Kemudian aku sadar... bahwa walau aku sudah banyak nulis tentang bersabar dan bersyukur, prakteknya aku belum benar-benar bersabar dan bersyukur. Ada banyak kejadian yang membuatku mesti berjuang, iya berjuang sampai berminggu-minggu gemetaran mengucap istighfar kebingungan dengan apa yang terjadi denganku. Kerja di tempat Ibuku sendiri membuat orang-orang sungkan denganku. Bayangkan satu jam mencoba konsentrasi mendadak aku kayak orang pingsan aja, sampe diketawain murid-murid berumur sekitar 4 tahun soalnya kata mereka aku ketiduran. Fisikku begitu lemah saat aku bekerja di beberapa bulan pertama.
Terlalu banyak keajaiban buatku tentu saja, kebingunganku begitu banyak kalimat bersliweran, maksudnya apa, aku mesti belajar memahami semuanya. Kemarahanku pada sosok kegelapan yang tidak jelas selalu mengurungku akhirnya sirna karena sebuah cahaya muncul menerangi kabut hitam di sekitarku.
Pertemuan dengan orang-orang aku anggap semua ada maknanya. Pada titik tertentu aku meyakini bahwa semua yang terjadi tidak ada yang tidak bermakna. Bahkan sehelai daun yang jatuh sekalipun. Seandainya manusia tidak serakah, maka sebetulnya dunia itu indah, alam penuh dengan makanan yang bisa kita nikmati, tidak ada yang kekurangan makanan. Bagaimana dengan nasib orang yang menderita di dunia, busung lapar misalnya, tidak bisa makan, pada akhirnya mereka akan mendapat kemudahan hidup setelah di akhirat nanti.
Sedangkan orang-orang yang berlebihan, malah serakah tidak mau menolong yang kekurangan akan mendapat kesulitan saat di akhirat nanti. Aku sangat salut dengan orang dengan materi melimpah tapi punya jiwa sosial yang tinggi. Dan kasihan dengan orang kekurangan materi tapi panjang angan-angan dan sombong.
Itulah sebagian pemahamanku setelah hampir setahun ngeblog ini dan bertemu dengan banyak sekali tipe karakter manusia. Semua hal pahit manis aku rasakan penuh dengan syukur, aku mencoba selalu mencari sisi baik dari kejadian menyakitkan sekalipun, pasti Allah bermaksud baik untukku.
Tidak ada giveaway, tidak ada perayaan, aku ingin mengorbankan hewan qurban di ulang tahun blogku ini. Tadi siang sudah kutitipkan uang hasil jerih payahku bekerja. Semoga membawa berkah. Amin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar