi, bahkan tanpa berkunjung ke makam seseorang. Dari hasil wawancaranya dibuat buku untuk kalangan tertentu tentang kisah masa lalu, bahkan ada yang menggunakan untuk riset salah satunya misalnya untuk membongkar kisah ditemukannya piramida di Garut.
Link tentang cerita-cerita ziarah kubur, seseorang terkenal yang banyak diyakini orang mempunyai karomah ini gak akan aku kasih di sini, sensitif... hehehe... Pendapatku soal karomah. Aku memilih untuk sekedar dijadikan bahan cerita sajalah, belajar lebih dalam tentang Islam. Lebih penting memikirkan apa besok kalo aku jalan di trotoar ada yang nabrak aku apa aku sudah siap mati. Bekal apa yang sudah aku lakukan agar bisa selamat dunia akhirat. Ibadah lebih khusuk, menambah sedekah baik dalam perbuatan ataupun bantuan materi ke orang lain... Just another unimportant story from me...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar